alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kabut Asap di Pekanbaru Makin Menguning
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56272f9e1cbfaa6a118b4568/kabut-asap-di-pekanbaru-makin-menguning

Kabut Asap di Pekanbaru Makin Menguning

Kabut Asap di Pekanbaru Makin Menguning


Bencana Kabut Asap - Akibat ratusan titik api yang
terdeteksi di Pulau Sumatera mengakibatkan kabut asap tebal
masih terus menyelimuti sejumlah wilayah Riau.

Kabut asap terburuk terpantau di Pelalawan dengan jarak
pandang berkisar 200 meter. Selanjutnya di Dumai jarak
pandang berkisar 300 meter, Rengat Kabupaten Indragiri Hulu
berkisar 500 meter.

Di Kota Pekanbaru sendiri jarak pandang terbatas berkisar
500 meter. Bahkan di langit Pekanbaru sedari pagi hingga
siang ini tampak menguning yang menyebabkan mata menjadi
perih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edwar Sanger
menegaskan bahwa asap yang menyelimuti Riau ini selain
merupakan kabut asap dari sejumlah kabupaten kota di
provinsi tersebut juga kiriman asal Provinsi Sumatera
Selatan.

“Kabut asap masih menyelimuti Riau,” ujarnya, Rabu (21/10).


Sumber : Aktual.com
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
lama g liat ts yg ini.. emoticon-Big Grin
Ini semua salah Jokowi.

By : panasbung
ngeri ben syerem ya bray
liat aja dah bikin sesak napas
Semoga cepet turun hujan...

bnr2 berharap sm hujanlah ini....
ntar kl udah kelar
untuk selanjutnya di-blacklist orangnya.
sita asetnya.
perizinan di daerah juga diperketat dan dinas yg terlibat juga ditindak.


----
Habis Kesabaran, Warga Riau Akhirnya Gugat Pemerintah Daerah dan Pusat Kejalur Hukum, yang Merasa Dirugikan Silahkan Laporkan

"Menang kalah bukan malasah, tapi persoalan adalah melawannya, peluang keberhasilan buat kita tak jadi soal, kita hanya ingin menunjukkan bahwa masyarakat Riau tidak pasrah. Kita juga punya hastag #melawanasap. Ini perang kita mendesak pemerintah bertanggung jawab baik moril dan materil. Kita harap dukungan seluruh masyarakat," tukasnya. (had) -

==> See more at: http://www.goriau.com/berita/umum/ha....IdrjpVzA.dpuf


"Sudah tahun ke 18 Riau terkena musibah asap. Ini artinya pemerintah Riau tak jera-jera main mata dengan perusahaan besar yang membakar lahan. Biar mereka (pemerintah dan perusahaan) jera, kita akan tempuh jalur hukum. Kita layangkan tuntutan agar pihak yang bertanggung jawab bisa diseret ke pengadilan," tegasnya, Selasa (6/10/2015).

Mulai hari ini, LAM dan beberapa organisasi lingkungan, melakukan class action dengan mendirikan posko pengaduan masyarakat. Pengaduan ini nantinya akan mengumpulkan seluruh kerugian materil warga, untuk jadi bahan tuntutan, supaya dapat menyeret pemerintah daerah, pusat dan perusahaan yang terlibat 'kongkalikong' yang sebabkan asap.

"Apa kontrbusi perusahaan besar itu terhadap negara? Cuma dua, pertama kontribusi pajak, kedua kontribusi bencana. Iuran pajak mereka (perusahaan) tidak seimbang dengan biaya pemulihan bencana. Kita ingatkan agar aparat sungguh-sungguh menanganinya," ketus dia saat menghadiri class action melawan asap di kantor Walhi.

==> http://www.goriau.com/berita/umum/pe...lur-hukum.html

Kabut Asap di Pekanbaru Makin Menguning
Diubah oleh hobi_linux
Sebagai warga Riau sudah muak selama 3 bulan kena asap terus
Mungkin Jokowi memang tidak salah, tapi saya ingin Jokowi intervensi terus kepala daerah yang bermasalah dengan asap dan tanya apa masalahnya ? Percepat cabut izin perusahaan dan minta ganti rugi, kalo perlu kepala daerah yang g mau bergerak di pidanakan, setidaknya lakukanlah sesuatu emoticon-Berduka (S)
Quote:


ini gan
Ada korupsi di balik kabut asap Indonesia

Dalam rangkaian sidang, terungkap bahwa uang yang diperoleh Annas berasal dari pebisnis sawit, Gulat Medali Emas Manurung, yang kala itu merupakan Kepala Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia cabang Riau.

Uang dari Gulat dimaksudkan agar Annas mengalih fungsi kawasan hutan menjadi perkebunan sawit di Kabupaten Kuantan Singingi seluas 1.188 hektare dan di Kabupaten Rokan Hilir seluas 1.214 hektare.

Terjerumusnya seorang kepala daerah di Riau akibat penerbitan izin pemanfaatan hutan bukan saja menimpa Annas.
Mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal, dihukum 14 tahun penjara lantaran terbukti menyalahgunakan wewenang dalam penerbitan izin usaha pemanfaatan hutan.

Salah satu penyebab mengapa lahan gambut—khususnya yang memiliki ketebalan lebih dari tiga meter—dilarang untuk dibuka untuk ditanami tanaman kebun, semisal sawit dan pohon akasia, ialah karena lahan tersebut rawan mengalami kebakaran.

Jika aturan itu tidak dihiraukan dan lahan gambut tetap dibakar, upaya memadamkannya menjadi teramat sulit. Itulah yang terjadi selama ini.
“Perusahaan-perusahaan mendapatkan lahan karena mereka menyuap pejabat-pejabat,” kata pegiat lingkungan asal Riau, Made Ali.
“Kabut asap menunjukkan dampak korupsi pada sektor kehutanan.”


Made Ali, ketua Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), menggambarkan Annas Maamun sebagai diktator mini yang memberikan izin kehutanan kepada siapapun yang membayar. Jika ada yang menentang dan bersikap kritis, dia tak segan memberangusnya.

==> http://www.bbc.com/indonesia/berita_...a_korupsi_asap

Korupsi dan Pemberian Izin dg cara ilegal itu masalahnya gan, dan itu sudah membudaya akut di provinsi2 yg dikenal sbg pengirim asap.
solusinya ?
1. "Jual" Stadion Utama Riau dan bangunan2 gak penting lainnya beli pesawat pembom air, standy by di sungai siak

2. bs dicoba kanal2 atau danau atau tampungan2 air atau aliran2 air dg diatur jaraknya agar tanah tetap lembab
Kabut Asap di Pekanbaru Makin Menguning

3. bubarkan provinsi Riau, Jambi dan Sumsel, gabung jadi satu lsg di bawah presiden !

4. perbanyak spanduk / poster tentang bahaya dan sanksi pembakaran hutan
Ikut ber empathi ke pada masyarakat yg merasakan malapetaka buatan manusia ini.

Alam punya cara untuk menghajar ketamakan manusia.
Sumatera Utara di utara Riau justru kebanjiran.
Bijak2lah wahai manusia memperlakukan alam.

Namun, seperti biasa...masyarakat yg tidak bersalah ikut menderita....emoticon-Turut Berduka
genocyid dari penguasa ...
klo merah serem tuh
pokok nya ini salah panasbung dan pemda, jokowi ngak boleh salah, pokok nya jokowi ngak perlu peduli sama rakyat di sumatera dan kalimantan.


inget nastak, kalbar itu mayoritas pemilih jokowi cok, abis milih jokowi trus di campakan gitu aja??? emoticon-Tai

panastak sampah!! hama demokrasi, orang bayaran yg udah mati nalar dan nurani....!!
Quote:


Setuju gan, putra daerah sendiri g ada yang berbobot, saya sejujurnya g suka pemekaran itu seperti pembodohan, banyak daerah yang di mekarkan menciptakan diktator kecil dalam daerah mereka emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-Berduka (S)
tu gambar sotosop versi 3.o efek sephia
Yang salah bukan jokowi,jokowi cuma gak becus ngatasin masalah emoticon-Big Grin
Jangka pendek :
Tambahi pasukan dan pesawat untuk water bombing dan rekayasa cuaca.
Memang laknat yang membakar.

__________emoticon-fuck2
Quote:


Tumben asa warga sono yg protea kepemda emoticon-Ngakak
manusia goblok pada ngeles tanggung jawab ini...tanggung jawab itu...salah ini salah situ

yang pasti saat ini negara sudah gagal 

Quote:
Memang bagusnya warna apa gan?
Quote:


Sehat gan?
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di