alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Indonesian fires emit more greenhouse gas than entire US economy, says report
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5627150e1a9975407b8b456d/indonesian-fires-emit-more-greenhouse-gas-than-entire-us-economy-says-report

Indonesian fires emit more greenhouse gas than entire US economy, says report

KUALA LUMPUR — Fires from land-clearing activities in Indonesia in the past two months have produced more greenhouse gasses than the average daily emission from the entire United States economy, said a report by global research organisation World Resources Institute.

It cited a study on the Global Fire Emissions Database, which found that of the 44 days tracked from the beginning of September to the middle of this month, the daily emission from Indonesia’s fires exceeded that of the entire US economy in 26 days.

The average daily emission from the entire US economy is approximately 15.95 metric tonnes (Mt) of carbon dioxide (CO2) per day. The US economy is 20 times larger than Indonesia’s, the report noted.

A massive spike in emission occurred on Oct 14, when 4,719 fires were observed, the report said.

Cumulatively, since the beginning of 2015, there have been 96,937 fires in Indonesia, producing roughly 1,043 Mt of CO2, according to the study by Dutch expert Guido van der Werf.

The report said more than half of these fires occurred on peatland concentrated in south Sumatra, south and central Kalimantan, as well as Papua.

It added the burning of tropical peatlands was hugely significant for greenhouse gas emission, as this type of soil stores high quantities of carbon on earth, accumulated over thousands of years.

Not only does burning peat soil release CO2, but also methane, a greenhouse gas 21 times more potent than carbon dioxide.

In the case of peat soil, the methane released is ten times more than fires on other types of land, the report noted.

“Taken together, the impact of peat fires on global warming may be more than 200 times greater than fires on other lands,” it said.

Smoke from land-clearing in Sumatra and Kalimantan has enveloped many parts of Singapore and Malaysia, and have forced the closure of schools and airports.

Indonesian researchers recently said the smoke was expected to last until January 2016 as the scale of land-clearing was larger than before, coupled with dry weather.

http://www.todayonline.com/world/asia/indonesian-fires-emit-more-greenhouse-gas-entire-us-economy-says-report



Terjemahan google translate (males ngedit) ::
KUALA LUMPUR - Kebakaran dari kegiatan pembukaan lahan di Indonesia dalam dua bulan terakhir telah menghasilkan gas rumah kaca lebih dari emisi rata-rata harian dari seluruh Amerika Serikat ekonomi, kata sebuah laporan oleh organisasi penelitian global World Resources Institute.

Ini mengutip sebuah studi di Global Api Emisi Database, yang menemukan bahwa dari 44 hari dilacak dari awal September sampai pertengahan bulan ini, emisi setiap hari dari kebakaran di Indonesia melampaui seluruh ekonomi AS dalam 26 hari.

Emisi rata-rata harian dari seluruh ekonomi AS adalah sekitar 15,95 metrik ton (Mt) karbon dioksida (CO2) per hari. Ekonomi AS adalah 20 kali lebih besar dari Indonesia, laporan tersebut mencatat.

Sebuah lonjakan besar dalam emisi terjadi pada 14 Oktober, ketika 4719 kebakaran yang diamati, kata laporan itu.

Secara kumulatif, sejak awal 2015, sudah ada 96.937 kebakaran di Indonesia, memproduksi sekitar 1.043 Mt CO2, menurut penelitian oleh ahli Belanda Guido van der Werf.

Laporan itu mengatakan lebih dari setengah dari kebakaran ini terjadi di lahan gambut terkonsentrasi di Sumatera selatan, selatan dan Kalimantan Tengah, serta Papua.

Ia menambahkan pembakaran lahan gambut tropis sangat signifikan bagi emisi gas rumah kaca, karena jenis ini toko tanah jumlah tinggi karbon di bumi, terakumulasi selama ribuan tahun.

Tidak hanya membakar gambut tanah rilis CO2, tetapi juga metana, gas rumah kaca 21 kali lebih kuat daripada karbon dioksida.

Dalam kasus tanah gambut, metana dilepaskan adalah sepuluh kali lebih dari kebakaran pada jenis tanah, laporan itu.

"Secara keseluruhan, dampak dari kebakaran gambut pemanasan global mungkin lebih dari 200 kali lebih besar dari kebakaran di lahan lain," katanya.

Asap dari pembukaan lahan di Sumatera dan Kalimantan telah menyelimuti banyak bagian dari Singapura dan Malaysia, dan telah memaksa penutupan sekolah dan bandara.

Peneliti Indonesia baru-baru ini mengatakan asap diperkirakan berlangsung hingga Januari 2016 sebagai skala pembukaan lahan lebih besar dari sebelumnya, ditambah dengan cuaca kering.



apakah itu GREENHOUSE GAS alias GAS RUMAH KACA --> https://id.wikipedia.org/wiki/Gas_rumah_kaca


komeng TS
Mantep ya, kalo kayak gini Indonesia bisa jadi tersangka utama pemanasan global, dan satu2nya harapan tinggal menunggu musim hujan yg diperkirakan baru bakal dateng Januari 2017 nanti #Satir #MelawanAsap
Diubah oleh wantad
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di