alexa-tracking

Jokowi : Perlu Meningkatkan Promosi dan Perbaikan Produk

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5626ff4d92523340608b456a/jokowi--perlu-meningkatkan-promosi-dan-perbaikan-produk
Jokowi : Perlu Meningkatkan Promosi dan Perbaikan Produk
Jokowi : Perlu Meningkatkan Promosi dan Perbaikan Produk

Jakarta (IndiTOURIST) – Naiknya presentasi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air merupakan tantangan bagi industri pariwisata Indonesia. Masalah promosi dan perlunya perbaikan infrastruktur pendukung menjadi fokus utama. Hal ini dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas Kami lalu di Istana Negara.

Di saat negara lain mengalami penurunan, justru jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mengalami kenaikan. "Di tengah melambatnya ekonomi global termasuk Indonesia, sektor pariwisata paling cepat gerakkan ekonomi, kunjungan pariwisata Agustus 2015, 850 ribu wisatawan atau naik 2,87 persen dibanding tahun lalu," katanya.

Jokowi mengatakan, salah satu hal yang mulai dibenahi adalah sektor promosi pariwisata Indonesia yang saat ini semakin baik. "Semua negara di Asia Tenggara turun alhamdulillah bisa naik dan ini, jadi momentum untuk perbanyak kunjungan wisatawan ke negara kita, beberapa hal saya lihat promosi Kementerian Pariwisata bagus," kata Presiden.

Ditambahkannya, selain promosi, masalah yang harus dibenahi adalah infrastruktur pendukung. "Problemnya di promosi dan perbaikan produk di lapangan," katanya.

Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan juga mendorong perbaikan infrastruktur perhubungan bagi 10 destinasi wisata yang disiapkan. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, ada 10 destinasi yang dilakukan revitalisasi, pembangunan kawasan ekonomi khusus pariwisata dan juga pembangunan tujuan wisata baru. Ia menyebutkan Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Morotai, Tanjung Kelayan, dan lainnya.

Dukungan juga datang dari Kementeriah Perhubungan. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan Kementerian yang dipimpinnya, pada tahun ini sudah mengalokasikan anggaran Rp 2,3 triliun untuk pembangunan fasilitas bandara, pelabuhan dan infrastruktur transportasi di 10 destinasi tersebut ditambah sembilan destinasi lainnya antara lain Pulau Weh, Nias, Danau Toba, Nongsa, Gili Trawangan, Ijen-Baluran, Raja Ampat, Sentarum dan Tanjung Puting. Sementara menurutnya, tahun depan alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur ini sebesar Rp 1,8 triliun. (sg)

sumber
pencitraan ke luar negeri dong pak
jadi duta indonesia aja lu sono
tugas lu lah
ayo digeber visit indonesianya emoticon-I Love Indonesia