alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Wahai Para Istri, Hargailah Perjuangan Suamimu Mencari Nafkah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5606cfe49e740427388b4567/wahai-para-istri-hargailah-perjuangan-suamimu-mencari-nafkah

Wahai Para Istri, Hargailah Perjuangan Suamimu Mencari Nafkah

SiapA aBDULLAH ?
SiapA aBDULLAH ?
bAPAK
85.71%
kAKAK
14.29%
Gaji Terakhir Abdullah

Abdullah (39 Tahun) Pekerja Konstruksi yang datang dari Jawa Tengah dan bekerja di PT Takanaka Cikarang.

Sejak beberapa hari ini Buruh Perusahaan Konstruksi ini mengeluh sakit kepada teman-temannya, Menurut temannya istrinya selalu menelpon dengan nada kasar padahal Abdullah seorang suami yang lembut kepada istrinya, Abdullah pulang sebulan sekali demi berhemat.

Pagi ini, Abdullah mengeluh sakit kepala dan panas dingin, selalu memegang kepalanya. Istrinya masih terus menerus menanyakan gaji kapan di transfer tanpa peduli dengan kesehatan Abdullah yang terkadang makan dan minumnya tidak jelas di kawasan Industri.

Abdullah sudah ingin diantar sama teman-temannya tetapi Abdullah pulang sendiri sekalian mau ke ATM buat transfer gaji seluruhnya kepada istri yang selalu dicintainya. Abdullah tidak mementingkan dirinya tetapi istri dan anak-anaknya adalah utama baginya, hanya sayangnya sang istri tak pernah mau tau kondisi Sang Suami.

Gaji Terakhir. Mungkin inilah yang bisa dikatakan untuk Abdullah, Dari Lokasi kerja menuju ATM Rumah Sakit Permata Keluarga, Berseragam Lengkap Perusahaanya. Setelah mentransfer semua gajinya Abdullah terkapar dijalan raya dengan otak berceceran karena sebuah truk melintas dengan cepat. Sang Supir dan Truknya kabur, Jasad berseragam lengkap perusahaan konstruksi masih menempel itu terkapar tak bernyawa. Seakan-akan Abdullah ingin mengatakan "Istriku Sayang, Ini Gaji Mas yang terakhir, Titip anak-anak, Mas kuat disini" (Padahal Abdullah jarang makan menurut rekan kerjanya), Andullah selalu berhemat demi istri dan anak-anaknya.

Innalillahi wa inna ilaihiroji'un..



Saya terenyuh dengan Kisah Buruh ini, Betapa perjuangannya menghidupi kekuarga walau tidak dihargai istrinya tak menyurutkan langkahnya untuk terus membahagiakan mereka yang hanya bisa ditemuinya 1x dalam sebulan atau bahkan 1x dalam 2 bulan.

Masihkah para istri tidak menghargai suaminya? Ingat! Ketika Seorang Pria memutuskan menikah maka itu adalah keputusan terbesar dalam hidupnya dan itu pertanda dia siap bertanggungjawab dengan keputusannya itu. Dan dia itu adalah Abdullah.

emoticon-Mewek
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
mengharukann ...
otw belajar jd istri berbakti emoticon-Embarrassment









emoticon-Ngacir emoticon-Wink
ini true story gan ?
terlepas dr true atau gak, nice trit. masih byk yg begini
emoticon-Mewek
ane ikut nyimak y gan emoticon-Shakehand2
Quote:



wah kebeneran nih ane lagi nyari istri yg berbakti emoticon-Big Grin
gan...sumber nya di share donk..ini cerita dari sebuah pabrik di daerah jababeka 2..
Yaallah 😢
cintamu tak seberat muatanku emoticon-Ngacir
emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka laki laki hebat
Diubah oleh akunku.dibanned
Quote:


hu uh
emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek
Quote:


Bingun gan cara ngasih tau sumurnya
Quote:


nais syer gan
emang kadang banyak benalu jg istri
turut berduka cita gan... emoticon-Turut Berduka
kira2 reaksi istrinya gimana ya emoticon-Bingung (S)
bahagia dah ama istriku

dikasih berapapun tetep bersyukur
Sendirian bekerja di kota, ga ada teman dan sodara, sdh kerja keras nahan lapar, gaji kecil, kirim uang ke kampung ga cukup2.
terharu..emoticon-Mewek
Quote:


Bersyukur banget bro dapet Istri kayak gitu
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di