alexa-tracking

Menghidupkan kehidupan diri sendiri?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5606b0d99e74040b688b456a/menghidupkan-kehidupan-diri-sendiri
Menghidupkan kehidupan diri sendiri?
Sepertinya kali ini saya tidak akan berbicara pengenalan yang panjang.

Lalu, apa itu menghidupkan kehidupan diri sendiri? Mungkin ada yang sudah paham maksud judul diatas, ya yang saya maksud adalah create your own personal story. Dan bahasan yang kali ini saya mau angkat adalah terlalu banyak orang yang sibuk dengan kehidupan orang lain.

Sekedar lewat saja, saya juga belum terlalu serius menghidupkan personal story saya. Akui saya masih ada rasa malas dengan apa yang saya mau (bisa dilihat di artikel kedua saya). Sekarang memang saya menjalani apa yang saya mau yaitu berbisnis dan saya semakin berapi-api ketika membaca lagi tulisan saya yang sebelumnya. It’s a great reminder for me.

Nah kita masuk ke pokok bahasan, ini sangat menggelitik saya dimana orang selalu bisa komentar untuk kehidupan orang lain. Disini saya angkat dari kehidupan mas Deddy Corbuzier (sudah kedua kali dan saya sangat mengagumi beliau). Socmed mas Deddy ada yang saya follow disana saya sering sekali melihat komentar-komentar yang menurut saya yah “apa mereka tidak punya kehidupan selain liat terus socmed mas Deddy?”

Bisa dicontohkan seperti ini:
“Aduh seneng deh liat mas Deddy dengan *****, bawaannya seneng terus”
“Mas Deddy kenapa tidak foto lagi dengan *****, kangen dan bla bla bla”

Get it? Saya bukan menjudge bahwa orang yang comment seperti itu tidak punya kehidupan, pasti mereka punya. Dan saya bukan menjudge bahwa mereka yang tidak ada kerjaan yang tiap hari kerjaannya hanya terus melihat socmed mas Deddy. Tapi yang mau sampaikan adalah ini

Apa lebih senang untuk masuk dalam kehidupan orang lain yang mungkin tidak berdampak pada dirinya sendiri ketimbang menghidupkan personal story sendiri dan membuat orang lain yang membicarakan anda?
Saya bukan munafik ya saya masih melihat socmed dan cukup sering. Tapi saya lebih menjurus menghidupkan my personal story daripada membuat waktu tambahan untuk sekedar rasa senang yang semu (ikut senang dalam hidup orang yang mungkin orang tersebut biasa saja).

Disini saya tidak mengajak untuk kamu harus hidup sendiri tidak usah mementingkan orang lain, no no I never meant that. Tetapi alangkah baiknya jika minimal diimbangi toh? Jangan terlalu ikut dalam kehidupan orang lain dan tidak mengindahkan hidupmu sendiri.
Isu kedua yang saya mau bahas adalah orang-orang yang suka comment “first, second, dan bla bla bla”. Ini juga lucu menurut saya, apa begitu bangga dengan pekerjaan kalian yang menuliskan itu? Seperti tidak ada kerjaan lain selain mengejar first second dan bla bla bla tersebut. Untuk yang kesal berarti tidak paham dengan tulisan saya diatas, silahkan ditelaah lagi.
Saya sering menemukan itu saat menonton acara favorit saya di youtube. Dan kembali saya menemukan isu pertama di acara tersebut. Mereka terlalu bawa perasaan sehingga (dan mungkin, dan saya tidak tahu bagaimana di kehidupan mereka sendiri) terkesan menumpahkan seluruh pikiran mereka disana.

Saya tidak bermaksud membuat ribut atau apa, ini hanya sekedar ide dan tolong pahami maksud saya. Better live up your own personal story first right? Bukan berarti tidak perduli dengan orang lain, tetapi apa comment” seperti itu berguna? (especially isu pertama karena yang kedua bisa comment sambil menonton). Untuk kasus diri saya ya lebih baik menghidupkan kehidupan personal diri saya ketimbang memberikan waktu lebih pada orang lain yang tidak ada benefitnya untuk kita. I’m not trying to be selfish or egoist person, I’m trying to be reasonable only.

Akhir kata, mungkin tulisan saya sedikit kasar (offensive) dan tolong pahami betul ini hanya buah ide pikiran saya jika ada yang marah ya saya maklum. Tetapi alangkah lebih baiknya jika ini dibawa sebagai ide pikiran untuk diskusi.
Saya terima masukan dan diskusi untuk segala apa yang saya tulis (juga kehidupan saya yang banyak menulis ide dengan “sok bijaksana” tetapi belum ada hasil). Cukup ketahui saja saya sedang berjuang untuk hidup saya sendiri. Sekali lagi, saya tidak terima akan diskusi yang tidak penting. Terima kasih.

Bandung, 26 September 2015
first
no coment…
Quote:Original Posted By eross77
no coment…


sepertinya tsnya tidak minta dikomentari, cuma diliat2 aja emoticon-Hammer (S)
ane baca dulu gan emoticon-Cool
Jangan lupa beramal ya Gan kalau sdh sukses sama kehidupan sendiri
Quote:Original Posted By rizzalyans
Jangan lupa beramal ya Gan kalau sdh sukses sama kehidupan sendiri


ini yang paling penting dalam kehidupan gan