alexa-tracking

Penyewaan Motor di Bali Tolak Orang Lokal, Netizen Heboh

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/560294a9529a457f138b4569/penyewaan-motor-di-bali-tolak-orang-lokal-netizen-heboh
Penyewaan Motor di Bali Tolak Orang Lokal, Netizen Heboh
Penyewaan Motor di Bali Tolak Orang Lokal, Netizen Heboh

Jakarta -Ketika berlibur ke Bali, transportasi sangat penting. Mungkin wisatawan memilih untuk menyewa sepeda motor agar bisa menjelajah Pulau Bali sesuka hati dan dengan biaya yang relatif lebih murah.

Namun, ada kasus yang kini menjadi viral di dunia maya. Orang lokal atau Warga Negara Indonesia (WNI) ditolak oleh sebuah rental sepeda motor di Bali.

Adalah Ubud Scooter Rental yang menolak WNI saat ingin menyewa sepeda motor. Alhasil, netizen pun geram.

Beberapa netizen menyebut bahwa Ubud Scooter Rental melakukan tindak rasisme. Sebab, rental itu hanya melayani wisatawan asing.

Dalam gambar yang tersebar di jagat maya, pihak Ubud Scooter Rental menolak WNI yang ingin menyewa sepeda motor. Kabar mengenai rental motor yang menolak WNI itu digaungkan akun Twitter penyiar radio sekaligus stand up comedian, Mo Sidik.

Netizen pun beranggapan miring, mulai dari yang menyebut tindakan ini adalah rasisme hingga ada yang mengira menyewa motor di Ubud Scooter Rental harus pakai dolar. Benarkah?

Sumber

Penyewaan Motor di Bali Tolak Orang Lokal, Netizen Heboh

Jakarta -Sosial media dihebohkan saat Stand Up Komedian, Mohammad Ali Sidik Zamzami atau akrab disapa Mo Sidik, mengunggah foto capture e-mail temannya. Capture dari e-mail tersebut berisi penjelasan tempat rental di Bali, Ubud Scooter Rental yang tidak menyewakan motor untuk orang lokal.

Tempat rental tersebut hanya menyediakan jasa penyewaan motor untuk orang Asing.

Sontak saja para netizen di jejaring sosial langsung mmeberikan komentar beragam. Mulai dari tuduhan rasis, soal penggunaan dolar oleh orang Asing dan lain sebagainya.

detikOto mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pemilik Ubud Scooter Rental, Wayan Jati Parsa. Melalui akun Facebook-nya, Ubud Scooter Rental juga telah menjelaskan permasalahan ini.

"Saya bingung masalah ini jadi besar di sosial media," komentar pertama Wayan saat detikOto mengubunginya, Rabu (23/9/2015).

"Alasan saya untuk tidak meminjamkan motor kepada orang lokal bukan soal rasis. Motor saya pernah dilarikan dan digadaikan oleh orang lokal yang menyewa di kami," tegas Wayan.

Apalagi, Wayan menambahkan bahwa motor yang disewakan sebagian bukan miliknya, melainkan milik rekan yang ikut berbisnis dengannya. Kerugian akan kasus pelarian motor dan penggadaian juga dibilang Wayan cukup besar.

"Yang dulu pernah dilarikan itu milik teman saya. Motor Honda Supra," tambahnya.

Ia juga harus menebus kembali motor yang pernah digadaikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Beberapa merek motor yang pernah dilarikan atau digadaikan antara lain Vario, Suzuki, dan Honda Supra.

Sedangkan untuk orang asing yang menyewa motor di tempat Wayan, biasanya kelakuan buruk mereka hanya tidak mengembalikan langsung ke tempat Wayan.

"Kalau orang asing biasanya mereka suka taruh saja di homestay mereka. Kita tinggal ngambil ke homestay," ungkap Wayan.

Sumber

wah disayangkan sekali.. kesannya menggeneralisir bahwa orang lokal semua seperti itu..
tapi apa boleh buat.. lebih baik cari rental sebelah aja deh.. emoticon-Malu (S)
amankan pertamaxx....
Temen ane bisa gan kemarin , jaminan ktp , seharian
walah kok jebus nya jadi ke rasis ne
Ketika "pribumi menolak "pribumi" emoticon-Big Grin
hmm wni ditolak
ngaku jadi bule aja.. bule singapur.. hehheee...
mending terima dollar lah daripada rupiah
Dolar lebih lezat gan emoticon-Cool
tampang yg nyewa mencurigakan mungkin emoticon-Malu (S)
ciri2 kaum inlander selalu tunduk pada ndoronya yang berkulit putih.

kagak sadar bahwa Indonesia sudah merdeka 70 tahun, tapi mental inlander masih aja dilestarikan

miris Gan, emoticon-Berduka (S)

Akyu juga sih bakal nolak Orang Lokal, berabe, tuh Motor nanti bisa dipake Boncengan berTiga ma Cabe2an, masi mnding kalo Cabe2an kalo Terong2an khan Cucok ya emoticon-Betty
Ane orang Surabaya n kerja di Bali sebagai sales. Pernah suatu kali ane nemeni kakak ane yang lg honeymoon di Bali. Dan pas cari sewa motor di sekitaran Kuta, kebanyakan rental motor pada cerita kalo mereka agak sulit menyewakan ke orang lokal (luar Bali) karena emang kebanyakan kasus pencurian motor dengan modus sewa trus dibawa lari. Biasanya mereka cuma kasi fotokopi STNK n bukan STNK asli. Bule kayaknya kemgkan kecil melakukan kasus pencurian. Ya, klo bule emangnya mau dibawa kemana, masak dibawa ke australia misalnya. Ato ke Jepang? gak mungkin jg. kejauhan. Jadi emang benar penolakannya bukan karena rasis tapi lebih soal keamanan. Lagian klo rental motor lebih nyaman datang lgs ke rentalnya gan. Klo pesen cm lwt email ato sms ato bbm tanpa pernah tatap muka, wajar klo pemilik rental kuatir.
Bujug...mungkin kalo org lokal mesin2nya di copotin kali emoticon-Ngakak (S)
naik gojeg aja gan
alasan yang bisa diterima....
Orang lokal maling
Orang lokal mental pencuri
Ane setuju dah
Wajar aja gan kalo keseringan digadaiin ato dibawa kabur sama orang lokal. Ane baru baca judulnya langsung "ngeh" emoticon-Stick Out Tongue
KENAPA HARUS HEBOH ????
SETIAP PERUSAHAAN WAJAR PUNYA ATURAN MASING2,SELAMA ITU TIDAK DILARANG!!
LAGIPULA COBA ENTE TANYA ALESAN TU PERUSAHAAN GA MAU NYEWA KE LOKAL???
UDAHLAH JANGAN DIKIT2 MASALAH GINIAN DIBIKIN HEBH LEWAT SOSMED,TOH BUKTINYA MENGGIRING OPINI MASYARAKAT TERNAYAT BANYAK YG MENYESATKAN...

CONTOH : PENGEMIS TUA BANGAK DENGAN KOSTUM WINNIE THE POOH (ternyata uanganya banyak dan istrinya banyak),ATAU KASUS IBU2 YANG DIUSIR OLEH PEROROK DI SEBUAH MALL (ternyata dianya sendiri juga perokok dan kalah rebutan tempat ngerokok) emoticon-Hammer (S)
Balik nama je STNK n BPKB jd milik rental. Kalau perlu pasangin GPS.