alexa-tracking

Yongki, Sang Gajah Penengah Konflik Itu Telah Tiada

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5600ba4f9e74046f4b8b456a/yongki-sang-gajah-penengah-konflik-itu-telah-tiada
Yongki, Sang Gajah Penengah Konflik Itu Telah Tiada
Ane langsung koppas aja, mengingat keprihatinan yang mendalam ane ga sempat dan ga pinter edit. Menurut ane yang penting esensinya masuk.

Quote:

emoticon-Berduka (S)

KOMPAS.com - Kematian Yongki pada Jumat (18/9/2015), yang dibunuh dan diambil gadingnya oleh pencuri, merupakan pukulan bagi upaya konservasi satwa di Lampung. Bagaimana tidak, Yongki adalah salah satu pahlawan yang kerap mencegah jatuhnya korban manusia atau gajah saat terjadi konflik gajah dan manusia.

Yongki adalah seekor gajah jinak berumur 35 tahun yang tinggal di Posko Pemantauan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Wilayah Pemerihan, Lampung Barat. Di posko tersebut, ada pula 2 gajah jantan, Karnangin dan Renggo; 2 gajah jantan anakan, Tomi dan Sampot; serta 1 gajah betina, Arni.

Quote:

emoticon-Berduka (S)

Kematian Yongki meninggalkan kesedihan bagi banyak kalangan, termasuk petugas jaga yang tinggal sekitar 200 meter dari posko. Berita kematian Yongki pun segera tersebar. Tagar #RIPYongki langsung merebak di dunia maya.

Sejumlah petugas Taman Nasional Bukit Barisan segera datang melayat. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Lampung Subakir yang sedang berada di Bandar Lampung segera menempuh jarak sekitar 250 kilometer untuk melihat Yongki terakhir kalinya. Ketua Forum Mahout Indonesia yang juga mahout (pawang gajah) pertama, Nazarudin, pun datang dari Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

"Sebelum menjadi gajah pencegah konflik, Yongki adalah salah satu gajah liar yang kerap merusak kebun warga di Liwa, Lampung Barat. Tahun 1994, kami menangkap Yongki dan beberapa temannya yang tertinggal dari rombongan setelah merusak perkebunan warga," kata Nazarudin.

Nazarudin dan sejumlah pawang lain membawa Yongki ke Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, untuk "mempertobatkan" mamalia raksasa itu. Badannya yang besar dan kepandaiannya membuat Yongki terpilih menjadi gajah penggiring. Teman-teman Yongki menjadi gajah tunggang dan gajah patroli.

Operasi penanganan konflik gajah di Way Kambas pada 1997 menjadi debut Yongki. Operasi demi operasi ia lalui dengan sukses. "Tidak tahu pasti berapa kali Yongki sudah terlibat dalam operasi pencegahan konflik. Kerugian masyarakat akibat serangan gajah liar juga tak terhitung. Jumlah gajah liar yang mati akibat konflik dengan manusia juga dapat ditekan," tuturnya.

Nazarudin mengatakan, kelebihan Yongki ialah kemampuannya menggiring. Ia berani menggiring gajah yang lebih dewasa. Ia juga salah satu dari sedikit gajah yang mampu mencari jejak gajah liar dan mengantar tim penggiring pulang ke posko menembus rimbunnya hutan saat malam sekalipun.

Pada 2009, Yongki diperbantukan untuk mengatasi kasus serupa di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat. Dengan kata lain, Yongki kembali ke kampung halamannya.

Yongki yang dahulu dianggap musuh masyarakat kini menjadi pahlawan untuk mencegah konflik gajah dan manusia. Prestasinya di Lampung Barat juga secemerlang masa tugasnya di Lampung Timur.

Dedikasi Yongki pernah dicatat Kompas pada terbitan tanggal 2 Mei 2010 berjudul "Gajah-gajah yang Menjadi Pahlawan". Dalam tulisan tersebut dikisahkan, Yongki dan kawan-kawannya punya peran penting. Binatang itu sangat kuat, bisa menjelajahi kawasan hutan hingga masuk ke pedalaman, dan ditakuti binatang liar di hutan. Dengan naik gajah, polisi hutan merasa lebih percaya diri saat memantau taman nasional dan mengusir perambah hutan.

"Sudah sekitar 200 hektar kawasan rambahan yang bisa diselamatkan lewat patroli gajah," kata Amri, Kepala Seksi Wilayah II Bengkunat Belimbing saat itu.

Untuk mengatasi konflik gajah liar dengan manusia, gajah itu juga efektif. Mereka bisa menggiring kawanan gajah liar dari perkampungan penduduk. Gajah liar harus dikembalikan ke habitatnya di hutan karena bisa melukai penduduk atau memakan tanaman milik rakyat.

Selama bertugas, Yongki beberapa kali berganti pawang. Salah satu pawang yang pernah menjadi rekan kerjanya adalah Heru Santoso (40). Heru menjadi kerabat Yongki selama 10 tahun sejak di Way Kambas hingga ke Bukit Barisan Selatan.

"Kerja sama dengan Yongki enak. Dia mudah diatur, tidak agresif jika dibandingkan gajah lain seumurannya. Waktu dipindahkan ke Lampung Barat, dia bisa naik turun truk sendiri. Rasanya dia tahu akan bertugas di kampung halamannya," katanya.

Heru mengungkapkan, salah satu pengalaman berkesan bekerja bersama Yongki ialah operasi relokasi gajah dari Desa Sekincau ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Karena habitat di Sekincau terlalu dekat dengan permukiman warga, sejumlah gajah liar di Sekincau digiring memasuki wilayah konservasi di Taman Nasional Bukit Barisan.

"Saya dan Yongki dibantu sejumlah pawang dan gajah jinak lain menggiring gajah-gajah liar masuk ke taman nasional. Saya lupa berapa hari penggiringan gajah-gajah tersebut. Saya hanya ingat, kami berhasil membawa semua gajah dari Sekincau masuk ke Taman Nasional Bukit Barisan yang berjarak lebih kurang 20 kilometer," ujar Heru.

Saat dihubungi Kompas, Sabtu, Heru mengatakan, dirinya masih tak percaya Yongki mati di tangan pemburu. Kematian Yongki di rumahnya sendiri merupakan kehilangan mendalam.

Ironi memang, Yongki mati di rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi dirinya. Kalau gajah jinak di posko pemantauan saja menjadi korban perburuan liar, bagaimana nasib gajah-gajah liar yang berada di dalam hutan dan jauh dari posko pemantauan.

Quote:


Mudah-mudahan ada agan yang tergerak untuk sekedar melayat atau membuatkan petisi kepada menteri, anggota dpr, atau bapak wapres, supaya perlindungan kepada satwa hebat ini lebih ditingkatkan.
RIP Yongki emoticon-rose
image-url-apps
turut berduka gan, semoga diterima amal ibadahnya emoticon-Berduka (S)
KASKUS Ads
RIP YOngKI emoticon-norose
Quote:


mohon maaf mod, ane udah benar jalur kan tritnya?
emang ane sengaja pengen nyentuh hati nurani kalian, bukan buat nguber ht
image-url-apps
hiks kasian emoticon-Mewek
kok tega ya yg bunuh
ga miris apa hatinya liat hewan ga bersalah berdarah2 emoticon-Mewek
laknat bgt itu pembunuhnya moga mati dgn cara keji juga emoticon-Marah
Quote:


Amin...
Terlebih alm. Yongki ini adalah sebagai diplomat yang sering menengahi pertikaian antara gajah liar-manusia liar. Ane pribadi sebagai manusia yang katanya dianugrahi akal pikiran merasa malu digolongkan kedalam jenis manusia yang sama dgn pembunuh Yongki.
Bisa dibanyangkan dgn tidak adanya Yongki, siapa yang akan mendamaikan antara gajah dan manusia liar sekarang.
image-url-apps
35 tahun bagi gajah, udah masuk usia sepuh ya? emoticon-Berduka (S)

Kasihan sama si Yongki, tapi lebih kasihan sama saudara-saudaraku di Sumatra yang hampir setiap hari sarapan asap. Jadi jangan terlalu naif membuat petisi peduli hewan, sebab ketika manusia hampir mati tercekik asap para anggota d'hewan di Senayan pun nggak peduli. Kepada sesama manusia ajah nggak peduli, apalagi dengan hewan. emoticon-Berduka (S)

Anyway yang duduk di parlemen manusia atau hewan?

__________emoticon-Bingung (S)
Quote:


Usia harapan hidup gajah 60 tahun gan, sama seperti manusia. Kalaupun gajah berumur pendek, ga harus dibunuh dan dicuri gadingnya gan.

Quote:


jangan terlalu naif membuat petisi peduli hewan?
paling ga ada usaha gan, daripada duduk apatis sambil ngerokok emoticon-Ngakak (S)
perkara mereka peduli apa ga itu masalah mereka ama Yang Diatas
image-url-apps
Quote:


kamu cocok jadi pemain sinetron sis emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Quote:


RIP Yongki emoticon-norose
eh lo kira Yongki manusia juga bray? semoga dia tenang deh emoticon-Turut Berduka
Quote:


Yongki itu manusia bray, cuma agak gendut dan ada belalainya
Quote:

Buahaha duduk sambil merokok asap bakaran hutan. emoticon-Ngakak (S)

Aku berdoa ajah semoga orang-orang "beres" macam kamu jadi pemangku jabatan supaya punya power untuk menyikapi hal ini. Sebab menangani hal kaya begini butuh koordinasi banyak pihak. Sukses ya, gan.

__________emoticon-shakehand
image-url-apps
Quote:


udah dijelasin tuh diatas ama tsnya emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


lagian lo buat post, "semoga amal ibadahnya diterima" emoticon-Hammer2 emoticon-Ngakak
image-url-apps
kalo gak salah diluar negeri, hewan yang terancam punah kayak gajah atau badak...

gading / culanya dicopot supaya gak diburu.

barangkali bisa diterapkan nih di Indonesia emoticon-Jempol

image-url-apps
RIP Yongki. emoticon-Turut Berduka
Kok bisa kelepasan? Ga ada yg patroli kah waktu itu, atau ada main orang dalam?
Semoga maling2 kaya gitu otaknya tumpah kena peluru sniper.
image-url-apps
Quote:


wkwk. maklum gan ane baru baca seiprit doang, langsung post aja soalnya pengen dapet pertamax, tapi malah keduluan ama enthut emoticon-Hammer

Quote:


ide bagus suhu emoticon-Thinking
image-url-apps
Quote:


bagi klonengan zak ..
×