alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kasus JIS Berbalik Arah, Bareskrim Dalami Dugaan Kesaksian Palsu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55ffc1c3162ec2ba5d8b456e/kasus-jis-berbalik-arah-bareskrim-dalami-dugaan-kesaksian-palsu

Kasus JIS Berbalik Arah, Bareskrim Dalami Dugaan Kesaksian Palsu

Kasus JIS Berbalik Arah, Bareskrim Dalami Dugaan Kesaksian Palsu

Kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan dua guru Jakarta International School (JIS) terhadap tiga orang murid mereka tampaknya mulai berbalik arah. Hari ini Bareskrim memeriksa Neil Bantleman, guru JIS, sebagai saksi atas laporan Sisca Tjiong, istri Ferdinand Tjiong, yang juga guru JIS. Laporan Sisca ini telah dibuat pada 15 April silam.

Neil dan Ferdinand adalah terpidana yang sempat divonis bersalah atas dakwaan melakukan pelecehan seksual kepada tiga siswa TK JIS, yakni AK, AL dan DA.

Awalnya mereka berdua dihukum 10 tahun penjara dengan denda Rp 100 juta atau subsider 6 bulan penjara di tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, Ferdinand kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut hingga akhirnya Ferdinand dan Neil divonis bebas oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

"Hari ini saya menemani klien saya Neil Bantleman untuk diperiksa sebagai saksi. Kami hadir memenuhi panggilan penyidik sesuai laporan dari Sisca Tjiong dengan nomor LP/495/IV/2015/Bareskrim," kata kuasa hukum Neil dan Ferdinand, Hotman Paris Hutapea di Bareskrim Mabes Polri, Senin (21/9).

Laporan Sisca itu diketahui ‎terkait dugaan penyampaian keterangan atau kesaksian palsu di bawah sumpah mengenai hasil visum yang disampaikan terlapor, yakni tiga orangtua siswa JIS dalam persidangan Ferdinand, yakni Theresia Pipit, Dewi Reich, dan Oguzkan Akar.

Laporan ini juga terkait ditemukannya bukti baru, yakni dokter yang membuat pernyataan tertulis dan menandatangani hasil visum--di mana pernyataan itu dibacakan di pengadilan--ternyata tidak pernah melakukan pemeriksaan medis dan visum pada korban sodomi.

"Tiga terlapor itu sudah pergi. Theresia Pipit ke Belgia, Dewi Reich ke Spanyol, dan Oguzkan Akar ke Jerman. Ketiganya seakan takut bila rekayasa yang telah dibuat mereka akan terbongkar," lanjut Hotman.

Sumber
Thread Sudah Digembok
Urutan Terlama
Pertamax kah sy emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Agan pertamax
nyimak aja nih gan
×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di