alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Mungkin bila nanti
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55e720dfc1cb1703068b457c/mungkin-bila-nanti

Mungkin bila nanti

Rasanya berbeda setelah kamu tidak ada. Malam-malamnya, suasananya, apa saja. Karena hangat yang biasanya muncul begitu saja di dalam dada kapanpun kamu
menyapa, kini tidak lagi muncul memanjakan mata. Hanya ada bayanganmu di kepalaku yang tidak bisa kulupa.

Rasanya tidak lagi sama meski aku pun masih baik-baik saja. Aku masih bisa makan ayam goreng penyet kesukaanku, secangkir kopi hangat dgn beberapa roti isi selai strawberry, atau membaca buku.
Masih bisa berjalan-jalan keliling kota, menonton film, atau sekedar menyibukkan diri utk membunuh waktu,
Masih bisa bekerja dan bersenang-senang.
Tetapi pasti lebih menyenangkan kalau kamu masih ada.
Karena setiap rasa yang dulu kamu beri, mengendap di sini,
Bersama setiap 'Selamat pagi, kamu!' yang tidak pernah absen dari layar hpku setiap pagi.
Bersama juga senyumanmu yang bisa tiba-tiba muncul begitu saja dan mewarnai hari.
Dan juga bersama scene terakhir yang
kutangkap ketika pada suatu malam kamu memutuskan untuk pergi.

Aku tahu itu akan datang,
Hanya saja cintaku terlalu membutakan.
Aku menyadari itu ketika 'Selamat pagi,
kamu!'-mu mulai tidak ada lagi.
Aku menyadari itu ketika
kapan pun aku meminta bertemu, kamu selalu mencari alasan untuk menghindari.
Aku menyadari itu ketika kapan pun kita jalan berdua km selalu menolak utk bergandengan tangan.
Aku menyadari itu ketika kapanpun aku meneleponmu, kamu malas-malasan
menjawabnya, dan kemudian dengan cepat menutupnya lagi.
Tetapi itu tadi, cintaku terlalu membutakan. Sampai hal yang harusnya kusadari,
aku tutupi sendiri.

Sekarang, aku merasakan kehilangan yang seharusnya sejak dulu sudah kuantisipasi. Meratapi alasan-alasan yang
kubuat ketika 'pelan-pelan menghindarmu' aku tutupi.

Tetapi mungkin bila nanti, pada akhirnya aku sanggup mengusir rasa yang sebelumnya tak mau pergi, membunuh
rinduku sampai tak berani muncul lagi,
aku akan kembali.
Kembali menemuimu dengan berani dan tersenyum lagi.
Tapi tidak sekarang. Sekarang rasa itu belum sanggup aku lepaskan.
Aku masih sering tiba-tiba teringat kamu ketika terbangun di tengah malam.
Aku masih sering tiba-tiba melamunkanmu dengan perasaan tidak karuan.
Aku masih sering membayangkan kalau tiba-tiba teleponku berbunyi,
darimu, untuk permintaan maafmu. Atau tiba-tiba kamu muncul di depan pintu rumah ku , berlutut, menyesal, sambil
membawa bunga dan mengajakku kembali.
Jatuh cinta seperti dulu lagi.

Tetapi seperti biasa, harapan hanya bermakna dua.
Yang tepat memberi semangat,
yang tidak tepat malah melukai dengan sangat.
Kamu termasuk harapan yang kedua.
Selalu berhasil membuatku terluka.
Mungkin bila nanti aku sudah bisa melepaskan semua (karena memang sudah waktunya),
aku akan menemuimu sambil tersenyum dan tertawa lebar seperti biasa, seperti saat belum ada 'kita'.

Jadi kalau suatu hari kita bertemu
lagi, dan aku sudah bercanda dan tertawa seperti biasa,
kemungkinannya cuma dua:
Kalau waktunya dekat, berarti aku sedang berpura-pura,
kalau waktunya sudah cukup lama dari sekarang berarti rasa itu memang sudah tidak ada.

aku sudah berhasil melepaskannya
Urutan Terlama
terus ane di sini harus ngapain gan? emoticon-Thinking
Jd udah move on blm..??
Quote:

di pukpuk sist
lgi di rencanain sist
makan makan d traktor te es
emoticon-Selamat
Diubah oleh adex.ssh4ndsom3
Quote:


Kayaknya masih belom deh emoticon-Bingung (S)


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di