alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55c891569e7404904f8b456c/sakit-hati
Sakit Hati
closed
makasih atas motivasinya semua
Sabar gan. Saya ya pernah ngalamin gitu. Ujian ngajarin orang, tapi gara2 ga beli diktat dosen dapet b, sementara yg beli dan saya ajarin dpt a. Yakin 100% bisa saya, dan yg beli itu dicatat dosen memang nama2nya.

Cuma ya mau gimana lagi? Tenang gan, lulus nanti saya takin ente akan lebih berprestasi di dunia kerja. Jadi jangan sampai berhenti kuliah lho.
Hal yg wajar dlm dunia perkuliahan.

Dalam bangku kuliah ada yg namanya hardskill dan softskill. Nah, mnurut penjelasan te-es udah ok dalam hard skill, apakah dalam soft skill jg udh?

Saran ane, jd apa adanya aja. Yg penting adalah ilmunya bisa te-es serap.
Dan ipk tntunya jgn sampe d bawah 3 wkt lulus ntar biar ga syusah cari kerja.
bersyukur gan jangan banding2kan keuntungan
.............
Quote:Original Posted By shittymonolith
Guys, curhat dong
sebentar lagi dalam hitungan minggu, gue akan memasuki semester 5 (kuliah)
IP gue selama 4 semester memang diatas 3 (itupun selalu terselip nilai C)
Dan nilai C tersebut murni hasil keegoisan si Dosen
Oke, tidak apa-apa, anggap aja gue goblok (impaskan?)

Lalu gue mencoba menelusuri IP - IP temen gue yang lain
busyet nilai A nya banjir (g ada nilai C)

kok bisa? padahal mereka tidak tahu apa-apa
bukan bermaksud sombong, mereka tidak tau apa-apa selain copy paste dari google alias ngopek
nilai mereka selalu kinclong (kebanyakan A) cuma modal akrab sama dosen
mereka kuliah hanya sekedar kuliah, dateng ngisi absen, nyatet, ngobrol dan pulang
kalau ada tugas pada kocar kacir nyariin gue

gue merenungi apa kesalahan gue
rapi? iya
sopan? iya (bahkan gue selalu minta maaf sesudah dan sebelum bertanya kepada dosen)
rajin bertanya ? iya (gue selalu pura-pura bertanya walaupun gue sudah tau, agar Dosen-dosen mengenal gue dalam hal kedekatan mahasiswa dan dosen dalam pendidikan, bukan mengakrabi dosen diluar lingkungan kampus seperti mereka lakukan)
tidak, tidak, ada yg tidak akrab tapi tetep nilainya bagus

bahkan mereka sibuk dengan sosmed mereka dan mengabaikan dosen yang sedang memberi penjelasan didepan
kurang ajar, bukan?
malah mereka yang diberi nilai tinggi
Fuck this shit man!!!

gue tidak berharap nilai gue dinaikkan/diganti
yang gue mau, dosen harus memberikan nilai sesuai kemampuan mahasiswa
dari sini bisa ditarik kesimpulan, dosen-dosen dijurusan gue tidak obyektif

tidak hanya itu
ada dosen yang dia sendiri mengakui kemampuan/keahlian gue dimata kuliah dia, malah memberikan ku nilai B (bahkan dia mengajak gue mengerjakan sebuah proyek)
tapi dia memberikan nilai A kepada temen-temen gue yang padahal dia sendiri bilang "mereka (temen-temen gue) tidak tahu apa-apa alias oon)

tunggu,tunggu ada yg seperti gue (2 orang), paham semua materi kuliah, nilainya juga anjlok
serasa belajar tidak ada gunanya

AARRHGRHHHRHRHH!!!!!!!!!!!!!!

GUE STRESSS, GUE, GUE, GUE ,GUE G TAU HARUS NGOMONG APA LAGI
SAMPAI KATA-KATA GUE NGELANTUR SEMUA

ARRGHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!!

GA GUNA GUE KULIAH, APA GUE BERHENTI AJA YA?
ADA YG PUNYA NASIB YG SAMA?





Ikutin Irama Hidup aja sis ,Pantang Menyerah Sebelum Bisa , Karena Waktu Akan Mengikat & juga Membebaskan kita dalam sebuah hal besar/kecil masalah , Keep Smile , Always Positif emoticon-Malu (S)
Ane belom kuliah.. emoticon-Malu
Quote:Original Posted By archaengela
Sabar gan. Saya ya pernah ngalamin gitu. Ujian ngajarin orang, tapi gara2 ga beli diktat dosen dapet b, sementara yg beli dan saya ajarin dpt a. Yakin 100% bisa saya, dan yg beli itu dicatat dosen memang nama2nya.

Cuma ya mau gimana lagi? Tenang gan, lulus nanti saya takin ente akan lebih berprestasi di dunia kerja. Jadi jangan sampai berhenti kuliah lho.

saran agan paling sejuk dibaca, amin gan emoticon-Malu (S)
menjalaninya cukup berat gan emoticon-Sorry

Quote:Original Posted By omegot
Hal yg wajar dlm dunia perkuliahan.

Dalam bangku kuliah ada yg namanya hardskill dan softskill. Nah, mnurut penjelasan te-es udah ok dalam hard skill, apakah dalam soft skill jg udh?

Saran ane, jd apa adanya aja. Yg penting adalah ilmunya bisa te-es serap.
Dan ipk tntunya jgn sampe d bawah 3 wkt lulus ntar biar ga syusah cari kerja.

soft skill bolehlah, gue emang berusaha menjadi apa adanya gan, cuma ketidak obyektifan dosen membuat gue kecewa (diprotes pun percuma)

Quote:Original Posted By causechooser
bersyukur gan jangan banding2kan keuntungan

ini bukan membandingkan gan, tapi sakit hati gue karena ketidakadilan dosen

Quote:Original Posted By dvckoloni


Ikutin Irama Hidup aja sis ,Pantang Menyerah Sebelum Bisa , Karena Waktu Akan Mengikat & juga Membebaskan kita dalam sebuah hal besar/kecil masalah , Keep Smile , Always Positif emoticon-Malu (S)

berat gan menjalaninya, dari sejak SMP g berubah, guru ama dosen sama aja g obyektif
btw, gue cowo gan

Quote:Original Posted By shittymonolith

saran agan paling sejuk dibaca, amin gan emoticon-Malu (S)
menjalaninya cukup berat gan emoticon-Sorry


soft skill bolehlah, gue emang berusaha menjadi apa adanya gan, cuma ketidak obyektifan dosen membuat gue kecewa (diprotes pun percuma)


ini bukan membandingkan gan, tapi sakit hati gue karena ketidakadilan dosen


berat gan menjalaninya, dari sejak SMP g berubah, guru ama dosen sama aja g obyektif
btw, gue cowo gan



Memang menghadapi ketidakadilan itu berat, tapi jangan sampai dikalahkan olehnya. Jadikan hal itu pemacu untuk berusaha lebih lagi. Proses yg baik cepat atau lambat pasti ada hasilnya. Jadi terus semangat!
Quote:Original Posted By shittymonolith
Guys, curhat dong
sebentar lagi dalam hitungan minggu, gue akan memasuki semester 5 (kuliah)
IP gue selama 4 semester memang diatas 3 (itupun selalu terselip nilai C)
Dan nilai C tersebut murni hasil keegoisan si Dosen
Oke, tidak apa-apa, anggap aja gue goblok (impaskan?)

Lalu gue mencoba menelusuri IP - IP temen gue yang lain
busyet nilai A nya banjir (g ada nilai C)

kok bisa? padahal mereka tidak tahu apa-apa
bukan bermaksud sombong, mereka tidak tau apa-apa selain copy paste dari google alias ngopek
nilai mereka selalu kinclong (kebanyakan A) cuma modal akrab sama dosen
mereka kuliah hanya sekedar kuliah, dateng ngisi absen, nyatet, ngobrol dan pulang
kalau ada tugas pada kocar kacir nyariin gue

gue merenungi apa kesalahan gue
rapi? iya
sopan? iya (bahkan gue selalu minta maaf sesudah dan sebelum bertanya kepada dosen)
rajin bertanya ? iya (gue selalu pura-pura bertanya walaupun gue sudah tau, agar Dosen-dosen mengenal gue dalam hal kedekatan mahasiswa dan dosen dalam pendidikan, bukan mengakrabi dosen diluar lingkungan kampus seperti mereka lakukan)
tidak, tidak, ada yg tidak akrab tapi tetep nilainya bagus

bahkan mereka sibuk dengan sosmed mereka dan mengabaikan dosen yang sedang memberi penjelasan didepan
kurang ajar, bukan?
malah mereka yang diberi nilai tinggi
Fuck this shit man!!!

gue tidak berharap nilai gue dinaikkan/diganti
yang gue mau, dosen harus memberikan nilai sesuai kemampuan mahasiswa
dari sini bisa ditarik kesimpulan, dosen-dosen dijurusan gue tidak obyektif

tidak hanya itu
ada dosen yang dia sendiri mengakui kemampuan/keahlian gue dimata kuliah dia, malah memberikan ku nilai B (bahkan dia mengajak gue mengerjakan sebuah proyek)
tapi dia memberikan nilai A kepada temen-temen gue yang padahal dia sendiri bilang "mereka (temen-temen gue) tidak tahu apa-apa alias oon)

tunggu,tunggu ada yg seperti gue (2 orang), paham semua materi kuliah, nilainya juga anjlok
serasa belajar tidak ada gunanya

AARRHGRHHHRHRHH!!!!!!!!!!!!!!

GUE STRESSS, GUE, GUE, GUE ,GUE G TAU HARUS NGOMONG APA LAGI
SAMPAI KATA-KATA GUE NGELANTUR SEMUA

ARRGHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!!

GA GUNA GUE KULIAH, APA GUE BERHENTI AJA YA?
ADA YG PUNYA NASIB YG SAMA?





Skrg memang blm kelihatan hasilnya, tp nanti kl ente & tmn2 sdh lulus & msk dunia kerja baru akan kelihatan siapa yg akan lebih mudah dpt kerjaan & siapa yg kesulitan.

Kl saran ane, kuliah tdk perlu terlalu kejar ipk yg penting di atas 3 & syukur2 kl bisa cumlaude. Yg penting itu usahain wkt kuliah ente ikut byk kegiatan organisasi krn skill yg ente dpt dr sana akan byk berguna di dunia kerja nanti.
emoticon-Bingung
cuman segitu...?
kek'nya masih lihay gw, gan.. emoticon-Malu
Dosen klo ampe meleng gw jitak.. emoticon-Smilie




kaburrr se'belom di'lempar'in bata ..emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By shittymonolith
saran agan paling sejuk dibaca, amin gan emoticon-Malu (S)
menjalaninya cukup berat gan emoticon-Sorry


soft skill bolehlah, gue emang berusaha menjadi apa adanya gan, cuma ketidak obyektifan dosen membuat gue kecewa (diprotes pun percuma)


ini bukan membandingkan gan, tapi sakit hati gue karena ketidakadilan dosen


berat gan menjalaninya, dari sejak SMP g berubah, guru ama dosen sama aja g obyektif
btw, gue cowo gan

well objective subjective result gk bisa dihindari itu kenyataan gak semua orang bisa pure obj tw subj dimanapun ente berada
Quote:Original Posted By aliando.syarief
tumben ga di singkat singkat bro? emoticon-Amazed

--------
ts, hidup itu pilihan, lo mau ancur,
lo mau maju, itu semua ada di
tangan lo.. Selamat memilih

L mrhtn smp sgtny emoticon-Belo

ywd q skt lg emoticon-shakehand
Oh my God, do they still make you? Orang yg iri dan ngga suka dengan orang yg lebih baik dari diri nya?

Baru soal nilai aja sudah baper gini?

Berusaha untuk menjadi lebih baik sih sah-sah saja tapi masa iya harus "stress" begini hanya gara-gara dosen "pilih-kasih"?

Berhubung kamu masih semester 5, I will tell you this.. LIFE IS NOT FAIR!.

So, suck it up and deal with it.

Teman saya banyak yg "oon" pas kuliah dan dia bekerja dia perusahaan yg bagus dengan bayaran yg tinggi.

Dan ngga sedikit teman saya yg pintar dan bekerja diperusahaan small-to-mid size company.

Again.. LIFE IS NOT FAIR.

The sooner you accept it, the easier you're going to live your life.
biasa itu.
di dunia kerja malah lebih parah, yg deket bos pada gampang promosi jabatan & naik gaji meski kompetensi/skill nya patut dipertanyakan.
yg pinter tapi gak deket bos gitu2 aja.
sama aja seperti ipk, yg menurut gw absurd sekali.
mendingan kamu nanya aja ama senior/temen2 mu mengenai habit dosen
Quote:Original Posted By shittymonolith
Guys, curhat dong
sebentar lagi dalam hitungan minggu, gue akan memasuki semester 5 (kuliah)
IP gue selama 4 semester memang diatas 3 (itupun selalu terselip nilai C)
Dan nilai C tersebut murni hasil keegoisan si Dosen
Oke, tidak apa-apa, anggap aja gue goblok (impaskan?)

Lalu gue mencoba menelusuri IP - IP temen gue yang lain
busyet nilai A nya banjir (g ada nilai C)

kok bisa? padahal mereka tidak tahu apa-apa
bukan bermaksud sombong, mereka tidak tau apa-apa selain copy paste dari google alias ngopek
nilai mereka selalu kinclong (kebanyakan A) cuma modal akrab sama dosen
mereka kuliah hanya sekedar kuliah, dateng ngisi absen, nyatet, ngobrol dan pulang
kalau ada tugas pada kocar kacir nyariin gue

gue merenungi apa kesalahan gue
rapi? iya
sopan? iya (bahkan gue selalu minta maaf sesudah dan sebelum bertanya kepada dosen)
rajin bertanya ? iya (gue selalu pura-pura bertanya walaupun gue sudah tau, agar Dosen-dosen mengenal gue dalam hal kedekatan mahasiswa dan dosen dalam pendidikan, bukan mengakrabi dosen diluar lingkungan kampus seperti mereka lakukan)
tidak, tidak, ada yg tidak akrab tapi tetep nilainya bagus

bahkan mereka sibuk dengan sosmed mereka dan mengabaikan dosen yang sedang memberi penjelasan didepan
kurang ajar, bukan?
malah mereka yang diberi nilai tinggi
Fuck this shit man!!!

gue tidak berharap nilai gue dinaikkan/diganti
yang gue mau, dosen harus memberikan nilai sesuai kemampuan mahasiswa
dari sini bisa ditarik kesimpulan, dosen-dosen dijurusan gue tidak obyektif

tidak hanya itu
ada dosen yang dia sendiri mengakui kemampuan/keahlian gue dimata kuliah dia, malah memberikan ku nilai B (bahkan dia mengajak gue mengerjakan sebuah proyek)
tapi dia memberikan nilai A kepada temen-temen gue yang padahal dia sendiri bilang "mereka (temen-temen gue) tidak tahu apa-apa alias oon)

tunggu,tunggu ada yg seperti gue (2 orang), paham semua materi kuliah, nilainya juga anjlok
serasa belajar tidak ada gunanya

AARRHGRHHHRHRHH!!!!!!!!!!!!!!

GUE STRESSS, GUE, GUE, GUE ,GUE G TAU HARUS NGOMONG APA LAGI
SAMPAI KATA-KATA GUE NGELANTUR SEMUA

ARRGHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!!

GA GUNA GUE KULIAH, APA GUE BERHENTI AJA YA?
ADA YG PUNYA NASIB YG SAMA?





Kalau boleh tahu, Universitas nya dimana dan apakah Swasta atau Negeri, dan Jurusannya apa?? Karena memang ada beberapa bidang studi yang penilaiannya sangat subjektive sehingga kadang dirasa sangat random..

Dan dari pengalaman gua semasa jadi mahasiswa, emang nilai itu tidak terduga.. Dan perlu agan tahu, kepintaran seseorang tidak bisa dilihat dari sekilas penampillannya dan tingkah lakunya, banyak temen saya yang jg santai di kuliah tapi karena emang jenius dia selalu mengerti pelajaran bahkan "selangkah" di depan dosen.. Hanya saja tetep saja tidak ada orang yang jenius tanpa usaha, pasti mereka juga tetap belajar tanpa sepengetahuan agan..

Namun biar bagaimanapun juga kalau gua liat pengalaman agan, emang agak terlalu random, dan kalau emang agan gak puas agan boleh kok menanyakan nilainya ke Dosen, dan emang seharusnya karena itu hak agan.. Kalau agan merasa nilainya emang sangat2 random, maka kemungkinannya ada 2: Emang agan salah menilai teman2 atau Kualitas Penilaiannya yang kurang baik.. Untuk kualitas penilaian yang kurang baik, biasanya (maaf) sering terjadi di Universitas yang memang gak bonafit dan professional.. Saya juga punya banyak teman yang kuliah di salah satu Universitas Swasta yang sekota dengan Universitas saya, dari gaya hidupnya aja terlihat mereka cuma main-2, foya-2, clubbing-2, bahkan ada yang nge-drugs.. But Hey, Nilai IPK mereka selalu diatas 3 bahkan diatas saya!! Inilah mengapa saya tanya agan universitas mana pertama kali, karena banyak sekali universitas abal-2 yang membuat nilai semau mereka, sehingga lulusan mereka walaupun IPK tinggi-2 namun sering tidak dipandang oleh perusahaan saat mencari kerja..

Oleh karena itu, monggo agan introspeksi diri sendiri dan lihat apakah emang jurusan dan penilaian agan sudah bonafit, kalau agan merasa pantas nilai lebih tinggi jangan malu untuk tanya ke dosen, kalau emang merasa jurusan agan tidak bonafit, ya terserah agan, mau dilanjutkan atau mencari universitas yang lebih baik..

Pekiwan ga ya?
gembok
sabar bray

pndidikan itu penting
Quote:Original Posted By archaengela


Memang menghadapi ketidakadilan itu berat, tapi jangan sampai dikalahkan olehnya. Jadikan hal itu pemacu untuk berusaha lebih lagi. Proses yg baik cepat atau lambat pasti ada hasilnya. Jadi terus semangat!


iya emang bener gan, tapi ini Indonesia, gue ragu
tapi makasih sarannya ya gan emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By Echizen.Ryoma


Skrg memang blm kelihatan hasilnya, tp nanti kl ente & tmn2 sdh lulus & msk dunia kerja baru akan kelihatan siapa yg akan lebih mudah dpt kerjaan & siapa yg kesulitan.

Kl saran ane, kuliah tdk perlu terlalu kejar ipk yg penting di atas 3 & syukur2 kl bisa cumlaude. Yg penting itu usahain wkt kuliah ente ikut byk kegiatan organisasi krn skill yg ente dpt dr sana akan byk berguna di dunia kerja nanti.


gue ragu gan, soalnya ini Indonesia
tapi makasih masukannya gan emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By causechooser

well objective subjective result gk bisa dihindari itu kenyataan gak semua orang bisa pure obj tw subj dimanapun ente berada

iya, tapi gak gini juga kali gan, masa hampir semua dosen emoticon-Nohope

Quote:Original Posted By Jibril
Oh my God, do they still make you? Orang yg iri dan ngga suka dengan orang yg lebih baik dari diri nya?
Baru soal nilai aja sudah baper gini?

Berusaha untuk menjadi lebih baik sih sah-sah saja tapi masa iya harus "stress" begini hanya gara-gara dosen "pilih-kasih"?

Berhubung kamu masih semester 5, I will tell you this.. LIFE IS NOT FAIR!.

So, suck it up and deal with it.

Teman saya banyak yg "oon" pas kuliah dan dia bekerja dia perusahaan yg bagus dengan bayaran yg tinggi.

Dan ngga sedikit teman saya yg pintar dan bekerja diperusahaan small-to-mid size company.

Again.. LIFE IS NOT FAIR.

The sooner you accept it, the easier you're going to live your life.

bukan membanding lho gan, kalau membandingkan itu misalnya "mereka pintar dan gue bodoh"
masalahnya mereka oon ,g tau apa-apa dapet nilai bagus
gimana g baper coba, gini-gini mulu g ada perubahan padahal gue uda berusaha
hidup emang g adil gan, tapi g gitu juga, masa gue mulu yg apes
agan bikin makin runyam aja emoticon-Nohope



Quote:Original Posted By enam.kehendak
biasa itu.
di dunia kerja malah lebih parah, yg deket bos pada gampang promosi jabatan & naik gaji meski kompetensi/skill nya patut dipertanyakan.
yg pinter tapi gak deket bos gitu2 aja.
sama aja seperti ipk, yg menurut gw absurd sekali.
mendingan kamu nanya aja ama senior/temen2 mu mengenai habit dosen

bener juga nanti gue tanya senior tentang seluk beluk dosen-dosen tsb


Quote:Original Posted By yudhimaelk


Kalau boleh tahu, Universitas nya dimana dan apakah Swasta atau Negeri, dan Jurusannya apa?? Karena memang ada beberapa bidang studi yang penilaiannya sangat subjektive sehingga kadang dirasa sangat random..

Dan dari pengalaman gua semasa jadi mahasiswa, emang nilai itu tidak terduga.. Dan perlu agan tahu, kepintaran seseorang tidak bisa dilihat dari sekilas penampillannya dan tingkah lakunya, banyak temen saya yang jg santai di kuliah tapi karena emang jenius dia selalu mengerti pelajaran bahkan "selangkah" di depan dosen.. Hanya saja tetep saja tidak ada orang yang jenius tanpa usaha, pasti mereka juga tetap belajar tanpa sepengetahuan agan..

Namun biar bagaimanapun juga kalau gua liat pengalaman agan, emang agak terlalu random, dan kalau emang agan gak puas agan boleh kok menanyakan nilainya ke Dosen, dan emang seharusnya karena itu hak agan.. Kalau agan merasa nilainya emang sangat2 random, maka kemungkinannya ada 2: Emang agan salah menilai teman2 atau Kualitas Penilaiannya yang kurang baik.. Untuk kualitas penilaian yang kurang baik, biasanya (maaf) sering terjadi di Universitas yang memang gak bonafit dan professional.. Saya juga punya banyak teman yang kuliah di salah satu Universitas Swasta yang sekota dengan Universitas saya, dari gaya hidupnya aja terlihat mereka cuma main-2, foya-2, clubbing-2, bahkan ada yang nge-drugs.. But Hey, Nilai IPK mereka selalu diatas 3 bahkan diatas saya!! Inilah mengapa saya tanya agan universitas mana pertama kali, karena banyak sekali universitas abal-2 yang membuat nilai semau mereka, sehingga lulusan mereka walaupun IPK tinggi-2 namun sering tidak dipandang oleh perusahaan saat mencari kerja..

Oleh karena itu, monggo agan introspeksi diri sendiri dan lihat apakah emang jurusan dan penilaian agan sudah bonafit, kalau agan merasa pantas nilai lebih tinggi jangan malu untuk tanya ke dosen, kalau emang merasa jurusan agan tidak bonafit, ya terserah agan, mau dilanjutkan atau mencari universitas yang lebih baik..

gue uda intropeksi diri gan, memang penilaiannya yang kurang bagus
kalau memang temen-temen gue jenius gue ga bakal sakit hati gan
iya gan Swasta, memang kampret juga ni PTS, mending gue pindah aja
makasih sarannya gan