alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Entrepreneur Corner /
CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55c6ac19c1cb17ba4e8b4568/cara-gampang-jadi-pengembang-properti-dengan-modal-recehan

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

sukses2015
sukses2015
newgraha2015
0%
ariwibowokungfuproperti
100.00%
CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN
CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHANCARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHANCARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

Sobat properti, tinggalkanlah paradigma lama bahwa untuk menjadi pengembang properti anda mesti memiliki tanah dan memiliki modal besar. Tanpa tanah dan tanpa modal besar anda bisa menjadi pengembang! Syaratnya adalah bahwa anda harus memiliki keahlian (skill and knowledge)di bidang manajemen properti. Jika tak punya tanah, tak punya modal besar, dan tak punya keahlian di bisnis properti, paling banter yang bisa anda perankan hanyalah menjadi makelar proyek saja. Jangan kuatir, mulailah beranjak dari tempat tidur anda, kemudian melangkah jauh ke depan. Saatnya anda bergabung dengan Perguruan Kungfu Properti. Disini anda bisa belajar tips menciptakan skenario legal yang memungkinkan anda memperoleh share kisaran 20-35% hanya dengan bermodal keahlian saja (bertindak sebagai Mitra Pemilik Keahlian), tanpa harus memiliki tanah dan modal besar. Anda juga diajarkan teknik membuat ACTION PLAN supaya proyek anda berjalan dalam rel yang jelas, dan MARKETING PLAN supaya produk perumahan yang anda pasarkan laris manis. PERKUNGTI (Perguruan Kungfu Properti) mengajarkan konsep sinergi 3 pihak, yaitu MPT + MPM + MPK sebagai entry point bagi anda memulai bisnis properti. MPT = Mitra Pemilik Tanah, MPM = Mitra Pemilik Modal, dan MPK = Mitra Pemilik Keahlian. Sinergi 3 pihak tersebut sudah bisa mendirikan PERKUNGTI BOY BAND dengan lagu andalan yang syairnya seperti ini; "Lebih baik disini, proyek kita sendiri ...." Apa manfaat anda mengikuti Perguruan Kungfu Properti? Anda akan mendapat transfer ilmu properti langsung dari praktisi di bidang ini yang sudah berpengalaman selama 18 tahun dibidangnya, dengan skill komunikasi yang sangat bagus. Dan anda akan masuk ke komunitas yang memungkinkan anda labih mudah mendapatkan opportunity di bisnis ini. Tunggu apa lagi? Bergabunglah dengan Perguruan Kungfu Properti!

Pepatah mengatakan,"Banyak orang yang tahu orang lain Kaya, namun lebih banyak orang yang terlambat tahu bagaimana caranya Kaya".



(ARI WIBOWO SUHU PERGURUAN KUNGFU PROPERTI)

Diubah oleh kungfuproperty
Urutan Terlama
sundul gan...emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

BAGIAN #1 MENTALITAS PENGUSAHA PROPERTI

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN


_Siapkah Mental Anda Menjadi Pengusaha Properti Modal Cekak_

Siang itu panas terik, saya sedang mengurusi proyek rumah murah di kota Pati yang terkenal dengan makanan nasi gandulnya. Mendadak ada sms masuk ke HP saya menawarkan lahan.

Begini bunyi sms nya ; “Pak AW, ada lahan 2 ha ditepi jalan raya Boyolali Solo dijual butuh uang oleh pemiliknya @ 200.000/m2. Bukan sawah, SHM.”

Wow, murah juga nih kalau ditepi jalan raya cuma harga segitu. Mengingat saya ini typikal orang yang sangat responsif jika tahu ada opportunity bagus, maka tak menunggu lama saya langsung kontak kepada makelar tanah tersebut, mengatur waktu survei lahan. Saya langsung jadwalkan sore itu juga mau survei ke Boyolali. Dengar info bagus beginian mesti gerak cepat, supaya tak keburu disambar orang lain.

Habis makan siang di Pati, jam 13.00 tepat saya berangkat menuju Boyolali. Kudus – Demak – Semarang – Ungaran – Salatiga saya lewati. Bahkan saya tidak mampir ke rumah saya di Ungaran, demi mengejar waktu tiba di Boyolali. Saya berharap sampai disana masih sore sehingga bisa melihat dan memotret obyeknya dengan jelas. Saya janjian dengan makelar tanahnya bertemu di sebuah SPBU.

Jam 17.30 saya baru tiba disana. Sudah menjelang gelap. Buru-buru saya minta diantar ke lokasi, ternyata makelar (sebut saja Pengok, bukan nama sebenarnya, nama aslinya Amin) tersebut tidak tahu dimana obyek tanahnya. Waduuh, rupanya dia menawarkan dagangan milik sesama makelar tanah lainnya, bukan listing dagangannya sendiri.

Terpaksa saya menunggu kedatangan makelar lainnya, yang baru tiba jam 18.15. Setelah disela dengan menjalankan sholat maghrib dulu, tepat jam 18.35 kami berangkat survei.

Ternyata lahan yang ditawarkan tidak berada ditepi jalan raya Boyolali – Solo. Pak Pengok salah informasi. Kalaupun ada lahan yang dimaksudkan ditepi jalan raya Boyolali – Solo, hanya seluas 1,2 ha dan sudah diambil pihak lain untuk didirikan rumah sakit beberapa minggu yang lalu.

Makelar temannya pak Pengok tersebut mengatakan kepada saya bahwa lokasi lahannya masuk dari jalan raya kisaran 200 meter. Dia bertanya kepada saya tetap mau survei apa tidak? Jelas saya jawab mau survei meski kenyataannya sudah menyimpang dari info awal yang menyebutkan lahan berada ditepi jalan raya.

Berikutnya mobil saya mengikuti RCTI (Rombongan Calo Tanah Indonesia) yang menaiki 2 sepeda motor itu, memasuki sebuah jalan yang sepi dan gelap. Sesudah 10 menit berjalan, baru sampai ke lokasi lahan yang dimaksud. Estimasi saya jaraknya dari jalan raya hampir 1 kilometer, bukan 200 meter seperti apa kata RCTI.

Jalannya sempit kalau dilewati mobil bersimpangan. Eksisting ditumbuhi banyak gerumbul bambu. Kesannya wingit dan angker. Jarak dari rumah terdekat cukup jauh. Kesimpulan; saya tidak berminat. Kalau sekedar cari lahan macam beginian, tak perlu jauh-jauh ke Boyolali.

Sobat properti, anda mungkin membayangkan saya kecewa dan marah-marah mengalami kejadian seperti kisah diatas, kemudian mendamprat pak Pengok habis-habisan. Saya ditipu makelar tanah dengan informasi palsu yang tidak valid. Saya belain jauh-jauh datang survei dengan harapan menemukan lahan murah berlokasi strategis, nyatanya cuma disuguhi gerumbul bambu yang gelap gulita. Mungkin ada beberapa ekor genderuwo yang sedang nangkring diatas gerumbul bambu mentertawakan kedatangan saya kesitu.

Sejujurnya, saya ‘agak kecewa’, tapi tak sampai marah-marah apalagi ngambek kepada Rombongan Calo Tanah Indonesia (RCTI) itu. Saya tetap cool, bahkan usai survei saya masih rela mentraktir mereka makan nasi goreng babat sebagai makan malam kami.

Sobat properti, mentalitas saya sudah terlatih dan siap menghadapi kejadian-kejadian pahit akibat ulah RCTI seperti itu. Mindset saya sudah terprogram dengan pemahaman bahwa mencari lahan yang bagus dan murah (apalagi yang skim bayarnya lunak) tidaklah mudah. Perlu survei puluhan kali, mentraktir makelar puluhan kali, baru bisa ketemu lahan yang bagus dan siap dieksekusi.

Saya pernah survei lahan sampai ke Rembang, ternyata lahannya dibawah SUTET (tegangan tinggi) dan akses masuknya hanya bisa dilalui sepeda motor. Saya pernah diajak survei lahan bagus di Bekasi, saat saya menyatakan minat dan minta diantar ketemu pemilik, ternyata si pemilik menyatakan lahan tidak jadi dijual. Saya pernah ditunjukkan lahan bagus di Yogya, harganya juga cocok, sudah saya bayarkan uang tanda jadinya, eh saat lahan mau diukur baru ketahuan lokasinya salah. Yang paling banyak terjadi adalah saya suka lahannya dan cocok harganya, tapi pemilik tanah mintanya dibayar cash keras, padahal saya hanya mau bayar DP 15% dan sisanya diangsur sesuai laju penjualan.

Kekecewaan akibat ulah RCTI (Rombongan Calo Tanah Indonesia) atau ditolak penawarannya oleh pemilik tanah memang menyebalkan, tetapi tak sampai membuat saya patah arang dan malas merespon penawaran-penawaran lahan yang masuk berikutnya. Mentalitas saya sudah disiapkan mengalami kejadian seperti ini. Saya pakai rasio 50:1. Bahwa perlu survei lahan 50x, baru ketemu 1 lahan yang cocok untuk dieksekusi. Artinya saya bakal kecewa 49x guna mendapatkan 1 lahan yang mengandung ‘opportunity’.

Kenapa banyak pemula di bisnis property yang semula sudah rajin ikut workshop kesana kemari, dan membaca banyak literatur bisnis properti, ternyata mundur teratur sebelum sempat action? Alasannya karena mental mereka tidak terlatih menerima kekecewaan demi kekecewaan. Mereka berpikir bahwa cukup survei lahan 5 atau 6x, langsung ketemu lahan yang bisa dieksekusi. Begitu bayangan jauh dari kenyataan, passion mereka berburu lahan langsung turun. Satu demi satu pemburu lahan tersebut mundur teratur dan mendelete mimpinya menjadi pengusaha properti, sebelum sempat action sama sekali. Gara-gara RCTI, begitu kambing hitamnya. Atau mungkin malah menganggap pelajaran di workshop soal cara pinter jadi developer dengan mensiasati cara memperoleh lahan itu hanya pepesan kosong belaka.

Yang cukup beruntung biasanya adalah mereka yang didukung kemampuan permodalan melimpah, sehingga bisa membayar lahan secara tunai keras. Type seperti ini tak perlu survei lahan 50x dan mentraktir makan 50x untuk sekedar bisa mendapatkan 1 deal yang bagus. Bahkan jika beruntung ketemu penjual yang BU (butuh uang), mereka bisa mendapatkan lahan dibawah harga pasar. Tapi seberapa banyak sih peminat bisnis properti yang berstatus modal melimpah seperti ini? Yang banyak gentayangan di milist atau grup komunitas properti, biasanya justru yang modalnya cekak atau bahkan hanya bermodal skill dan membawa peluang saja.

Artikel ini sengaja saya tulis untuk memberi semangat serta motivasi kepada sobat-sobat properti (khususnya pemula) yang sedang melakukan aktivitas berburu lahan.

Siapkan mentalitas anda untuk menerima kekecewaan. Jangan mudah patah arang apalagi putus asa. Jangan layu sebelum berkembang. Jangan pudar syahwat anda berburu lahan sebelum mendapatkan lahan yang bisa anda eksekusi.

Selamat berjuang bro!!
Ane bener2 newbi maen di properties gan. Ane cuma modal dengkul n cangkem aja gan. Memang butuh perjuangan keras gan., mental harus kuat. Alhamdulillah perumahan punya orang yg katanya udh 3 tahun blm laku 1 unit pun, langsung laku begitu ane yg masarin dlm waktu 1 bulan. Tapi memang harus kuat mental gan. Cerita agan diatas Baru aja kemarin ane alamin. Sama percis, beda lokasi...
Hahaha...
ane mau bgt belajar properti suhu walaupun background ane IT emoticon-Malu (S)
Siapapun bisa berbisnis Properti agan agan, asalkan tau ilmunya,.....
Disini akan kami share pengalaman2 yang sudah suhu Ari Wibowo alami selama puluhan tahun, mudah2aan bisa membantu agan2 belajar bisnis properti. emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

Eksekusi 7 Proyek Properti dalam Sebulan Tanpa Modal


BIAR JELEK TERNYATA PUNYA BANYAK FANS

Seseorang tak dikenal, mengaku bernama Rizal dari Makasar menghubungi saya via sms, bertanya kenapa blog AW Jin Properti lama tidak update. Tak pernah ada postingan artikel baru lagi dalam 1,5 bulan terakhir. Saya jawab; om jin lagi sibuk eksekusi banyak lahan di dunia nyata. Tak sempat nulis artikel.

Memang seberapa sibuknya sih om? Saya fans berat blog Jin Properti. Semua artikelnya sudah saya lahap habis. Teman-teman saya juga banyak ngefans sama om Jin Properti. Nulis lagi dong, om….

Hmm, senang mendengarnya bro…. (meski saya jelek, item, gendut, tapi punya banyak fans, hahhaha….)

Ohhh, memang saya sibuk sekali, bro … Bulan Desember 2013 dalam sebulan saya eksekusi lahan di 7 lokasi, alias langsung bertambah 7 proyek baru yang harus saya kembangkan di tahun 2014 nanti. Kagak percaya?? Ini lho faktanya :

1. Lahan 260 m2 di UNGARAN Kabupaten Semarang, akan dikembangkan menjadi 2 unit guest house dengan label GODHA INN

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

2. Lahan 1,1 ha di Sukamanah, Rajeg, Kabupaten TANGERANG, untuk dibangun RSH (rumah sederhana/tapak) dengan label TERRACE RAJEG.

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

3. Lahan 8233 m2 kavling efektif (93 kavling) di Sukamaju, Sukalarang, Kabupaten SUKABUMI, berupa proyek RSH (rumah sederhana/tapak) berlabel GRIYA SUKAMAJU ASRI.

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

4. Lahan seluas 1235 m2 di Trihanggo, Gamping, SLEMAN. Akan dikembangkan menjadi cluster mini hunian eksklusif 6 unit berlabel KAMPOENG GAJAH MENARI.

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

5. Lahan seluas 1323 m2 di Baciro Gondokusuman YOGYA. Strategis di pusat kota banget. Akan dikembangkan menjadi 7 hunian mewah berlabel KAMPOENG GAJAH TERSENYUM.

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

6. Lahan seluas 1878 m2 di jalan Sidikan, Sorosutan, Umbulharjo, YOGYA. Akan dikembangkan menjadi 13 hunian keren dengan label KAMPOENG GAJAH GEMBIRA.

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

7. Lahan seluas 1579 m2 di Sariharjo Ngaglik Sleman, akan dikembangkan menjadi 5 – 6 kavling mewah dengan nama proyek berlabel KAMPOENG GAJAH TERTAWA.

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

Ada 7 proyek baru dengan potensi laba total kisaran 10 – 11 milyar (laba pemilik tanah sudah dikeluarkan) dengan durasi (umur proyek) 15 s/d 18 bulan, dan rata-rata saya dapat goodwill (bagian laba tanpa harus menyetor modal) berupa profit sharing sebesar 30%. Mantap ye.. ?

Yang luar biasa, saya tidak 1 sen pun keluar modal kerja untuk 7 proyek diatas. Kecuali uang bensin dan traktir makelar-makelar tanah disaat sedang hunting lahan dan menciptakan peluang. Semua modalnya dibiayai oleh investor alias MPM (Mitra Pemilik Modal) dalam konsep kerjasama bagi hasil yang saling menguntungkan.

Bagaimana caranya bisa eksekusi lahan sebanyak itu dalam 1 bulan? Kuncinya sederhana; survei lahan 100 lokasi (suruh anak buah dulu), kemudian dipilih 20 referensi lokasi terbaik yang akan saya survei sendiri. Jika lokasinya saya cocok, saya akan temui pemilik tanah untuk melakukan negoisasi.

Oh ya, saya punya 2 staf yang saya gaji dalam jabatan LAND HUNTER (pemburu lahan) yang tiap hari mesti survei minimal 3 lahan. Mereka wajib survei dengan bekal form isian seperti dibawah ini;

CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG PROPERTI DENGAN MODAL RECEHAN

Dari 6 lokasi baru tersebut, perinciannya adalah; 2 lahan kerjasama, 3 lahan dibeli dengan DP 50%, dan 1 lahan modal nekat terukur ala jin properti.

Meski kerjasama, tetap saja butuh modal kerja. Apalagi yang harus membayar 50% dari harga lahan, modalnya cukup besar. Tapi sepanjang potensi laba proyek mampu menghasilkan ROI 60 s/d 70% dari nilai investasi kepada MPM (Mitra Pemilik Modal) dalam waktu 15 s/d 18 bulan, yang bersedia memodali proyek kita banyak koq. Saya justru punya banyak investor waiting list. Duitnya antri, tapi justru proyeknya yang belum tersedia.

Meski banyak investor yang antri mau memodali proyek saya, saya tetap akan berhati-hati memilih proyek. Mentang-mentang ada modal standby, bukan berarti saya sembarangan membenamkan duit orang. Jika proyeknya jelek, hancuuuur minah…. Jangan sampai terjadi dan menimpa proyek saya.

Ssssst, jangan bilang-bilang. Suply tanah dan peluang kebanyakan berasal dari eks murid workshop properti yang saya adakan. Dan MPM nya juga tadinya peserta workshop properti saya juga. Jadi rupanya workshop KETEMU JIN PROPERTI puluhan kali di berbagai kota yang saya adakan secara tidak langsung telah membentuk jaringan dan komunitas besar, dimana ada lalu lintas informasi berseliweran, dan jika semesta berkehendak, ada OPPORTUNITY yang bisa dieksekusi bersama.

Saat ini bagi saya mencari modal milyaran rasanya mudah sekali. Sementara ada sebagian orang mau cari talangan (bridging fund) 100 juta saja sulitnya setengah mati. Ujungnya saya sekedar jadi playmaker yang menerima peluang dan kemudian mengirimkan umpan ke pihak yang siap melakukan eksekusi. Saya tak perlu merebut bola, saya tak perlu mencetak gol. Saya ada ditengah-tengah mereka, dan memberi kontribusi sebagai arranger dalam proses penciptaan proyek.

Kalau dalam proses penciptaan proyek saya seringnya hanya menjadi arranger dan playmaker, akan tetapi kalau sudah eksekusi proyek baru saya tampil didepan sebagai pilot yang akan mengemudikan pesawat supaya sampai ke tujuan dengan lancar dan selamat. Meski demikian saya akan mengajak pemodal serta pihak yang menyodorkan peluang untuk menjadi co pilot yang akan sama-sama mengemudikan pesawat. Ini adalah proses pembelajaran secara tidak langsung, dimana saya menjadi mentor yang akan mengajarkan bagaimana cara mengelola sebuah proyek properti.

Keren ya? 7 proyek dalam sebulan bisa dieksekusi, dan tidak perlu keluar modal kerja 1 sen pun, tapi dapat profit sharing 30%. Saya hanya memposisikan diri sebagai MPK (Mitra Pemilik Keahlian) saja. Yang bisa menciptakan peluang dan mendeskripsikannya secara informatif melalui BUSINESS PLAN dan ACTION PLAN. Tak mungkin seorang pemodal sembarangan mengulurkan modalnya tanpa tahu prospek proyeknya serta kalkulasinya secara detail dan tertulis.

Kalau anda lihat list 7 proyek yang dieksekusi dalam bulan Desember 2013 diatas, tak ada yang luasan lahannya besar. Kenapa? Karena pemodal yang saya kenal kebanyakan minta proyek yang fast moving dan selesai dalam waktu 15 – 18 bulan saja. Kalau diajak menanamkan proyek berhektar-hektar meski labanya gede tetap tidak berminat. Makanya saya sengaja cari lahan yang luasannya kecil supaya 15 bulan selesai.

Sobat properti, pelajaran apa yang bisa diperoleh dari artikel ini? Ternyata untuk menjadi pengusaha properti dan mendapat rejeki, tak perlu harus memakai modal sendiri. Cukup punya ketekunan mencari lahan serta skill dan kemampuan membuat Business Plan dan Action Plan, maka peluang besar ada didepan mata. Makanya, belajar dan upgrade lah skill anda di ilmu properti.

Yang kedua, bergaulah dengan komunitas dan jaringan properti, karena disanalah ada banyak orang yang punya passion (gairah) dan frekwensi sama di bisnis properti. Jika semesta berkehendak, anda akan berjodoh dengan mereka di komunitas tersebut. Terkadang berjodoh sendiri, terkadang lewat peran mak comblang (arranger) seperti saya.

Jangan pernah merasa inferior alias merasa tak mampu. Dalam bisnis ada teori leverage (dongkrak), dimana jika kita tak mampu mengangkat sebuah beban, maka pakailah kekuatan orang lain supaya beban bisa diangkat. Carilah mentor, dan minta tolong kepada mentor untuk mencarikan pemodal, maka bereslah sudah. Anda mungkin belum punya pengalaman, tapi anda akan dibimbing oleh mentor. Anda mungkin susah cari investor, tapi link dari mentor anda mungkin memudahkan akses bertemu investor.

Jangan pelit berbagi alias jangan rakus. Target pertama buat anda adalah ‘create your first success story’ yaitu membuat kisah sukses pertama anda di bisnis properti. Pengin dapat bagian banyak dan menghajar sendiri proyek pertama anda? Boleh-boleh saja jika yakin mampu. Tapi sebaiknya gandenglah mentor, supaya resiko kegagalan diperkecil. Tak harus saya, ada banyak praktisi dan profesional yang sudah berpengalaman dan mampu menjadi mentor anda. Bagikan share profit kepada mereka supaya bersedia menjadi mentor anda di proyek pertama. Di proyek kedua dan seterusnya, salaman saja dan berpisah baik-baik. Anda harus mampu menjadi pilot sendiri, bukan sekedar co pilot.

Jadi tunggu apa lagi? Duduk manis dan rajin membaca blog tak akan melegitimasi anda sebagai pengusaha properti. Segera hunting lahan, action, action!!!! Ciptakan peluang, sodorkan peluang. Ingat, anda bukan makelar yang hanya bisa menunjukkan dimana ada lahan dijual. Kalau hanya peran itu, level anda cuma komisi 2 atau 3% saja.

Anda harus mainkan peran sebagai seorang profesional di bisnis properti. Jangan sekedar menyodorkan lahan, tapi sodorkanlah peluang bisnis, dalam bentuk BUSINESS PLAN dan ACTION PLAN, supaya ada pemodal yang membiayai proyek anda. Pemodal hanya perlu tahu 3 hal penting, yaitu; berapa nilai investasinya, berapa lama umur proyeknya, dan berapa laba yang menjadi bagian dia.

Selamat berjuang. Segera action!! Goodluck, coy!!!
Diubah oleh kungfuproperty
Mewahnya Rumah Termahal di Dunia yang Dibeli Pangeran Arab

Pada 2015 kemudian ada sebuah lokasi tinggal mewah di Prancis yang terjual ekuivalen 275 juta euro atau US$ 320 juta atau pun setara Rp 4,32 triliun (kurs Rp 13.500). Namun saat tersebut pembelinya masih misterius.

Kini, pembeli misterius tersebut pun telah terungkap, yaitu Pangeran Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman. Dilansir dari BBC, Rabu (20/12/2017), terungkapnya nama Pangeran Arab Saudi tersebut saat dicari dari suatu perusahaan cangkang yang dipunyai sang pangeran.

Rumah yang didapuk sebagai lokasi tinggal termahal di dunia tersebut memiliki pelbagai fasilitas mewah dan unik.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di