alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Sebuah Cerita Klasik ( Fiksi atau kenyataan?)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55ad354b56e6af00138b4569/sebuah-cerita-klasik--fiksi-atau-kenyataan

Sebuah Cerita Klasik ( Fiksi atau kenyataan?)

Hallo agan-agan sekalian,
Mohon Maaf jika cerita saya ini kurang begitu menarik dan juga cukup berantakan maklum saya disini masih newbie dan baru mengenal kaskus 2 bulan lalu jadi maklum kalau indexnya belum ada. Awalnya saya hanya menjadi SR saja diforum ini tapi lama kelamaan timbul hasrat atau keinginan saya untuk mencoba mempublikasikan cerita yang sudah lama saya buat dan baru sekarang kesampean buat berbagi kepada agan-agan semua, cerita saya ini cerita fiksi dan saya disini hanya ingin berbagi mengenai karya kecil saya ini, dan saya butuh masukan agan-agan sekalian mengenai cerita saya ini. Terimakasih

Semoga menghibur


Perkenalkan nama gw Dicky Satrio nama yang cukup umum menurut gw pribadi, entah kenapa nama gw ini cukup terbilang agak pasaran khususny di daerah gw karena hampir kebanyakan orang memiliki nama yang cukup sama dengan gw, nah untung cuman namanya aja yang sama nggak buat orangnya emoticon-Takut (S) . Oke kembali ke Intro awal, cukup panggil gw dengan sebutan Dicky/Diki karena itu nama keseharian dari gw. Gw anak ke 2 dari 3 bersaudara. Kakak gw cewek namanya Bunga, dia sekarang duduk di bangku kuliah dan sudah menginjak ke semester 3, ya agak jauh lah jarak antara umur gw dengan umur kk gw ini, Nah yang satu lagi adik gw ini namanya Rifka cewek juga dia sekarang duduk di bangku SMP kelas 1. Keluarga gw terbilang keluarga yang cukup harmonis dimana kesehariannya pasti saja diwarnai dengan canda tawa dan tidak jarang juga dihiasi dengan pertengkaran kecil. Untuk dari segi ekonomi keluarga gw terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan juga kebutuhan akan pendidikan keluarga gw, dan dari sejak kecil gw dan anggota keluarga gw sudah diajarkan mengenai arti pentingnya dari sebuah rasa syukur, bersyukur atas nikmat yang udah tuhan kasih untuk kita karena kata bokap dan nyokap gw urusan rezeki itu udah ada yang ngatur dan begitu halnya dengan kehidupan kita ini tuhan yang mengatur, kita hanya tinggal berusaha untuk mengarahkan dimana takdir kita akan membawa kita, tergantung usaha kita sendiri itu seperti apa. Oke hanya sekian sedikit perkenalan dari gw untuk selanjutnya akan masuk kedalam alur cerita. .
Cerita ini berawal ketika gw baru duduk dibangku SMA. emoticon-Malu (S)
Diubah oleh rhei123
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Spoiler for Part I:

Kulangkahkan kaki ku dengan cepat, kulirik jam sudah menujukkan Pukul 06.00 WIB itu tandanya acara MOS akan segera dimulai, terlihat beberapa meter dari depan gerbang sekolahku sudah ramai dipadati siswa baru, karena takut terlambat akupun berlari dengan berbagai aksesoris khas MOS yang menempel di tubuhku ini agak risih memang dengan keadaan seperti ini tapi yah mau bagaimana lagi inilah kegiatan kaderisasi yang harus aku lewati sebelum menjalankan kehidupan SMA-ku yang aku sendiri tidak tahu akan seperti apa. Ku lirik jam yang ada ditangan kiriku waktu menunjukkan pukul 06.04 sepertinya aku telat beberapa menit, setelah sampai didepan halaman sekolah kami siswa-siswi baru yang datang terlambat dikumpulkan di halaman depan dan disuruh berbaris dengan rapi untuk diberi arahan dan diabsensi. Lalu terlihat sesosok Laki-laki atau lebih tepatnya kakak kelas berdiri diatas tangga kecil sehingga badannya terlihat begitu jelas, kakak kelas itu berdiri didepan kami sambil memegang toa kecil yang dilingkari di tangan kirinya dan memulai ceramah dihadapan kami semua.
lalu beberapa selang kemudian naiklah seorang cewek dengan badan agak gendut dan berbicara didepan kami semua.

“ Karena waktu sudah menunjukkan pukul 06.30 diharapkan kalian segera masuk kedalam lapangan bersama siswa-siswa lain yang sudah terlebih dahulu baris disana, untuk hari ini kita maafkan karena peserta yang terlambat cukup banyak, ya silahkan nanti kalian ikuti aba-aba dari kakak cowok yang disana (sambil nunjuk ke arah cowok yang berdiri di pinggir lapangan).” Setelah itu kami pun digiring menuju tempat yang di tunjukkan tadi dan berbaris sesuai dengan kelasnya masing-masing.

Akupun masuk ke barisan kelasku, ku amati satu persatu wajah teman baruku ini, sekilas tidak ada satupun wajah yang ku kenal akhirnya aku putuskan untuk tidak membuka obrolan dengan mereka, tak berselang lama kemudian tiba-tiba aku mendengar suara cewek disampingku dengan nafas yang terengah-engah seperti maling yang sehabis dikejar warga komplek, ku coba melirik cewek yang ada disampingku ini,

“ Gilak tuh kakak kelas, gak punya hati apa?!! Padahal gw telat cuman 30mnt main hukum-hukum aja nggak tau apa gw tadi capek lari-lari gara-gara karena kesiangan?!! emoticon-Mad (S) .” Oceh gadis ini dengan nada cempreng
“ Buset galak juga nih cewek aneh disamping gw “ gumamku dalam hati sambil masih memperhatikan dia
sadar ada yang memperhatian dia, dia pun menoleh ke arahku dengan tatapan yang agak sinis.
“ Jadi sia-sia gini gw mandi,, badan gw jadi lengket gara-gara keringet, jadi bau gini kan.” Ucap gadis itu sambil mencium-cium bajunya. Dia pun mulai ngoceh-ngoceh gak jelas.

Karena tidak tahan dengan perilaku cewek freak disebelah ku ini, akupun tidak kuat menahan ketawa sambil menutup mulut agar tidak terlalu ketahuan dengan tatapan lurus kedepan. Sadar dengan suara ketawa diapun menoleh ke arahku sambil melotot dan menjiwit tangan kiriku.

“ Aduhh aduhh aduuuhh, apaan nih? Main jiwit-jiwit aja! emoticon-Mad (S) “. Ucapku dengan nada yang sedikit kesal
“ Apa-apaan lo ngetawain gw barusan?!!, emang gw pura-pura gak tau dengan apa yang lo lakuin barusan hah?!! Nih makan jiwitan gw, puas lo hah?!! .” bentak gadis itu dengan jiwitan yang semakin keras.
“ Aduhh aduh iya ampun sakit tau gak ?! , lo jadi cewek aneh banget, bener dikit napa sih gitu amat, lagi PMS ya lo? emoticon-Nohope “ ucap ku dengan nada sedikit mengejek.
“ Eh enak aja lo bilang, emang gw aneh apa?!! cewek cantik kaya gw gini dibilang aneh sok tau banget sih emang lo siapa gw? “ ucap gadis itu dengan mulut manyun kemana-mana.

Tak berselang lama kemudian terdengar suara dari depan lapangan, sepertinya bakal dimulai nih upacaranya pikirku dalam hati, ku lirik gadis disebelahku dia juga sudah mulai agak tenang masih dengan tangan yang dikibas-kibaskan ke arah wajahnya, keringatnya masih bercucuran di wajah dan lehernya, tanda dia kepanasan. Akupun mengalihkan pandangan kedepan dan dimulailah upacara pembukaan MOS.
Setelah upacara selesai kami para siswa-siswi baru masih harus tetap berdiri dilapangan dengan para pemandu dari tiap-tiap kelasnya, setelah diberi arahan akhirnya kami berserta rombongan kelas lain mulai memasuki kelas masing-masing. Sebelum masuk ke kelas, kami disuruh berbaris didepan kelas sambil diabsen oleh kakak pemandu kami, karena aku baris paling belakang dan stock tempat duduk penuh akhirnya terpaksa harus duduk disebangku dengan cewek aneh plus nyebelin ini. Hari pertama aja gw udah dapet sial nih ketus gw dalam hati.
Spoiler for Part II:


Spoiler for Part III:




×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di