alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[TRUE STORY] Love Has It's Own Way
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/558f982796bde6e5658b4569/true-story-love-has-its-own-way

[TRUE STORY] Love Has It's Own Way

-PROLOGUE-

Halo agan dan aganwati sekalian. Setelah sekian lama jadi silent reader di sub forum ini, gue memberanikan diri buat bikin cerita tentang kisah hidup gue. Disini gak semuanya bakalan diisi dengan cerita cinta yang romantis kayak di film2, tapi juga bakal ada cerita tentang keluarga, persahabatan dan pelajaran hidup yang gua dapet selama ini. Cerita ini mengisahkan kisah hidup gue dari gue mengecam pendidikan di bangku sekolah dasar sampe sekarang Agar kemashlatan umat tetap berlangsung semua tokoh yang berhubungan dengan cerita ini ane samarkan namanya agar tidak menggangu real life mereka

Rules disini simple aja kok hehee
1. Dilarang junk, oot, dan kepo-in TS yah
2. Kalo mau tanya2 cukup PM gue aja oke
3. Mengetahui Grand Rules di SFTH
4. Kalo ada yg tau gue siapa, diem2 ajayah jgn disebar-sebar hehe
5. TS sangat mengapresiasi kritik & saran dari kaskuser sekalian. jadi kalo ada yg salah atau gimananya kasih tau ajayah

Gue rasa cuma itu aja yang mau gue sampein sebelum cerita ini dimulai. Terimakasih buat agan & aganwati yang berkenan membaca cerita gue ini. Ohiya diusahain updatenya gak lama yah, soalnya gue juga ada kesibukan di RL gue dan gua harap kalian bisa memaklumi yaa.Tapi gua janji bakal update kalau berkesempatan.

" Laksana setangkup gandum, cinta menyatukanmu dengan wujudnya. Menyerutimu sampai engkau terbebas dari lapisan luarmu, meleburmu demi memutihkanmu, menghancurkanmu sampai engkau menjadi liat dan akhirnya menuntunmu memasuki api sucinya. " -Khalil Gibran

Jakarta, 28 Juni 2015
-brutusloveolive-
Diubah oleh brutusloveolive
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Reserved
That Unforgettable Smile

Pagi buta, Senin.

" Dek bangunn.. udah pagi nih kamu gamau sekolah yaa? ". Suara wanita yang tidak asing membangunkanku pagi ini. Yap, dia adalah wanita cantik yang sudah merawatku sampai umurku menginjak 10 tahun ini.

" hmm.. iya entar lagi ahh masih ngantuk tauu ". aku yang masih ngantuk menjawab dengan sekenanya. Aku yang baru tidur pukul 22.00 tadi malam gara2 menonton acara Sma*k Down berhasil diselimuti rasa ngantuk yang teramat sangat.

" Radit.. kamu harus berangkat sekolah dong sayang, nanti kalo telat gimana? udah sekarang kamu bangun terus mandi sana, mamah udah siapin sarapan buat kamu itu di meja ". kata mamahku yg segera berlalu dari hadapanku.

Perkenalkan namaku Radit, aku lahir di jakarta pada bulan mei tahun 98. Aku adalah anak tunggal di keluargaku. Karena aku anak tunggal, aku memiliki sifat yang agak manja terhadap orangtuaku. Hari ini adalah hari pertamaku masuk sekolah setelah liburan panjang semester kemarin. Aku sekarang duduk di kelas 4 sekolah dasar di daerah jakarta barat. Setelah selesai mandi, pakai seragam dan sarapan bersama ayah dan ibu, aku berangkat sekolah dengan menaiki angkot dari rumah. Maklum karena rumahku cukup jauh dari sekolah, akupun harus bangun cukup pagi agar tidak terlambat ke sekolah.

Sesampainya disekolah aku langsung mencari kelas baru yang tercantum pada papan pengumuman yang berada di dekat koperasi. Setelah mengetahui kelasku aku langsung mencari kelas IV-A yang berada di samping kelas IV-B yaiyalahh-_-. Aku langsung mencari tempat duduk yang agak di belakang biar bisa bercanda bersama teman2ku nantinya. Tak terasa bel masuk pun berbunyi. Anak2 pun segera masuk dan menuggu guru yang mengajar.

" Selamat pagi anak2. Ibu ucapkan selamat buat kalian yang sudah menempuh ukk kemarin dan berhasil naik kelas dengan nilai yang bagus. Ibu berharap kedepannya kalian akan jadi anak yang cerdas dan bisa mengharumkan nama indonesia 20 tahun kedepan.. ".

" Iyaa buu... ". Sahutku dan teman2 yang lain dengan bersemangat.

" Yasudah karena ini hari pertama masuk sekolah, kalian bisa bermain bersama teman-teman baru kalian. Tapi inget, jangan keluar kelas yaa ". kata bu wiwid sebelum meninggalkan kelas.

Aku duduk dengan Deny, temanku sejak aku duduk di kelas 2 sd. Aku dan deny cukup dekat karena kita sering menghabiskan waktu bersama dan kebetulan juga dia adalah teman rumahku.

" Den gimana rapotlu kemarin? ". tanyaku pada deny

" Yaa lumayan lah dit daripada lu banyak merahnya kann? hahaha ". deny tertawa setelah mengejekku

" Yee cagur, sotoy ah orang merahnya dikit cuma 5 pelajaran wkwkwk ". sahutku pada deny

" Haah?!?!?! serius lu dit? tapi kok lu naik dah? ". katanya dengan muka terkejut

" Yaa enggaklah gila. Kalo merah semua gua gabakal duduk disini bareng lo oon haha ". kataku tertawa puas

Tak lama datang seorang wanita yang datang entah darimana sukses membuatku berhenti tertawa. parasnya cantik, putih, dan senyumnya ituloh yang bikin lupa diri. Oke ini lebay. Dia segera duduk di deretan sebelahku dan deny. Setelah menaruh tasnya, ia melihatku dan aku juga melihatnya. Mata kami saling bertemu dan setelah itu, ia memberikan satu senyuman padaku. Senyum yang sangat manis.

" Den, itu cewek namanya siapa den? ". tanyaku pada deny

" Ngape? lu mau kenalan? ". deni menimpali

" Kagaak, orang cuman nanyaa.. ". jawabku singkat

" Raa ada yang mau kenalan nih samalu ". ucap deny pada cewek itu

" Haaa? oh kenalin nama gue Nadira.. panggil aja ira ". jawab cewek yang bernama nadira itu sembari menyodorkan tangannya

" Ehh?!?!?! i..iy..iyaa nama gue Radit, panggilannya apa aja yg penting jgn yg aneh-aneh yaa ". jawabku sambil meyambut tangannya

" Yaudah aku panggil didit aja gapapa kann? " tanya nadira kepadaku

" Iyaa ra gapapakok hehe ". jawabku dengan senang hati

Yapp, Nadira. Sesosok perempuan yang baik hati, ramah dan tentu saja cantik. Hari yang tadinya kelabu saat tau hari ini sudah mulai berkutit dengan buku pelajaran, seketika sirna dengan satu senyuman. Senyum yang masih kuingat sampai hari ini. Senyum yang mengubah rasa malas menjadi semangat. Senyum yang sangat tulus waktu itu.
ijin nenda gan emoticon-Jempol

Hallo Nadira - Bagian 1

Rabu Bahagia, Juli.


Hari ini adalah hari ke 15 aku masuk sekolah. Yap tak kusangka sudah seminggu berlalu. Seperti biasa, ibuku sudah membangunkanku agar aku lekas mandi supaya tidak terlambat pergi kesekolah. Setelah selesai mandi dan sarapan aku pun berangkat ke sekolah dengan deny yang sedari tadi menungguku di depan rumah


" dit lama amat sih lu kaya anak cewe aja ". Kata deny

" sabar kenapa den, gua kan sarapan dulu tadi sama ibu gue ". Ujarku kepada deny

" huh dasar, yaudah ayo ntar telat ". Ajak deny sembari berjalan meninggalkanku


Tak perlu menunggu waktu lama angkutan yang kami tumpangi akhirnya sampai di gang di depan sekolah. Tak lupa kami membayar ongkos dan segera masuk ke sekolah karna ada pr matematika yang belum aku kerjakan. Maklum karena keasyikan main sampai2 aku lupa mengerjakannya. Segera aku berjalan ke arah deny yang sedang sibuk menyalin pr milik temanku laras.


" bagi napa dikit gue belom ngerjain juga nih ". Sambil menggeser buku yang sedang dilihat deny

" ahelah rese dah, lu gakliat gue baru dikit? Udah gue dulu abis itu baru lu deh ".Kata deny yang dengan cepat menggeser buku laras untuk kembali ia lihat

" inii.. liat buku gue aja, gue udah selesai kok. Tapi yang nomer 10 gatau ya bener apa salah hehe ". Ujar nadira yang tiba2 memberikan buku pr nya kepadaku


Akupun terdiam sejenak sambil menerima buku pr yang di berikan nadira. Dalam hati aku berfikir, " mimpi apa ya gue semalem pagi2 udah dikasih pertolongan sama bidadari ".


" loh kok malah diem? Ayo didit kerjain buruan, sebelum gurunya dateng nanti di setrap loh mau emang? Haha ". Ucap nadira setengah tertawa

" ehh i..iya iyaa ini mau dikerjain kok, makasih ya raa. Nanti kalo udah selesai aku balikin yah ". Ujarku yang kagok karena ketauan melamun sambil memperhatikannya


Sekitar 20 menit guru matematika kami pun datang. Lalu pr yang sudah di kerjakan seperti biasa dikumpulkan untuk dinilai. Akupun terkejut karena nilaiku 90. Wah ternyata selain cantik, nadira ini juga pintar yaa ucapku dalam hati. Tak terasa sebentar lagi waktunya untuk pulang. Aku yang sedari bermain bersama deny dan yang lain, memutuskan untuk pulang duluan karena memang sedari dulu setiap pulang sekolah ibuku selalu menyuruhku untung langsung pulang kerumah.


Saat sampai di gerbang depan sekolah aku melihat nadira yang tampak berdiri menunggu untuk di jemput, akupun berinisiatif untuk menghampirinya. Ya sekalian curi2 waktu ngobrol berdua lah ya hehe


" raa.. kok belum pulang sii? ". Tanyaku pada nadira

" astaga didit!! Ngagetin ajasi huh, iyanih belum di jemput sama si mba ". Ucapnya yang kaget karena aku berada di belakangnya

" oalah yaudah aku duluan ya, kamu hati2 pulangnya nnti di culik mak lampir hahahah.. ". Jawabku sambil tertawa

" ah apaansi gaklucu, mana ada nenek lampir siang2 dasar ngaco ". Jawabnya kepadaku

" ada tuh, ini lg di depanku nenek lampirnya hahah.. ". Jawabku meledeknya

" ih dasar nyebelin, eh aku ada sesuatu nih buat kamu dit ". Sambil menyerahkan sesuatu yang dibungkus koran

" Nanti sampe rumah dibuka yah hahaha ". Ucapnya yang disusul kedatangan si mba untuk mengantarnya pulang


Setelah nadira pergi akupun penasaran dengan sesuatu yang ia berikan. Isinya apa ya kira2 pikirku. Karena penasaran akupun membukanya dan ternyata isinya.........

ijin bangun apartemen bwt sesepuh gan emoticon-Smilie


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di