alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Entrepreneur Corner /
Bisnis Sekedar Ikut Trend, Seperti Memancing Di Danau Kosong
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/558910cfa2c06e44198b4567/bisnis-sekedar-ikut-trend-seperti-memancing-di-danau-kosong

Bisnis Sekedar Ikut Trend, Seperti Memancing Di Danau Kosong



Bisnis Sekedar Ikut Trend, Seperti Memancing Di Danau Kosong


Suatu hari di sebuah danau datanglah seorang kakek yang membawa pancing lengkap dengan umpan dan tempat ikan yang besar, di dalam tempat ikan ada beberapa ikan yang kakek dapatkan di tempat pemancingan sebelumnya.

Setelah selang 25 menit, datanglah 2 orang pemuda yang juga membawa peralatan pacing lengkap, melihat sang kakek yang lagi memancing, mereka memutuskan untuk ikut memancing di danau itu juga karena kebetulan mereka juga lagi bingung mencari tempat pemancingan yang pas, alhasil disana ada tiga orang yang sedang memancing.

Selang 5 menit melintas lagi rombongan pemancing amatir lima orang, melihat ada tiga orang di danau sedang asik menunggu tangkapannya, mereka berasumsi bahwa "DIMANA ADA ORANG YANG MEMANCING, DISANA ADA IKANNYA" dan bergabunglah lima orang tadi untuk mengadu nasib di danau yang sama. Sehingga jumlah orang yang memancing disana ada delapan orang.

Namun si kakek yang sudah 30 menit disana tidak mendapatkan satu ekor ikan pun, si kakek memutuskan untuk pulang saja, karena hasil memancingnya dirasa sudah cukup, yang tersisa hanya tujuh orang disana, namun semakin sore, orang yang memancing disana semakin banyak berdatangan sampai 30 orang, karena mereka punya asumsi yang sama "DIMANA ADA BANYAK ORANG YANAG MEMANCING, DISANA BANYAK IKANNYA".

Hari semakin gelap, namun ternyata tidak seorang pun yang dapat ikan di danau itu, namun karena banyaknya orang disana. Mereka menjadi lupa tujuan utama datang kesana, karena saking asiknya ngobrol dan bercanda....

Endingnya, semua pulang dengan tangan koaong, tapi punya pengalaman dan kenalan baru sesama pemancing amatir, hehehehehee
Nah, dalam bisnis pun sebenarnya fenomena memancing di danau kosong ini sering terjadi, saat para pemula yang ingin mencoba peruntungan dalam bisnis yang baru, banyak yang terjebak memancing di danau kosong, contohnya saja, saat di satu kota kecil ada yang sukses bikin rumah makan dengan konsep makanan tradisional khas kota itu, dalam beberapa bulan saja sudah menjamur rumah makan yang menawarkan menu serupa, tapi yang namanya kota kecil, dengan keterbatasan jumlah penduduk dan faktor lain, keberuntungan yang sama mungkin tidak bisa didapatkan.

Bagaimana dengan bisnis yang lain ???? Sepertinya fenomena ini juga sering terjadi 😊 bagaimana pendapat para Agan dan Aganwati ???

Ya, pada intinya saat kita memulai usaha/bisnis jangan hanya modal niat saja, tapi juga harus disertai dengan tekad yang kuat, pengetahuan yang mencukupi, belajar dan terus belajar, berdoa yang rajin dan pengalaman adalah yang terakhir


Spoiler for Mulustrasi Jangan Dibuka:
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
bisnis ikut trend kalau sebelumnya kita adalah pemakai dan tau seluk beluknya sih dirasa cukup OK. Dan tdk hanya memancing di danau kosong, tapi ikut renang cari ikan disana emoticon-Big Grin

Quote:


Ya Gan, makanya pada alenia terakhir ditulis "pengetahuan yang cukup" soalnya ane banyak punya teman yang hobinya bisnis ikut-ikutan Gan, pas lagi musim ini bisnis ini. pas lagi musim itu ya bisnis itu, padahal gak cukup pengetahuan buat menjalankan bisnisnya dan akhirnya bangkrut lagi bangkrut lagi, nyari modal lagi, ikutan trend bisnis lagi....
Pada prinsipnya tidak ada yang mutlak & abadi dalam dunia ini, yang abadi hanyalah perubahan.
Segala sesuatu bisa terjadi & peruntungan / nasib orang juga b'beda2. Sebab yang namanya mencari ilmu itu tidak ada kata terlambat, resiko gagal itu hal yang wajar dalam kehidupan ini, sebab orang yang sudah berpengalamanpun dalam bisnis bisa juga apes akibat perubahan kondisi yang tak terduga, misal akibat bencana alam, kebakaran, kebanjiran, dsb.

Kesimpulannya adalah:
Mengekor kesuksesan orang lain bisa saja berhasil asalkan bisa lebih kreatif / inovatif tanpa henti (tidak cuma berbekal "meniru doang"), pantang menyerah & yang pastinya selalu konsisten. CMIIW emoticon-Malu (S)
Diubah oleh anjartriwibowo


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di