alexa-tracking

All About Pendirian dan Pemilihan Badan Usaha (Perorangan/Firma/CV/Koperasi/PT)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/557fde9760e24bf67c8b456a/all-about-pendirian-dan-pemilihan-badan-usaha-perorangan-firma-cv-koperasi-pt
All About Pendirian dan Pemilihan Badan Usaha (Perorangan/Firma/CV/Koperasi/PT)
Quote:All About Pendirian dan Pemilihan Badan Usaha (Perorangan/Firma/CV/Koperasi/PT)

Siang agan-agan entrepreneur maupun calon entrrepreneur. Ane akan share pengalaman dan pengetahuan ane tentang pendirian badan usaha perspektif hukum dan ekonomi , agar dapat menentukan pemilihan entitas bisnis apa yang cocok sesuai dengan bisnis atau rencana bisnis yang dijalankan

Penjelasan lebih mudah akan ane bagi menjadi

Introduction
Chapter 1 - Pengertian Badan Usaha
Chapter 2 - Jenis Badan Usaha
Chapter 3 - Perusahaan Perseorangan
Chapter 4 - Firma
Chapter 5 - CV
Chapter 6 - Koperasi
Chapter 7 - Perseroan Terbatas (PT)
Chapter 8 - Case Study


Quote:All About Pendirian dan Pemilihan Badan Usaha (Perorangan/Firma/CV/Koperasi/PT)

Quote:Introduction

Kenapa harus ada kewajiban badan usaha dan perizinan?
Simple aja, kita hidup di Indonesia yang menganut negara hukum, maksudnya pemerintah membuat hukum untuk mengatur warganya. Tujuan agar tidak terjadi kesemrawutan dan tata tertib administasi pengelolaan negara yang baik juga paling penting untuk memonitor jumlah pajak yang akan ditarik oleh pemerintah untuk membangun negara

Makanya ada pengaturan tentang badan usaha. Btw regulasi badan usaha di Indonesia masih menggunakan peninggalan hukum kolonial Belanda, yaitu berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, khusus untuk perusahaan perseroangan, CV dan Firma. Koperasi dan PT telah diatur dalam Undang-undang tersendiri

Memutuskan untuk memulai berbisnis mungkin lebih mudah, namun bila agan-agan tidak memperhitungkan aspek legalitas maka akan menjadi resiko yang besar bagi Bisnis yang Anda bangun.


Quote:Chapter 1 - Pengertian Badan Usaha

Sacara harfiah, badan usaha terdiri dari badan (sebagai wadah/entitas untuk melakukan sesuatu) dan usaha (usaha diartikan secarak komersil, yaitu mencari laba dan keuntungan). Dari pengertian tersebut badan usaha adalah kesatuan wadah untuk mencari laba dan keuntungan. Badan yang tidak mencari laba dan keuntungan, disebut Koperasi dan Perkumpulan (tidak dibahas disini). Kalo Ormas ane kurang tau, baik secara fungsi dan manfaat emoticon-Ngakak (S)


Quote:Chapter 2 - Jenis Badan Usaha

Ada beberapa jenis badan usaha:
1. Perusahaan Perseorangan
2. Firma
3. CV
4. Koperasi
5. Perseorangan Terbatas

Pemilik bisnis harus memilih jenis badan usaha apa yang cocok untuk bisnisnya. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam memilih badan usaha:

1. Keluwesan aktivitas
Pemilik bisnis harus mempertimbangkan luasnya bidang usaha yang akan dijalankan, misalnya agan mau bisnis dengan pemerintah (melakukan tender). Agan tidak bisa menggunakan Perusahaan Perorangan

2. Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik
Pemilik bisnis harus memikirkan resiko dan tanggung jawab yang akan dihadapi, Pada perusahaan yang jenis badan usahanya memiliki tanggung jawab tidak terbatas, apabila perusahaan mengalami resiko kerugian, maka harta pribadi ikut menjadi atas utang/kewajibannya

3. Kemudahan pendirian
Pertimbangan untuk pemilik yang ingin memulai usaha yang berskala kecil. Pemilik hanya perlu memenuhi syarat yang sederhana dan langsung dapat menjalankan usahannya. Contoh apabila ingin menjadi Perusahaan Perorangan, agan hanya butuh perjanjian dengan konsumen, baik tertulis maupun tidak tertulis

4. Akses terhadap modal
Kemudahan memperoleh modal ini, baik berupa modal sendiri atau modal pinjaman dari berbagai pihak seperti bank, atau bantuan dari pihak ketiga

5. Kemudahan memperbesar usaha
Pemilik bisnis yang berpikir jauh ke depan dan optimis bahwa usahanya akan semakin besar, akan mempertimbangkan badan usaha yang harus dipilih. Bisnis yang dari awal di buat kecil terpaksa mengubah badan usahanya karena usahanya makin besar dan terus mengalami perkembangan

6. Kontinuitas usaha
Pemilik berharap usaha yang dijalankan memiliki umur yang panjang, Perusahaan Perorangan memiliki umur yang terbatas apabila meninggal dunia emoticon-Berduka (S) dan tidak dapat diwariskan. PT memiliki umur tidak terbatas dan kepemilikan saham bisa diwariskan kepada anak.


Quote:Chapter 3 - Perusahaan Perseorangan

Menurut Swasta (2002), perusahaan perseorangan adalah salah satu bentuk usaha yang dimiliki oleh seseorang dan ia bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua resiko dan kegiatan perusahaan. Dengan tidak adanya pemisahan pemilikan antara hak milik pribadi dengan milik perusahaan, maka harta benda pribadi juga merupakan kekayaan perusahaan, yang setiap saat harus menanggung utang-utang perusahaan.

Kelebihan:
a. Memiliki kebebasan dalam bergerak
b. Pemerintah tidak memungut pajak perusahaan, tetapi hanya kepada pajak pemilik
c. Penguasaan sepenuhnya terhadap keuntungan yang diperoleh
d. Rahasia perusahaan terjamin
e. Motivasi usaha yang tinggi
f. Proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat, karena pemilik adalah pengurus juga

Kekurangan:
a. Menanggung tanggung jawab hukum dan keuangan yang tak terbatas
b. Keterbatasan kemampuan keuangan
c. Keterbatasan kemampuan manajerial
d. Kontinuitas kerja karyawan terbatas
e. Tidak bisa mengikuti bisnis dengan pemerintah (tender)
f. Administrasi yang tidak terkelola dengan baik, karena uang perusahaan adalah uang pemilik

Contoh: Agan ingin merintis usaha kecil-kecilan dengan berjualan online bed cover,misalkan agan jualan sendirian atau dibantu dengan istri, dalam kasus ini agan menjalankan kegiatan Perusahaan Perseorangan, bahwa agan bertangung jawab sepenuhya terhadap resiko jualan online bed cover atau dalam kata lain agan bertindak atas nama sendiri. Melakukan perjanjian jual beli antara: Agan Pribadi vs Konsumen


Quote:Chapter 4 - Firma

Firma adalah persekutuan/perserikatan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama, dengan tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas.

Dalam persekutuan firma, pada umumnya seluruh sekutu memiliki kewajiban yang sama diantara para sekutunya, dan seluruh sekutu juga memiliki tanggung jawab tidak terbatas terhadap utang perusahaan yang diakibatkan oleh salah satu sekutu dalam firma.

Sedangkan, laba / keuntungan harus dibagi bersama. Begitupun sebaliknya bila terjadi kerugian, semua anggota firma ikut menanggungnya

Kelebihan:
a. Penguasaan terhadap keuntungan tinggi, meskipun harus dibagi dengan anggota firma yang lain
b. Motivasi usaha yang tinggi, meskipun tidak setinggi perusahaan perseorangan
c. Penanganan aspek hukum minimal, meskipun sedikit lebih rumit dibandingkan perusahaan perseorangan karena harus ada kesepakatan antara pendiri Firma

Kekurangan:
a. Sering terjadi konflik antar anggota kongsi berkaitan dengan pembagian keuntungan maupun strategi bisnis
b. Mengandung tanggung jawab keuangan tak terbatas, namun tanggung jawab keuangan sudah dapat dibagi dengan anggota kongsi
yang lain
c. Keterbatasan kemampuan keuangan
d. Apabila salah satu pendiri Firma meninggal dunia emoticon-Berduka (S) akan mengganggu soliditas Firma

Langkah-langkah mendirikan Firma adalah sebagai berikut:
1. Membuat Akta Pendirian Firma di hadapan notaris (Pasal 22 KUHD)
2. Akta otentik tersebut selanjutnya didaftarkan pada register Kepaniteraan Pengadilan Negeri dimana Firma berkedudukan (Pasal 23 KUHD)
3. Mengurus ijin usaha dan perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku


Quote:Chapter 5 - CV

CV atau commanditaire vennootschap adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih yang terdiri dari sekutu aktif (menjalankan usaha) dan sekutu pasif (memberikan modal).

Perusahaan berbentuk CV merupakan bentuk usaha yang sederhana. Akan tetapi, memiliki hak yang sama seperti PT dalam melakukan kegiatan usaha, karena badan usaha CV dapat melakukan kegiatan bisnis dengan swasta dan pemerintah (tender). Tanggungan pajak yang dibayar CV tidak sebesar pajak yang dibayar PT. Oleh karena itu, banyak orang yang memilih bentuk usaha ini yang dianggap memiliki nilai lebih berupa pemasukan keuntungan dari perusahaannya.

Dalam CV terdapat 2 (dua) sekutu yaitu
1. Sekutu komplementer atau sekutu kerja atau sekutu aktif, ialah sekutu yang bertanggung jawab penuh sampai harta kekayaan pribadinya;
2. Sekutu komanditer atau sekutu diam atau sekutu pasif, adalah sekutu yang bertanggung jawab tidak lebih dari bagiannya dalam persekutuan

CV memiliki keterbatasan dalam melaksanakan kegiatan usaha tertentu, yaitu pada bidang; Perdagangan, Pembangunan (Kontraktor) terbatas s/d Grade 4, Perindustrian, Perbengkelan, Pertanian, Percetakan dan Jasa.

Kelebihan:
1. proses pendirian lebih mudah dibandingkan PT
2. merupakan badan usaha yang diakui untuk melakukan hubungan usaha dengan swasta dan pemerintah (tender)
3. memiliki pemisahan kekayaan antara CV dengan para sekutu
4. kemampuan manajemen lebih baik daripada perusahaan perseorangan

Kekurangan:
1. Sekutu Pasif akan bertanggung jawab pribadi apabila Seukut Pasif menjadi Sekutu Aktif; dan
2. Memiliki bidang usaha yang terbatas, tidak sebanyak PT

Langkah-langkah mendirikan CV hampir sama dengan pendirian Firma, dengan perbedaan memiliki Akta Pendirian yang berisi pengaturan yang berbeda.


Quote:Chapter 6 - Koperasi

Secara harfiah, Koperasi terdiri dari Co yang artinya bersama dan operation yang artinya bekerja. Secara umum dapat dikatakan bahwa koperasi adalah suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang ekonomi, yang anggotanya adalah orang-orang atau badan hukum koperasi yang tergabung secara sukarela atas dasar persamaan hak dan kewajiban,

Berdasarkan pengertian UU Koperasi (mengikuti UU Koperasi tahun 1992, karena UU Koperasi tahun 2012, dibatalkan seluruh muatannya oleh Mahkamah Konstitusi), Koperasi adalah Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan

Apabila agan memiliki jiwa sosialis tinggi dan proletarian boleh kok mendirikan koperasi emoticon-Blue Guy Peace

Koperasi memiliki filosofi berdasarkan asas kekeluargaan dan gotong royong dari para anggotanya. Modal koperasi adalah dari para anggota koperasi (bersifat gotong royong dan kekeluargaan - tidak diartikan sebagai pemodal) dan seluruh keuntungan koperasi dibagikan secara pro rata kepada para anggota koperasi

Langkah-langkah mendirikan koperasi:
1. Melakukan persiapan, dengan mengadakan pelaksanaan Rapat pembentukan koperasi dimana untuk Koperasi Primer sekurang-kurangnya dihadiri oleh 20 orang anggota pendiri, sedangkan untuk Koperasi Sekunder sekurang-kurangnya dihadiri oleh 3 koperasi melalui wakil-wakilnya. Rapat tersebut harus dihadiri oleh Pejabat Dinas/Instansi/Badan setempat yang membidangi urusan koperasi
2. Membuat Akta Pendirian Koperasi di hadapan Notaris
3. Akta Pendirian Koperasi disahkan oleh pejabat koperasi yang berwenang


Quote:Chapter 7 - Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas, yang selanjutnya disebut perseroan, adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya.

Perseroan Terbatas adalah PT Tertutup (PT Biasa), memiliki karakteristik dan sifat serta regulasi yang berbeda dengan PT Terbuka (PT Tbk), PT Penanaman Modal Asing (PT PMA), PT Penanaman Modal Dalam Negeri (PT PMDN) dan PT Persero.

Tanggung Jawab Terbatas Pada Perseroan Terbatas (PT)
Pasal 3 ayat (1) UU 40/07: Para pemegang saham tidak bertanggung jawab secara pribadi atas tindakan PT dan perikatan yang dilakukan oleh PT melebihi dari saham yang dimiliki oleh masing-masing pemegang saham. Dengan demikian pemegang saham hanya bertanggung jawab terhadap jumlah setoran (uang) yang di masukkan sebagai modal dari PT.

Saham
Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kelebihan:
1. Memiliki kewajiban yang terbatas. Kerugian pemegang saham hanya sebatas pada modal yang disetorkan, tidak terhadap hutang-hutang
2. Dapat ganti-ganti pemilik, dialihkan kepada orang lain atau diwariskan.
3. Kemudahan dalam pengalihan kepemilikan
4. Kemudahan dalam akses terhadap modal, menawakan saham baru kepada investor atau meminjam uang kepada bank
5. Terlihat profesional
6. Kekayaan pemegang saham terpisah dengan kekayaan PT

Langkah-langkah pendirian PT:

A. Syarat administratif
1. Fotokopi KTP dan NPWP pemegang saham, minimal 2 orang. (Suami istri tanpa perjanjian pemisahan harta, dianggap 1 orang).
2. Fotokopi KTP dan NPWP pengurus, minimal 2 orang, terdiri dari Direktur dan Komisaris
3. Perjanjian pemisahan harta (apabila ada)

B. Syarat formal berdasarkan UU Perseroan Terbatas
1.Pendiri minimal 2 orang atau lebih
2. Membuat Akta Pendirian berbahasa Indonesia, dibuat di hadapan Notaris, yang berisi Nama PT, Tempat dan Kedudukan, Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Struktur Permodalan. Modal dasar minimal Rp. 50jt dan modal disetor minimal 25% dari modal dasar Susunan Pemegang Saham. Tidak boleh WNA atau perusahaan asing Susunan Pengurus. Nama yang menjabat Direksi dan Komisaris
3. Akta Pendirian disahkan oleh Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
4. Didaftarkan dalam Daftar Perseroan
5. Diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia

Untuk dapat menjalakan usaha, memiliki kewajiban untuk memiliki:
1. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
2 NPWP
3. Surat Keterangan Terdafar Pajak
4. Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (optional)
5. SIUP (Mikro/Kecil/Menengah/Besar)
6. TDP
7. Ijin khusus - tergantung bidang usaha (optional)


Quote:Chapter 8 - Case Study
Dilanjutkan nanti, ane capek nulis dan mikir hehehe


Quote:All About Pendirian dan Pemilihan Badan Usaha (Perorangan/Firma/CV/Koperasi/PT)

Apabila agan ada pertanyaan, ane coba bantu jawab

Kalo mau fast response, wa ane aja di 0858 611 096 09

Apabila berguna, ane minta cendolnya gan emoticon-Toast atau rate bintang lima emoticon-Rate 5 Star

Ane juga baru merintis usaha sendiri bareng partner ane, mari kita sharing-sharing sesama entreprenur muda Indonesia (demi kehidupan yang lebih baik

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia

UPDATE
Post 3
Kebetulan gan, ane lagi dalam proses buat PT untuk klinik gigi ane. Tapi sekarang biro jasa nya masih cari info untuk bikin SIUP untuk jasa kesehatan beda katanya sama perdagangan umum.

Kalau SIUP untuk jasa kesehatan emang beda yah sama SIUP perdagangan umum? Aturannya gimana ya gan?

Mohon pencerahannya gan
Informasi di trit yang berguna

Tentang Prosedur Pendirian PT?
Tentang Prosedur Pendirian CV?
Tentang Pendirian Firma?
Tentang Pendirian Yayasan?
Perjanjian Pemegang Saham Untuk Menghindari "Ribut-Ribut" Antar Partner Bisnis
Syarat Sah-nya Perjanjian




Quote:Original Posted By GodFrey
Kebetulan gan, ane lagi dalam proses buat PT untuk klinik gigi ane. Tapi sekarang biro jasa nya masih cari info untuk bikin SIUP untuk jasa kesehatan beda katanya sama perdagangan umum.

Kalau SIUP untuk jasa kesehatan emang beda yah sama SIUP perdagangan umum? Aturannya gimana ya gan?

Mohon pencerahannya gan


Beda gan, setau ane untuk SIUP Perdagangan hanya untuk perdagangan pada umumnya, contoh pernah saya memohonkan adalah untuk bisnis jual beli mobil, cukup SIUP biasa

Jasa kesehatan memiliki perijinan khusus, karena banyak faktor (isu kehehatan yg sensitif) misal limbah alat kesehatan apakah mengganggu tetangga, bangunan dan prasarana yang nyaman, harus di survey, kelengkapan peralatan medis, harus memenuhi standar kesehatan dan layak

Ijin2nya lebih komplet dan detail, misal pada bangunan harus permanen, tidak mengganggu lingkungan sekitar, memiliki ijin lingkungan, harus ada ruang tunggu dan ruang konsultasi, kamar mandi (agan pernah gak ke klinik yang tidak ada kamar mandi hehehe), lalu pada detail prasarana harus ada sanitasi, pasti juga harus ada tabung pemadam kebakaran, apabila sewa bangunan klinik, maka harus melampirkan perjanjian sewa bangunan minimal 5 tahun. Gak tau kalo sekarang seperti apa saja kelengkapan persyaratan

Apabila agan sudah punya Ijin Klinik, tidak perlu memiliki SIUP, karena Ijin Klinik adalah "ijin usaha" agan

Btw agan untuk Klinik Utama atau Klinik Utama? Di daerah mana? soalnya tiap-tiap daerah memiliki peraturan, "kebijakan" dan persyaratan yang berbeda-beda

Apabila bermanfaat, minta cendol emoticon-Toast atau rate bintang 5 emoticon-Rate 5 Star ya gan
Makasih gan pencerahannya. Bintang 5 udah ane kirim.

Kalau izin praktek ane udah punya pake izin praktek perorangan (SIP), ane rencananya mau bikin badan usaha terus nanti ngajuin izin klinik utama atas nama badan usaha tersebut.

Nah pertanyaannya untuk badan usaha atau PT tersebut SIUP dan TDP yg kaya gimana yg perlu diurus ya gan?
Quote:Original Posted By GodFrey
Makasih gan pencerahannya. Bintang 5 udah ane kirim.

Kalau izin praktek ane udah punya pake izin praktek perorangan (SIP), ane rencananya mau bikin badan usaha terus nanti ngajuin izin klinik utama atas nama badan usaha tersebut.

Nah pertanyaannya untuk badan usaha atau PT tersebut SIUP dan TDP yg kaya gimana yg perlu diurus ya gan?


SIP cuma salah satu kelengkapan aja gan. Sebelumnya agan harus membuat badan usaha lalu mengurus ijin usaha klinik

Agan mau mendirikan klinik kan? Klinik ada 2, klinik utama dan klinik pratama. Klinik utama lebih besar sedangkan klinik pratama lebih kecil

Ini gan, salah satu contoh dokumen kelengkapan dalam pendirian klinik. Setiap daerah bisa berbeda persyaratannya

A. PERSYARATAN UMUM

1. Surat Permohonan;
2. Fotokopi IMB;
3. Fotokopi IG/HO
4. Fotokopi Akte Notaris Pendirian Institusi berbadan usaha.(untuk Klinik Utama);
5. Surat Pernyataan Kesanggupan membina 2 (dua) posyandu dan 1 (satu) sekolah UKS (SD/MI) yang diketahui oleh Kepala Puskesmas setempat;
6. Surat Kontrak bagi yang menyewa bangunan (minimal 5 Tahun);
7. Daftar saranan alat-alat kedokteran dan sarana obat-obatan yang digunakan;
8. Profil Klinik yang akan didirikan meliputi Struktur Organisasi Kepengurusan,Tenaga Ketenagaan, Sarana Prasarana dan Peralatan serta Pelayanan yang diberikan;
9. Denah ruangan dan denah lingkungan yang menggambarkan lokasi Klinik terhadap sarana kesehatan terdekat.
10. Penanggungjawab dan Pelaksana Harian Klinik melengkapi:
- Fotokopi KTP yang masih berlaku
- Surat pernyataan kesanggupan sebagai penanggungjawab institusi atau pelaksana harian.
- Surat pernyataan tidak keberatan dari atasan langsung tempat bekerja
- Fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari POLRI bagi pegawai swasta (pelaksana harian).
- Fotokopi SIP Dokter, SIK Bidan/Perawat/Tenaga Kesehatan lain yang masih berlaku.
11. Fotokopi rekomendasi Dokumen Lingkungan (UKL/UPL,SPPL);
12. Surat kerjasama pengelolaan limbah medis dengan institusi yang telah mendapat izin dari Menteri Lingkungan Hidup (kecuali Izin Balai Konsultasi Gizi).

B. PERSYARATAN KHUSUS

KLINIK UTAMA
1. Dokter Penanggung jawab dokter spesialis/dokter gigi spesialis;
2. Tenaga Keperawatan/Tenaga kesehatan;
3. Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian;
4. Ahli Gizi (bagi yang menyelenggarakan rawat inap);
5. Tenaga Administrasi/tenaga lain;
6. Ada ruang untuk Rawat Inap minimal 5 tempat tidur (bagi yang menyelenggarakan rawat inap)

KLINIK PRATAMA
1. Dokter Penanggung jawab dokter umum/dokter gigi;
2. Tenaga Teknis Kefarmasian
3. Tenaga Administrasi/tenaga lain

Kira-kira sih seperti itu, soalnya masih mengacu kepada Permenkes yang sama

emoticon-Toast emoticon-Toast
Gan, mau tanya dong. kakak ane ada usaha roti bakar di halaman parkir apotek di daerah pancroan. bayar sewa ke pemilik apoteknya. daftar merk udah, tapi belum ada SIUP. nah sekarang pengen ngembangin/buka cabang di daerah depok. apakah enaknya buka cabangnya dulu baru ngurusin SIUP atau ngurusin SIUP dulu ? dan di setiap cabang harus ada SIUP atau cuma perlu 1 untuk pusatnya aja ? apa usaha itu udah bisa dibilang perusahaan perseorangan ? menurut agan kira2 badan usaha yang cocok untuk usaha kuliner yang di jalanin sama keluarga badan usaha yang mana ? makasih gan emoticon-Embarrassment
sebenernya banyak pertanyaan ane, tapi cukup sekian dulu deh emoticon-Malu
Quote:Original Posted By renjosh
Gan, mau tanya dong. kakak ane ada usaha roti bakar di halaman parkir apotek di daerah pancroan. bayar sewa ke pemilik apoteknya. daftar merk udah, tapi belum ada SIUP. nah sekarang pengen ngembangin/buka cabang di daerah depok. apakah enaknya buka cabangnya dulu baru ngurusin SIUP atau ngurusin SIUP dulu ? dan di setiap cabang harus ada SIUP atau cuma perlu 1 untuk pusatnya aja ? apa usaha itu udah bisa dibilang perusahaan perseorangan ? menurut agan kira2 badan usaha yang cocok untuk usaha kuliner yang di jalanin sama keluarga badan usaha yang mana ? makasih gan emoticon-Embarrassment
sebenernya banyak pertanyaan ane, tapi cukup sekian dulu deh emoticon-Malu


Iya gan perorangan. Pasti daftar merek dilakukan oleh pribadi

SIUP baeu bisa didaftarkan apabila sudah ada badan usaha (cv, firma pt)

Swharusnya utk membuka cabang harus ada
1. Akta notaris pembukaan cabang
2. Surat domisili cabang
3. Npwp cabang (bayar pajak tersendiri)
4. Siup dan tdp sendiri

Tapi bisa juga cukup ketetangan domisili tentang cabang saja. Nanti bilang aja npwp, siup dan tdp mengikuti kantor pusat

Untuk usaha keluarga ane saranin membentuk PT aja

Case study:
Didirikan sebuah bisnis dalam bentuk oleh 4 orang saudara kandung A B C D, masing2 memiliki 25% saham.
1. Apabila yg bekerja mengurus adalah A dan B. Maka utk menghidari dispute antar pendiri, A dan B diberikan gaji tiap bulan sebagai kompensasi pengurusan
2. Total keuntungan bersih setelah dipotong biaya dan gaji, akan dibagi 4 sesuai persentaese
3. Daftar merek sebaiknya dilakukan atas nama PT. Jadi mudah hitung2annya. Kalo di agan kan didaftar atas pribadi, padahal kan ini usaha keluarga. Seharusnya di daftar atas nama keluarga hehehehe
4. Saham bisa di wariskan ke anak anak


Gan.. maaf klo ngga nyambung.. kebetulan ane lagi cari perusahaan yang udah bangkrut atau mau di take over... rencana mau gerak di jasa pelayanan manpower, syukur² klo ada perusahaan yang udah ada portofolio di bidang oil & gas... mohon info nya yah.. boleh PM klo ada yang mau kasih info.. thanks emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By muda
Gan.. maaf klo ngga nyambung.. kebetulan ane lagi cari perusahaan yang udah bangkrut atau mau di take over... rencana mau gerak di jasa pelayanan manpower, syukur² klo ada perusahaan yang udah ada portofolio di bidang oil & gas... mohon info nya yah.. boleh PM klo ada yang mau kasih info.. thanks emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)


Ane ada sih gan stok pt kosong tapi bukan di industri oil and gas. Muahal gan ijin di oil and gas dan keknya pemain oil and gas kaga ada yg collapse

Lagian emang agan mau take over perusahaan yg collapse. Kalo take over maka agan ambil semua kewajiban si pt collapse

Isu dalam take over:
1. Jaminan bahwa semua pajak sudah clear
2. Jaminan bahwa pt collapse tidak punya hutang dengan pihak ketiga
3. Jaminan bahwa pt collapse tidak pernah di hukum di semua tingkat pengadilan
4. Jaminan tidak ada masalah ketenagakerjaan
5. Apabila di take over, bagaimana nasib current employee, isu pesangon
6. Apakah pengurusan sebelumnya tidak ada masalah hukum
7. Apakah riwayat pengalihan saham dari penditian sd current shareholders tidak ada masalah hukum
8. Dll masih banyak

So, mending bikin baru aja. Keabsahan agan pertahankan sendiri

Apa itu Perjanjian Pemegang Saham

Perjanjian Pemegang Saham adalah perjanjian yang dibuat oleh para partner bisnis, sebelum mendirikan bisnis. Isinya mengatur hak dan kewajiban para partner bisnis dalam menjalankan bisnis

Sering Terjadi Dispute Antar Partner Bisnis

Tidak dapat dipungkiri, ini adalah ketakutan terbesar bagi pelaku usaha. Saya sendiri pernah mengalami "ribut-ribut" dengan partner bisnis. Gejala yang dialami
1. Lemah
2. Letih
3. Lesu
4. Sakit hati

Istilahnya sudah tidak ada kecocokan visi dan misi

Kenapa harus ada Perjanjian Pemegang Saham

Biar kewajiban masing-masing dilakukan tertulis. Ya, tertulis merupakan kunci utamanya, tidak hanya semata-mata omongan ketika sedang semangat-semangatnya mendirikan usaha


Ada yang punya pengalaman "ribut-ribut" dengan partner bisnis??
Gan, mau tanya nih gan kalo buat PT budgetnya berapaan ya gan ? lokasi kantor/workshop ada di dalam perkampungan yang di isi rumah rumah, saya lihat juga ada di gang sebelah yang buat kantor serta gudang untuk usahanya, mohon pencerahannya gan

Oiya apa agan bisa bantu saya untuk mengurus izin dan lainnya gan,
Terimakasih banyak gan
Quote:Original Posted By dostings
Gan, mau tanya nih gan kalo buat PT budgetnya berapaan ya gan ? lokasi kantor/workshop ada di dalam perkampungan yang di isi rumah rumah, saya lihat juga ada di gang sebelah yang buat kantor serta gudang untuk usahanya, mohon pencerahannya gan

Oiya apa agan bisa bantu saya untuk mengurus izin dan lainnya gan,
Terimakasih banyak gan


Bisa gan. Cek PM

-------------------------

Pendirian PT dengan domisili di perkampungan yang isinya rumah, untuk di Jakarta pada dasarnya tidak boleh. Dasar hukumnya ane gak tau (harus cari PerGub ngubek-ngubek Balaikota dulu) tetapi secara filosofis perumahan adalah untuk tempat tinggal, sedangkan usaha harus ditempat yang layak untuk usaha

Apakah boleh punya usaha di perumahan?
Boleh gak, gak boleh sih gan, kalo usaha kecil kadang-kadang boleh, kalo besar kadang disegel (tidak sesuai peruntukan). Lihat lokasi juga, misal wilayah Kebayoran Baru yang tidak boleh rumah dijadikan tempat usaha, walaupun rumahnya itu secara "komersil" cocok jadi tempat usaha - contoh jalan Sisingamaraja

Yang tidak boleh adalah punya PT, dengan alamat di perumahan
nice thread ningalin jejak emoticon-Blue Guy Peace
gan ane mau tanya dong boleh gak nih, kan kalo yang berbadan hukum itu PT
nah kalo CV, FIRMA, Perusahaan Perseorangan kan bentuknya bukan badan hukum ya

Pertanyaan ane :
1) Nah itu tuh kalo yang bukan badan hukum bisa dijadikan badan hukum atau tidak ya?
2) Kalo kelebihan memakai legalitas/hukum pasti sudah terjamin. Kalo kelemahannya apa ya?

Itu dulu deh yang ane pengen tanyain, ane pengen tau lebih lanjut soalnya gan
makasih ya emoticon-Shakehand2
apasih gan untungnya bkin CV gt dbanding perkumpulan biasa,,ane ad klompok kaya software house gt gan
Quote:Original Posted By rendyconan
gan ane mau tanya dong boleh gak nih, kan kalo yang berbadan hukum itu PT
nah kalo CV, FIRMA, Perusahaan Perseorangan kan bentuknya bukan badan hukum ya

Pertanyaan ane :
1) Nah itu tuh kalo yang bukan badan hukum bisa dijadikan badan hukum atau tidak ya?
2) Kalo kelebihan memakai legalitas/hukum pasti sudah terjamin. Kalo kelemahannya apa ya?

Itu dulu deh yang ane pengen tanyain, ane pengen tau lebih lanjut soalnya gan
makasih ya emoticon-Shakehand2


Ikutan nimbrung

Bisa gan, tapi secara prinsip kaya membubarkan badan usaha bukan badan hukumnya (cv, firma, po), lalu set up badan usaha yang badan hukum (pt). Ribet dikit karena harus clearing financial related matters trus bikin akta pembubaran cv. Kalo ga mau ribet, langsung set up pt baru aja, cv nya tinggalin emoticon-Big Grin

Pertanyaan kedua ane belum nangkep maksudnya. emoticon-Stick Out Tongueeace

Quote:Original Posted By poponamomo
apasih gan untungnya bkin CV gt dbanding perkumpulan biasa,,ane ad klompok kaya software house gt gan


Cv kan jelas buat tujuan bisnis gan. Sementara kalo perkumpulan lebih ke sosial, kalo pun ada profit yang dihasilkan, ga boleh dibagi2 ke anggota perkumpulannya, cuma buat perkumpulannya aja. Kalo di cv, kalo ada profit ya bisa dibagi diantara para sekutu berdasar kesepakatan bersama.
Quote:Original Posted By wera9


Ikutan nimbrung

Bisa gan, tapi secara prinsip kaya membubarkan badan usaha bukan badan hukumnya (cv, firma, po), lalu set up badan usaha yang badan hukum (pt). Ribet dikit karena harus clearing financial related matters trus bikin akta pembubaran cv. Kalo ga mau ribet, langsung set up pt baru aja, cv nya tinggalin emoticon-Big Grin

Pertanyaan kedua ane belum nangkep maksudnya. emoticon-Stick Out Tongueeace



berarti dibubarkan ya, harus jadi PT semuanya gitu?
CV, FIRMA, dan perusahaan perseorangan jadi dibubarkan ganti PT?

maksud pertanyaan kedua, kalo PT kan berbadan hukum tuh jadi ada hukum dan terjamin (terpercaya gitu)
nah itu kelebihannya, kalo kelemahannya dari memiliki legalitas dan hukum yang sah itu apa?

apa ada kelemahannya?
Quote:Original Posted By rendyconan


berarti dibubarkan ya, harus jadi PT semuanya gitu?
CV, FIRMA, dan perusahaan perseorangan jadi dibubarkan ganti PT?

maksud pertanyaan kedua, kalo PT kan berbadan hukum tuh jadi ada hukum dan terjamin (terpercaya gitu)
nah itu kelebihannya, kalo kelemahannya dari memiliki legalitas dan hukum yang sah itu apa?

apa ada kelemahannya?


Yup, cv/firma/po nya dibubarin jadi ga ada lagi badan usahanya, trus kekayaan dan orang2/pendiri2 cv yang masih mau stay, bikin pt baru bareng2 lagi. Nangkep kah?

Kelemahannya, pt ga seluwes cv/firma/po dalam pengambilan keputusan perusahaan. Soalnya kalo di pt, keputusan terkait perusahaan harus lewat rups, misal keputusan nambah modal perusahaan, ganti direksi, ganti komisaris, dll.

Quote:Original Posted By wera9


Yup, cv/firma/po nya dibubarin jadi ga ada lagi badan usahanya, trus kekayaan dan orang2/pendiri2 cv yang masih mau stay, bikin pt baru bareng2 lagi. Nangkep kah?

Kelemahannya, pt ga seluwes cv/firma/po dalam pengambilan keputusan perusahaan. Soalnya kalo di pt, keputusan terkait perusahaan harus lewat rups, misal keputusan nambah modal perusahaan, ganti direksi, ganti komisaris, dll.



hmm iya bener juga...nangkep sekarang emoticon-Big Grin
nanti kalo ane mau tanya lagi boleh ya, blum kepikiran mau nanya apa lagi
nambah wawasan ane...makasih emoticon-thumbsup