alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[Cerita Fiksi] Beberapa Penyesalan Terbesar ku Pada nya
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/557bb356162ec28e4c8b456a/cerita-fiksi-beberapa-penyesalan-terbesar-ku-pada-nya

[Cerita Fiksi] Beberapa Penyesalan Terbesar ku Pada nya

Karena lagi asik asik buat cerpen fiksi emoticon-army
Agan/sista izin kan Ts membuat thread ini disini emoticon-Frown
Urutan Terlama
Oke langsung aja ke awal cerita emoticon-Embarrassment

Bagian 1 - pekenalan dan ketakutan ku

Namaku Adiva , aku akan menceritakan kisahku yang membuat ku menyesal karna pernah meninggalkan dan membenci orang yang sangat peduli padaku tanpa tau apa yang terjadi.

Kisahku berawal saat aku masih SMA, dimana aku berkenalan dengan laki laki di sosial media dan aku ketahui nama nya adalah Diva, nama nya dia hampir sama denganku , semakin hari aku semakin dekat dengan diva , aku sering menceritakan keluhan ku pada nya dan aku juga sering dibuat kesal dengan nya karna dia tidak pernah menceritakan padaku kalau dia sedang ada masalah. Tak terasa sudah hampir 8 bulan kami saling mengenal dan 2 minggu lagi aku akan menghadapi ujian nasional dan aku baru tau kalau diva juga ternyata seangkatan denganku

Tak Terasa hari ini adalah hari kelulusan dan aku mendapatkan nilai yang sempurna dan aku ingin berencana melanjutkan ke Universitas terkenal di daerah ku. Tapi saat itu aku juga gelisah bukan karna takut tidak di terima di Universitas tersebut tapi karna Diva sudah 3 hari belum membalas pesanku padahal dia tidak pernah sehari pun tidak membalas pesanku.

Seminggu kemudian Diva membalas pesanku tapi membuatku terkejut dia hanya membalas :

"Maaf Adiva, ini terakhir kali nya aku membalas pesan kamu , senang rasa nya punya teman seperti kamu apalagi bisa bercanda denganmu tapi maaf ini tekahir kali nya aku mengenal kamu , selamat tinggal"

Aku terdiam dan tidak bisa membalas pesan nya , saat aku ingin membalas nya ternyata akun nya susah di tutup.Saat itu aku hanya diam dan menangis melihat tempat sandaran keluhan ku pergi meninggalkan ku dan aku menyesal karna tidak dapat mencegah dia pergi.

Dan aku langsung mencari dan menghubungi satu teman nya yg aku tau walaupun aku tidak mengenal nya, aku baru tau kalau Diva tinggal di sebelah kota ku dan aku berencana kesana besok, aku sepakat akan bertemu teman nya diva itu.

Esok hari nya aku pergi dan bertemu teman nya diva itu dan dia aku bertemu nya dia menceritakan apa yang terjadi pada diva ternyata kedua orang tua diva meninggal dalam kecelakan.

Tapi sebelum meninggal orang tua nya sempat di rawat selama berbulan bulan karena kritis dan diva memutuskan menjual rumah dia untuk membiayai kedua orang tua nya,dia juga menjual motor dan handphone nya untuk mengambil ijazah kelulusan nya dan untuk makan sehari hari. Saat itu aku menangis mendenger apa yang terjadi pada diva, lalu aku bertanya pada teman nya diva itu dimana diva sekarang.

BERSAMBUNG
Diubah oleh rio.tirtayasa
Bagian 2 - Tanpa Penyesalan

Aku di antarkan di tempat dimana teman nya diva itu melihat diva , dia mengantarkan ku ke pasar tradisional disana aku melihat diva bekerja mengangkat barang. Aku langsung memanggil diva kulihat dia pura pura tidak mengenal ku , tapi aku terus meyakinkan nya kalau aku diva yang di kenal di media sosial. Saat itu dia terlihat ingin mengeluarkan air mata, dia menceritakan kalau dia tidak punya siapa siapa dan dia hanya tinggal di pinggiran toko. Aku yang mendengar itu hanya dia dan tak bisa bicara. Aku coba membujuk nya tinggal di rumahku , ayahku juga pasti akan senang karena ayahku ingin sekali punya anak lelaki, karena aku anak semata wayang.

Benar saja ketika aku dan diva sampai dirumah ku , aku menceritakan semua nya ayahku langsung menerima nya tapi ibuku awal nya tidak setuju dengan ayahku, akhir nya ibuku setuju walaupun ibuku sedikit was-was dengan diva.

Setahun telah berlalu diva makin akrab dengan keluarga ku, ibuku yang awal nya was-was malah jadi akur dengan diva. Diva membantu ayahku di toko milik ayahku. Beberapa hari kemudia disini lah aku mulai membenci diva , ayahku dan diva pulang dari toko dan di tengah jalan ayahku di rampok dan diva kabur tanpa melawan , itu yg awal aku ketahui. Ayahku meninggal di tembak para perampok karena berusaha melawan. Aku terus menyalahkan diva tapi diva hanya diam saja itu yang membuatku tambah marah dengan nya. Setelah pemakaman ayahku , ibuku mengusir diva dari rumah dan aku hanya diam saja waktu itu.

Sejak hari itu aku tidak melihat diva, aku tidak tau dimana keberadaan diva tapi setelah 3 bulan kemudian aku melihat diva di dekat kampus ku dan menenteng kue , aku yakin dia jadi seperti dulu menjadi tukang angkut barang , aku pura pura tidak melihat diva aku langsung pulang ke rumah tapi di rumah tetangga ku memberi ku kabar bahwa ibuku masuk rumah sakit , aku langsung menyusul ibu ku ke rumah sakit disana ku lihat ibuku tidak sadarkan diri , aku menanyakan ke dokter sakit apa ibuku dokter menjawab ibuku gagal ginjal dan harus di operasi besok dan butuh biaya yang sangat mahal , aku menangis mendengar ibuku gagal ginjal.

Bersambung...


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di