alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / ... / Website, Webmaster, Webdeveloper /
[ASK] [DISKUSI] Apakah Boleh, Jika Menggunakan Framework CSS?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55768261c0cb17c1018b4571/ask-diskusi-apakah-boleh-jika-menggunakan-framework-css

[ASK] [DISKUSI] Apakah Boleh, Jika Menggunakan Framework CSS?

Saya merupakan mahasiswa tingkat akhir yang harus membuat sebuah web jika ingin lulus, tepatnya web e-commerce, dengan sungguh-sungguh saya mengerjakan web tersebut.

Saya diajari teman saya untuk menggunakan framework css agar memudahkan saya dalam membuat tampilan, karena jujur saya hanya mengetahui sebagian kecil mengenai css, saya gunakanlah framework itu, hingga akhirnya web saya baru setengah jadi dan saya langsung menemui dosen pembimbing saya untuk melakukan bimbingan mengenai paper dan web saya.

Betapa kagetnya saya ketika dosen pembimbing saya memberitahukan bahwa tidak boleh menggunakan framework css dalam membuat website, saya disuruh merombak lagi web tersebut, saya kemudian bertanya-bertanya apakah benar-benar tidak boleh menggunakan framework css, padahal menurut saya ada beberapa website yang menggunakan framework css untuk memperbagus tampilan. jika agan berkenan mohon masukan atau tanggapan dari agan-agan sekalian menyikapi hal ini, maaf kalau misalnya ini salah forum, saya hanya ingin bertanya.
Urutan Terlama
dikampus ane untuk pembuatan tugas akhir atau skripsi memang tdk diperbolehkan menggunakan segala jenis framework, entah itu framework php atau framework css dsb. Mungkin itu bertujuan agar kita lebih mengerti dan memahami basic atau dasar2 bhs pemrograman terlebih dahulu. emoticon-I Love Indonesia (S)
Ya kalo dosen pembimbing udah bertitah begitu, ya mau gimana lagi emoticon-Hammer (S)
Walau di dunia nyata/kerja pake framework (php, js, css) itu hal yang lumrah...
Diubah oleh herloct
tergantung peraturan jurusan dan studi penulisan yg di ambil
secara umum masih boleh kalo make framework css, tapi bila ente mampu jelasin tuh framework dan bener2 nguasain

waktu gw kuliah dulu, malah gak boleh make frontpage/dreamweaver buat bikin html+css+javascript
dan di minta bikin script nya bener2 dari hasil sendiri, karena yg bakal di tanyain pas sidang 80% adalah script gw

dan emang kenyataan,,, sidang 2 jam cuma bahas script programing dan database doang emoticon-Big Grin

kalo mau aman, ya framework css nya di masukin jadi metode di judul skripsi emoticon-Big Grin
Hmm.. agak aneh.. tpi gpp juga sih.. kemaren aku juga kya gitu tapi aku ga pake framework sperti Bootstrap / Foundation.. tapi pake mixin dari SASS yang aku mix sendiri.. itu d perbolehkan oleh dosennya.
Di dunia nyata boleh (kalau ane bilang mah harus) karena tuntutan dunia industri, di dunia kampus tentu ada atuannya sendiri, lagi pula kan gak perlu bagus gan yang penting berfungsi dengan baik dan benar itu e-commerce css hanya tampilan desain sistem utama yang mengerjakan tetap server side kan (menurut ane sih)
Quote:


kalo menurut saya gan, (meskipun menurut dosen agan beda) sah sah aja mau pakai framework backend (CI, symfony, express, dll) atau framework frontend (bootstrap, foundation, dll), asal kan agan tau persis cara kerja kode yang agan tulis.

Framework itu kan ada untuk memudahkan developer untuk membuat sistem, kenapa ga boleh dipakai? mungkin si dosen tidak ingin agan terlalu bergantung terhadap kode orang lain, sehingga agan hanya sebagai seorang user framework saja , yang KEBANYAKAN dari user framework tersebut tidak terlalu perduli bagaimana cara kerja framework tersebut di balik layar, padahal belum tentu Framework tempat si user bergantung akan tetap hidup pada 2 atau 10 tahun mendatang.

CMIIW emoticon-Blue Guy Peace
tergantung dosennya sih kalo kaya gini emoticon-Hammer
(Menurut ane) boleh lah gan! emoticon-Angkat Beer
Dalam pengembangan program yang sesungguhnya (bukan tugas kuliah/skripsi/dsb) justru penggunaan framework lebih dibutuhkan, karena yang menjadi tujuan pembuatan program bukanlah bagaimana kita menuliskan kode program, tetapi adalah tercapainya tujuan dari pembuatan program tersebut.
Setiap framework memiliki standar masing-masing yang mana akan memudahkan pengembang lain untuk melanjutkan pengembangan yang telah kita lakukan atau memudahkan pengembangan jika kita bekerja dalam bentuk tim.
Menurut ane sih pada saat sidang/presentasi hasil nanti akan lebih baik jika kita menjelaskan bagaimana program kita bekerja, bukan menjelaskan bagaimana skrip/sintaks dari suatu proses dibuat.
Karena dalam kenyataannya klien TIDAK AKAN PERNAH menanyakan bagaimana skrip dari program yang kita kembangakan, tetapi mereka (klien) akan menanyakan atau mengkonsultasikan proses dari program yang kita kembangkan.
Jadi, pada saat sidang nanti anggaplah para penguji sebagai klien, bukan sebagai orang yang ingin tahu skrip program, atau waktu agan bakal habis buat jelasin sintaknya doang. Ane juga gak yakin semua penguji bisa 'mencapai' logika yang kita buat emoticon-Cool


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di