alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/557580e054c07aa76e8b4569/hunters

Hunters

Genre: Fantasy,Action,Adventure

Info: Cerita ini adalah fiksi, bukan real ataupun true story

Maafkan kalo tulisanya belom bener/acak acakan soalnya baru pertama nulis di SFTH

Happy reading!!emoticon-Blue Guy Peace
Diubah oleh nfauzi00
Urutan Terlama

Prolouge

Di sebuah dunia bernama Older Earth dimana diceritakan tentang perburuan besar dan perang masif oleh 4 ras dan 4 kerajaan yang mengakibatkan punahnya seluruh peradaban di Older Earth. Di Older Earth terdapat 4 Kerajaan yang tiap kerajaanya mewakilkan rasnya masing masing.

Obsidianrock Clan yang dipimpin oleh seorang Gorrash Landsmasher dengan palunya yang berukuran 2 kali lipat dari tubuhnya yang konon dapat merubuhkan satu Hut/Tavern dalam satu ayunan, kerajaan Lajons(baca: layens) yang dipimpin oleh King Hendrick IV yang dikenal dengan kecerdasanya membaca situasi keadaan dan kemampuan berundingnya yang ulung, di sisi kerajaan Elves ada seorang tuan muda yang ditinggal mati ayahnya tanpa sempat mengetahui siapa dana asal usul ibunya bernama Laegnir. Yang terakhir, daerah yang tidak pernah di lewati oleh rakyat ketiga kerajaan tersebut, di tempat tersebut yang dinamakan The Land of Blackmist karena selalu ada kabut hitam yang menyelubungi benua tersebut, yang dipercaya tempat tinggal mahluk-mahluk kegelapan yang bertahan dari matahari di siang hari karena dan mengumpulkan kekuatan untuk mengembalikan masa-masa kejayaan The Night

"aaarghh.. kenapa ada sinar yang bisa sampai menyentuh kulitku ini!..". Ia memprotes dan menghunuskan pedangnya terhadap sang penguasa Blackmist yang sudah berkuasa 110 tahun tersebut
"apa maksudmu menodongku, pengembara?". Hanya dengan suaranya yang tegas dan penuh hasrat menghancurkan, seisi ruangan kerajaan itu terguncang dan retak bagaikan telah terkena gempa yang dahsyat.
"apa kau ma--... akhhrrrhh...". Belum sempat penguasa tersebut melanjutkan kalimatnya, ia sudah tak bernyawa.
"ya aku masih menantangmu... du du du du duu..". Pengembara itu menarik pedangnya yang menancap di leher penguasa dan mengelap darah pada pedang tersebut di sapu tangannya dan melempar mayat itu ke luar istana.
"ahhhh... tampaknya sang raja sudah menghilang". Ia pun duduk di singgasana raja dan bersiul-siul menikmati indahnya kegelapan.
-Bersambung
Spoiler for note:
Mantap gan.. Lanjutkan ceritanya, kayaknya menarik nih.. Ane pantengin terus gaan keep update jangan mengentangi kami hiks emoticon-Frown
Wah genre fantasy,
keep update gan

Ace

"Apa yang terjadi !!..". Ia membuka dengan terburu-buru dan kaget apa yang dilihatnya.
"Si-siapa kau?".
"Aku? seperti yang kau lihat, sang raja baru".
Karena takut bernasib sama dengan raja sebelumnya, bayangan itu berlutut dan mengenalkan dirinya.
"Saya peramal kerajaan, Foreseer siap melayani anda".
"Ooh..boleh saja, panggil saja aku tuan. Sekarang, ramalkan kejadian yang akan datang".

Sang peramal mengucapkan beberapa mantra lalu diam sejenak.

"Ketika raja keempat mengeluarkan kartu As-nya, sang Joker melawan dengan Joker. Sedangkan Ratu masih terlalu muda, dan Kesatria belum mendapatkan tugasnya".
"Hmmm.. menarik juga. Sekarang tugasmu, cepat beritahu di seluruh tanah ini bahwa Sang raja baru, Raja tanpa nama telah berkuasa".
"Siap laksanakan". Dalam sekejap bayangan itu hilang.
"Sudah dimulai, awal dari kebangkitan kejayaanku yang telah lama hilang", celetuk Sang Raja dengan senyum licik.
"Sebaiknya aku menunggu di pesisir pantai timur, siapa tahu aku benar benar beruntung..". Ia berdiri, membenarkan posisi celananya lalu berjalan santai.
"Dududu duu lalalaa". senandungnya sambil melompat keluar istana lewat jendela.

(Sementara itu di Kerajaan Lajons)

Di Istana Highfaith, dalam ruangan tersembunyi, diadakan rapat rahasia oleh Raja, Penasihat Kerajaan, dan seseorang dengan jubah hitam dan tudung hitam.

"Apa itu harus dilakukan?". Tanya Raja Hendrick IV kepada penasihat kerajaan.
"Kita memang sedang mengalami krisis sumber daya, tapi tidak perlu terburu buru melakukan eksplorasi ke--"
-Bersambung

Ace meet Joker, Joker meet Ace

"Kita memang sedang mengalami krisis sumber daya, tapi tidak perlu terburu buru melakukan eksplorasi ke Land of blackmist. Mengapa tidak melakukan perluasan wilayah saja? kita bisa membodohi para orc itu, menggeser perbatasan beberapa kilometer saja". Tukas pria dalam jubah hitam itu.
"Mereka memang bodoh, tapi apa kau tidak ingat? pimpinan mereka itu tinggal persis di perbatasan. Lagipula apakah kau tau hasilnya meminta mereka untuk berunding, itu tidak berjalan lancar ingat?", kata Thomas dengan cepat menangkis usulan tersebut.
"Atau kau takut? Gustav". Sindir Thomas pada Gustav, petualang kerajaan dengan segudang penghargaan yang dianggap sebagai tangan kanan Raja untuk urusan pemantauan dan eksplorasi.
"Apa itu harus kuanggap sebagai sindiran?", terdengar nada suaranya meninggi.
"Ooh.. tidak harus, tapi apa kata rakyat jika kaupun tidak berani berpetualang lagi?", pancing Thomas
Muak dengan sindiran Thomas. Gustav menggebrak meja dengan kepalan tangan kirinya.
"Cukup!", ucap Gustav dengan tegas.
"Baiklah kuterima tugasmu Thomas, demi kehormatanku dan harga diriku"
"Oooh... sebuah kejutan kau menerima tugas ini. Orang yang pertama kalinya akan menapakan kakinya di Land of Blackmist", kata Raja Hendrick IV yang terlihat senang bukan kepalang
"Ketika kau kembali, engkau akan kuberikan sepereempat dari harta kerajaan sebagai imbalannya", janji Raja Hendrick IV
ya.. jika aku kembali, sempat terbesit pikiran seperti itu di kepala Gustav sambil melamun
"Gustav.. kau akan berlayar tepat pukul dua belas malam ini. kita takkan tahu kau tiba kapan, jadi jangan lengah", perintah Thomas sambil menepuk pundak Gustav yang membuyarkan lamunannya.
"Satu lagi, keep it secret", bisik Thomas yang setelah itu pergi mengurus urusan diplomasi.
"Saya duluan yang mulia, senang bisa melayani anda", Gustav berlutut lalu pergi.

Pelabuhan Sleeverfish, Lajons bagian barat, pukul 00.00

"Jaga dirimu sobat".
"Haha.. jangan khawatirkan diriku, khawatirkan saja dirimu itu", canda Gustav pada Thomas.

Mereka pun saling melambaikan tangan kepada sahabat mereka yang sudah mereka kenal belasan tahun.

Laut timur Land of Blackmist, pukul 03.00

Gustav melihat daratan setelah tiga jam terapung di atas laut. Tapi Ombak selalu menarik kapal Gustav keluar dari area pesisir Land of Blackmist, dengan terpaksa ia membuka bajunya, dapat dilihat otot perutnya hasil latihan yang keras dan bekas bekas luka hasil petualanganya selama 27 tahun. Setelah memutuskan barang yang akan dibawanya, ia ikatkan tas kecil ke pinggangnya dan melompat ke dalam air lalu berenang menuju pantai.

Sesampai di pantai, ia celingak-celinguk melihat keadan sekitar. Sedang berjalan mencari perlindungan untuk istirahat, whuuuush angin terasa lewat dibelakangnya dari kanan ke kiri. Seketika ia sigap mengambil belati yang tersimpan di pinggangnya, sedetik kemudian ia menangkis ayunan pedang dari kiri dengan belati di tangan kanannya.

"Senang bertemu denganmu, Kartu As..."
-Bersambung
Diubah oleh nfauzi00

The Last

"Senang bertemu denganmu, Kartu As...", sambutnya dengan serangan kilat tersebut.
Tanpa pikir panjang, Gustav melompat mundur dan mengambil kuda-kuda pertahanannya.
"Kau itu siapa dan apa maumu?", tanya Gustav.
"Siapa? mungkin lebih tepat 'Apa', mauku? tentu saja melawanmu". Jawabnya dengan santai.
"Oh ya, panggil saja aku Joker, Penguasa baru Blackmist", langsung menerjang ke arah Gustav dengan pedangnya.
Gustav melompat menghindari tebasan pedang joker, lalu segera memegang belatinya dengan dua tangan ke arah tanah dan mengarahkan ke kepala Joker. Belum sempat mengenai kepala nya, Joker sudah hilang dalam pandangan Gustav.
sialan.. maki Gustav, ia menjatuhkan dirinya telungkup ke pasir. Benar saja, Joker mengayunkan pedangnya dari atas kebawah tepat di belakang tempat gustav tadi.
"Wooo... gera--", Gustav menendang mulut Joker yang sedang berbicara lalu ia berdiri dari posisi telungkupnya.
"Awww.. tadi itu curang benar?", protes Joker.
"Aku tak punya banyak waktu, jadi jangan--.. Uhukk ukkh", Joker menghantam perut Gustav dengan lututnya dengan cepat.
"Aku juga tak punya banyak waktu, kau tahu?", kata Joker sambil membersihkan tangannya.
"Itulah sifat alamimu, aku tahu dalam hatimu kau takut tapi kau masih saja sok kuat. Hmpph dasar manusia!", omel Joker.
"Satu lagi, sebagai hadiah perkenalan. Akan kutunjukan wujud asliku". Joker melepas jubahnya, perlahan wujudnya berubah.
Badanya membesar satu setengah kali lipat, tumbuh tulang tajam di siku, bahu dan tempat sendi lainya. Ujung kupingnya melancip layaknya kaum elves.
"A-apa kau itu--".
"Ya, Shadow elf terakhir", ucapnya sambil berjalan hingga hilang ditelan gelap meninggalkan Gustav yang masih duduk diam tak percaya.
Setelah beberapa menit terdiam beku, Gustav berdiri lalu berjalan keara pohon kelapa. Sesampainya , ia duduk menyandar lalu menulis di buku perjalananya
: Ini memang aneh dan tak bisa dipercaya, tapi yang kulihat memang benar. Seorang Shadow elf terakhir yang sudah diduga punah selama ratusan tahun, tapi itu tak akan membuatku mundur dari tugas ini. Sekilas, pantai di daratan ini tampak normal seperti pantai lainya, hanya saja hanya sedikit cahaya yang masuk ke area Land of blackmist ini, mungkin karena kabut hitam yang menutupi cahaya luar.

Sementara itu di Hutan Yggdrasil

"Tuan muda, jangan bermain jauh-jauh ya, akan susah mencarimu nanti", pesan pelayan kerajaan elves.
"Tenang saja, aku tidak akan jauh jauh kok", iapun berlari kecil ke dalam hutan.
Disana, ia menemukan hal yang tak terduga.
-Bersambung
ijin meneduh gan. ane terharu bacanya.
sedih jadinya.
emoticon-Sorry
Ijin nenda dimari gan


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di