alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kebijakan BODOH apalagi INIII.....
3.83 stars - based on 24 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/556be55498e31b9d198b456a/kebijakan-bodoh-apalagi-iniii

Kebijakan BODOH apalagi INIII.....

Spoiler for :


Jokowi akan Impor 10 Juta Warga Cina, Mau Beranak-pinak di Indonesia?

intelijen.co.id – Pernyataan Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong, yang menargetkan pertukaran sepuluh juta warga Cina di Indonesia pada 2020 memunculkan kontroversi. Rencana itu bisa dipersepsikan sebagai upaya ‘mengimpor’ imigran dari Cina ke Indonesia.

Penulis senior Zara Zettira ZR, mengecam kerjasama bilateral Indonesia-Cina tersebut. “10 juta jiwa mau beranak pinak di Indonesia? Menularkan ideologi-ideologinya? Penduduk dituker-tuker kayak sandal jepit aja,” tulis Zara Zettira melalui akun Twitter @ZaraZettiraZR.

Menurut Zara, sepuluh juta penduduk setara dengan penduduk satu negera di Eropa Timur. “10 juta jiwa itu setara dengan jumlah penduduk satu negara Eropa Timur! Transmigrasi antar daerah aja bermasalah apalagi antar negara?” tegas @ZaraZettiraZR.

Zara juga mempertanyakan rencana ‘pertukaran’ penduduk yang tidak pernah disampaikan oleh Joko Widodo saat kampanye. “Waktu kampanye kok ngga dijelasin tencana impor penduduk China?” kicau @ZaraZettiraZR.

Sebelumnya dalam sambutan di Kampus Universitas Indonesia (27/05), Wakil Perdana Menteri Cina, Liu Yandong, menargetkan pertukaran sepuluh juta warga Cina di Indonesia dalam berbagai bidang pada 2020.


ANCUR GAAN...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 15
miris gan -_- negara ini bakal di kuasain sama negara lain
Ppffftt.... Gila aja ... Sgini aja udh sesak jakarta.. Tambah sgitu lgi
IDIHH YANG PENTING PEJWAN emoticon-Cool
udh lengser kali 2020 si jokowi emoticon-Big Grin
tpi asal jgn masuk ke pulau jawa aj udh sesak di jawa gan mending di kalimantan aja emoticon-I Love Indonesia (S)
Diubah oleh nikamayo
dodol bin sableng emang presiden lu....
Gak mungkin lah ah
waduh no komen aneemoticon-Embarrassment
baca gan yang bner...itu kebijakan kerjasama bilateral...susah dibatalinnya..kecuali ada bencana alam...CIna ancur..semua penduduknya mati..baru dah tuh kgk kjadian
Sudah parah ini emoticon-linux2
Diubah oleh wolfgang13
Sabar gan tinggal 4 thn lagi kok emoticon-I Love Indonesia
lama" tambah ane presiden kita.
jokowi adalah kita emoticon-Cape d...
"I dont hear what she said"

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
dulu ama mbokde-nya indosat yg bumn aja dijual..

ini rencana jangka panjang, jadi walopun lengser siapapun penerusnya ga bisa ngelak dari perjanjian yg udeh disepakatin pd waktu sebelumnya.. kayak freeport

awalnya mungkin dikit, atau cuma sebagai tenaga "profesional" dan ditaronya di daerah yg emang masih lumayan "lega" kayak kalimantan atau ntt, tapi lama2 membludak antara temen2, dan sodaranya, atau beranak pinak, blom lagi yg masuk lewat jalur illegal.. ntar ngaku2 sodara mau berkunjung disini tapi kok ga pulang2.. emoticon-Hammer (S) giliran dicari ama imigrasi udh ngumpet entah kemana, ngubek2ny juga susah orang sama semua sipit.. emoticon-Cape d... (S)
kenapa malah impor tuh?
Waduh tambah sesak dah indo... 10jt jiwa bayangin aja, kalo 100 orang mah gpp, ini 10jt gkgkkgk... emoticon-Big Grin
g tau deh mau ngetik apa lagi emoticon-Cape d... (S) emoticon-Cape d... (S) emoticon-Cape d... (S)
Gila itu presiden ya...
nanti makin banyak sara dimana-mana.
lagi pula apa untungnya untuk negara ini.
pertukaran billateral, bukan impor penduduk.. geblek lah

10 juta warga Cina ke sini itu juga berarti 10 juta WNI ke Cina..

Mereka belajar ke kita, kita juga belajar ke Cina

Udah umum itu di hubungan billateral negara, cuman memang dasarnya Cina serakah bgt ampe nargetin 10jt emoticon-Cape d... (S)
10 juta jiwa?
Hampir setengahnya penduduk indonesia kali jok emoticon-Cape d...
Halaman 1 dari 15
×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di