alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Hati- Hati Memilih Tempat Tinggal Terutama Sampah!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/556a799e92523302698b4577/hati--hati-memilih-tempat-tinggal-terutama-sampah

Hati- Hati Memilih Tempat Tinggal Terutama Sampah!

Hati- Hati Memilih Tempat Tinggal Terutama Sampah!


Terimakasih sudah mampir.. ane membuat thread ini dalam keadaan hamil tua emoticon-Sorry tapi gak tau lagi solusi apa yang paling baik untuk menanggulangi masalah ini. mudah- mudahan pelajaran ini bermanfaat untuk orang lain.

Hati- Hati Memilih Tempat Tinggal Terutama Sampah!


Foto ini diambil hari ini, Minggu pukul 6:30 pagi. tepat di ruang tengah rumah, saat ane mau buka jendela rumah karena pengap emoticon-Berduka (S) akhirnya jendela tidak jadi dibuka karena diluar telah penuh dengan asap pembakaran sampah dari sumber yang jaraknya tidak sampai 50 meter dari depan rumah. sayangnya dihari libur ini ane tidak bisa menikmati udara segar, begitu juga hak untuk mendapatkan kenyamanan dirumah sendiri.

Quote:


emoticon-Sorryemoticon-Sorryemoticon-Sorryemoticon-Sorry

JANGAN SEPELEKAN ASAP PEMBAKARAN SAMPAH!

Hati- Hati Memilih Tempat Tinggal Terutama Sampah!


Mungkin pada awalnya kita tidak pernah menyadari bahwa membakar sampah yang ada disekitar kita dapat meracuni orang yang ada disekitar kita.

KNAPA BISA BEGITU ??

Karena pada setiap pembakaran sampah, asap yang dihasilkan akan membentuk senyawa yang dinamakan dengan dioxin. Dioxin merupakan senyawa yang sangat tahan lama, sebab senyawa ini tidak mudah terurai dialam maupun di dalam tubuh, senyawa ini akan terakumulasi. Karena tidak mudah terurai di dalam tubuh, itu artinya bahwa tubuh akan menerima dioxin dan menyimpannya. Seiring dengan berjalannya waktu, paparan dalam jumlah sedikitpun akan menumpuk sampai berpengaruh terhadap kesehatan. Hal ini terjadi pada manusia maupun hewan.

TRUZZZ...APA DONG DAMPAKNYA ??

Dampak dari asap pembakaran sampah ini memang "ga tokcer" ( kecuali berasa sesak karena kepulan asapnya yang tebal) &  memang dampak yang harus kita waspadai adalah dampak jangka panjangnya.

Berikut beberapa dampak dari asap pembakaran sampah terhadap lingkungan & kesehatan :
disenyalir dapat menyebabkan kematian meski pada konsentrasi yang sangat rendah (1/1.000.000 gr)kerusakan sistem imun pada manusiadapat menimbulkan penyakit chloracne (tampak  seperti jerawat yang sangat besar, merah , timbul dan banyak ( mengerikan-penulis) ), kankerpada ibu hamil dapat menimbulkan efek terhadap reproduksi atau perkembangan seperti keguguran, kemandulan, dan kelainan bawaan saat lahir
Buat kita semua yang peduli akan lingkungan dan kesehatan maka waspadailah hal ini. Kita dapat mengantisipasi atau meminimalisasi hal tersebut dengan tidak membakar sampah plastik, sampah kertas ata sampah pertanian dimana saja ( ideal= jauh dari pemukiman & terisolasi ), hindari paparan asap pembakaran sampah (apabila anda sudah terlanjur berada dilingkungan yang potensi menghirup asap pembakaran sampahnya cukup intensif atau kuat maka anda  dianjurkan untuk intensif  juga dalam memeriksakan diri anda ke pusat pelayanan kesehatan).

sumber:[url] http://m.kompasiana.com/post/read/32...an-sampah.html

Beberapa Efek / Dampak Buruk Dari Salah Memilih Lokasi Tempat Tinggal :

1. Budaya kita bertentangan dengan budaya lingkungan
2. Menjadi bahan omongan atau dikucilkan masyarakat sekitar
3. Berantem / berkelahi dengan warga sekitar
4. Anak-anak jadi anak yang bandel
5. Anggota keluarga terkena pengaruh narkoba
6. Pengaruh selingkuh dan pergaulan bebas
7. Stress atau depresi karena hidup yang sulit karena lokasi
8. Jauh dari fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, masjid, dll
9. Polusi udara, air, suara, dan lain sebagainya
10. Mahal biaya hidup sehari-hari
11. Ancaman bencana banjir, tanah longsor, rob, dan sebagainya

Demikian emoticon-Sorry, semoga tidak ada lagi agan dan aganwati yang salah memilih tempat tinggal, ternyata ane pribadi tarik kesimpulan bahwa tinggal dikota jauh lebih nyaman dari tinggal dikampung. karena warga kota lebih peduli dan sadar kesehatan dari pada warga kampung yang notabene tidak diberi pendidikan soal itu emoticon-Mewek
Diubah oleh aimdrimer
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
reserved
ane lebih demen sampah dibakar daripada ditumpuk
asal bakarnya jauh dari pemukiman
tergantung kesadaran warganya lh gan, ga bsa menjudge semua orang kampung kek gitu...
coba aja mereka membayar tukang maksudnya orang yg biasa mengambil sampah ditiap rumah buat dibuang di tmpat sampah yg mmang sdh dtntukan lokasinya.
Quote:


iya gan bagus yang kayak gitu, gak ganggu siapa-siapa lagian kalo kita sakit kan yang bayar bukan yang buang sampahnya emoticon-Sorry
Quote:


memang gak semuanya gan.. masalahnya memang ada orang yang ngambilin sampah ke rumah tiap warga tapi setelahnya, plung.. ditumpuk di 3 tempat itu dengan alasan "dekat" dan dibakar setiap waktu. apa ga sesek rumah yang dideketnya gan..
wah kayaknya masih mending tuh masih ada lapangannya kalo soal asep tinggal pasang AC...tinggal di kota yg padat penduduk dan perumahan justru yg mengganggu buat ane adalah anak2 kecil yg maen bola di jalanan dan motor alay yg knalpotnya berisik
Kan agan warga baru,cb sambil kulonuwun silaturahmi ke rt/rw/tokoh/pemuka agan bs nyinggung tentang hal tsb.syukur2 seandainya bs kasih urun rembug buat cari solusi demi kepentingan bersama

Syukur2 bs akrab ma tetangga kanan kiri,kl agan merasa terganggu mrk jg pasti ngerasain hal yg sama kan?nah ntar dr situ agan bisa ngebuka jalan agan buat diskusi

Istilahnya buat cari dukungan dr yg senasib gan hehehe

Yakin kok,selama ada ide yg cemerlang pasti mereka bakal mau berubah.walaupun itu sdh jd kebiasaan disana.
Btw cara ngomongnya harus jauh lbh hati2 ya gan.selain krn lokasinya dikampung,agan kan orang baru disana.sbb terkadang sbg orang baru kt dianggap sebelah mata ma senior hehehe

Selamat berjuang gan.semangat !!!
Quote:
disini juga gitu gan anak kecil itu tiap siang mainan burung dara, bapak nya juga pada ikut.. yg dari RT mana2 pada ngumpul semua didepan.. ane ga minat pasang AC gan, karena katanya itu bahaya ya?
Quote:


iya gan makasih saran nya .. emoticon-Shakehand2 semoga aja ga jadi kayak orang gila ditengah orang yang waras.. mungkin memang membutuhkan waktu yang lama untuk itu
Emang mending di kota dr pd di perkampungan, agak sulit buat dididik
ya mungkin krn dkt dgn kota mereka hanya belajar dr cara org kota hidup..dr kulitnya saja
bkn underestimate atau apa..

di desa lbh mending, krn mereka lbh sadar klo ada penyuluhan atau feedback yg masuk dr luar dan juga sadar klo hidup tuh hrs sinkron sm alam
Kalo boleh ane kasih saran..
Lapor Pak RT/Lurah aja biar diadakan lagi penglolaan sampahnya..
Sadarkan masyarakat..
Kalau perlu galang dana..
Quote:


tp susah nya minta maaf gan kalo ada paham baru kedalam kebiasaan yang sudah dilakukan turun temurun emoticon-Cool mungkin ga semua desa, karena ane juga orang dari kampung juga, makanya bisa kaget kok orang- orang kampung ini bisa sampe begitu
Quote:


sudah gan.. pak RT nya bilang, padahal hanya untuk biaya 2500 perminggu, bayar orang ngambilin sampah pada gak mau
wah pada apatis ya gan, karena bakarnya gak deket rumah mereka makanya mereka merasa keberatan bayar 2500, biasanya gratis sih...
coba agan kalo rapat RT/RW dateng diomongin, sama bawa fakta dan bukti2 bukan nyudutin tapi lebih menyadarkan bahaya asap dari sampah itu.
Quote:
gatau gan kayak nya tahun depan ane pindah lagi, soalnya kesehatan anak yang pertama ane fikirin


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di