alexa-tracking

Destiny

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55695f9060e24b73718b45be/destiny
Destiny
Destiny


Capture 3


Tidak ada pemenang di dalam cerita ini
Karna kenyataanya memang seperti itu ...

Aku pernah di hancurkan dan aku pun menghancurkanya balik ..
So adil dong ..
Ini adalah sebuah kepuasan dari dendam.

Dia menyakitiku maka aku pun membuatnya lebih merasakan apa itu rasa sakit yang sesungguhnya ...
Ini adalah sebuah pelampiasan ....

"Zunna, mungkin engkau berhasil mengalahkanku dengan rencana busukmu," umpatku kesal. "Tapi engkau melupakan sesuatu ,,, yaitu kamu lupa menggunakan topeng putihmu sebelum engkau menghancurkan kami" ucapku sinis.

Di seberang sana seorang gadis bergaun merah menyala, mengeram keras menahan amarah yang sudah meluap.
"Sialan ... bagaimana aku bisa teledor" ucapnya membatin.

"Kenapa kamu diam Ah .. menyesali kebodohanmu, zunna? Hahahahaaa." Rhea kembali tertawa sinis.

"Hanya orang bodoh sepertimu saja yang beranggapan seperti itu, dengar rhea, aku adalah Zunna Flowrenzyn seorang penguasa di kerajaan ini, sedangkan kau??, hanya gembel yang tidak lebih dari sampah di mata Andrieus"

"Kamu benar, zunna. Aku hanyalah gembel, tapi kelakuanmu lebih hina dari kalanganku" Emosi rhea mulai terpancing.

"Aku mendapatkan apa yang memang harus aku dapatkan, karena itu adalah hak ku. Termasuk Andrieus" Ucapnya penuh kepercayaan diri.

"Ambillah, karena aku yakin, Andrieus sudah mengetahui kebusukanmu. Aku kalah tapi tidak 100% kalah ... dan kau, Zunna. Aku tidak yakin andrieus memilihmu".

BRUUKKKKKK .....

"Danielll ... kenapa di matiin tv nya .... kembalikan remote control nya" ucapku kesal berusaha merebut kembali dari tangan lelaki tampan di depanku.

"Het...hettt... gak kena... wheeee" ledeknya sembari menjulurkan lidah.

Aku semakin kesal dengan sepupuku ini, "kembalikan atau aku panggil Daddy untuk memukulmu" Ancamku.

daniel pura-pura ketakutan. "Iuhhhhh.... takuttttt ... hahahahaaa" irene mendengus kesal, bukanya takut atas ancamanya, daniel malah semakin mentertawakanya.

"Kamu nyebelin ..." ucapku sambil memukul lengan tangan nya yang kekar, " kembalikan padaku, daniel. Aku belum selesai menonton nya..."

"Ambil saja kalau kau bisa merebutnya,, pendek"

Irene menjatuhkan punggungnya di sofa dengan kedua tangan yang memeluk tubuh.

Daniel yang menyadari, ikut duduk di samping wanita cantik dengan iris mata biru terang itu.
Kalau saja dia bukan sepupunya, daniel pasti sudah menjadikanya seorang istri.

Daniel menyentil hidung mancung irene, "Sudah ...sudah .. jangan cemberut gitu, jelek tau hahahaa" namun tidak ada reaksi dari sepupunya,
"kamu marah??padahal aku baru saja ingin mengajakmu makan ice cream di Pacific Bistro, sepertinya nasibku kurang beruntung hari ini, kalau begitu aku pergi dulu." Belum sempat daniel mengayunkan kaki nya, irene sudah menarik lengan tanganya terlebih dulu.

Aku menyunggingkan barisan gigi putihku, "Siapa yang marah??tunggu sebentar, aku ke kamar dulu, jangan pergi"

Daniel mengacak rambutku lalu kembali duduk.
"Cepetan"

Aku menjawab dengan isyarat jari tangan yang membentuk kata OK.

1 jam kemudian ....

Mobil Lexus hitam pun berhenti tepat di depan PACIFIC BISTRO.
Irene merapikan rambut hitamnya yang dibiarkan terurai, lalu mereka berdua berjalan beriringan. Mungkin orang yang berada di sekitar mereka, mengira bahwa mereka berdua adalah sepasang kekasih.
Bagaimana tidak, daniel seorang lelaki yang tampan dengan bentuk tubuh yang Atletis.
Dan aku?, sepertinya kalian semua sudah bisa menilainya.

Bergaya klasik dengan susunan lampu berbentuk hati. Aroma Cappuccino yang harum menyambut kedatangan kami berdua, daniel memilih kursi yang berada sudut ruangan, tepatnya dekat dengan jendela besar. Taman buatan yang siap memanjakan setiap mata yang memandangnya dan itu hanya bisa di lihat saat mengunjungi Cafe ini. Aku hanya mengikutinya karena memang daniel yang mentraktir.

Cahaya lampu yang redup kekuningan menambah nilai plus pada cafe ini.
pelayannya pun sangat ramah, menu cafe yang menarik dengan nama-nama yang aneh, untuk kualitas dan rasa tidak di ragukan lagi.

"Daniel ... !" seorang pria tinggi tegap dengan rambut bermodel menghampiri mereka. Pria yang membuat Irene menahan nafas. Wajahnya tegas dengan rahang persegi yang kokoh di tumbuhi janggut tipis. Dada bidang yang seolah memanggil semua wanita untuk bersandar di dalam nya, dengan bola mata kehijauan. hanya satu kata yang di gambarkan, perfect.

" Austin Smith ... "

"yah, ini ... aku" Austin duduk di depan mereka.

"Aku pikir kamu masih di Australia"

"Aku tidak mungkin melewatkan pesta pernikahan mu. Danie" Sahut Austin tapi bola mata kehijauanya menatap irene dengan tanda tanya. Daniel tahu apa yang di pikiran rekan bisnisnya itu.

"Oh... kenalkan ini sepupuku," Sahutnya sembari memeluk bahu irene.

Irene menyambut jabatan tangan Austin,
"Irene ..." kataku ramah.

"Austin ... " seperti ada aliran listrik yang mengalir ketika kulit kami bersentuhan.
aku menarik terlebih dulu dari genggaman tangannya yang halus.

Teman lama bertemu kembali, mungkin cocok untuk menggambarkan mereka sekarang. Dan itu membuatku merasakan kebosanan.

"Maaf, sepertinya aku ingin ke toilet sebentar" ucapku datar.Mereka berdua meliriku.

"Apa perlu aku antar, sayang?" goda daniel. Irene menginjak kaki sepupunya.

"Sepertinya tidak perlu, danie."

Sepeninggalan irene, Topik pembicaraan mereka berdua mulai memanas.

"Jangan berani mendekatinya, Austin. carilah wanita yang bisa kau ajak main-main tetapi tidak dengan Irene" ucapnya tegas, " ini bukan hanya sekedar peringatan, Austin. kau tidak boleh mendekatinya." Lanjutnya tajam

"Tenang saja. bro" sahutnya santai

"Tidak pernahkah kau mengerti??, bahwa hatiku ini sudah ada dalam genggaman mu, lalu kau buang begitu saja."

*****************

Suara Ariana berbisik pelan, "Justin. Dia memaksa ingin bertemu dengan mu, kak. Aku bilang kamu sudah tertidur, tetapi dia meminta ku untuk membangunkan mu. Kau ingin bertemu dengannya atau tidak?"

Irene mengernyit, untuk apa Justin datang ke rumah ini malam-malam begini? saat ini?. Bukankah setelah lelaki itu mencampakkan nya 3 tahun yang lalu. jangankan mencari dirinya, untuk sekedar mengabari nya saja dia tidak pernah.

tiga tahun yang lalu, aku meringis kesakitan, tahun di mana saat aku memutuskan lari dari kenyataan yang teramat pahit. Dan aku menyadari bahwa sampai kapan pun aku tidak akan bisa melupakan peristiwa yang memporak porandakan hidupku itu.

Perasaan ingin tahu membuat ku terdorong untuk mengambil keputusan.

"Kakak akan menemuinya, ian."

Ariana menahan tangan ku, "Kau tidak apa-apa kak, aku tau kau sudah bertunangan dengan Austin, semoga saja kedatangan Justin tidak mengakibatkan masalah baru untuk kalian berdua."

"Aku tidak apa-apa" aku tersenyum lembut, "jangan cemas. yah"

Irene melangkah ke ruang tamu yang berada di lantai bawah dan menemukan sosok Justin yang duduk termenung di sofa, lelaki itu langsung berdiri begitu melihat Irene.

"Hai irene, tadi aku lewat dekat-dekat sini lalu memutuskan untuk mampir menemuimu."

"Ada apa Justin??." Irene memilih tidak menanggapi pernyataan basa basi justin, dia bersedekap dan menatap lelaki itu dingin.

Justin berdiri dengan salah tingkah.

"Ini, aku membawakan hadiah untukmu, maaf jika aku sudah meninggalkanmu tanpa kabar. Sungguh aku tidak bermaksud menyakitimu dengan cara seperti itu Irene, apakah kau mau memaafkanku.?" jawabnya jujur.

"Aku sudah memaafkanmu, justin. Sekarang sudah malam, pulanglah," pinta ku tanpa beranjak dari tempat ku berdiri sekarang.

"Baiklah. Irene, selamat malam"

"Justin. terima kasih untuk bingkisanya" sembari tersenyum. justin membalas senyuman ku.

Irene menatap punggung Justin yang melangkah menjauh, kemudian pandanganya beralih pada bingkisan cantik yang berada di tangannya.

""Relationship are like glass. sometimes it's better to leave them broken than try to hurt yourself putting it back together""
Bnyak bgt bkin thread.a gan..
Inget rule ya..
Satu id cuma bisa bkin satu thread yg aktif..
Cuma mo ingetin aja..


Selamat menulishh
Quote:

gan kalau mau nulis update itu di post reply gan jangan bikin new thread lagi .
banyak itu thread ente bertebaran di kaskus .

ane cuman pengen ngasih tau inih