alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
WAWANCARA DENGAN BOS PAHANG FC
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5564e6981cbfaa89618b4568/wawancara-dengan-bos-pahang-fc

WAWANCARA DENGAN BOS PAHANG FC

Laga Persipura Jayapura melawan Pahang FA gagal terlaksana di Stadion Mandala, Papua, hari ini, 26 Mei 2015. Pahang memilih pulang sebelum meneruskan babak 16 besar Piala AFC tersebut. Itu lantaran tiga pemain asingnya tertahan di bandara karena tak mendapatkan visa masuk ke Indonesia.

Ketiganya adalah Dickson Nwakaeme (Nigeria), Zesh Rehman (Pakistan), dan Damion Delano Stewart (Jamaika). Tempo berhasil mewawancarai CEO Pahang FA Fahrizal Hasan melalui sambungan telepon, Selasa sore, 26 Mei 2015. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana masalah visa pemain asing Pahang FA ini bermula?:

Kami meminta PSSI membantu mendapatkan visa untuk pemain asing di Kedutaan Indonesia untuk Malaysia. Namun surat yang mereka kirim tak bisa proses karena tidak lengkap. Nama para pemain yang harus mendapatkan visa tidak tercantum dalam surat.

Apakah berkoordinasi lagi dengan PSSI setelah itu?:

Kami hubungi pihak PSSI. Kami ingin sampaikan soal proses visa jangan main-main, tapi tidak ada kabar setelah itu. Tidak ada juga perbaikan surat hingga sehari sebelum kami berangkat. Namun, kami tetap ke Indonesia karena harus bertanding melawan Persipura Jayapura.

Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, apakah disambut PSSI?:

Tidak. Tim kami coba telepon orang PSSI, mereka cuma bilang on the way, on the way. Kami tunggu, tapi tidak ada yang datang. Mereka tidak membantu kami.

Nasib tiga pemain asing itu bagaimana?:

Mereka dibawa pegawai Imigrasi ke dalam tahanan dan diarahkan untuk kembali ke Malaysia. Sebagai klub, kami juga tak mungkin meninggalkan mereka di sana. Makanya tim juga memutuskan tinggal di bandara.

Apakah Pahang FA tidak tahu PSSI dibekukan pemerintah Indonesia?:

Persoalan PSSI tidak berkaitan dengan kami. Kami tidak tahu apa itu BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) dan lainnya. Bagi kami, PSSI adalah anggota AFC yang harus bertanggung jawab atas kedatangan tim kami, tapi mereka tidak melakukannya.

Apakah akan membawa masalah ini ke AFC?:

Kami sudah melaporkan masalah ini ke AFC. Kami juga akan menuntut PSSI karena cost yang disediakan untuk terbang ke Indonesia cukup tinggi. Kami juga melakukan banyak latihan dan persiapan sebelum ke Indonesia.

Apakah Persipura juga harus dikenai sanksi karena masalah ini?:

Persipura adalah sahabat kami, kami tak masalah menjadwal ulang pertandingan dengan mereka. Persoalan ini letaknya ada di PSSI.


WAWANCARA DENGAN BOS PAHANG FC

WAWANCARA DENGAN BOS PAHANG FC


Sumber
Diubah oleh: NIRVANA..
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
pertamax ganemoticon-Cool
salah yg bekukan pssi bRay emoticon-Smilie
Btw pembekuannya udah dicabut ya , gigit jari deh emoticon-Smilie
Kalo aja smpe kena sanksi fifa plus afc kelar udah pssi emoticon-Cape deeehh
ntr sore persib gan , mohon doa nya emoticon-Kiss (S) moga menang emoticon-Kiss (S)
Quote:


kata siapa di cabut pembekuannya?
kehkehkeh
Quote:


Wah lpi enthusisast, sekali" turun pohon dong !emoticon-Smilie
smoga PSSI dan Lanyalla mampus gan emoticon-Angel
kalau gak salah itu kesalahan pihak pahang fa nya ya?
kalau gak salah

coba cek lagi informasinya masbro
Jangan salahkan pemerintah terus.
ksian jg trnyta para klub indonesia dn jg klub LN yg akan brtandang ke INA
smga cpet slesai lah
Quote:


apa hubungannya sama lpi?
Kehkehkeh
Diubah oleh di.semprot
Quote:


Dipikir sendiri aja
Quote:


kasian ente yg jadi korban propaganda preman pssi
kehkehkeh
hmm..pssi otw...otw...otw...
Quote:


Apalagi ente yg cuma jadi barisan sakit hati, liganya bubar emoticon-Smilie
Quote:


yupz betul gan

Soal Persipura di Piala AFC,
Menpora: Jangan Fitnah Saya

Jakarta - Menpora Imam
Nahrawi mengaku kecewa
dengan tuduhan dirinya
bertanggung jawab atas batalnya
pertandingan Piala AFC di
Jayapura karena urusan visa tim
Pahang FA.

Ketika Pahang menyatakan
kembali ke Malaysia, setelah visa
tiga pemain asingnya ditolak
imigrasi bandara Soekarno-Hatta
pada Sabtu (23/5) malam,
sebelum melanjutkan
penerbangan ke Jayapura, pihak
Persipura langsung menyebut
kesalahan ada di pihak
pemerintah.

Mereka menuding Kemenpora
tidak memberi kemudahan
untuk tim tamu sehingga kasus
itu terjadi, dan pertandingan
yang dijadwalkan digelar hari ini
di Stadion Mandala tidak terjadi.
Suporter Persipura juga
melakukan aksi demonstrasi
untuk mengekspresikan
kekecewaannya, serta menuntut
Menpora mundur.

“Kami sudah mengeluarkan
rekomendasi semua. BOPI sudah
bicara semua ya, dan saya kaget.
Terus terang, itu bukan yang
kami harapkan. Berarti ada
persoalan visa yang mestinya
diurus lebih awal,” kata Imam di
kantornya, Selasa (26/5) sore.

"Itu tidak ada kaitannya dengan
kami. Kok kemarin ada yang
nuding Menpora kelakuannya...
yang benar saja, fitnah besar itu.
Saya ini sahabat Persipura kok."

Imam juga mempersilakan jika
ada yang ingin menyampaikan
aspirasinya terkait persoalan
tersebut.

"Silakan ke BOPI dan kami sudah
punya semua buktinya. Nanti
BOPI pasti akan bertanya pasti,
ada permasalahan apa. Jangan
semua masalah kemudian
Menpora yang dituduh dong.
Urusan imigrasi kok, memangnya
Menpora imigrasi?” tukasnya.

Pada Senin kemarin Menpora
melalui BOPI telah menjelaskan
kronologi pemberian
rekomendasi pertandingan, baik
untuk Persipura maupun Persib.

Mereka juga memperlihatkan
surat-surat tersebut, termasuk
rekomendasi untuk pihak
imigrasi supaya memberikan visa
kepada tiga pemain non-
Malaysia, yang masing-masing
berasal dari Jamaika, Pakistan,
dan Nigeria.

Surat permohonan Persipura
tertanggal 22 Mei, atau empat
hari sebelum pertandingan. BOPI
kemudian mengeluarkan surat-
surat rekomendasinya pada hari
itu juga.

Karena terus dituding
menghambat, BOPI balik
menyebut PSSI dan Presipura
lalai dalam menginformasikan
kepada Pahang FA, bahwa tidak
semua pemain asingnya bisa
memperoleh visa on arrival.
Sebab, Jamaika, Nigeria dan
Pakistan tidak punya perjanjian
dengan Indonesia untuk visa
jenis tersebut.

"Tidak seharusnya pengurus PSSI
dan Persipura tidak mengetahui
tiga orang ini tidak punya hak
visa on arrival. Sementara
Malaysia berkirim surat kepada
PSSI untuk minta diproses visa
on arrival itu. Tapi isu yang
berkembang, BOPI menolak
mengurus surat rekomendasi,"
cetus ketua umum BOPI,
Mayjend (Purn) Noor Aman.

Pihak Kedutaan Besar RI di
Malaysia pun mengatakan tidak
menerima permohonan aplikasi
visa dari pihak Pahang FA.
Padahal, semestinya Pahang
memahami bahwa ada pemain
mereka yang tidak bisa
mengajukan visa on arrival.

Mereka bahkan heran, kenapa
rombongan Pahang FA bisa
sampai di Soekarno-Hatta,
sedangkan mereka pasti harus
melewati imigrasi di bandara
Kuala Lumpur.

http://m.detik.com/sepakbola/
read/2015/­
05/26/174617/2925646/76/soal-
persipura-di-piala-afc-menpora-
jangan-fitnah-saya
Quote:


liga QNB yg bubar gan
kehkehkeh
bikin malu saja emoticon-Cape d... (S)
Quote:


Tuh kan keliatan belangnya, gk mau ngaku. Muter" daritadi emoticon-Smilie
Kayak perawan ditawari kimpoi
Quote:


apanya yg muter2 bukannya liga QNB udah bubar
kehkehkeh
oh jjadi gitu ya gan

pageone has been gemboked..

Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di