alexa-tracking

[Sharing] Tips and Trik Company Plan!!! Semoga bermanfaat ya.

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/555d7c6e108b46276d8b4568/sharing-tips-and-trik-company-plan-semoga-bermanfaat-ya
[Sharing] Tips and Trik Company Plan!!! Semoga bermanfaat ya.
Dear,
Sahabat Entreprenuer

Mohon maaf sebelumnya apabila ada kata - kata yang kurang berkenan atau meniru kata - kata sahabat entreprenuer.

Selamat Siang Sahabat Entreprenuer, pertama - tama saya mengucapkan terima kasih kepada para sahabat entreprenuer. Perkenalkan nama saya Denny berumur 24 Tahun dan sekarang saya bekerja sebagai karyawan dan membuka usaha sampingan buat tambahan biaya hidup.emoticon-Big Grin Domisili saya sekarang ada di Jakarta.

Pada siang hari ini saya akan membagikan tips and trik kepada sahabat entreprenuer bagaimana caranya agar Perusahaan/Usaha yang anda bangun tidak mengalami kegagalan. Menurut saya untuk membangun suatu usaha itu tidak mudah dan tidak sulit. Mengapa demikian? berikut saya bagikan Tips and Tricks menjadi 3 jenis yaitu : Customer Service, Employee Service dan Product Service.


Customer Service berhubungan dengan Employee Service berhubungan dengan Product Service.

Artinya Customer akan puas apabila Employee sejahtera dan Product yang ditawarkan bermutu, Sedangkan Product akan bermutu apabila Employee Berkualitas dan Customer pun puas atas Produk dan Jasa yang diberikan Company.

dari gambaran di atas kami bisa mengambil kesimpulan bahwa sebuah usaha akan maju semua tergantung pada Employee kita. Dalam artian Employee adalah "Ujung Tombak" Perusahaan. Sebagai contoh yang bisa kita ambil adalah sebagai berikut :

Contoh :
Si A mendirikan suatu Company yang bernama PT. A dan untuk menjalani/memajukan usahanya maka si A harus me-hiring orang - orang yang sesuai dengan usaha yang dia bangun. Dengan cara si A harus melakukan namanya "Employee Service" dengan Employee yang bekerja di perusahaan tersebut secara Random yang di lakukan setiap waktu. Di sini peran "Employee Service" sangatlah penting. Mengapa sangat penting? Karena dengan "Employee Service"lah kita bisa tahu apa yang perusahaan ini butuhkan untuk kemajuan usaha kita. Dari Employee Service maka akan muncul namanya Customer Service dan Product Service.

Mengapa saya berpendapat begitu?
Alasannya buka saya berpihak kepada karyawan ataupun jabatan saya sebagai karyawan. Tetapi alasan yang sebenarnya adalah selama ini saya bekerja di 3 perusahaan di tempat saya bekerja saya tidak melihat adanya namanya "Employee Service". Maka dariitu saya mulai berpikir "ini adalah masalah yang sepeleh tetapi cukup serius didalam tubuh badan usaha". Karena setiap Employee yang bekerja di suatu perusahaan pastilah memiliki masalah yang berbeda - beda sehingga sampai pada tempat kerja kadang seorang karyawan masih membawa Mood-nya sampai ke tempat kerja. Alhasilnya Employee Performance akan turun dan tidak sesuai dengan kinerja kerjanya. Nah, di sini peran seorang "Big Bos atau Owner" sangatlah penting. Kenapa? Jawabannya adalah Pendekatan ( Privacy ). Dimana posisi seorang Owner menjadi Sahabat/Teman Curhat bagi Sang Employee biasanya kegiatan tersebut hanya dilakukan 1 sampai 2 jam lamanya agar bisa bertukar pikiran dengan sang karyawan. Di bagian ini kita sebagai Owner selain dapat memberikan nasihat/pertolongan kepada karyawan, Owner pun bisa mendapatkan pelajaran hidup dan inputan dari karyawan, Apabila sistem tersebut dilakukan dengan baik mudah - mudahan yang di namakan " Customer Service dan Product Service" akan berjalan secara sendirinya.

Demikian dari saya dan mengucapkan terima kasih atas perhatiannya. Apabila ada kata yang kurang berkenan atau berbau repost saya mengucapkan minta maaf yang sebesar - besarnya ya Sahabat Entreprenuer.

Best Regards,
Denny
adanya hrd sebenernya untuk tujuan dimaksud, tapi sayangnya seringkali diselewengkan jadi juragan gaji dan recruitment..

ownerpun bertindak demikiam tapi kepada yang bersinggungan waktu kerja dengan mereka. kalau berharap ke seluruh ketenaga kerjaan dalam perusahaannya, susah dilakukan kayaknya.


hal2 diatas sebenernya banyak terjadinya di indonesia, karena budaya kekeluargaan kita sering gak seirama dengan budaya profesionalisme. ini perlu dicermati khususnya dengan kondisi pasar bebas sekarang. jangan sampai lahan pekerjaan untuk warga negara kita habis di isi tenaga kerja asing..
cuma karena permasalahan pribadi.


Nothing personal, just good business
Quote:


iya gan, saya juga kadang berpikir begitu. terima kasih masukannya agan crownroad.
×