alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5559f40c98e31bd4148b4569/hindarilah-pungli-resmi-saat-perpanjangan-sim-di-kota-anda
Hindarilah PUNGLI RESMI saat Perpanjangan SIM di Kota Anda
Jumat, 15 Mei 2015, saya berniat memperpanjang SIM C saya yang sudah habis masa berlakunya. Kebetulan saya sedang cuti dan ada di Bandung. Maka pergilah saya ke outlet SIM di Bandung Trade Center (BTC) di daerah Pasteur.

Sebelumnya pergi saya sudah mempersiapkan SIM lama, foto kopi KTP dan Kartu Lulus Test Buta Warna dari Puskesmas.

Saat saya sudah tiba di outlet dan mengantri sebentar tibalah giliran saya. Tahap pertama adalah "TES KESEHATAN". Karena yang dites hanyalah buta warna dan biaya test nya "TIDAK MASUK AKAL", biaya tes 15 detik baca angka di buku sebesar Rp. 40.000 ?? Benar-benar keterlaluan kan ?
Maka saya sodorkan bukti test buta warna saya dari Puskesmas. Dan hasilnya ternyata DITOLAK !

  • Saya : "Mba saya sudah punya bukti lulus tes buta warna dari Puskesmas, saya tidak mau tes kesehatan lagi di sini."
  • Si Mba : "Maaf Pak, dari Puskesmas tidak berlaku harus dari dokter spesialis mata...."
  • Saya : "Emang Mba dokter spesialis mata ?? "
  • Si Mba : "Pokoknya GAK BISA... kalo mau maksa silakan 'BIKIN SIM DI JALAN JAWA' ! "


Quote:Jalan Jawa, Kota Bandung, adalah tempat Polwiltabes Bandung berada. Pusatnya pengurusan SIM di Kota Bandung. Para petugas di Outlet SIM menakuti pelanggannya dengan ancaman seperti ini.

Lalu pegawai lain datang.

  • Si Bapak : " Maaf Pak, memang seperti itu aturannya, harus dari dokter spesialis !"
  • Saya : " OK Pak, tapi logikanya saya sudah lulus tes SIM 5 tahun lalu berarti saya ga buta warna kan ??"
  • Saya : " Orang itu sekali ga buta warna, ya seumur hidup ga akan buta warna !"
  • Bapak : "SILAKAN BAPAK KE JALAN JAWA SAJA KALAU MAU PAKAI SURAT PUSKESMAS !!"


OK, kali ini saya mengalah sambil ngedumel dalam hati dan membayar 40 ribu untuk test baca angka selama 15 DETIK.

Lalu tahapan kedua adalah registrasi. Di situ saya diberi penjelasan bahwa biaya perpanjangan SIM adalah Rp.75.000 dan BIAYA ASURANSI adalah Rp. 30.000. Karena saya pikir saya sudah punya jaminan dari kantor dan juga asuransi keluarga maka saya merasa tidak butuh asuransi lagi maka saya menolak membayar premi asuransi tersebut. Dan akhirnya terjadilah keributan tahap 2.

  • Saya : " Pak, saya tidak mau pakai asuransi ya"
  • Si Bapak : " Harus Mas, kalau tidak mau SILAKAN KE JALAN JAWA SAJA !"
  • Saya : " POKOKNYA SAYA TIDAK MAU PAKAI ASURANSI !!"
  • Si Bapak : " IYA BAPAK BUAT SIM DI JALAN JAWA SAJA !!" (Udah kepancing emosi nih si Bapak... hehe emoticon-Big Grin)


Lalu saya keluarkan JURUS SAKTI saya. Saya ambil kamera HP dan arahkan ke wajah si Bapak pengurus admin tersebut.

  • Saya : "NAMA BAPAK SIAPA, NOMOR PEGAWAI BAPAK BERAPA ?"
  • Saya : " Saya akan foto Bapak dan akan saya laporkan karena BAPAK MEMAKSA SAYA BAYAR ASURANSI !!"


Sambil setengah menggebrak meja, nampaknya kali ini si Bapak petugas tersebut yang takut. Dan akhirnya mencoret biaya Asuransi saya.
Dan akhirnya dengan menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung SIM Outlet saya melanjutkan proses perpanjangan SIM hingga selesai.

Setelah mendapat SIM saya malah diajak ke ruangan tertutup oleh si atasan tersebut.
Lalu pintu ruangan ditutup setelah dua orang rekannya masuk. Saya pikir saya akan dikeroyok oleh mereka.

Atasan : "Pak mohon maaf tadi apabila ada pelayanan kami yang kurang memuaskan"
Saya : " Iya Pak, saya adalah warga taat hukum dan cerdas jadi saya juga tahu prosedur"
Saya : " Tes Kesehatan itu tidak perlu, lalu asuransi jangan dipaksakan"
Atasan : "Betul Pak, mohon maaf mungkin staf-staf di sini sedang stress karena banyak pengunjung hari ini"


Ternyata saya dipanggil karena mereka mau minta maaf langsung kepada saya. Cukup besar hati juga ya mereka, salut saya emoticon-Big Grin

Jadi intinya :

Test kesehatan bisa diwakilkan di Puskesmas atau dokter lainnya (Biaya di Puskesmas Tes Buta Warna cuma Rp 5000 atau gratis malah...)
Tidak perlu ikut Asuransi, kalau mau ikut coba pikir lagi cara klaim nya seperti apa ?? Ga jelas kan ?
Kalau para petugas di sana NGEYEL dan maksa, ambil saja foto lalu foto Wajah dan Nametag mereka, ancam balik mereka ! Ga usah takut, karena kalau memang mereka benar, mereka ga akan kena hukuman apapun kok, jadi Fair kan ?

Memang apalah arti biaya tes Rp. 40.000 dan Asuransi Rp. 30.000 bagi orang yang udah mampu beli sepeda motor atau mobil.
Tapi tetap Kejujuran adalah harga mati.

Quote:Indonesia Banyak Orang yang Benar dan Jujur tapi kebanyakan dari mereka TAKUT dalam melawan Ketidakjujuran.

Kira-kira seperti itulah pernyataan Bpk. Anies Baswedan di salah satu media.

Quote:Banyaknya kritikan pedas yang ditujukan ke pihak Kepolisian Republik Indonesia adalah bukti betapa besarnya harapan rakyat akan kinerja optimal lembaga ini untuk melindungi, dan mengayomi masyarakat. emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Mungkin dari Agan-Agan sekalian ada yang bisa share juga kisahnya saat pembuatan atau perpanjangan SIM emoticon-Big Grin
Mantap gan emoticon-thumbsup:
Jaman sekarang, ada oknum macem2, foto/videoin, sebar di medsos, mampus emoticon-Ngakak:
Btw agan itu perpanjang sim yang di mobil itu / outlet kaya gmana gan punten gan
ane ngalamain di outlet perpanjangan sim di kebon nanas jakarta timur, totalnya abis 200ribu, asuransi, tes kesehatan asuransi, pendaftaran, totalnya abis 200ribu,
Quote:Original Posted By rizal wirawan
Btw agan itu perpanjang sim yang di mobil itu / outlet kaya gmana gan punten gan


Di Bandung ada 3 tempat perpanjangan SIM Gan,,
1. Di Polwiltabes (Kantor Pusatnya Kepolisian lah)
2. Di SIM Outlet (Letaknya di Mall gitu Gan, namanya BTC)
3. Di Mobil SIM keliling (Lokasinya pindah-pindah, biasanya selalu diinfokan lewat berita radio posisinya)

Ane milih di SIM Outlet yang ada di Mall Gan karena lebih nyaman, adem, dan pulangnya bisa sekalian belanja emoticon-Big Grin

Prosedur perpanjangan SIM nya sih di mana aja ya sama.
Biaya resmi perpanjangan SIM yang seharusnya :

Spoiler for Biaya SIM resmi:
saluuuuuut gan !!!!
ane dukung jadi HT
Quote:Original Posted By topherkwok33
saluuuuuut gan !!!!
ane dukung jadi HT


Thank You Gan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By purmana


Di Bandung ada 3 tempat perpanjangan SIM Gan,,
1. Di Polwiltabes (Kantor Pusatnya Kepolisian lah)
2. Di SIM Outlet (Letaknya di Mall gitu Gan, namanya BTC)
3. Di Mobil SIM keliling (Lokasinya pindah-pindah, biasanya selalu diinfokan lewat berita radio posisinya)

Ane milih di SIM Outlet yang ada di Mall Gan karena lebih nyaman, adem, dan pulangnya bisa sekalian belanja emoticon-Big Grin

Prosedur perpanjangan SIM nya sih di mana aja ya sama.

thanks inpo nya gans soalny ane mau perpanjang taun depan
btw pake surat kesehatan keterangan buta warna ya gan skrg? Ane sih di jakarta
pas 5 taun kmaren perpanjang normal2 fotokopi ktp udah sih ga pake surat2 dll lagi gans
oya ane perpanjang di sin mobil keliling sih gans 5 tsun kmaren itu hehe

ente brani bgt gan,kl ane dah pasti nurut ama tu polisiemoticon-Recommended Seller
Quote:Original Posted By rizal wirawan

thanks inpo nya gans soalny ane mau perpanjang taun depan
btw pake surat kesehatan keterangan buta warna ya gan skrg? Ane sih di jakarta
pas 5 taun kmaren perpanjang normal2 fotokopi ktp udah sih ga pake surat2 dll lagi gans
oya ane perpanjang di sin mobil keliling sih gans 5 tsun kmaren itu hehe



Nah itu Ane juga ga paham, kenapa harus Test Buta Warna ??
Okelah alasannya karena untuk membedakan lampu lalu lintas.

Tapi kenapa biayanya harus Rp. 40.000 ??
Itu jumlah yang sangat tidak masuk akal. 15 detik bekerja dibayar Rp.40.000 emoticon-Cape d... (S)


Quote:Original Posted By ballnose
ente brani bgt gan,kl ane dah pasti nurut ama tu polisiemoticon-Recommended Seller


Ya gimana lagi Gan...
GW mah emang gitu orangnya... emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

Sebenernya saya diajarin sama Paman saya tentang Asuransi SIM itu. Paman saya kan udah agak tua, dan kharismatik jadi dengan bicara sedikit saja orang lain manut.

Nah kalo Ane masih muda dan Cupu emoticon-Big Grin
Mau ngikutin cara Paman Ane bicara, malah diusir disuruh BIKIN SIM DI JALAN JAWA emoticon-Cape d... (S)

Yaudah terpaksa Ane buat sedikit Chaos deh.
Di dalam ilmu komunikasi kan hal itu wajar. Kalau kharisma kita tidak cukup membuat perubahan ya buatlah Kekacauan agar orang memperhatikan kita emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace
yah syukurnya udah lebih jeli dan waspada terhadap potensi praktek pungli ini emoticon-thumbsup
Jitak aja polisinya emoticon-Ngakak (S)
Nah loh
Laporin ke kang emil gan, biar kapok
Thx gan,jadi ntar kalo perpanjang sim kagak dikadalin polisi emoticon-Ngakak (S)
Makasih atas infonya gan. Berarti kita musti berani tunjukan suatu yg emang itu tak benar, apalagi skarang dah ada hp dgn kamera serta jaringan internet yg mempermudah kita mengaksek atau mengunggah sesuatu ke dunia maya
Brarti ane kena pungli pdhl sblm brangkat ane dah baca biayanya eh tp ampe sana ane di boongin ama mbak2 petugasnya
Kronologi :
Pd bln april lalu ane ke kantor polisi di daerah tangerang dpn sma n 1 tng buat perpanjang sim yg mau habis
Lalu ane diarahkan ke klinik yg di dlm buat bayar tes buta warna Rp 20000 habis itu ke loket buat pendaftara perpanjang sim tp kata si mbak2 ini dia blg ke asuransi dlu, oke ane ke loket asuransi untuk bayar asuransi klo ga salah inget biayanya Rp 30000 setelah itu ane ke loket si pendaftaran perpanjangan sim untuk perpanjangan sim C n ane di kenai harga ama itu mbak2 (yg ini bener2 ngeyel mbak2ny) ane kena Rp 125000 trus ane tanya mbak kok beda ama yg saya baca ya (dia pasang muka jutek n kira2 ini mbak2 umurnya skitar 22-25 ga jauh bda ama ane soalnya masih muda n dia pake krudung) kata dia knp beda soalnya lom di update aja mungkin harganya yg ane baca
Karena ane ga mau lama2 ribet n mau jalan ama cw ane(ane bikin perpanjangan sim hari jumat skitar jam 9an pagi) ane akhirnya bayar tuh ke si mbak2 itu Rp. 125000 cash n tanpa bukti pembaayaran apapun(kwitansi) n ane di kasih kertas form pengisian data gitu n kata dia yg diisi cuma nama ane, alamat n nama ortu aja(pdhal formnya 2 lembar tp dia cuma nyuruh itu aja yg diisi) stelah itu ane nunggu untuk di panggil buat poto(untung kekesalan ane agak reda soalnya polisinya asyik yg bagian poto sim n ngajak bercanda) trus stelah ane dpt sim ane plg tetapi ps sorenyaa ane sadar ternyata rt ane di sim salah harusnya 13 jadi 03. Karena hari sabtu n minggu ane pikir tutup loketnya maka ane putuskan hari senin balik lg ke loketnya(ane ambil cuti lagi T_T) sesampainya di loket ane ketemu ama mbak2 td blg klo rt di sim saya salah mbak
Tp kata dia "ga masalah mas ga knp2 ini klo ada razia bla bla bla panjang bgt" trus ane bales " tp inikan data diri mbak klo ada apa2 gmn kan alamatnya salah walaupun cuma rt sja" dia blg ke ane lg mbaknya "bbrpa hari lalu juga ada yg jenis kelamin juga salah tp dia ga permasalahin kyak mas nya" ane debat tuh mayan agak lama2 kira2 5-8mnt
Akhirnya ane kluar loket dg muka kecewa n kesel gara2 dah bela2in cuti lg buat ngurus sim yg ternyata hasilnya ga bisa diganti gara2 petugas loketnya yg mempersulit n ane juga kesel masalah harga yg ane bayar total 20k+30k+125k = Rp 175000 untuk biaya perpanjangan sim C doang
Pdhl dlu bikin sim C nya cuma rp 20000(kesehatan)+75000(biaya tes n asuransi) total Rp 95000 (tes tertulis n tes praktek)
Salut, begitulah pungli...
pasti. ada kalo kata ane mah mau 10k atau20k harusnya sih ga boleh tapi ya gimana yak