alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5559a3aac3cb17970d8b4570/witness-of-the-trial-jis-episode-1
Witness of The Trial JIS episode 1
Pada tanggal 12 mei 2015, gue akhirnya datang juga ke persidangan JIS Bro! Sama teman gue yang mau buat tugas dasar-dasar jurnalistik ditempat kuliahnya. Gue kira itu sidang mulai pagi, eh dari jam 8 sampai jam 12 belum juga mulai. Akhirnya kita nongkrong dulu di Indomart, keprihatinan gue akan kasus ini cukup membuat gue gugup, karena ini adalah salah satu pintu pengetahuan gue atas realita peradilan di Indonesia ini seperti apa. Apakah asumsi dalam menyerap berita gue itu sudah benar, apakah gue termasuk orang yang salah dalam mengasumsikan sebuah berita yang gue percaya itu benar.


Makanya gue juga ingin lihat sampai mana ini kasus mau berakhir, gue sama indro (sorry gan nama disamarkan, doi ga mau ikut-ikutan terlibat, hanya mau selesaikan tugasnya aja, tapi benar juga sih gue juga takut di tuntut kalau angkat kasus beginian, takut di tuntut milyaran sama Ibu korban eaaaa) cukup lama menunggu persidangan itu, ada beberapa pengacara datang kayak rombongan, dari suku batak semua Bro kayaknya hehehe, cantik-cantikk nih eaa..emoticon-2 Jempol .


Sambil nunggu gue mau update beberapa materi di blog sama kaskus gue, keselnya tuh wifi disana lemotnya lamooorta banget Bro, ga kayak di sevel. Mau ga mau gue pakai hp gue jadiin modem, ga banyak sih Cuma speednya lumayan lah hanya untuk sekedar update konten yang mau gue angkat. Saat gue surf gue ketemu kasus anak gugat ibunya sampai 5,2 milyar, muke gile Bro, ya udah deh gue upload nanti soalannya di kaskus gue, lu bayangin Bro duit segitu apalagi duit se triliunan yang diminta sama Ibu korban ini, Tajir mendadak, kayak emas jatuh di kasur, eaaa gesek gesek dah tuh di tembok hehehe...


Karena terlalu lama, gue akhirnya mau tanya sama meja informasi di pengadilan negeri, bapaknya bilang kalau JIS persidangannya itu sore jam 2 kurang. Tahu begitu gue tidur dulu deh, tapi karena ini demi kepo gue, gue tunggu didepan ruang sidang. Tekad dan minat harus di pertahankan Brother! Demi rasa cinta kemanusiaan dan keadilan eaaa gubrak!emoticon-Hammer (S)


Ga berapa lama, ruang sidang utama keliatan banyak wartawan, wah ini kasus JIS mulai sudah ramai nih persidangannya mungkin mau dimulai, pintu sidang dibuka, wartawan dan sebagian orang masuk dengan gegas, gue sama teman gue udah rempong masuk ruang sidang foto-foto dsb. Temen gue udah ga sabar dah tuh mau meliput kasusnya. Pas lagi mau mulai, orang pada datang dah tuh pengacara-pengacaranya, tapi kok ramainya seperti ini yah, ada polisi-polisi segala ngumpul di depan, memangnya persidangan perdata ketat juga ya, temen gue sih ngangguk ga jelas waktu ngobrol sama gue, mungkin itu anak lagi lagging karena banyak wartawan disana, tak lama juga datanglah hakim, nah semua orang pada berdiri, ya gue juga, ketua hakimnya cewe, yah gue bilang asal nih hakim jangan sampai kayak persidangan pidana JIS yang lalu aja, karena faktor-faktor cewe menurut gue setengah-setengah kredibel, bisa dipercaya akan tetapi ada kondisi-kondisi yang harus kita waspadai dan tidak bisa kita percayai kredibelnya jika hakim seorang wanita, yaitu jangan sampai hakim perempuan ini sedang berkondisi mensturasi, jadi bisa mempengaruhi 75% keputusan hakim bro. Lu tahu sendiri Gan kalau cewe dapat bulannya pasti inginnya marah terus. Hehehe...


Setelah agak lama gue dengerin, gue kok ngerasa ga nyambung ya, “Indro tanya bapak-bapak sebelah lu, ini kasus JIS bukan.” Bisik gue ke Indro, tapi itu anak takut nanya, dia bilang sembari gemeter, “bapak-bapaknye mukanya serem Bro kayak preman..” Jiaaaaah cumi! Terpaksa deh turun tangan, gue tanya wartawan samping gue, “Mas maaf ini kasus JIS bukan?” tanya gue, wartawannya cengar cengir. Belum pernah keselek sendal jepit kali ya ini wartawan, “Bukan mas, ini kasus walikota makasar.” Jawab itu wartawan, Ehh bujut... salah ruang sidang gue, gue tarik dah itu Indro dari ruang sidang, gue tanya lagi dah tempat informasinya. Ternyata di selenggarakan di ruang sidang 3, nah meluncur dah ke TKP, cuman belum mulai juga. Sekian dulu ceritanya Bro to be continue eaaa
Untuk beberapa update berita gue tag atau share link seputar JIS ke lu pada Gan, silahkan di baca dan diteliti kebenarannya gan.


Link : http://www.tempo.co/read/news/2014/0...ngka-Kasus-JIS

http://antitesanews.com/news/politik...seksual-di-jis

nah ada video perjalanan pencari kebenaran JIS bro yang di tayang di Tv One, videonya sampai part 3, silahkan di nilai, eaaa.


youtube-thumbnail



jotos cendolnya ea emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)

emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Up
next news Gan seputar JISemoticon-Blue Guy Peace

Quote:
KontraS : Rekayasa Kasus Dalam Kasus JIS Semakin Jelas


Witness of The Trial JIS episode 1


TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai penanganan kasus dugaan kekerasan seksual di sekolah Jakarta International School (JIS) menjadi salah satu bukti tindakan polisi kurang hati-hati, tidak independen dan memaksakan sebuah kasus dari bukti-bukti yang sangat lemah.

Koordinator KontrasHaris Ashar mengatakan, kasus JIS memperlihatkan bagaimana polisi membentuk sebuah rangkaian cerita yang tidak berdasarkan alat bukti.

Akibatnya untuk memaksakan ceritanya, polisi melakukan tindak kekerasan dan penyiksaan terhadap pekerja kebersihan JIS agar mengakui kasus kekerasan seksual itu.

"Kasus JIS kembali mempertontonkan kepada kita bagaimana sebuah rekayasa terjadi. Kematian seorang pekerja kebersihan JIS dengan muka lebam menjadi bukti bahwa tindak kekerasan oleh polisi itu nyata terjadi," ujar Haris dalam media Briefing bertema Tantangan Kinerja Polisi di Pemerintahan Jokowi yang digelar KontraS di Warung Tjikini, Selasa malam (4/11/2014).

Haris menambahkan, kasus JIS merupakan satu dari 3 kasus yang sangat lekat dengan faktor kekerasan dan rekayasa.
Dua kasus lainnya adalah kasus Brigadir Susanto, polisi yang diduga menembak atasannya di Polda Metro pada Maret 2014 dan kasus penahanan Muhammad Arsyad dengan dugaan konten pornografi kepada presiden.

Terkait kasus JIS, lanjut Haris, dari hasil monitoring dan investigasi yang dilakukan KontraS, banyak fakta-fakta persidangan yang bertolak belakang dengan BAP yang disusun oleh polisi.

Misalnya hasil visum rumah sakit dan keterangan sejumlah saksi yang dihadirkan penuntut umum semakin melemahkan cerita polisi.
Para terdakwa juga mengaku bahwa mereka terpaksa mengakui perbuatan versi BAP karena tidak kuat menahan siksaan oleh polisi.
Seperti terdakwa Syahrial yang mengaku mengalami tindakan brutal dan kekerasan dari polisi mulai jam 9 malam sampai jam 3 pagi seusai ditahan pada bulan April lalu. Karena tak kuat menanggung sakit, Syahrial akhirnya menyerah.

"Karena polisi berada dibawah koordinasi langsung Presiden, Bapak Jokowi seharusnya juga mencermati kasus ini. Dengan kondisi polisi saat ini masyarakat semakin takut berhubungan dengan polisi, karena polisinya sendiri menunjukkan ketidaktaatnya pada hukum. Kasus JIS adalah salah satu bukti tindakan polisi yang tidak profesional dan memaksakan sebuah kasus dari fakta yang lemah," tegas Haris.
Menurut Haris, sebagai sekolah ternama dan berlabel asing, JIS dijadikan sebagai panggung dan penghakiman institusi dengan membentuk sentimen asing.

Padahal dari kasus ini yang menjadi korban adalah para pekerja kebersihan yang secara ekonomi tidak mampu dengan akses politik dan informasi yang lemah.

"Masyarakat kecil seperti pekerja kebersihan JIS ini selalu menjadi korban dan tidak bisa melawan. Lain halnya dengan kasus anaknya Hatta Rajasa yang menabrak beberapa orang sampai meninggal. Anaknya Hatta tetap bisa bebas dan mendapat perlakuan berbeda karena punya akses politik dan uang," tegasnya.

Presiden Ikut Memonitor

Dalam kesempatan ini perwakilan orangtua murid JIS Ayu Rahmat menuturkan, sejak awal kasus di JIS ini sangat janggal dan tidak masuk akal.

Selain sistem dan kontrol di sekolah sangat ketat, cerita yang dimunculkan dalam BAP pekerja kebersihan itu mustahil terjadi.
"Bagaimana mungkin seorang anak berusia 6 tahun mengalami sodomi lebih dari 13 kalo oleh 4 orang kondisi lubang pelepasnya masih normal. Itu bukti visum dari RSCM dan SOS Medika yang sudah disampaikan ke majelis hakim," jelas Ayu.

Ayu menambahkan, di TK JIS banyak orangtua siswa yang terlibat dan memonitor kegiatan anak-anaknya. Karena itu menjadi sangat aneh kita ibu Pipit yang tidak pernah datang ke sekolah tiba-tiba melaporkan kasus ini.

"Kami bingung dengan semua cerita ini. Apalagi ada gugatan yang nilainya bisa digunakan untuk membeli seluruh tanah yang ditempati JIS. Ada apa ini semua," katanya.

Ayu juga meminta Presiden Jokowi dan ibu Iriana untuk ikut memonitor kasus ini. Pasalnya kasus ini menjadi pertaruhan hidup mati bagi keluarga para terdakwa.

Para pekerja kebersihan ini merupakan tulang punggung keluarga dan sumber nafkah bagi keluarganya.
"Bayangkan jika kita dihukum oleh suatu perbuatan yang tidak pernah kita lakukan dan harus menanggungnya seumur hidup. Mereka punya anak, istri, orang tua dan anak asuh. Saya yakin dengan mengungkap kebenaran dalam kasus ini kita dapat menyelamatkan masa depan banyak keluarga dan orang-orang kecil yang mampu dan tidak bersalah ini," imbuh Ayu.

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...-semakin-jelas




KontraS ikut turun tangan Gan eaaemoticon-Blue Guy Peace emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Hello Gan, iseng2 buat gambar gan eaaa...emoticon-Ngakak (S)



Quote:False Report : The Real Victim Is The Suspect

Witness of The Trial JIS episode 1
"Yaaagh! aduan palsu Bro?! udah jauh-jauh, aku kemari juga buat bantu."
"Iya Bro, laporannya bodong! perihatin gue sama yang di tuduh, selamanya nama baik mereka tercemar, hadeh...."

Witness of The Trial JIS episode 1
"HUH! Aduan laporan palsu?? Kok Bisa??"
"Waduh! udah bergaya keren begini juga."

Witness of The Trial JIS episode 1
"Ughh!Stop! aduan palsu!"



cendolemoticon-Blue Guy Peace
Ea Hello Gan, ni lapak lom update nih, so update aja sesuai tema, ane dapat berita lagi soal JIS, tingkat kekerasan anak memang sedang meningkat, akan tetapi keadilan juga jangan salah bidik pelaku, harus benar2 sesuai pembuktian yang konkret. silahkan di intip gan eaaaemoticon-Blue Guy Peace


Spoiler for Anak2 mudah terpengaruh:


Spoiler for news:

Ea! Ternyata hakimnya ngebet bener naik pangkat toh, ampe kasus JIS itu diburu2in kelar, ada bukti yang harus dipertimbangin juga di lewatin...hadehemoticon-Cape d... (S)


Spoiler for News JIS:






Ea..... kasus ini belum tamat, ane mau tau sampai mana rekayasa ini berlanjut, emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Blue Guy Peace