alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/555837c4dc06bd4a638b456d/buat-sista-ini-alasan-kamu-tak-perlu-persoalkan-dokter-kandungan-lelaki
(Buat Sista) Ini alasan kamu tak perlu persoalkan dokter kandungan lelaki
Ini alasan kamu tak perlu persoalkan dokter kandungan lelaki
Reporter : Tony Febryanto | 2015-04-01 21:34:00Bagi kaum pria, menjadi dokter kandungan tentu bukan tugas mudah. Selain harus bertindak secara profesional.
Brilio.net - Sejak dahulu kala, dokter kandungan umumnya ditekuni oleh kaum wanita. Hal ini mungkin bertujuan untuk membuat si pasien merasa nyaman dan tidak risih ketika diperiksa atau saat proses melahirkan. Namun belakangan, profesi dokter kandungan sepertinya mulai diminati oleh kaum pria.

Dalam dunia kesehatan, setiap pasien, termasuk ibu hamil memang diperbolehkan memilih dokter yang memeriksa guna mendapatkan rasa nyaman. Meski demikian, ada kalanya seorang ibu hamil tidak bisa memilih dokter sehingga mau tidak mau mereka harus diperiksa oleh dokter tertentu, termasuk dokter pria.

Bagi kaum pria, menjadi dokter kandungan tentu bukan tugas mudah. Selain harus bertindak secara profesional, mereka juga kerap berhadapan dengan kultur masyarakat yang masih memandang negatif dan tabu dokter kandungan pria.

Hal itu tentu menjadi masalah yang kerap dihadapi oleh seorang dokter kandungan pria. Padahal, profesi dokter kandungan sejatinya memiliki tugas dan tanggung jawab sangat yang berat.

Berikut beberapa alasan kenapa kamu tidak perlu mempersoalkan profesi dokter kandungan yang dilakoni oleh seorang pria :

Profesionalitas
Seorang dokter memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menyelamatkan nyawa si pasien. Setiap pasien termasuk ibu hamil memerlukan penanganan medis yang tepat sehingga risiko kematian ibu dan bayi bisa ditekan sekecil mungkin.

"Dokter kandungan bukan hanya berhadapan dengan proses kelahiran, tetapi juga harus menangani pendarahan, infeksi alat kelamin, dan sebagainya," kata Dr. Muhammad Na'im Abdul Razak, seperti dikutip brilio.net dari bharian.com.my, Rabu, (1/4).

Dr. Na'im menambahkan tugas dokter kandungan memang sangat rumit. Apalagi bagi dokter kandungan pria, hal ini tentu menjadi delima tersendiri. "Kami perlu memriksa tubuh wanita secara keseluruhan, tapi kan ada suster yang membantu. Malah sebaiknya, si pasien ditemani suaminya," tambahnya.

Berdiksusi dengan keluarga pasien
Menurut Dr Na'im, jika kondisi pasien sangat mengkhawatirkan, dokter yang bertugas pada waktu itu tidak peduli pria atau wanita akan mengambil alih tugas dengan tujuan untuk menyelamatkan nyawa pasien dan bayi yang ada dalam kandungan.

"Dalam kondisi darurat, kami akan berunding dengan keluarga. Jika tidak ada dokter wanita, kita akan beri penjelasan terkait kondisi si pasien agar segera dilakukan penanganan," ujarnya.

Tidak perlu dipermasalahkan
Tidak peduli itu soal kehamilan atau bukan, setiap penyakit harus ditangani sesegera mungkin dan tidak mengenal perbedaan jenis kelamin dokter yang menangani.

Dr Syahrul Azwan Azhari dari RS Lahas Datu, Sabah berpendapat bahwa isu gender pada dokter kandungan memang menjadi permasalahan yang sering muncul di masyarakat. Menurutnya, profesi dokter itu sudah menjadi tanggung jawab yang berat, tidak mungkin ada niat jahat yang terbesit di benak para dokter.

"Pria dan wanita keduanya diperlukan dalam bidang ini (spesialis kandungan) karena mempunyai peran masing-masing. Niat kami membantu ibu dan anak. Jadi tidak perlu mempersoalkannya terlalu jauh," tambahnya.

Dr Azhari menambahkan pemeriksaan kandungan biasanya dilakukan sesuai prosedur. Jika tidak ada kebutuhan memeriksa anggota badan si pasien, terutama area sensitif, maka dokter tidak akan melakukannya.

Tingkat keahlian tinggi
Anggapan bahwa profesi dokter kandungan digeluti oleh kaum pria sebagai wujud pornografi adalah suatu penghinaan. Hal ini disampaikan oleh Prof Dr Harlina Halizah Siraj. "Profesi ini memerlukan keahlian dan kemahiran yang sangat tinggi karena menyangkut nyawa manusia,” ujarnya.

Jangan disalahartikan
Dr Harlina Halizah, seorang ahli kedokteran mengatakan prosedur pemeriksaan pasien tidak hanya melibatkan dokter dan pasien saja, tetapi juga didampingi oleh suster dan mentor.

"Jika pasien punya pengalaman buruk dengan dokter kandungan pria, sebaiknya dia melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib," tegasnya.

Pengakuan pasien
Salah seorang pasien, Zaiton (51) mengaku puas dengan pelayanan dokter kandungan pria. Dia mengatakan tiga dari enam anaknya lahir ditangani oleh dokter pria.

"Jika saya boleh membandingkan perbedaan dokter pria dan wanita, bagi saya dokter pria lebih pengertian dan teliti dalam bertugas. Namun, itu hanya pendapat saya," ungkapnya.

Tidak ada batasan gender
Tidak ada undang-undang yang mengatakan bahwa profesi dokter kandungan harus ditekuni oleh kaum wanita. Jadi siapapun boleh menggeluti profesi ini, baik itu pria maupun wanita.

"Tidak ada masalah bagi dokter pria mendalami bidang ini karena pada intinya adalah menyelamatkan nyawa pasien," kata Prof Emeritus Tan Sri Dr Abdul Shukor Husin.

http://www.brilio.net/life/ini-alasa...i-1504019.html

Saran buat sista yang ingin diperiksa dokter kandungan lelaki, jika sudah menikah, usahakan didampingin suami sis & usahakan dokter lelaki yang memeriksa didampingin sama perawat perempuan untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan, buat sis ada yang berminat diperiksa dokter kandungan pria sama buat bro , apakah ada yang berminat jadi dokter kandungan buat liat bagian intim wanita secara gratisan
Buat sista ya gan , tp ane terlanjur baca tritnya nih jd mau gak mau harus komentar dr pd disumpahin jd emoticon-Betty ma ts

Klo masalah dokter kandungan tinggal tergantung pasien aja ,cari nyaman periksa kandungan n melahirkan sesuai hati biar gak ad perasaan gak enak waktu berobat , dokter banyak pilihan skrng .
ya sih gan emang dokter juga pasti menjunjung tinggi profesionalitas .
tapi terkadang ttep aja sih ada yg ga nyaman juga kalo sama dokter cowo
(aplg masalah kandungan)
emoticon-Blue Guy Peace
Alangkah baiknya sih profesi seperti ini mending perempuan aja gan, perempuan lebih teliti, sabar dan tekun.


Kalo dokter kandungan laki2 pasti pasiennya merasa risih gan bagian sensitifnya diperiksa, dilihat bahkan disentuh oleh lawan jenisnya. Dan hal ini pasti membuat pasiennya merasa gak nyaman selama diperiksa.


Kalo dari si dokter yang memeriksanya sih ane yakin gak akan macem2. Soalnya kan ada kode etik dokter dan juga pasti didampingi suster. Jadi gak akan macem2 dokternya. Tapi kan tetap aja gan membuat si pasien gak nyaman.


Jadi sebaiknya dokter kandungan itu ya perempuan aja. Kalo terpaksa sekali gak ada perempuan ya terpaksa deh laki2 gak apa2.
yang penting bayi sehat emoticon-Ngakak (S)
justru dokter pria lebih bagus gan, periksanya lebih teliti, lebih tegas jg..klo dokter perempuan suka moody..kadang marah2.. (berdasarkan pengalaman tmn ane). yg penting cari dokter cowo yg pengalaman, yg agak tua biasanya cekatan bgt. biasa klo pas kontrol pasti didampingi suster dan suami, jd ga perlu kuatir. yg penting ibu dan anak sehat.
dokter juga manusia emoticon-Malu (S)
iya gan bener tapi alangkahnya ama cewe gan
lebih baik sm spesialis kandungan yg cewek tp kl ga ada yg cowok jg gpp asal tetap profesional
dua-duanya sama aja sih gan.. yang penting kompeten emoticon-angel
kalo misalnya kepepet ga ada dokter yang cewek, dokter cowok gpp kan yak..
ane tetep nyari dokter kandungan yang wanita gan buat istri ane, emoticon-Blue Guy Peace
Quote:Original Posted By pikacool
justru dokter pria lebih bagus gan, periksanya lebih teliti, lebih tegas jg..klo dokter perempuan suka moody..kadang marah2.. (berdasarkan pengalaman tmn ane). yg penting cari dokter cowo yg pengalaman, yg agak tua biasanya cekatan bgt. biasa klo pas kontrol pasti didampingi suster dan suami, jd ga perlu kuatir. yg penting ibu dan anak sehat.


Usahakan dokternya pake sarung tangan & masker saat memeriksa bagian intim sista untuk menghindari hal2 yang diinginkan
Waduh klo gak sanggup bisa cemburu buta sama dokternya
mending sama yang cewek atuh gan emoticon-Blue Guy Peace
malas ngomentari profesi ini. takut salah. karena mereka selalu benar. kalo salah kembali ke pasal 1 emoticon-Traveller
Dokter paling Top di Rs pondok indah juga cowok, kl gak salah dr Karel, gak tau msh ada apa gak? Bahkan anak cucu presiden aja dia yg tangani
Sebenernya ane kalo bisa pilih enakan dgn dokter cewek, dr pd dokter kandungan cowok, alasan terbesarnya sih risih ya..
Tapi susah, ditempet ane rata2 dokter kandungan yg direkomended cowok semua, sekalinya ane nekat periksa sama dokter cewek padahal cuma cabut spiral malah jd trauma.. Mana dokternya kasar.. Entah mungkin karena waktu berkunjung kurang tepat karena udh agak malam.. Dibilangin kurang kooperatif lah apalah, sakit hati jadinya.. Gak enak bgt.. emoticon-Mewek emoticon-Frown emoticon-Frown
Akhirnya mau gak mau balik lagi ke dokter kandungan laki2 yg nyatanya emang disitu gak ada keluhan sama sekali.. Doktrnya sabar, ramah, gak ada nyalah2in pasien.. emoticon-Mewek .. Cuma satu.. Risih itu aja.. emoticon-Mewek
Seandainya bisa memilih.. emoticon-Mewek emoticon-Sorry
emoticon-No Sara Please
dokter cowoknya menang banyak emoticon-Hammer2
prioritas dokter wanita Gan. Tapi apabila terpaksa maka laki-laki gak apa2. Sebab aurot istri kita masa kita perlihatkan kepada laki2 lain?
Entah knp ibu2 banyak yg lebih milih ama dokter pria ...... katanya lebih sabar dan telaten

Mungkin kalo dokter nya cewek ...... nganggep sama2 cewek....... jadi mikirnya "jangan cengeng, gw juga cewek ....sama2 ngerasain"

Cuma sbg cowok ane pingin tau .... apa rasanya ya dokter kandungan pria yg biasa nyobek2 vagina kalo lahiran pas ngeliat wilayah pribadi istri nya sendiri ...... kebayang-bayang gak ya sobekan ama darahnya itu?? emoticon-Bingung (S)