alexa-tracking

Somebody Out There

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5551b25b54c07ae60c8b4568/somebody-out-there
Somebody Out There


You deserve someone who listens to you
Hears every word and knows what to do
When you’re feeling hopeless lost and confused
There’s somebody out there who will

You need a man who holds you for hours
Make your friends jealous
When he brings you flowers
And laughs when he says they don’t have love like ours
There somebody out there who will

There’s somebody out there who’s looking for you
Someday he’ll find you, I swear that its true
He’s gonna kiss you and you’ll feel the world standstill
There’s somebody out there who will

He’ll take you dancing and pull you in close
Spin you around and won’t let you go
Till they turn the lights off and he’ll take you home
There’s somebody out there who will

There’s somebody out there who’s looking for you
Someday he’ll find you I swear that its true
He’s gonna kiss you and you’ll feel the world standstill
There’s somebody out there who will

Tossing and turning and dreaming at night
About finding him and praying and hoping you might
‘Cause you deserve someone who knows how to treat you right

I know he’s out there
He’s looking for you
Someday he’ll find you I swear that it’s true
And he’s gonna kiss you and you’ll feel the world standstill
Oh

You need some who’ll miss you
Hold you and kiss you
There’s somebody out there who will



Suara detakan jarum jam memenuhi ruangan berukuran 5x5 meter ini
Apa suara detakannya selalu sekuat ini.. atau hanya perasaanku saja?
bertanya pada setan kecil dihati ini pun terasa sama saja, tak mampu menjawab, hanya dapat tertawa.
-

Nama gua Miko, bukan nama asli, hanya nama yang muncul dikepala saat ini. Saat ini gua masih bekerja disalah satu Kem*ntri*n yang ada di negara kita ini, kementri*n yang paling fancy dibandingkan kem*ntri*n yang lain (based on people opinion emoticon-Hammer (S)), gua gapunya keahlian nulis sebelumnya, cuma modal laptop, sinyal wifi, plus segelas air putih. Kenapa aer putih?? ga "segelas kopi hangat" seperti penulis-penulis lain? karena suatu hal yang bakal gua ceritain nanti, sampe gua berhenti dari yang namanya minum yang namanya kopi.

oiya, gua lahir di ***** pada tanggal ** dibulan ******** tahun ** (maksudnya apa'an mik?emoticon-Hammer (S))
Perawakan gua yah bisa dikatakan lumayan lah, gada yang spesial di diri gua.
Gua cuma punya mata yang hitam pekat, rambut gondrong gajelas, kulit yang kecoklatan, dan badan setinggi 174cm dan badan seberat 70kg.

Gua adalah anak ke * dari * bersaudara (maksudnya apa lagi ini?emoticon-Hammer (S)), Ibu gua merupakan keturunan suku Batak asli, sedangkan Ayah gua sendiri dari keturunan Batak+Jawa.. bayangin aja gua gimanaemoticon-Cape d... (S). Kakak gua sekarang udah pada sukses dan pada diluar kota semua, ada yang di kalimantan, medan, sampe diujung indonesia juga "kayanya" ada.

Sebelumnya gua udah pernah buat cerita tentang hidup gua, tapi berhubung gua lupa passwordnya, jadi gua buat cerita yang baru yang bermutu ini. Kalo ditanya motivasi gua nulis cerita dikaskus ini juga gua gatau mau jawab apa.. Cerita ini juga ga bakalan panjang panjang banget kok, cuma beberapa ratus part nantinya emoticon-Ngakak (S) ..

Terus apa lagi ya... anu.. itu...

Duh air putih gua udah habis, gua juga udah gatau lagi apa yang mau gua tulis di thread pertama, post pertama, dan slam pertama ini.
Jadi nikmatin aja ya kisah yang aneh dan ga bermutu ini emoticon-Ngakak (S)
Gua masih sedikit susah buat nulis dengan baik, harap dimaklumin yak.
jadi, sebelum prolog ini semakin absurd, lebih baik disudahi saja.. Happy reading emoticon-I Love Indonesia (S)

NB: Kata kata gua yang pertama (detakan jam gajelas) gausah dipikirin, itu cuma gaya gaya'an gua aja, biar kaya penulis pro gituemoticon-Betty (S)

INDEX


Part Satu
Part Dua
Part Tiga A
Part Tiga B
Part Empat
Part Lima
Gua akan apdeet ceritanya malam ini ya emoticon-Smilie
image-url-apps
agan di kementrian mana ?
siapa tau senior gue bang. emoticon-Big Grin
KASKUS Ads
*ehem yang ngurusin uang negara haha
image-url-apps
Quote:


ternyata beneran senior gue.. salim dulu sama senior.. emoticon-Shakehand2

dari ST** kayak gue atau dari jalur sarjana bang ?

Part 1



If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you

We find out what we're made of
When we are called to help our friends in need

You can count on me like 1, 2, 3
I'll be there
And I know when I need it
I can count on you like 4, 3, 2
And you'll be there
'Cause that's what friends are supposed to do, oh yeah
Ooooooh, oooohhh yeah, yeah

If you're tossin' and you're turnin'
And you just can't fall asleep
I'll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me
Every day I will remind you

Oooh
We find out what we're made of
When we are called to help our friends in need
You can count on me like 1, 2, 3
I'll be there
And I know when I need it
I can count on you like 4, 3, 2
And you'll be there
'Cause that's what friends are supposed to do, oh yeah
Ooooooh, oooohhh yeah, yeah

You'll always have my shoulder when you cry
I'll never let go, never say goodbye
You know...
You can count on me like 1, 2, 3
I'll be there
And I know when I need it
I can count on you like 4, 3, 2
And you'll be there
'Cause that's what friends are supposed to do, oh yeah
Ooooooh, oooohhh

You can count on me 'cause I can count on you

Count on me - Bruno Mars


"Mik.. lagi ngapain lu? sibuk amat"

Gua ngedenger suara ntah dari mana asalnya, sejenak mata gue mencari-cari sosok yang menciptakan suara itu. Tapihasilnya nihil, mata ga ga menemukan satupun orang diruangan ini. Hanya suara detakan jam yang menemani gue diruangan ini.

Tiba-tiba.. gua mendengar suara
"gluk.. gluk.. gluk" terdengar seperti suara dispenser dari ruangan sebelah, namun gue enggan beranjak dari kursi ini.
Gua lihat jam didinding sudah menunjukkan pukul 10 malam.

"ada yang gaberes nih.. kayanya gua kudu pulang sekarang" batin gua ngerocos

"Mik!!"
Gue kaget mendengar nama gue dipanggil dan ngerasain tepukan dibahu gue.
Gua membalikkan badan, and guess what? Ternyata dari tadi yang manggilin gua, suara dispenser itu kerjaan temen gua yang atu ini.
emm, sebut saja dia mawar, walau dia cowo emoticon-Ngakak (S)

"Goblok! buat kaget aja lu tong emoticon-Mad (S) "
"lagian lu sibuk banget tadi gua liat dari luar, lagi ngapain lu tadi?" tanya si mawar emoticon-Betty (S)
"bukan.."
"bukan apa mik?'
"BUKAN URUSAN LU!emoticon-Bata (S) "
"Njir, lu parah banget ama gua.. gua potong juga tuh...." ancam si mawar
"apa? apa yg mau lu potong? lu tau kaskus?"
"tau Mik"
"tau heart2heart kaskus?" tanya gue lagi
"yang cerita cerita curhat gt? tau.. tau.."
"lu pantengin ya.. cerita baru judulnya Somebody Out There..emoticon-army " ucap gua lantang

Gua terus melangkahkan kaki gua meninggalkan simawar..
"Oi Mik.. maksud lu apa'an?"

Gua ngga hanya tertawa dan melambaiikan tangan gua kepada mawar, meninggalkan dia sendiri diruangan gelap itu.. jeng jeng jeng jeng emoticon-Cape d... (S)
***

Balik ke jaman SD.. pyuuuuuuushhhhhhh...


Hari ini pertama gua masuk sekolah, kemeja putih-celana merah-dasi merah-sepatu hitam-kaos kaki putih- rambut klimis-bando..
eh? bando? lupakan bandonya emoticon-Hammer (S)
Yang pasti ini adalah hari pertama gua menginjakkan kaki gua disekolah ini.
Gua ngeliat banyak bocah berkeliaran sana-sini dan kelihatannya mereka semua udah saling kenal.. emoticon-Bingung (S)
Gua yang sok asik langsung aja pura pura datag kekerumunan itu, tapi sialnya mereka malah langsung bubar ketika gua dateng. Gua mendatangi kerumunan lainnya berharap ada yang bisa gua ajak ngobrol, tapi sangat disayangakan saudara-saudara, semua kerumunan yang gua datangi pada bubar ketika gua ikut nimbrung.

Tadi gua diantar emak gua kesini, eh bukannya nemenin anaknya dihari pertama sekolah, emak gua malah langsung pergi karena harus kerja, demi gua demi keluarga gua emoticon-Smilie

Karena ga menemukan siapapun buat diajak ngobrol ataupun sekedar duduk bersama, gua duduk di dekat ayunan sekolah gue
"masa iya sih? gada yang mau ngobrol ama anak cowo cakep and charming kaya gua ini emoticon-Najis (S)" batin gua berbicara
Gua melamun, tatapan gua kosong kedepan sampe akhirnya..

"hei.. aku boleh duduk disini?" tanya cewe itu sambil mnepuk nepuk ayunan itu

gua cuma menganggukkan kepala sambil melihat wajah imutnya.
"cantik"

Gua dan dia cuma diam. saling memikirkan kata, tapi enggan untuk berkata. saling menatap, tapi enggan untuk menyapa.

"nama aku Alice emoticon-Smilie" ucap cewe itu memulai percakapan
"ha? emm, nama aku Miko emoticon-Smilie"
"Entar kita sekelas loh, kata mama kelasnya cuma ada satu, jadi kita pasti sekelas Miko emoticon-Smilie" tambahnya
"iya kita nanti sekelas emoticon-Smilie"
"Entar duduknya bareng aku ya? biar kita bareng mulu, ntar kalo istirahat kita main kesini lagi emoticon-Smilie"
"Iya, entar kita duduk paling depan aja ya emoticon-Smilie" jawab gua

Gua dan Alice ngobrol ngalor kidul kemana mana, kita bicara soal kartun di tV, lagu, bahkan saling meragakan superhero favorit kami. Sampai seorang wanita kelihatan berjalan kearah kami berdua.

"eh, itu mama aku udah jemput, Alice nya pulang dulu ya Miko emoticon-Smilie dadah ~" ucapnya pelan

Gua cuma tersenyum dan melambaikan tangan gua ')
Quote:


Jalur sarjana gan

Part 2

image-url-apps
Gue menatap layar touchscreen hape gue sambil tersenyum simpul. Gua memperhatikan foto seorang wanita yang udah lama ga gue lihat. Gue sedang membuka IG (InstaGeraham) di hape gue, terlihat disitu ada foto wanita cantik yang berambut sebahu, rambutnya sekarang terlihat lebih coklat dari yang dulu gue tau, terlihat dia menggunakan gaun putih panjang yang menutupi kedua kakinya sampai menyentuh lantai dan ada seorang pria disampingnya yang juga mengenakan jas yang senada dengan gaun wanita itu, beautiful in white huh?

********

6 tahun telah berlalu sejak perkenalan gue dengan cewe di ayunan sekolah gue itu, kita b'dua selalu ada dikelas yang sama selama 6 tahun belakangan ini, dalam 6 tahun ini Dia sudah menjadi cewe cantik dan lucu, bahkan mungkin telah menjadi idaman semua murid cowo di Sekolah Dasar ini, dia juga telah menjadi cewe super cengeng yang gue kenal, ada masalah sedikit nangis, nangis dan menangis.

Sedangkan gue, gue bertumbuh menjadi cowo pendiam, yang bisa dibilang jarang ngobrol dikelas, tapi bukan berarti gue ga punya banyak teman, bahkan gue memiliki banyak teman baik dari SD ini ataupun tingkat SMP disekolah ini.

"Mikoo.. entar pulangnya bareng ya" ucap Alice dengan sedikit berbisik di dekat telinga gue

Gue mengangguk pelan dan tersenyum.

"Oiya Miko, entar kan perpisahan sekolah, ntar kita nyanyi bareng kan?emoticon-Matahari "

"iya, kata bu Vina, kita bakal nyanyi duet di acara perpisahan nanti" jawab Gue

Teet teet teeet (Bunyi lonceng skola gue waktu itu)

"Ayo pulang mikoooo" ajak Alice sambil menarik narik baju seragam gue

"iya bentar" gue memasukkan buku dan pulpen gue kedalam tas.

Di saat berjalan menyusuri taman sekolah kearah gerbang skolah, gue melihat kedua orang tua Alice yang sedang berpelukan sambil terseyum bahagia, tapi kenapa?

"Alice itu mama dan papa kamu, kenapa datang kesini?" ucap gue sambil mengarahkan telunjuk gue kearah orangtua Alice

Alice melihat kedua orangtuanya dan berlari kecil mengahampiri mereka. Gue melihat papa dan mama Alice langsung memeluk Alice. Gua juga segera berlari untuk menyusul Alice.

"eh Miko.. sini nak.. Papanya Alice udah dapat kerjaan baru lagi Miko" ucap Mama Alice sembari mengelus rambut gue

"wah, selamat Alice, selamat Om emoticon-shakehand "

"iya nak miko, nak miko mauikut nanti kerumah Alice? buat ngerayainnya?" ajak Papanya Alice keGue

"ayo miko, miko ikuut yah? mau ya?" Alice menarik narik seragam gue seperti biasanya

Mendengar ajakan itu, gue ingin sekali mengatakan kata "iya". Secara juga gue belum pernah kerumahnya Alice, tapi kalo gue ikut, gue bakal gabisa ngikutin kursus piano gue hari ini. Alhasil gue pun menolaknya.

"ehm.. sorry om, Miko gabisa om. Miko ada kursus piano hari ini" jawab gue singkat

"oh yaudah gapapa nak miko, om gamarahkok. yaudah, Alicenya pilang dulu ya nak Miko, ayo Alice pamit ama Mikonya" ucap Papa Alice

"ah Miko ga asik! Alice benci ama Miko! emoticon-Frown" Alice berlari ke mobilnya dan pergi meninggalkan gue

"Maafin Alice ya nak Miko, dia cengeng begitu emoticon-Smilie" ucap Papa Alice sembari menepuk pundak gue

"Iya om gapapa, Alicenya emang udah biasa kaya gt emoticon-Ngakak (S)"

"yaudahkalo gt om dan tante pulang dulu ya"

"iya om, hati hati om" balas gue

Gue seneng, gue dianggap orang yang deket ama keluarga Alice. Walau gue kenal Alice cuma sebatas temen sekolah.
Sebelum pulang, gue membeli IceCream kesukaaan gue, padahal suasananya saat itu sedang dingin dingin mendung gt, alhasil esoknya.. Gue kena Flu.

Part 3A

image-url-apps
Karena gue yang saat itu masih terkena flu, alhasil gue meriang dan gabisa dateng ke sekolah. Sedikit mengenai sekolah gue, sekolah gue itu udah digunakan oleh kakak cewe gue yang pertawa sampe dimasukin juga oleh gue, yah jadi sekolah gue udah lumayan kenal ama keluarga gue, dan pemilik sekolahnya juga masih kerabat keluarga gue, jadi kalo masalah absen gue gausah takut, pasti keisi emoticon-Peace

Karena gabisa datang kesekolah, gue gabisa ikut latihan nyanyi bareng ama Alice, jadi gue di switch ama temen gue, sebut saja dia Puki.

Gue yakin pasti Alice ngomel lagi ke gue ntar. Tapi, pada acara perpisahan gue ga mendapati satu patah kata pun keluar dari mulut mungil Alice, gue coba untuk mendinginnkan suasana.

"Alice" sahut gue

Namun, Alice hanya tersenyum, lalu menundukkan kepalanya

"Alice.." panggil gue lagi

"iya Miko? emoticon-Frown" Alice menangis.

"kamu kenapa? aku ada salah ya Lis? emoticon-Bingung (S)" gue bertanya sambil menggaruk garuk kepala gue

"engga kok Miko, kamu ga salah apa-apa.. eh sini'in tangan kamu Mik.."

Gue menyerahkan pergelangan tangan kiri gue ke Alice, lalu Alice mengikatkan sebuah gelang ke pergelangan gue. Gelang berwarna biru tua, yang berlapis lapis, kompak dengan miliknya yang berwana pink dengan model yang sama.

Gue memandangi mata Alice yang berkaca-kaca, dengan reflek gue mengelus kepalanya, gue melihat Alice yang sedikit kaget saat gue mengelus lembut kepalanya, lalu ia menengok gue, air mata kembali keluar dari pelupuk matanya.. dan ia tersenyum.

Suasanan kembali hening.. Keheningan itu berlanjut hingga acaranya selesai.
Tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut kami masing-masing.

Sore itu, gue dan Alice berjalan menelusuri sekolah ke arah gerbang sekolah, suasannya begitu nyaman dan tenang, mungkin karena kami brdua ialah salah satu murid yang paling lama pulang dari acara itu, karena ada urusan dengan guru seni.

Kami berjalan melewati ayunan yang sudah tampak tua dan dipenuhi karat di tiap sisi-sisinya, mengingat kembali saat pertama kali kami bertemu, saat pertama kali kami saling menyapa, saling berkenalan.

Alice berhenti berjalan. Ia kelihatan ingin menyampaikan sesuatu, tapi sepertinya sulit untuk menyampaikannya. Ia seperti tercekat saat ingin mengeluarkan suara dari tenggorokannya ke udara bebas ini..

Sesulit itu kah waktu itu Lis?

Ia kembali menangis, hingga pipinya yang putih lembut telah basah kuyup oleh air matanya.
Gue melihat seorang gadis putih yang sangat manis dan lucu, yah.. dia primadonanya sekolah gue, sedang menangis.

"Miko... A.. a.. aku.. bakalan ngelanjut sekolah diluar kota.."

Ia kembali menangis.. mengangis dengan sangat lirih. Sedangkan gue? Gue yang masih kecil saat itu cuma bisa diam tanpa berkata apa apa.
Gue kaget mendengarnya.
Gue seakan membeku mendengar ucapan Alice barusan, padahal gue berharap, gue bisa berskolah disekolah yang sama dengan Alice nantinya.

Alice kemudian datang menghampiri gue, lalu menyerahkan secarik kertas yang terlipat rapi. Gue ga bergerak sedikitpun saat itu, Alice menarik tangan gue dan meletakkan kertas itu diatas telapak tangan gue yang dingin.

Lalu pergi berlari meninggalkan gue.

Part 3B

image-url-apps
Gue membuka kertas itu, walau samar-samar, seperti inilah isinya:

Miko, maaf janji kita buat sekolah barengan lagi gabisa aku tepatin. Papa ditugasin ke Pulau Kalimantan, jadi ya aku dan mama harus ikut papa kesana. Pastinya sulit buat aki nantinya buat ngedapetin sahabat kaya kamu.

Sahabat, aku gabisa berharap lebih emoticon-Smilie

Kamu tau ga kenapa dulu aku bisa ketemu ama kamu di ayunan? Aku kasih tau yaa. Aku udah perhatiin kamu dari awal kamu datang kesekolah. Aku tetep perhatiin kamu, Aku tertarik liat kamu yang cuek, pendiam, dan gamau buat masalah ama kakak kelas kita yang suka ganguin aku. Kamu gasuka buat keributan, bahkan saat kamu ngelangkahin kaki, kamu sengaja ga nyeret kaki kamu kan? supaya ga ribut kan? saat ngebuka pintu kelas bahkan kamu sengaja ga langsung ngebuka dengan kenceng kaya anak anaklain, karena kamu tau itu bakal ngebuat suara yg ganyaman.

Aku beruntung punya temen kaya kamu Mik,beruunnntuuuuung banget emoticon-Big Grin

Makasih buat 6 tahun ini kamu udah jadi ksatrianya aku. Mulai sekarang kamu jaga diri baik baik yah. Tetep jadi Mikonya aku, jaga gelang persahabatan kita, sampai aku kembali nanti emoticon-Smilie

Alice


Bukan kamu yg saat itu beruntung Lis, tapi aku. Aku yg gapunya temensaat itu, tapi kamu datang untuk nyapa aku, kamu bawain bekal buat aku. Makasih Lis.

****

Gue menutup aplikasi InstaGeraham di smartphone gue. Kembali mengingat kembali kejadian belasan tahun lalu. Saat dimana si Miko kecil ga perlu mikirin salary mikirin client mikirin kurs dollar.

Saat dimana si Mikokecil punya temen deket, ya.. temen. Temen yang paling baik dan tulus yang pernah gue milikin, yang relabawain gue jaket karena tau gue jarang bawa Jket, yang selalu nyatetin pelajaran saat gue sakit. yang selalu negur gue kalo sikap gue terlalu cuek dan angkuh didepan orang lain.

Thanks Lis.
You've make my Childhood colourfull.
image-url-apps
Maaf kalo gue apdet rada pendek. karena laptop gue lagi rusak. Jadi ya kepaksa ngtik dari smartphone emoticon-Peace
image-url-apps
keren ni kayaknya
ijin nyimak om
image-url-apps
Quote:


silahkan omm
Dapat pejwan. Minyak dulu om, sambil minum air putih emoticon-Cendol (S)
asik ceritanya
image-url-apps
cerita baru ijin gelar tiker gan emoticon-Ngakak (S)
image-url-apps
Quote:


silahkan gan..
Jangan lupa emoticon-Rate 5 Star emoticon-Blue Guy Cendol (L)
image-url-apps
Quote:


wokeh gan emoticon-Rate 5 Star emoticon-Blue Guy Cendol (L)
image-url-apps
Quote:


silahkan gan.
image-url-apps
Nice stories gan... keep writting
emoticon-2 Jempol
×