alexa-tracking

INTRODUCING

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/554719bb0e8b46e2108b456b/introducing
4200 DETIK
Ini pertama kalinya aku menulis di KASKUS. Sebelumnya aku hanya menulis untuk kubaca sendiri. Egois, ya? Entahlah. Sampai suatu ketika seorang sahabat memberikanku sebuah link internet. Ternyata link itu berisi sebuah kisah cinta yang luar biasa. Cinta dalam diam. Cinta tanpa pengungkapan. Cinta tanpa penyatuan. Aku pikir hampir semua pecinta forum Story From The Heart tahu kisah ini, judulnya “Sepasang Kaos Kaki Hitam”. Terdengar familiar bukan?emoticon-Betty (S)

Kisah tentang cinta Ari yang dia pikir tidak mendapat balasan dari Meva, perempuan dengan kaos kaki hitam saat pertama kali dia melihatnya. Rasanya aku dongkol sekali saat membaca part dimana Meva mengakui bahwa sesungguhnya dia juga mencintai Ari, hanya saja ada jurang pemisah yang terlalu terjal di antara mereka, keyakinan sampai akhirnya mereka memilih berpisah dengan memendam cinta masing-masing. Cinta sendirian. Namun ternyata, Tuhan membawa mereka ke sebuah pertemuan yang tidak pernah terbayangkan. Setelah bertahun-tahun terlewati tanpa kabar, Ari melihat Meva di sebuah jalan. Ari bergegas turun dari mobilnya dan menghampiri Meva. Dan di saat itulah, semuanya terungkap. Perasaan Ari dan Meva ternyata sama. emoticon-Betty (S)

Saat membaca part itu kupikir mereka akan bersatu, ternyata tidak. Mereka sudah mempunyai pasangan masing-masing. Hidup dalam ikatan sakral yang mereka janjikan pada Tuhan. Pernikahan. Berpisah lagi. Itu pilihan mereka.emoticon-Berduka (S)

Ya. Cerita itu yang menginspirasiku untuk membagikan kisahku disini. Ini kisah nyata. Bukan tentang perbedaan keyakinan. Bukan pula tentang cinta yang tidak diungkapkan. emoticon-Smilie

Aku harap kisah ini bisa memberi tahu semua orang bahwa tidak ada yang salah dengan menunggu, setidaknya kita belajar untuk mempertahankan. Tapi ingat, saat jatuh cinta, logikanya dibawa, ya.emoticon-Kiss (S)
The story begins…emoticon-Blue Guy Peace

INTRODUCING

Pernahkah kalian jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama? Aku pernah. Tapi apakah kalian juga pernah mematahkan cinta itu sesering kalian jatuh lagi kepadanya? Karena aku pernah. Jangan mengajariku cara mencintai seseorang yang hatinya tak pernah tersentuh, karena aku sedang melakukannya.

Aku Ires, seorang siswi yang baru lulus dari jurusan IPA sebuah SMA negeri ternama di kotaku yang memang dapat dikatakan nekat saat memutuskan masuk sebuah Sekolah Tinggi Agama Islam di jurusan Ekonomi Syariah, aku tidak punya basic pendidikan syariah dari mulai TK sampai SMA. Memang keputusan ini bukan semata-mata keinginanku, Ayahku lah yang menginginkan aku kuliah disini dan dengan niat ingin membahagiakan beliaulah aku mengubur mimpiku dalam-dalam untuk dapat kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang di jurusan Perpajakan. Yap, aku batal kuliah di UMM dan itu membuatku malas mendaftar kuliah dimanapun. emoticon-Berduka (S)

Setelah melewati masa-masa ospek yang sangat melelahkan dan bahkan sampai membuatku harus dilarikan ke rumah sakit karena penyakit tifusku kambuh, perkuliahan pun dimulai. Aku benar-benar asing dengan seluruh orang di kampusnya. Memang tidak ada satupun teman-teman dari SMA-ku dulu yang melanjutkan studi disini. Kebanyakan dari mereka melanjutkan ke universitas-universitas ternama di Indonesia, wajar saja, SMA ku adalah sebuah SMA yang terkenal dengan siswa-siswa jenius dan burjois. emoticon-Ngakak (S)

Sahabat-sahabat baikku semasa SMA pun sudah tidak lagi tinggal di kota itu. Sasa pindah ke Bali untuk melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Pariwisata, Prilly pindah ke Yogya dan mengambil sebuah universitas swasta disana, dan Kiki pindah ke Banjarmasin. Selama di SMA, Aku memang sangat dekat dengan ketiga sahabatku ini sehingga sampai kepada perpisahan kami yang seperti ini pun Aku masih sering melakukan kontak dengan mereka entah melalui chat BBM, telepon, ataupun Skype.

Awal perkuliahan memang dirasa sangat berat untukku. Mulai dari jadwal kegiatan kampus yang mengharuskan mahasiswa bangun subuh untuk mengikuti kegiatan ‘vocabulary’ di halaman masjid sampai dengan kewajiban mengikuti kajian Quran sehabis magrib. Sebenarnya hal itu sama sekali tidak masalah untukku jika jarak rumah ke kampus masih dapat dikatakan dekat namun pada kenyataannya jarah rumahku ke kampus memang benar-benar jauh, sekitar 15-20km. emoticon-Mad (S)

Dan yang makin membuatku pusing adalah saat aku mengetahui bahwa sebelum diberikan mata kuliah khusus ekonomi, ternyata setiap mahasiswa baru harus melewati 2 semester dengan isi kuliah seputar Islam, seperti Bahasa Arab, Fikih, Ulumul Quran, Ulumul Hadis, dan sebagainya. Alhasil, Aku yang memang tidak pernah sama sekali mempelajari materi ini semasa SMA hanya dapat melongo saja. Namun pada dasarnya, Aku adalah cewek yang gampang bergaul, baru beberapa hari perkuliahan, aku sudah akrab dengan Reya, mahasiswi cantik alumni Madrasah Aliyah Negeri. Reya sangat membantu dalam proses kuliahku.

Reya adalah seorang perempuan cantik yang sangat anggun. Reya sangat pandai dalam urusan dandan. Tiap berangkat ke kampus pun dia tidak pernah lupa menggunakan foundation, mascara, eyeliner, lipbalm, dan jenis make-up lainnya. Jauh berbeda denganku yang sangat cuek terhadap penampilan dan tergolong tidak bisa berdandan. Reya tidak banyak omong namun sekalinya ngomong penuh makna. Rumahnya tidak begitu jauh dengan rumahku. Inilah yang menyebabkan pertemananku dan Reya terjalin harmonis, kami berangkat kuliah sama-sama dan pulang kuliah pun sama-sama.

Sebelum perkuliahan pertama dimulai, Ibu dosen memperkenalkan dirinya dan mengabsen mahasiswa di kelas. Kelas ESY-A, sebuah kelas bagi mahasiswa jurusan ekonomi syariah di kelompok A karena kelas ekonomi syariah sendiri terbagi menjadi tiga kelas yaitu, ESY-A, ESY-B, dan ESY-C. Kelas yang berukuran 7x6 meter ini diberi cat warna krim dan memang cukup besar untuk menampung 28 mahasiswa ESY-A. kelas ini dilengkapi dengan 35 kursi mahasiswa, sebuah proyektor, sebuah papan tulis, meja, dan kursi untuk dosen. Setelah sang dosen memberikan intermezzo sedikit mulailah dipilih beberapa orang untuk mengkoordinir kelas. Beberapa nama yang memang sudah ‘beken’ di kelas tentu saja ditunjuk sebagai kandidat. Dan tanpa diduga-duga....

Dosen: Kamu, Nak, yang duduk paling depan, yang pakai jilbab warna krim.
Aku: Saya, bu? emoticon-Cape d... (S)
Dosen: iya, kamu. Siapa namamu?
Aku: Iresania Apriliyanti, Bu. Biasa dipanggil Ires. emoticon-Bingung (S)
Dosen: iya, Ires dimasukin jadi salah satu kandidat ya.
Aku: iya, bu. emoticon-Malu (S)

aku tersenyum ramah namun masih bingung kenapa aku dipilih dan bahkan dipilih langsung oleh ibu dosen. Ya, mungkin dari raut mukaku, ibu dosen melihat sesuatu yang menjanjikan. Hehehe. emoticon-Ngakak (S)

Aku mendapat kepercayaan sebagai sekretaris kelas. Hal itu biasa saja untukku karena di SMA pun aku sudah pernah menjabat menjadi sekretaris. Tapi tetap saja itu adalah sebuah kebanggaan untukku yang dipilih secara langsung oleh dosen.

Pemilihan koordinator kelas pun selesai dan kuliah dimulai...
Aku: Re, mohon dimaklum ya kalau nanti aku banyak nanya kamu. Aku nggak ngerti nih masalah ginian. Di SMA ku mana ada. emoticon-Blue Guy Peace
Reya: Iya, santai aja. Kalau aku bisa pasti ku bantu. Masalahnya aku juga kurang menguasai Bahasa Arab.

Aku tidak banyak punya teman saat awal-awal kuliah karena rata-rata mahasiswa barunya berasal dari Madrasah Aliyah yang sama. Tapi seiring berjalannya waktu aku mulai mengakrabkan diri dengan beberapa teman yang lain.

numpang gelar koran ye.

mo nunggu takut updetan nye lame

image-url-apps
kayanya cerita keren nih
salken kakaaahhh
yang rajin ya updatenya
ane udah emoticon-Rate 5 Star
KASKUS Ads
825
Quote:


silakan gan emoticon-Ngakak (S)
Quote:


makasih banyak ganemoticon-Kiss (S)
ane izin ngedeprok disini deh.
ane bantu emoticon-Rate 5 Star doang bisanya
belum bisa ngecendol belum iso soalnyaaa emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


Kalo mau nulis part selanjutnya dimana yeee gan? Create new thread atau apa?

Part II

image-url-apps
NINJA MERAH


Kelasku dan Reya berada di paling pojok koridor, dekat dengan toilet. Namun di belakang toilet itu ada sebuah taman kecil yang indah, di tengahnya dibangun sebuah meja berbentuk segi enam, anak-anak di kampus menyebutnya meja hexagonal. Di samping taman ini adalah jalan menuju gedung D-2, gedung untuk jurusan Bahasa Inggris. Sebenarnya di jalan ini sudah dipasang palang peringatan dilarang parkir. Namun tetap saja banyak mahasiswa nakal yang memarkir kendaraannya di sisi jalan ini.

Beberapa minggu ini aku memang suka duduk-duduk di taman, di meja hexagonal. Ada satu hal yang menarik perhatianku selama disini. Motor Kawasaki Ninja berwarna merah yang selalu terparkir di bawah pohon di sisi jalan samping taman.
Quote:


Tiba-tiba datang si cecunguk kampus, sebut saja Wawan.
Wawan: woooy!!! Ngelamun terus.
Aku: Wawaaaannn... emoticon-Mad (S)

Wawan adalah lelaki yang kukenal saat ospek. Kebetulan aku memang satu kelompok dengan Wawan semasa ospek. Wawan memang terkenal usil dan nakal. Selama ospek saja dia sering sekali mendapat hukuman karena kenakalannya. Tapi orangnya baik, ramah, dan lucu. Hari ini Wawan menggunakan kemeja kotak-kotak berwarna merah, celana jeans hitam, dan sepatu kets merah. Tidak lupa dengan gaya rambut yang dibuat berdiri sebagai gaya rambut andalannya.

Wawan: aduh, sakit, nyai. *sakit bekas kucubit* Ngapain sendirian disini?
Aku: nunggu Reya... eh, Wan, kamu tahu itu motornya siapa?
Wawan: yang mana? emoticon-Bingung (S)
Aku: noh! Ninja merah.emoticon-Malu (S)
Wawan: oh, itu. Itu mah motor gue! Hahaha... emoticon-Cool
Aku: heh. Orang serius juga ih. Beneran deh itu punya siapa? Senior ya? *sinis banget pasti nada bicaraku saat menyebut kata se-ni-or* emoticon-Metal
Wawan: loh, itu kan motornya Alka, sekelas tahu sama kamu. Masa kamu nggak tahu sih?
Aku: hah? Siapa tadi? Alka?
Wawan: iya. Nggak tahu yang mana Alka?
Aku: iya, nggak tahu aku. Aku belum terlalu hafal dengan nama-nama teman sekelasku.
Wawan: nggak pernah papasan pas dia bawa motornya?
Aku: belum pernah. Tiap aku datang ke taman ini motor itu sudah pakir disitu. Lagian kan aku parkir di parkiran belakang.

Saat lagi asik mengulik tentang pengendara ninja merah itu, terdengar sebuah panggilan dari arah belakang ku. Aku kenal banget sama suara satu ini. Siapa lagi kalau bukan miss universeku, Reya.
Reya: Iressss....
Aku : iya tunggu... *menoleh ke Reya* Wan, aku duluan yaaa... *balik menoleh ke Wawan*
Wawan: sip, nyai. Hahaha...
Wawan memang memanggilku dengan sebutan Nyai semenjak ospek dulu karena aku sangat cerewet dan perfectsionis. Katanya.

2 bulan pertama perkuliahan di semester satu. aku sudah hampir mengenal semua teman di kelasku walaupun kadang-kadang masih suka terbalik-balik saat menyebut namanya.
Suatu hari seusai mata kuliah Fikih, matahari sudah mulai memberikan cahaya senjanya sebelum menghilang, seorang lelaki yang terlihat pendiam sekali di kelas mendekatiku ke kursi. Lelaki ini tidak pernah bicara pada ku sebelumnya, sok cool. Perawakannya tinggi besar, cocok menjadi anggota polisi atau TNI, hitam manis. Aku kenal dengan lelaki ini, dia Alka, pemilik motor Ninja merah yang selama ini kukagumi.
Dan tiba-tiba dia mulai membuka percakapan di antara kami.
Alka: Neng, minta pin BB dong. emoticon-Metal
Aku: buat apaan? emoticon-Malu (S)
Alka: ya buat share info-info kelas kita aja.
Aku: jangan suka ngirim broadcast nggak penting loh, ya. Pin aku 2A....
Alka: pakai barcode aja deh sini. Ribet.
Aku: hah? barcode apaan? emoticon-Cape d... (S)
Alka: ya Allah, kamu pakai bb udah berapa lama sih? Ini loh yang namanya barcode. Caranya gini.... *Alka merebut blackberryku dan mengutak-atik seenaknya*

Aku hanya tertawa malu karena memang baru tahu tentang barcode itu. emoticon-Malu (S) Setelah selesai mengundangku sebagai teman bbm-nya pun Alka pamit pulang. Manis memang orangnya tapi jahil, suka ngatain.

Keesokan harinya di kampus, aku datang kepagian, aku duduk sendirian di bangku panjang yang ada di selasar depan kelasku. Tiba-tiba datang tuh si anak motor dan langsung ngeloyor duduk di sebelahku.

Alka: eh neng, kamu alumni SMA 2 itu kan? emoticon-Metal
Aku: iya, kenapa, kang? emoticon-Malu (S)

Karena kebiasaan Alka memanggilku dengan panggilan ‘eneng’ akhirnya aku pun memanggil Alka dengan panggilan ‘akang’. Lucu.

Alka: tahu satpamnya siapa?
Aku: tahu dong. Pak Yono, kan?
Alka: waaah, berarti kamu anak buah pak Yono dong, neng. Hahaha... emoticon-Ngakak (S)
Aku: ih, Akang, apa-apaan sih... emoticon-Mad (S) *aku mencubit Alka secara refleks dan meninggalkannya masuk ke kelas*

Aku dan Alka menjadi lebih akrab setelah bertukar pin BBM pada hari itu. Dan aku sekarang pun sudah tahu siapa pemilik Ninja merah yang diam-diam aku kagumi itu. Terlebih aku sekarang suka diam-diam mencuri kesempatan duduk di taman saat perkuliahan selesai hanya untuk melihat Alka mengendarai motornya itu. Wih, gagaaah!
Quote:

ane kurang tau juga sih .
cuman bukan create new thread
di post reply sist emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


Wah kacau nih tulisan gw. Maklum, nubie emoticon-Big Grin
Quote:

gpp santai aja sist
masih mending sist udah berani nulis lah ane ga pernah bikin cerita hehee
lanjutin terus aja sis ntar bakal rame sendiri kok
image-url-apps
Quote:


Amiiin. Semoga banyak yang suka aja deh yak.
image-url-apps
Cie cie yang baru kenalan sama rider ninja merah, bikin trid nya satu aja bray kata nya disini gak boleh bikin 2 trid
image-url-apps
Quote:


Iya salah deh gw ah. Baru ini sih main di mari yak. Banyak2 minta maaf dah.
Anak motor gan, beeeeeh pesonanyeee emoticon-Big Grin
image-url-apps
Jadi ini judul ceritanya 4200 detik ya? emoticon-EEK!

Habis lanjut updetan terus request deh ke trit laporan (yang di sticky) ganti judul trit ini sama delete trit yang ninja itu emoticon-Big Grin #kalo masih bingung bisa kok dibantu
image-url-apps
Lah sis kok bikin dua cerita ?

Kan gak boleh dua cerita aktif si sfth emoticon-Malu

Thread ninja merahnya request delete aja sis... emoticon-Smilie
image-url-apps
Dopost emoticon-Nohope
image-url-apps
Quote:


Iyeee kak, ni cerita judul gede nya "4200 detik", introducing sama ninja merah itu sub judul. Ntar gw coba yg agan bilang tadi deh yak emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:

Nubie gan, kaga paham dah dimana mesti nulis next part nya emoticon-Frown

image-url-apps
Quote:


Nulis part baru nya di trid ini aja bray,di komentar gak usah bikin trid baru lagi,semangat ya