alexa-tracking

CiDaHa

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5539ab65507410c52a8b456b/cidaha
Cool 
CiDaHa
emoticon-SmilieSelamat Pagi/Siang/Malam Agan dan Sista penghuni SFTH emoticon-Smilie

Well, langsung aja ya, ini sebenrnya True Story, Real, dan tokoh-tokoh yang ada di cerita ini adalah nyata
Tapi demi privacy ane dan tokoh-tokoh yang ada di cerita ini, maka ada beberapa hal yang ane rekayasa

Tujuan dari ane bikin story ini sebenrnya supaya orang itu tau kalo ane pernah mencintai dia dalam diam, tapi berhubung kayaknya dia jarang main ke SFTH yaudah story ini biar menjadi kenangan aja, setidaknya ane lega udah ungkapinnya dalam bentuk story yang bisa semua orang baca. Dan siapa tau aja yang baca bisa ambil hikmahnya emoticon-Smilie

emoticon-Smilie Selamat menikmati emoticon-Smilie


Quote:



Ketahuilah,
Akan ada orang yang selalu menyebut namamu dalam doanya.

#1

Hai semua, perkenalkan namaku Valeria. Orang-orang biasa memanggilku Vale, Val, dan apapun yang mereka suka. Aku adalah anak semata wayang. Kata mama, sejak kecil aku manja, susah mandiri, apa yang diinginkan harus tercapai. Dan aku adalah anak yang pendiam diantara anak-anak lainnya.

Bukan tanpa alasan aku menjadi seorang pendiam, bahkan kalo boleh dibilang aku adalah orang yang kuper, kurang pergaulan, cuma sekedar tau jalan dari rumah, sekolah, dan rumah sakit. Ya, rumah sakit. Dulu, waktu SD, seminggu sekali pasti ke sana karena penyakit asma. Sampai sekarangpun aku masih mengidap penyakit yang membuat nafas terasa sesak.

Ini adalah kisahku di tahun 2010-2013 yang lalu, dari awal aku SMK sampai lulus, sekarang aku kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta.

Aku masuk di salah satu SMK Pariwisata Swasta di Jakarta, saat itu masih ada program kelas Internasional dan aku beruntung dapat lolos ke kelas Intl tersebut. Menjadi siswi SMK memang bukan pilihanku, karena cita-citaku menjadi seorang arsitek. Tapi apa daya mengikuti jejak karir tanteku, akhinya aku mausk di SMK Pariwisata Swasta di juruan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) ini. Aku punya 2 sahabat baik namanya Hera dan Naty. Mereka dengan karakternya masing-masing, begitu pula dengan aku, dengan karakter aku yang seperti ini. Sebelum mengenal mereka, aku lebih dulu mengenal Tara, tetapi banyak hal yang akhirnya membuat kita semakin menjauh, termasuk kArena Tara masuk dalam sebuah gank sebut saja gank 7 Ceria.

Di jurusan kami terbagi adas 2 kelas, yaitu kelas 10 UPW 1 dan 10 UPW 2. Kelasku di UPW 1, banyak yang bilang di kelas Intl ini anak-anak pinter, bermobil, tajir, dll. Padahal ga sesempurna itu, termasuk aku, aku ga pinter-pinter banget seperti yang mereka kira. Dan banyak temen-temen sekelas yang ulangannya masih remedial. Sampai akhirnya, pemerintah menutup kelas Intl dan ga ada lagi sekolah RSBI.

Disinilah kisahku dimulai....

#2

Hari itu sekolah kami mengadakan lomba dalam rangka 17 Agustus, memang bukan tepat di tanggal itu karena bulan Ramadhan. Banyak anak-anak memeriahkan acara, mengikuti lomba, atau sekedar lihat-lihat keseruan yang terjadi, termasuk aku dan Tara.

Sampai akhirnya kami terpana dengan seorang lelaki yang turut serta menjadi panitia lomba. Wajahnya familiar, tapi tetap saja orang itu asing.

Quote:


Ya, memang familiar karena wajahnya mirip dengan seseorang yang pernah aku cintai, yang pernah kujadikan seorang kekasih, tapi kita pisah karena keegoisan kita sehingga kita ga bisa sama-sama lagi. Move on sih udah, tapi tiba-tiba ada lelaki itu membuat aku menjadi terdiam memaku..

Quote:


Lomba pun dimulai. Ikhlas ga ikhlas harus dijalanin, kalopun kenapa-kenapa toh masih ada inhaler, lagi pula ga ada salahnya ikut seru-seruan juga. Kan berpartisipasi juga, hehehe.

Awalnya, semua bejalan dengan lancar, akupun masih bisa tertawa bahagia mengikuti lomba itu sampai semua koin terkumpul habis. Tapi akhirnya...

Quote:


Aku pun ke kelas dengan keadaan lemas dan langsung duduk sambil mencoba mengatur nafasku agar kembali normal, tentu dengan bantuan Ventolin inhaler ku. Aku mencoba untuk tenang dan tidak panik.

Quote:


Aku memang bukan orang yang mudah marah, tapi sekalinya marah bsia bahaya. Dan kali ini aku masih bisa memaafkan Tara, karena memang dia belum tau tentang sakitku ini. Dan kita pun memutuskan ke kantin untuk sekedar duduk-duduk sambil minum coklat hangat. Kami pun larut dalam obrolan tentang sakitku ini. Bagaimana aku bisa kena penyakit asma, obatnya apa, rasanya gimana. Berkali-kali Tara meminta maaf walapun aku sudah lupain kejadian tadi.

Quote:


Bel pulang pun berbunyi, dan kita pulang ke rumah masing-masing. Ga ada yang spesial hari ini, biasa aja. Malah terasa aneh, mulai dari ketemu orang yang wajahnya mirip mantan, terus asma kambuh, ketemu orang itu lagi... Ah, rasanya lelah sekali..
KASKUS Ads
image-url-apps
pejwan ya gan nenda
image-url-apps
cinta dalam hati emoticon-Mewek
Quote:


pengalaman ya neng emoticon-Stick Out Tongue

================

val, ijin ikut baca yaaa
kayanya bakal dicomblangin nih emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


emoticon-Malu udah mbak diem ajaah emoticon-Embarrassment
*ntarpadatau emoticon-Embarrassment

Comblangin ajaa tuh daripada banya maho disana emoticon-Embarrassment

#3

Seiring berjalannya waktu, aku dan Tara semakin menjauh karena Tara ikut menjadi anggota gank 7 ceria. tentu anggotanya 7 orang dan cewek-cewek gaul dan agak menjijikan buatku. Tapi aku pun suda punya 2 teman baik, namanya Hera dan Naty. Kami menjadi selalu bersama kalau disuruh untuk berkelompok, ke kantin bareng, bahkan ga jarang kami bertukar makanan.

Quote:


Yap, Hera termasuk anak yang pintar dalam semua pelajaran, Ga heran, karena dia yang paling tua di kelas ini. Tapi Hera yang sifatnya seperti anak kecil, mudah sekali tersinggung. Tapi bagaimanapun, Hera & Naty adalah teman baikku. Mereka luar biasa. Selalu ada dalam kondisi suka dan duka.

Ulangan pun berjalan begitu saja, ga ada yang bikin bingung, ga ada yang terlalu susah, biasa-biasa aja. Malah beberapa temanku berhasil menyontek rumus. Aku? Ya aku hanya mencoba mengingat kembali pelajaran yang pernah dibahas.

Quote:


Kita pun akhirnya ke kantin. Dengan percaya diri, aku jalan ke kantin. Tapi apa yang terjadi...

*BRAAKKKK...!!!!*

Aku tertimpa kayu jati yang berat sampai akhirnya aku pingsan dan ga sadarkan diri..

Quote:


Kesel? Pasti...

Disaat yang lain senang-senang ke Bali, aku hanya terdia di RS. Musibah, siapa yang tau...

Sehari setelah teman-teman ke Bali, mereka pun menjengukku. Kehadiran mereka cukup membuat aku senang walaupun sakit di kepalaku sangat terasa.

Quote:


Akupun istirahat, berharap besok lebih baik.. Dan menjadi lebih baik..
Quote:


Monggo silakan emoticon-Smilie

Quote:


Kenapa gan? emoticon-Big Grin

Quote:


Silakan *lempar gorengan* emoticon-Big Grin

Quote:


Liat saja nanti hehehe emoticon-Big Grin

Quote:


gorengan doang nih va? minumnya kaga? emoticon-Hammer (S)

============

btw boleh request pengertian istilahnya dong, kaya guiding maksudnya gimana gitu emoticon-Embarrassment
lumayan kan nambah ilmu juga emoticon-Blue Guy Peace

keep update yaaa emoticon-Kiss (S)

#4

Hari ini adalah hari pertamaku di kelas 2 setelah mengikuti Ujian Akhir Semester. Satu hal yang aku takutin adalah aku, Hera & Naty terpisah kelas. Ohiya, kelas 2 ini udah ga ada kelas intl jadi kami semua dicampur. Dan udah pasti banyak temen baru lagi. Aku pun berangkat lebih pagi dengan diantar papa. Tentu supaya aku duduk paling depan.

Sesampainya di sekolah, aku pun menuju area kelas 2, melihat daftar nama di 11 UPW 1 tidak ada namaku, ga perlu liat nama lagi, aku pun langsung masuk ke kelas 11 UPW 2. Akhirnya aku duduk di depan, kebetulan kelas masih sepi. Sambil menunggu, aku memainkan hp. Dan menghubungi pacar baru ku.

Ohiya, perkenalkan pacarku, namanya Artha, usia kami terpaut 3 tahun, saat ini dia kuliah di salah satu Universitas Tinggi Swasta di Jakarta, terkenal dengan fakultas IT nya. Aku mengenalnya lewat forum di FB. Entah kenapa antara Artha, dan Febri mirip sekali, bagai pinang dibelah 2.

Tak lama, teman-temanku pun datang, aku sangat bersyukur karena Hera dan Naty masih sekelas. Tapi mereka lebih memilih duduk di belakang karena memang kelas kami sempit sekali, jadi duduk di belakang pun masih terasa di depan dan masih bisa melihat papan tulis dengan jelas.

Dengan wajah terheran, aku pun bengong melihat wajah familiar, tapi asing buatku..

Quote:


Aku pun larut dalam pembicaraan dengan Febri, banyak hal yang dia ceritakan, bahkan dia tau aku pernah ketiban kayu, pernah asma karena ikut lomba. Dan aku tau, dia adalah IT addict, semua hal dia tau tentang yang berhubngan dengan Teknologi. Kesan pertama aku kenal Febri adalah aneh, ya dia adalah cowo berprilaku aneh, pendiam. Yap, kami duduk sebangku tapi sama-sama pendiam, kalian tau kayak apa? Kayak patung, kadang bicara seperlunya, kadang bercanda. Aku sibuk dengan headset, dia sibuk dengan gadgetnya.

Hari ini unik, asik, seru, teman baru, dan Febri adalah es yang mencair..

Malam menjelang tidur hpku berbunyi..

Quote:


Aku pun terlelap dan berharap hari esok lebih baik...
Quote:


Lah iya, minumannya nih *lempar kelapa bulet* emoticon-Blue Guy Peace

Ohiya, guiding yang dimaksud adalah menjadi pemandu wisata, di sekolah pariwisata khususnya jurusan Usaha Perjalanan Wisata pasti ada pelajaran Tour Guiding, kita diharapkan mampu menjadi tour guide (memandu wisata).. emoticon-Big Grin
Quote:


Nah betah deh kan nongkrong dimari jadinya emoticon-Ngakak (S)

===============

Tadinya mau komen kasian bener sih kamu ketiban kayu, untung ga parah lukanya emoticon-Berduka (S)
okeh okeh tengyu penjelasannya neng,, wuiiih udah sebangku aja sama Febri emoticon-Stick Out Tongue

Awas ya kalo ngegantung ceritanya nanti emoticon-EEK!

#5

Kehadiran Febri membuat aku sedikit menjauh dengan Naty dan Hera, bukan maksud aku menjauhi mereka, tapi keadaan yang membuat aku begini, terlalu asik dengan orang yang sama anehnya dengan aku, suka sibuk dengan dunia nya sendiri. Aku dan Febri menjadi sangat dekat, kami suka berbagi handsfree untuk mendengarkan lagu bersama-sama. kebetulan saat itu aku baru mengenal band Evanescence, tentu Febri yang mengenalkanku musik tersebut. Jadi ya, kita beruda sama-sama suka Evanescnece, dan sama-sama cuma suka sama Vocalistnya, yaitu Amy Lee.

Quote:


Ya, lagu itu dalam sekali, walaupun aku gatau maknanya apa, tapi kesimpulan dari artinya itu adalah "Aku rela mati demi kamu, biar aku yang merasakan sakitmu.." ditambah suara Amy yang menggetarkan dada membuat aku terlarut dalam lagu itu sambil menatap papan tulis yang kosong..

Quote:


Sambil mendnegarkan lagu, aku pun menulis liriknya yang aku lihat dari google..

Quote:


Tanpa memperhatikan yang ada, tiba-tiba Hera dan Naty menghampiriku..

Quote:


Kayaknya emang harus cuek menghadapi mereka berdua, agak nyebelin, tapi aku tetap menyayangi mereka bagaimanapun mereka adalah sahabat-sahabatku..

Quote:


Perlahan aku sadar, aku mulai timbul rasa sayang, mungkin cinta. Tapi aku pun harus menjaga perasaan Artha, aku memiliki kekasih. Lagipula, apa Febri juga memiliki rasa yang sama kepadaku?

Malamnya aku mencoba tidur tetapi terus memikirkan hal itu..

Tuhan, tolong Vale..

Quote:


Hehehe, emang nih.. Lagi bernasib sial emoticon-Mewek Masih perjalanan panjang sist :')

#6

Hari ini adalah hari Minggu. Aku, papa, dan mama biasa pergi ibadah di gereja daerah Mangga Besar. Entah kenapa hari ini aku malas sekali pergi kemana-kemana, ditambah kepala agak pusing, mungkin karena kemarin aku ga makan siang dan makan malam. Tapi ya mau gamau, aku tetap pergi.

Perjalanan di mobil pun kami ngobrol..
Quote:


Ya jelas aku betah, gimana ga betah kalo teman sebangku aku adalah Febri. Tak lama kami pun sampai dan aku pelayanan. Tanpa sadar dalam hati aku berdoa..

"Tuhan, Vale salah ya mencintai 2 orang yang berbeda? Vale sayang sama Artha, tapi dilain sisi, Vale juga mulai jatuh cinta sama Febri. Vale gamau bikin Artha sakit hati, Artha banyak berbuat baik ke Vale. Ga mungkin Vale mencampakkan Artha. Tuhan, Vale tau ini ga boleh. Tapi Vale udah terlanjur mencintai 2 orang. Tapi Vale gatau apakah Febri mencintai Vale juga.. Berikan jalan terbaik, Vale gamau seperti ini terus.."

Mungkin ini adalah doa terindahku, pertama kalinya aku berdoa urusan hati.

Sepulang dari gereja, kami berencana untuk jalan-jalan ke GI. Yah, walaupun malas tapi kalo diajak ke mall udah pasti jadi semangat hehehe. Aku seneng memiliki mereka, mereka adalah orang tua hebat. Ohiya, singkat cerita kenapa aku anak semata wayang. Jadi waktu itu aku memiliki seorang kakak laki-laki, namanya Naufal, di usia 7 tahun, Kak Naufal meninggal karena asma. Jadi mama gatau kalo Mas Naufal main jauh banget, tapi apa daya begitu Kak Naufal pulang ke rumah, kondisinya sudah lemas sekali, tetapi terlambat sampai akhirnya Kak Naufal meninggal dunia. Sampai akhirnya aku hadir. Setelah usiaku 4 tahun, mama hamil lagi tapi ternyata keguguran, mama yang seorang dokter hewan terkena virus tokso dan saat itu sedang dalam proses terapi tokso.

Sesampainya di GI aku mencar dari papa dan mama karena aku ingin mencari-cari baju. Tentu dengan cc papa yang limit cuma 3 juta aku belikan baju, dan beberapa sepatu. Maklum anak semata wayang manjanya seperti ini. Sampai akhirnya aku tertarik ke sebuah toko handphone yang memaerkan produk terbarunya, saat ini hp android baru booming di Indonesia dan yang pertama punya adalah Febri, dia memakai hp dari korea yang terkenal itu, tanpa ragu aku pun meminta papa untuk mebelikan hp itu.

Quote:


Sesampainya di rumah, aku coba mengotak atik hp itu. Dan langsung mendownload lagu-lagu yang banyak. Hehehe, maklum hp baru emoticon-Big Grin
Tak lama, ada WA dari Febri, aku pun jadi keasikan mengobrol lewat WA.

Quote:


Setelah percakapan itu, aku pun langsung berkaca, benar juga ya kata si Ebi, pipi tembem, badan kurus, tapi ga tembem banget ih, lebay nih si Ebi....

#7-a

Aku dan Artha sangat mencintai satu sama lain. Hubungan kami naik turun. Namun itu tidak membuatku berhenti jatuh cinta dengannya. Justru dengan kejadian itu membuat aku semakin menyayanginya. Terlebih aku takut dia tau perasaanku kepada Ebi. Lebih baik ku simpan sendiri dan ga ada yang tau tentang hubungan ini.

Pagi ini aku masuk sekolah agak awal karena dini hari tadi aku mengantar papa ke bandara. Tepat sekali setelah aku turun dari mobil, aku lihat Ebi baru datang juga.

Quote:


Hm... Pagi-pagi udah ketemu Ebi, awal yang indah.. Semoga hari ini indah deh.

Sesampainya di kelas, aku duduk sambil mendengarkan lagu. Hari ini pelajaran agak membosankan buat aku karena pelajaran kejuruan semua. Ebi pun datang seorang diri sambil kesusahan membawa jajanan.

Quote:


Pelajaran pun berjalan seperti biasa. Jam istirahat aku lebih memilih duduk di kelas aja. Biar nanti istirahat ke 2 baru makan berat karena masih kenyang hasil sogokan jajanan Ebi tadi pagi. Sambil iseng-iseng denger lagu, ga sadar aku pun ikut menyanyikan lagu yang ku dengar. Beberapa temanku ternyata mendengarnya..

Quote:


Dipuji seperti itu aku jadi malu hehehehe. Tetap aja ga pernah percaya diri kalo lagi nyanyi. Tak lama setelah Alin ngomong begitu, Ebi pun datang dengan rasa penasaran.

Quote:


Akupun penasara dengan apa yang akan Ebi bicarain. Apa mungkin dia suka sama seseorang, atau jangan-jangan sama aku, tapi aku sama sekali gamau kegeeran dulu, dan pasti gamau terlalu ngarep juga sama Ebi, kan udah ada Artah.. Hehehehehe..

Sepulang sekolah aku naik ojek sampai rumah, sambil menunggu Ebi sampai rumah dan meneleponku, aku main dan browsing tugas dari sekolah. Duh, Ebi lama banget ya sampe rumahnya huhu, penasaran iniiii... Tiba-tiba deringan telepon bunyi dan itu Ebi.. Asiikk Ebi udah sampe..

#7-b

Quote:


Rasanya ditimpukin pake batu mendengar kabar itu.. Entah lah kenapa rasanya sakit banget sekalipun aku sudah memiliki Artha..
Banyak updetannya emoticon-Belo

Duuuh ade-kaka an #entah kenapa gemes sama hubungan itu emoticon-Hammer (S)
image-url-apps
penutup pejwan ane ambil asik asik jos.
salam kenal yah sist emoticon-Big Grin
×