alexa-tracking

GOD, WHO I AM?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5533dfda925233b11d8b4568/god-who-i-am
GOD, WHO I AM?
halo para penghuni SFTH emoticon-Malu kenalkan nama ane benji emoticon-Big Grin
jujur aja ane pemula di forum ini emoticon-Malu karena ane selama ini cuma seorang silent reader emoticon-Malu
bingung mau komentar apa dan jelas cerita disini bagus-bagus sehingga membuat ane tertarik untuk menulis sedikit cerita pahit ane sebagai seorang lesbian emoticon-Malu

ane harap ane dapat diterima di forum SFTH ini karena jujur aja ane takut jadi bahan bullyan karena kelainan ane ini emoticon-Frown ane faham betul bahwa kelainan ini memang diharamkan oleh agama manapun emoticon-No Sara Please
namun apadaya, ane belum mampu merubah diri ane secara sempurna dan karena unek-unek yg bertahun-tahun ane simpan ini akhirnya ane memberanikan diri untuk membuat thread ini. semoga para pembaca yg budiman dapat mengambil hikmah positifnya dan membuang jauh yg negatifnya dari cerita ane ini dan ane harap sekali tidak ada yg mencontoh ane emoticon-Malu dan tidak ada lagi benji-benji lain didunia ini yg hidup dalam permainan karakter seperti ane emoticon-Frown

karena jujur, seks bukanlah tujuan utama ane dalam permainan karakter ini namun, ane mencari kesenangan dan mencari sesosok wanita yg bisa ane anggap ibu ane emoticon-Frown

salam kenal semuanya, semoga kalian masih mau menerima kekurangan ane ini emoticon-Berduka (S)

Quote:


Prakata

"tuh liat ji itu cewek manis ya kaya si manis jembatan ancol" ujar bapakku menunjukkan kemolekan paras seorang perempuan berusia sekitar 22-25 tahun yg berdiri didalam bis jurusan bogor-cirebon yg sedang kami tumpangi

siang itu bis luragung melaju kencang menerobos teriknya matahari yg bersinar terang menerobos kaca jendela bus yg kami tumpangi.

namaku benji kini usiaku menginjak 23 tahun dan ketika pergi ke cirebon dengan bapak waktu itu usiaku belum genap 7 tahun yang berarti masih kelas 1 SD dan kejadian itulah yang kini membuatku menjadi seorang wanita yang memiliki kelainan seksual alias aku adalah seorang lesbian. sebenarnya kehidupanku amatlah sangat normal seperti anak-anak kecil pada umumnya. yang membedakannya hanyalah kebiasaan bapakku yang memang mempunyai obsesi memiliki anak laki-laki menjadikanku seorang perempuan yang berkepribadian seperti anak laki-laki. Bapakku sendiri adalah anak dari seorang jendral TNI-AD di kota cirebon. namun karena tidak ingin menyusahkan orangtua, Bapak kemudian merantau ke kota Bogor untuk mencari pekerjaan disana. Hingga kemudian bapak bertemu dengan ibu yang waktu itu adalah seorang janda beranak satu.

sebenarnya ibuku adalah seorang wanita yang memiliki kekurangan pada dirinya, yaitu beliau tidak memiliki rahim karena ketika menikah dengan suami pertamanya, rahim ibuku terpaksa diangkat karena terkena tumor rahim. aku sendiri tidak tahu betul kapan tepatnya ibu melakukan operasi pengangkatan rahim tersebut karena mungkin pada saat itu, aku belum terlahir di dunia ini.

lalu darimanakah aku berasal? aku berasal dari rahim seorang perempuan chinese yg bekerja sebagai pembantu di kota Bogor. karena suatu penyakit ibuku harus meninggalkanku terlebih dahulu sebelum aku lebih jauh mengenalnya atau sekedar untuk mengetahui bagaimana bentuk raut wajahnya. sedangkan ayah kandungku juga meninggal beberapa minggu setelah kematian ibu kandungku. hingga akhirnya aku diberikan kepada sepasang suami istri yang tidak mampu memiliki seorang anak dan sebenarnya kakakku juga adalah anak angkat yang ibuku angkat bersama suami pertamanya. karena suatu masalah pribadi akhirnya ibuku dengan suami pertamanya harus bercerai dan meninggalkan seorang anak laki-laki yg berparas tampan seperti pierre roland (pemeran gerhana dalam sinetron gerhana tahun 90an).

sebenarnya aku pun tak mau seperti ini, aku ingin normal seperti kebanyakan wanita lainnya. namun, karena bentuk fisik yg menyerupai laki-laki hingga aku sering diejek oleh kaum laki-lakilah yg membuatku semakin menjadi. tapi apakah kisah cintaku berjalan mulus seperti kebanyakan orang yg menilai bahwa seorang pasangan lesbian akan langgeng dengan pasangannya? tentu saja tidak ! ini semua karena permainan karakter yg selama ini aku perankan ketika berpacaran dengan seorang wanita. awalnya bahagia namun tetap saja aku harus mengecap pahitnya perpisahan emoticon-Frown

semuanya akan kuceritakan dalam cerita ini, bagaimana aku menjalani hari-hariku sebagai seorang lesbian yg pandai memerankan berbagai macam karakter pria untuk hanya sekedar mencari sosok yg mampu menyayangiku seperti seorang ibu. kuharap tidak ada cacian dan makian dan kuharap kalian semua mengerti akan posisiku sekarang dan masih mau membaca karyaku serta masih mau berteman denganku dengan apa adanya diriku, menerima setiap kekurangan dan kelebihanku emoticon-Smilie
cerita baru dengan pengalaman kisah cinta yang berbeda emoticon-Embarrassment
keep update sist ditunggu lanjutannya emoticon-Angkat Beer

emoticon-Pawemoticon-linux2
wow idnya sepuh emoticon-Matabelo

izin nenda ya sist emoticon-Malu
jadi ini real story gitu ya ? emoticon-Matabelo
jarang sih ada yg mau dengerin curhatan/baca cerita mengenai seseorang yg memiliki penyimpangan seksual
entah terlalu fanatik atau apa yg jelas menganggap hina dan lgsg ngejudge seenak jidat emoticon-Cape d...
salut kalo ente emang yg punya kelainan seksual mau ceritain kehidupan ente yg mungkin ente menganggapnya pait tapi ente membungkusnya hingga banyak yg baca cerita ente emoticon-2 Jempol

keep update sist emoticon-Malu
Quote:


thanks gan emoticon-Malu

Quote:


iya gan ini real story ane emoticon-Embarrassment
jangan dihina ya gan emoticon-Frown
gelar tiker ya bray..nunggu updatan.emoticon-Malu (S)
lesbian love affair is not a crime
jadi santai aja sis emoticon-Angkat Beer
temen ane bnyak yg lesby jg. tapi kalo maho ane g bgtu brani deket2 bgt... knpa?? ane cowok jd, you know what i mean emoticon-Frown
kata mereka ini jg bukan pengen nya. mngkin jiwa yg terjebak dalam raga yang salah #halaahhh emoticon-Ngakak (S)

lanjut sist emoticon-I Love Indonesia (S)
Kalo pasangan Lesbiannya bercengkrama dengan wanita lain , si lesbian bisa cemburu kah?
Quote:


Quote:


thanks gan emoticon-Malu

Quote:


kalo cowok maho biasanya maksa sih gan beda dgn cewek lesby label b atau f mereka ngga akan maksain
jadi suka ngga suka berdasarkan hati nurani aja emoticon-Malu

Quote:


kalo cemburu pastii ada gan ngga jarang yg sampe berantem hebat jangankan sama cewek lain sama cowok aja bisa parah ngambekannya emoticon-Ngakak (S)

Satu

Keadaan ini semakin menjadi tatkala aku mengenal wanita yg sebenarnya berparas biasa saja, Juli namanya. Dia dan keluarganya pindah dari sebuah kampung yg dekat dengan sekolahku dan membeli rumah yg ada didepan rumahku. Keluarganya biasa saja, bapaknya seorang buruh pabrik dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga biasa.

awal mulanya aku ngga bisa menyesuaikan diri dengannya krn aku sebagai seorang perempuan yg berwatak berbeda dengan anak-anak seusiaku dan aku pun tidak yakin bahwa dia akan menyukaiku walau hanya sebatas teman. mulanya memang begitu ketika ibunya akrab dengan tetanggaku yg memiliki anak laki-laki bernama gunawan aku jadi bahan olokan semata karena bentuk fisikku emoticon-Frown

lama kelamaan barulah aku tahu bahwa juli memiliki sanak keluarga yg agak melambai alias seorang banci itu adalah adik dari ibunya sendiri yg waktu itu baru berusia 17 tahun dan duduk dibangku kelas 3 SMA. Dia selalu memperhatikan gerak-gerikku dan mengajariku untuk tahu caranya mendapatkan hati seorang wanita, karena dia ternyata adalah seorang homoseksual. Dia menebak-nebak bahwa aku memang menyukai juli, keponakannya. dan karena kepolosanku, aku mengikuti saja apa yg menjadi kehendaknya termasuk berpacaran dengan juli dan asri saudara jauh dari ibunya juli.

"benji sini !" panggil dian, adik dari ibunya juli dengan gaya yang kecewek-cewekan
"ada apa om?" tanyaku sambil berjalan menghampirinya
"sini duduk" perintahnya

aku pun duduk disebuah kamar miliknya, kamar seorang laki-laki muda yg penuh dengan aksesoris wanita yg sungguh sangat menjijikan emoticon-Najis (S) tidak ada kesan macho disana tapi kesan feminim yg begitu melekat dalam diri seorang pemuda berusia 17 tahun yg harusnya sudah tumbuh menjadi lelaki dewasa yg memiliki hasrat terhadap anak perempuan dihadapannya.tapi lain dengan om dian. dia menatapapku tajam bukan karena nafsu melihatku namun seperti hendak mengintrograsiku akan suatu perasaan yg aku pendam kepada keponakannya.

"keponakan gua cantik ngga sih ben?" tanyanya dengan wajah penuh harapan bahwa aku akan jujur mengenai perasaanku terhadap juli
"cantik om" ujarku dengan singkat
"lo suka?" tanyanya yg membuatku agak sedikit terperanjat
"nggalah, masa iya aku suka sama juli om, diakan perempuan aku juga perempuan om" jawabku dengan polos menimpali pertanyaan om dian
"hahaha ini nih yg bikin lo keliatan cupu ! skrg tuh emg zamannya cewe sama cewe lagi ben, yg laki sama laki aja ada dan gua yakin si juli jg bakalan suka sama lo apalagi lo baik orangnya" ujarnya
"tapi kan om? kata guru ngaji benji kalo perempuan sama perempuan itu dosa laki-laki sama laki-laki jg dosa nanti dilaknat Allah seperti kaumnya nabi luth" jawabku dengan polos
"lo bukan nabi benji lo cuma manusia ! kasian juli, dia suka sm lo masa lo ngga mau pacaran sm dia? nanti dia sedih, lo ngga mau kan juli sedih terus dia sakit?"
"ngga sih om, benji sayang juli udah kaya adik benji sendiri tapi kalo emang juli suka sm benji ya udah deh ngga apa-apa benji mau pacaran sama juli Insya Allah benji bakalan jagain Juli semampu benji om" janjiku kepada om dian
"bagus ! bagus ! gitu dong baru namanya benji keren ! ntar gua bilangin sama si juli, mulai besok lo harus jagain juli jangan sampe juli kecewa atau bahkan nangis ! siapapun yg bikin dia nangis dan kecewa tugas lo adalah melenyapkan orang itu dengan cara apapun !" perintah om dian kepadaku.
"iya om, ya udah aku pamit dulu mau mandi mau maen layangan sama si ijay"

aku pun segera mengundurkan diri dari hadapan om dian, sambil berlari menuju lapangan tempat biasa aku mentang layangan (menaikan layangan ke udara) dengan perasaan yg berkecamuk didalam hati.

"Ya Tuhan, salahkah aku dengan pilihan yg aku ambil? aku ngga pengen mengecewakan siapapun, tolong jangan laknat aku, aku hanya berusaha tidak mengecewakan orang lain" ujarku dalam hati sambil terus berlari ke arah lapangan biasa aku main dengan kawan-kawanku yg notabene semua adalah anak laki-laki

Dua

"benjiiiiiii ! banguuuun ! udah siang nanti terlambat sekolah" ujar bapakku berteriak membangunkanku yg masih terlelap dalam mimpi
"iya paaak" timpalku

aku pun menyegerakan diri untuk bangun dari tempat tidurku yang jauh dari kesan anak perempuan seusiaku, kemudian mengambil handuk dan bergegas masuk ke kamar mandi. hari itu kelasku memang di jadwalkan masuk pagi karena akan diadakan pameran di sekolah. aku sekarang duduk dibangku kelas 6 SD sedangkan juli duduk dibangku kelas 5 SD. kami sekolah di sekolah yg sama yg tidak jauh dari tempat tinggalku sehingga mempermudahku untuk pergi ke sekolah dengan berjalan kaki. pagi itu setelah berpakaian lengkap dengan rok merah pendek dan kemeja putihku, dilengkapi dengan jambul yg menjunjung tinggi di kepalaku karena rambutku yg pendek serta struktur rambut yg kaku tapi tebal membuatku lebih mudah mengatur rambutku dengan gaya anak laki-laki dibanding seperti anak perempuan yg harus dikuncir sana-sini. padahal ketika aku duduk dibangku kelas 1 SD, aku pernah memiliki rambut sepundak dan selalu dikuncir dengan pita berwarna putih yg menandakan sisi kewanitaanku. namun, setelah kutu rambut yg tertular dari teman perempuanku bersarang dirambutku yg panjang akhirnya aku memutuskan memilih potongan rambut pendek seperti anak laki-laki dan itu kuterapkan sampai sekarang.

sesampainya di sekolah aku bertemu dengan beberapa teman lelakiku yg sudah menungguku untuk sekedar bermain sepak bola. aku pun segera menyapanya.

"wooo, maaan ! ayok kita maen" kataku sambil berteriak memanggil mereka
"ayo ben ! ngga ada pelajaran ini" ujar bowo teman sekelasku

walaupun aku adalah anak perempuan satu-satunya yg mau mengajak dan diajak main bola oleh anak laki-laki di sekolahku, tapi jangan ditanya kemampuanku akan bidang olahraga yg satu itu. bahkan dilingkungan rumahku sendiri, aku sering ditunjuk sebagai gelandang tengah dan mengalahkan lawan-lawanku dari kampung sebelah. karena memiliki kekuatan dikaki, aku tidak pernah merasa sakit jika ada kaki lain mentackle ku bahkan jika memang harus dilakukan, aku harus mendapatkan serangan keras dibagian kaki aku tidak akan mundur. justru aku akan menghadapinya dan anehnya malah lawanku yg kesakitan emoticon-Ngakak (S)

aku pun rajin mengikuti latihan karate dari perguruan karate "merpati putih" sehingga membuat penampilanku yg seperti laki-laki ini semakin menjadi emoticon-Malu

ketika bertemu dengan juli di sekolah, ada yg beda yg aku rasakan. justru aku malah gugup melihatnya di sekolah dibanding biasanya dirumah. hal itu yg justru mengundang kecurigaan beberapa teman sekelasku, baik laki-laki maupun perempuan.

"ben, kamu kenapa ?" tanya mutia yg tiba-tiba melihatku salah tingkah ketika bertemu dengan juli di sekolah
"ngga apa-apa mut, itu tetangga aku yg anak kelas 5 itu" ujarku berusaha menutupi kegugupanku

namun senyuman juli mengalihkan perhatianku sehingga pandanganku sering sekali menatap kearahnya. dan hal itulah yang membuat kawan-kawanku menjadi semakin curiga dan agak sedikit menjauhiku. hingga akhirnya salah satu temanku mengintrograsiku karena kebiasaanku memperhatikan juli dari kejauhan.

"ben, kamu masih normalkan? kamu suka sama laki-laki kan?" tanyanya dengan tatapan yg berbinar-binar
"iyalah masa iya aku suka sama perempuan" ujarku dengan sikap cuek namun aku tak mampu menutupi kegugupanku
"kamu kok sering gugup gitu kalo ditanya begini? ada yg bilang sama aku katanya kamu sukanya sama anak perempuan dan si anak kelas 5 itu katanya pacar kamu" ujarnya polos
"ah kata siapa? aku kalo ketemu rian masih sering gugup juga kok, padahal rian pacar kamu tapi kayanya aku suka sama rian hehehe" ujarku menggodanya
"eh dasaaaar ! ngga boleh ben, rian itu pacar aku ! enak aja kamu, kalo kamu naksir rian mending kamu jadi lesbian aja hahaha" ujar wanti, kawanku meledekku
"hahaha ya nggalah wan, aku becanda masa iya aku suka sama pacar kamu, aku kan ngga secantik kamu" ujarku

ketika aku sedang duduk berdua dengan wanti, tiba-tiba juli datang menghampiriku.

"benji ! nanti pulangnya bareng ya?" katanya dengan ketus
"oh iya jul, tapi aku pulang bareng wanti juga ya?" kataku menimpalinya dengan raut wajah yg biasa saja namun juli menilainya lain
"kamu ngga suka bareng sama aku? ya udah mending ngga usah, aku pulang sama yusi aja" ujarnya dengan ketus lalu meninggalkanku dengan wanti

dari situlah awal masalah besar terjadi dan benar-benar merubah hidupku menjadi seorang lesbian
Id nya sepuh.. emoticon-Belo emoticon-Belo

---------------
Moga 2 ceritanya kelar.. gak seperti pendahulunya.. cerita bertema "miring" sering berhenti di tengah jalan.. emoticon-Berduka (S) emoticon-Berduka (S)
wah story kelakuan penyuka sesama jenis ya
numpang nenda ya sist
penasaran soalnya apa yg bs bikin cewe begini
soalnya baru denger yg versi laki, blm pernah tau yg versi cewe emoticon-Malu (S)
Quote:



btw rambutnya dulu pernah di cepak pas SMA tapi poninya panjang n' disitu banyak yg suka sama ente meski keliatannya tp disitu popularitas ente ada yg suka n ga suka, n yg ga suka gayanya kaya ente tp ga sefrontal ente emoticon-Smilie
Quote:


amin emoticon-rose mgkin krn ngga disupport kali gan atau sering jd bahan bullyan makanya lgsg berhenti

Quote:


iya gan emoticon-Malu

Quote:


kok tau gan? emoticon-Malu
wa gra2 kwn ente tngglin ke wanti ya

lnjutkn ts

Tiga

setelah bel pulang sekolah berbunyi, aku langsung pulang ke rumah bersama Wanti dan kedua sahabat perempuanku yg kembar. Sinta dan Santi namanya. mereka salah satu sahabatku yg hingga kini masih mau mendengar setiap keluh kesahku dan mau menerimaku apa adanya. meski aku ini adalah seorang yg memiliki kelainan seksual. aku berjalan gontai ditengah mereka dengan rambutku yg mengacung keatas karena memakai gel rambut emoticon-Big Grin aku tertawa-tawa bersama ketiga sahabatku seakan tiada beban difikiranku padahal bebanku itu ada, juli yg sekarang sudah menjadi tanggung jawabku.

sesampainya dirumah, aku langsung berganti pakaian dan berencana akan langsung bermain bersama ijay. namun ternyata ketika aku hendak berlari kearah lapangan, sebuah suara khas laki-laki dengan aksen gemulai memanggilku dengan nada penuh kemarahan. dan itu adalah om dian, omnya juli yang tempo hari memaksaku untuk menjadi kekasih keponakannya.

"benjiiiiiiiiii" teriaknya memanggilku

aku pun segera membalikkan badan dan menjawab panggilannya dengan menghampirinya

"iya om, ada apa?" jawab dan tanyaku kepada om dian
"sini masuk !" om dian pun langsung membukakan pintu rumahnya

aku pun dibawanya ke dalam kamarnya dan terlihatlah juli sedang menangis didalam kamarnya.

"lo apain juli sampe dia nangis begitu?" tanyanya menyelidik
"ngga aku apa-apain om" ujarku membela diri
"kan gua udah bilang ben, tugas lo itu jagain juli jangan sampe dia kecewa sama orang apalagi sampe dia nangis ! lo kan pacarnya juli ben !" bentaknya kepadaku
"tadi kan juli mau pulang bareng sama aku, ya aku sih silahkan aja om tapi aku cuma nanya kalo pulang bareng sama wanti terus sinta santi ngga apa-apakah? dia bilang malah mau pulang bareng sama yusi"

Plaaaaaaaakkkkkkk tamparan keras pun melayang di pipi kananku tanpa dapatku hindari. om dian menamparku karena kesalahanku menolak pulang berbarengan dengan juli.

"lo tau kesalahan lo apa ben? kalo juli udah pengen balik sama lo ya balik sama lo jangan lo tolak, dia itu pacar lo bukan pacar oranglain, lo harusnya bisa jagain orang yg jadi pacar lo !" bentaknya

aku pun hanya mampu diam tanpa melawan sambil merasakan sakitnya tamparan om dian tadi di pipi kananku hingga akhirnya om dian mengancamku.

"sekali lagi gua denger lo nolak permintaan juli apapun itu, gua bakalan bilang sama bapak lo keadaan lo sebenernya, lo pacaran sama keponakan gua ! dan lo pasti ngga mau kan orangtua lo yg udah bau tanah itu sakit terus mati karena kelakuan lo? ikutin apa yg gua mau !"

dari situlah akhirnya aku membiasakan diri untuk menganggap juli adalah kekasihku, meskipun hati kecilku menolaknya. namun aku terlalu takut dengan ancaman om dian yg bisa saja membuat orangtuaku menjadi sakit dan kemudian meninggal karena mengetahui bahwa aku ini adalah seorang lesbian
Quote:


kamsudnya gimana gan? emoticon-Bingung (S) ane gagal faham emoticon-Embarrassment
Ceritalah sesuka hati sist ..
Luapin smua yg pengen diceritaen ..
Mau org suka atau gk tentang diri lu ..
Abaikan trus aja nulis yee...emoticon-Cool

Gw dukung lu sepenuh.a sist buat lnjutin cerita lu ..
Semangat yee keep update emoticon-Big Grin
×