alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5533dcd81a9975fd4e8b456e/tolong-saran-untuk-usaha-saudara-saya
TOLONG saran untuk usaha saudara saya
saudara ane punya bisnis roti gan, namun karena usahanya ga lancar akibatnya dia harus minjem uang disana sini. utangnya buanyak gan dan udah ga jelas utangnya ke mana aja. utang bank juga. bahkan utang itu digunakan untuk 'gali lobang tutup lobang'. alhasil uang keuntungan roti pun tidak pernah bisa dinikmati karena digunakan untuk bayar utang.
selain itu masalah pemasaran pun sangat lemah, tidak ada sales yg memasarakan. selain itu di bagian produksi hanya dikerjakan 2 orang dan otomatis itu cuma bisa menghasilkan kuantiti yg sedikit. Untuk hire orang pun tidak ada uang
mungkin agan-agan pernah alamin yang saudara ane alamin? bisa kasih masukan atau opini baiknya gimana menyelesaikan masalah ini. makasih. sukses ya gaaan

saran

semoga masalahnya bisa cept selesai gan.
saran ane, pertama itung dan rinci smua beban utang, trus kalkulasiin smua. mana2 yang hrs dicicil perbulan mana yang harus dibayar berdasarkan term yang dibuat. kalau memang usaha yg dijalanin hasil usahanya g bs mnutup smua hutang tapi msh punya prospek, cari join investor yg mampu dan paham dg kondisi keuangan yang trjadi. pilihan kedua jual sepenuhnya usaha itu untuk melunasi semua hutang. lgsg paitnya aja, keduanya jg g mudah prosesnya dan bertujuan hanya untuk melepaskan beban hutang. yg pasti jgn kmbali mencari hutang baru untuk menutup beban hutang yang ada.
gan, ane kasih saran yang realistis tapi berguna ya..

Kita kesampingkan dulu masalah utangnya... karena Itu hal yang sifatnya pribadi.. walaupun dipakai untuk bisnis.. untuk sementara gali-tutup aja terus lobangnya selama mungkin sampai ketemu solusi bisnisnya.. yang penting jangan sampai modal kerjanya habis.. kalau sampai habis.. yah baru tamat ceritanya


Nah sekarang fokus ke masalah bisnisnya itu sendiri... yakin gak permasalahannya karena marketing? jujur dulu sama diri sendiri dan survei kecil2an yang fair... rotinya enak apa gak?

Asumsi emang enak.. lebih enak dari kompetitornya gak?

Kalau lebih enak baru kita bicara masalah sistem marketingnya.

Tapi kalo enggak, ada dua cara ganti market ato ganti produk..

Nah ini dulu deh dijawab... baru bisa ke tahap selanjutnya.


Tenang aja, there are a lot ofthings that worst than debt.
Quote:Original Posted By crownroadster
gan, ane kasih saran yang realistis tapi berguna ya..

Kita kesampingkan dulu masalah utangnya... karena Itu hal yang sifatnya pribadi.. walaupun dipakai untuk bisnis.. untuk sementara gali-tutup aja terus lobangnya selama mungkin sampai ketemu solusi bisnisnya.. yang penting jangan sampai modal kerjanya habis.. kalau sampai habis.. yah baru tamat ceritanya


Nah sekarang fokus ke masalah bisnisnya itu sendiri... yakin gak permasalahannya karena marketing? jujur dulu sama diri sendiri dan survei kecil2an yang fair... rotinya enak apa gak?

Asumsi emang enak.. lebih enak dari kompetitornya gak?

Kalau lebih enak baru kita bicara masalah sistem marketingnya.

Tapi kalo enggak, ada dua cara ganti market ato ganti produk..

Nah ini dulu deh dijawab... baru bisa ke tahap selanjutnya.


Tenang aja, there are a lot ofthings that worst than debt.


thx gan sarannya, mengenai produk rotinya enak dan ga ada yg bikin selain saudara ane. unik rotinya soalnya. trus kompetior untuk bikin roti semacam itu ga ada. tapi untuk roti secara umum pastinya akan berhadapan sama sari roti dll. namun mengingat harga jual yg dibawah sari roti bisa jadi keunggulan sendiri. jadi menurut ane masalah bukan di produknya
Quote:Original Posted By historymaker89


thx gan sarannya, mengenai produk rotinya enak dan ga ada yg bikin selain saudara ane. unik rotinya soalnya. trus kompetior untuk bikin roti semacam itu ga ada. tapi untuk roti secara umum pastinya akan berhadapan sama sari roti dll. namun mengingat harga jual yg dibawah sari roti bisa jadi keunggulan sendiri. jadi menurut ane masalah bukan di produknya

Kita rundown satu per satu ya.. siapa tau bisa ketemu masalahnya di mana.

Selama ini siste, pemasarannya gimana? Tunggu kandang? Jemput bola? Apa ada sistim distribusinya?

Oiya lupa, selain roti uniknya ada roti normalnya gak?
Gan, sudah berjalan berapa lama produksi rotinya?

Ini jakarta ya?
Produksi yg sudah seperti di jembatan 5 jakarta barat atau masih produksi rumahan?

Maaf gan nanya, krn itu yg di jembatan 5, apalagi yg dibawah jembatan layang itu dia pakai banyak freelance bagi hasil u/ pemasaran produk lama dan produk barunya, toko ke toko kantor ke kantor..
Itu gak tau deh hutangnya brp banyak, tp dr gw SMA kelas 3 sampai skrng masih tuh produksi..
Quote:Original Posted By kris.to.fanus
Gan, sudah berjalan berapa lama produksi rotinya?

Ini jakarta ya?
Produksi yg sudah seperti di jembatan 5 jakarta barat atau masih produksi rumahan?

Maaf gan nanya, krn itu yg di jembatan 5, apalagi yg dibawah jembatan layang itu dia pakai banyak freelance bagi hasil u/ pemasaran produk lama dan produk barunya, toko ke toko kantor ke kantor..
Itu gak tau deh hutangnya brp banyak, tp dr gw SMA kelas 3 sampai skrng masih tuh produksi..


bukan gan kita di surabaya
Quote:Original Posted By crownroadster

Kita rundown satu per satu ya.. siapa tau bisa ketemu masalahnya di mana.

Selama ini siste, pemasarannya gimana? Tunggu kandang? Jemput bola? Apa ada sistim distribusinya?

Oiya lupa, selain roti uniknya ada roti normalnya gak?


selama ini pemasarannya cuma pake mobil atau motor dan mangkal di titik tertentu di surabaya. langsung dijual k customer
cuma roti unik aja.. hehehe thx gan
Quote:Original Posted By historymaker89


selama ini pemasarannya cuma pake mobil atau motor dan mangkal di titik tertentu di surabaya. langsung dijual k customer
cuma roti unik aja.. hehehe thx gan


Jadi dipasarin pake tangan sendiri? Emang kapasitas produksinya berapa banyak?
Quote:Original Posted By crownroadster


Jadi dipasarin pake tangan sendiri? Emang kapasitas produksinya berapa banyak?


150 roti gan
Quote:Original Posted By historymaker89


150 roti gan


Oo bisa itu mah diselamatin.. masih kecil skalanya, jadi resikonya juga kecil

Kalo emang maunya langsug ke konsumen, ane hargai sekali gan.. sekecil2nya bisnia sodara agan, dia adalah ujungnya piramida, gak ada lagi bosnya, jadi terusin aja main di situ..

Sekarang cara kita maininnya, ini hanya bisa bekerja kalau emang rotinya enak ya, bukan cuma dari pendapat yang subyektif... jadi kalo ternyata produknya biasa2 aja, bilang.. nanti strateginya beda..

Nih benchmarknya, bikin roti tawar, coba lebih enak mana sama sari roti.. ini standart terendahnya cukup enak untuk dijual dalam skala komersil. Berikutnya kejar standar bakery modern seperti toulejour, breadlife dan kloningannya itu.. pane delgiorno dan sebagainya itu jenis specialties, jadi sektornya beda, gak usah di komparasi.

Pertama. Branding
bikin logo yang bagus dan bermakna dari nama yang ada sekarang. Dedikasiin satu kendaraan untuk keliling, jangan ganti lagi kendaraannya, kalo motor ya motor terus, kalo mobil yang mobil itu terus. Bikin tanda pengenal yang jelas dan nyata di kendaraan tersebut. Pakai suara panggilan yang khas dan sopan.
Jualan roti jangan nongkrong kecuali emang ditunggu banyak langganan disana. Jalan muter ke komplek2 rate gaji 5jt - ke atas. Pagi dan sore.

Kedua. Positioning
Cari coffe shop lokal di areal radius 4-5km sekitar perumahan tempat sodara agan jualan nanti dan areal kerja penghuni perumahan yang sama. Komunikasikan untuk jadi supplier rotinya, harus dapet gan... minimal 2 lokasi. Syukur2 harganya bagus, tapi gak untung juga gak apa2 yang penting jangan harga rugi termasuk transportnya.
Ini gunanya untuk nanti modal promosi agan waktu jualan ceritain aja agan supply coffe shop atau restoran apa aja.. ini ngaruh untuk pasar sodara agan. Plus supaya produksinya muter di kapasitas optimum terus, ini akan mengurangi kerugian atau kenaikan rasio cost overhead dan produksi. Bilang aja promosi harga selama sekian bilan, nanti kalo mereka seneng sama rotinya, selama lebih murah dari supplier sebelomnya dan sekurangnya enaknya sama, gak bakal pindah kok biarpun naik harga.

Ketiga. Strategi produksi
untuk keliling, jangan banyak berekplorasi di jenis produk yang terlalu unik, jni nanti aja kalo udah laku keras.. kalo belom kenal malah makin gak beli orang. Bikin yang lagi ngetop dan ngetrend. Fokusin ssepertiga kapasitas untuk roti tawar. Soalnya ujung2nya orang banyak beli yang ini. Dan roti tawar gampang cari marketnya.

Keempat. Keempat. Strategi marketing
mumpung masih bisa, sodara agan maju sendiri untuk keliling, jalin persahabatan dengan konsumen, ini sangat penting untuk bisnis baru berkembang, namti banyak banget benefitnya.. percaya deh. Ramah selalu, peduli pendapat dan kepentingan konsumennya.
servis harus nomer satu gan, percuma paling enak sedunia, kalo ngeselin orang gak akan beli lagi.
dan ini yang penting, kalau emang enak, jangan terlalu murah, malah jadi gak percaya orang. Paling murah 20 persen dari harga pasarannya.

Ini jamin bisa jalan kalau emang enak ya, nanti tanya2 aja lagi kalo emang mau jalanin.

Kelima. Manajemen keuangan
Cuma satu gan. Pisahin kebutuhan pribadi dan bisnis


Masalah utang mah biarin aja, yang penting modal kerja jangan sampai terganggu. Perusahaan2 gede itu malah utangnya ratusan miliar, gak pusing mereka.. malah ditambah lagi

Sukses selalu gan.
Neh gan buat yg simple dulu usaha yg benar itu = penghasilan-pengeluaran=+

Itu dl gan saudara agan harus bisa buat pembukuan berapa besarnya pengeluaran berapa besarnya penghasilan

Nah membesarkan profit itu ada 2 teknik :
1. Membesarkan penghasilan
Tidak semua produk yg enak itu laku dipasaran, ingat yg laku dipasaran itu yg memiliki marketing yg kuat, jadi yg diperkuat itu marketingnya gan

Ke 2 kalo memang merasa produknya unik, untuk meningkatkan penghasilan coba lah membuka les privat untuk luar kota, toh kalo mengajarkan diluar kota tentunya tidak akan mengganggu omzet usaha saudara agan, mengajarkan privat itu lumayan loh gan dari 500rb-5 jt bisa dalam sekali pengajaran tinggal tergantung bagaimana saudara agan mengemasnya

2. Mengecilkan pengeluaran
Kendala pengusaha itu OKB, gaya hidup naik, apa aza yg nga guna di beli, coba cek2 lagi pengeluaran apa yg sebenarnya tidak diperlukan, pangkas2 lah pengeluaran tsb

Setiap lihat pengusaha baru, ada beberapa yg bikin gregetan, bikin kartu kredit lah, kredit motor lah, kredit tv lah, kredit dll padahal masih punya yg lama yg sebetulnya nga perlu2 banget buat diganti

Faktor pegawai korup juga sering menjadi salah satu kendala besarnya pengeluaran tak terduga
Quote:Original Posted By mitra01
Neh gan buat yg simple dulu usaha yg benar itu = penghasilan-pengeluaran=+

Itu dl gan saudara agan harus bisa buat pembukuan berapa besarnya pengeluaran berapa besarnya penghasilan

Nah membesarkan profit itu ada 2 teknik :
1. Membesarkan penghasilan
Tidak semua produk yg enak itu laku dipasaran, ingat yg laku dipasaran itu yg memiliki marketing yg kuat, jadi yg diperkuat itu marketingnya gan

Ke 2 kalo memang merasa produknya unik, untuk meningkatkan penghasilan coba lah membuka les privat untuk luar kota, toh kalo mengajarkan diluar kota tentunya tidak akan mengganggu omzet usaha saudara agan, mengajarkan privat itu lumayan loh gan dari 500rb-5 jt bisa dalam sekali pengajaran tinggal tergantung bagaimana saudara agan mengemasnya

2. Mengecilkan pengeluaran
Kendala pengusaha itu OKB, gaya hidup naik, apa aza yg nga guna di beli, coba cek2 lagi pengeluaran apa yg sebenarnya tidak diperlukan, pangkas2 lah pengeluaran tsb

Setiap lihat pengusaha baru, ada beberapa yg bikin gregetan, bikin kartu kredit lah, kredit motor lah, kredit tv lah, kredit dll padahal masih punya yg lama yg sebetulnya nga perlu2 banget buat diganti

Faktor pegawai korup juga sering menjadi salah satu kendala besarnya pengeluaran tak terduga


thx gan hehe
Quote:Original Posted By crownroadster


Oo bisa itu mah diselamatin.. masih kecil skalanya, jadi resikonya juga kecil

Kalo emang maunya langsug ke konsumen, ane hargai sekali gan.. sekecil2nya bisnia sodara agan, dia adalah ujungnya piramida, gak ada lagi bosnya, jadi terusin aja main di situ..

Sekarang cara kita maininnya, ini hanya bisa bekerja kalau emang rotinya enak ya, bukan cuma dari pendapat yang subyektif... jadi kalo ternyata produknya biasa2 aja, bilang.. nanti strateginya beda..

Nih benchmarknya, bikin roti tawar, coba lebih enak mana sama sari roti.. ini standart terendahnya cukup enak untuk dijual dalam skala komersil. Berikutnya kejar standar bakery modern seperti toulejour, breadlife dan kloningannya itu.. pane delgiorno dan sebagainya itu jenis specialties, jadi sektornya beda, gak usah di komparasi.

Pertama. Branding
bikin logo yang bagus dan bermakna dari nama yang ada sekarang. Dedikasiin satu kendaraan untuk keliling, jangan ganti lagi kendaraannya, kalo motor ya motor terus, kalo mobil yang mobil itu terus. Bikin tanda pengenal yang jelas dan nyata di kendaraan tersebut. Pakai suara panggilan yang khas dan sopan.
Jualan roti jangan nongkrong kecuali emang ditunggu banyak langganan disana. Jalan muter ke komplek2 rate gaji 5jt - ke atas. Pagi dan sore.

Kedua. Positioning
Cari coffe shop lokal di areal radius 4-5km sekitar perumahan tempat sodara agan jualan nanti dan areal kerja penghuni perumahan yang sama. Komunikasikan untuk jadi supplier rotinya, harus dapet gan... minimal 2 lokasi. Syukur2 harganya bagus, tapi gak untung juga gak apa2 yang penting jangan harga rugi termasuk transportnya.
Ini gunanya untuk nanti modal promosi agan waktu jualan ceritain aja agan supply coffe shop atau restoran apa aja.. ini ngaruh untuk pasar sodara agan. Plus supaya produksinya muter di kapasitas optimum terus, ini akan mengurangi kerugian atau kenaikan rasio cost overhead dan produksi. Bilang aja promosi harga selama sekian bilan, nanti kalo mereka seneng sama rotinya, selama lebih murah dari supplier sebelomnya dan sekurangnya enaknya sama, gak bakal pindah kok biarpun naik harga.

Ketiga. Strategi produksi
untuk keliling, jangan banyak berekplorasi di jenis produk yang terlalu unik, jni nanti aja kalo udah laku keras.. kalo belom kenal malah makin gak beli orang. Bikin yang lagi ngetop dan ngetrend. Fokusin ssepertiga kapasitas untuk roti tawar. Soalnya ujung2nya orang banyak beli yang ini. Dan roti tawar gampang cari marketnya.

Keempat. Keempat. Strategi marketing
mumpung masih bisa, sodara agan maju sendiri untuk keliling, jalin persahabatan dengan konsumen, ini sangat penting untuk bisnis baru berkembang, namti banyak banget benefitnya.. percaya deh. Ramah selalu, peduli pendapat dan kepentingan konsumennya.
servis harus nomer satu gan, percuma paling enak sedunia, kalo ngeselin orang gak akan beli lagi.
dan ini yang penting, kalau emang enak, jangan terlalu murah, malah jadi gak percaya orang. Paling murah 20 persen dari harga pasarannya.

Ini jamin bisa jalan kalau emang enak ya, nanti tanya2 aja lagi kalo emang mau jalanin.

Kelima. Manajemen keuangan
Cuma satu gan. Pisahin kebutuhan pribadi dan bisnis


Masalah utang mah biarin aja, yang penting modal kerja jangan sampai terganggu. Perusahaan2 gede itu malah utangnya ratusan miliar, gak pusing mereka.. malah ditambah lagi

Sukses selalu gan.


wuiiih makasih banyak sarannya gan
sukses jg wat agan
Quote:Original Posted By historymaker89


wuiiih makasih banyak sarannya gan
sukses jg wat agan


Kalau berhasil sebarkan beritanya ya
Untuk semangati kaskuser lain yang tengah senasib
Quote:Original Posted By crownroadster


Kalau berhasil sebarkan beritanya ya
Untuk semangati kaskuser lain yang tengah senasib


siiaap gan
kalo emang masalah intinya di manajemen usaha
mending fokus kesitu aja dlu tinggalkan bentar hal2 lain
prioritas kan hal yang urgen (then find solution)
nubie gan, moga cepat kelar masalahnya emoticon-Toast
Untuk catatan finansial, kalau boleh saran gan, setiap hari setor omzet ke bank.
Jadi pembukuan bank itu jadi patokan buat omzet dan perhitungan usaha/margin.

Pembelian bahan baku dan gaji juga kalau bisa pakai transfer bank, jadi tercatat mutasinya.

Dan rekening bank juga harus terpisah. Biasanya yang ane alamin kalau usaha sendirian dan masih skala kecil ribet di pencatatan keuangannya, dan nggak tahu untung berapa, omzet dan pengeluaran berapa.

Tiap bulan rekonsiliasi sederhana pakai excel.
Satu lagi perhatikan batas maximal piutang, ini biasanya yang bikin cash flow berantakan. Lebih baik cash basis saja.

semoga membantu.