alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5523e1c798e31be63a8b459c/pdi-p-anggap-wajar-jika-jokowi-tak-cermati-dokumen-yang-ditandatanganinya
PDI-P Anggap Wajar jika Jokowi Tak Cermati Dokumen yang Ditandatanganinya
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan, wajar jika Presiden Joko Widodo tidak mencermatis satu per satu dokumen yang ditandatanganinya. Ia merespons kontroversi seputar terbitnya peraturan presiden terkait kenaikan tunjangan uang muka mobil bagi pejabat negara. 

Menurut dia, dengan banyaknya kegiatan Presiden membuatnya tak mungkin mencermati dokumen yang disodorkan kepadanya. Seharusnya, kata Basarah, para menteri Jokowi yang harus jeli dan tidak gegabah. Lolosnya perpres tersebut dianggapnya bagian dari gegabahnya para pembantu Jokowi.

"Menurut saya yang gegabah adalah pembantu-pembantu Jokowi. Seharusnya pembantu Pak Jokowi jeli, cermat dan tidak mencelakakan Pak Jokowi. Menurut hemat saya pembantu-pembantu Jokowi ini yang mendorong untuk mencelakakan Pak Jokowi," ujar Basarah. 

Basarah menambahkan, dalam Kongres PDI-P pada 9-11 April mendatang, salah satu agenda adalah mengevaluasi kinerja menteri-menteri Jokowi selama enam bulan belakangan ini. Seluruh menteri Kabinet Kerja rencananya akan diundang menghadiri kongres yang berlangsung di Bali itu. 

"Kongres akan kami evaluasi dan sempurnakan hubungan pemerintah dengan pengusung, agar tidak terjadi kesalahpahaman hubungan dan pola kerja sama dengan pemerintah," kata Basarah. 

Sebelumnya, Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan. Perpres itu menaikkan uang muka pembelian kendaraan menjadi Rp 210.890.000 dari semula Rp 116.650.000 pada 2010 lalu. 

Merespons penolakan publik, Presiden membatalkan peraturan tersebut. Presiden mengaku tidak mencermati satu per satu usulan peraturan yang harus ditandatanganinya, termasuk soal lolosnya anggaran kenaikan uang muka pembelian mobil untuk pejabat negara. Menurut dia, Kementerian Keuangan yang mengusulkan perpres itu seharusnya bisa menyeleksi soal baik dan buruknya sebuah kebijakan.
'
http://nasional.kompas.com/read/2015...andatanganinya'

----------

komen ts : kan Ada tekniknya Cara baca cepat .. yg sering baca buku pasti tau emoticon-Malu (S)
lah buat nyawer2 duit ke massa pas blusukan waktunya banyak..
kok pas dokumen2 penting malah ga d baca..

gak habis pikir..
kalo ga mau baca dokumen2 yg numpuk,
ya mending balik ke solo aja lah pak..
maklum lah otak cacat jongoswi lambat ngerespon emoticon-Big Grin









anu numpang lewat emoticon-Traveller
Pdip emang Kumpulan orang pinter.
Berharap agar Hakim dan Jaksa semua Persidangan kasus korupsi bisa bersikap bijaksana seperti PDIP dan menerima alasan yang sama yang dikemukakan terdakwa koruptor....
>Muh it's not my mistakes!
>Muh boss is never wrong!

Into the trash it goes emoticon-Traveller
Hahaha nggak salah?
Kalo isinya pengalihan kekuasaan gimana? Kalo isinya memerdekakan wilayah gimana?
Kalo gasiap dengan ratusan bahkan dokumen yg harus dibaca setiap hari, mending gausah jadi presiden.
tanggung jawabnya kok gak ada.
Kalo isinya ternyata surat pengunduran diri si joko gimana tuh bray?
Kalo isinya pengalihan kekuasaan gimana? Kalo isinya memerdekakan wilayah gimana?
Kalo gasiap dengan ratusan bahkan dokumen yg harus dibaca setiap hari, mending gausah jadi presiden.
tanggung jawabnya kok gak ada.
Quote:Original Posted By kaiserwalzer
Kalo isinya ternyata surat pengunduran diri si joko gimana tuh bray?


Nanti di tarik lagi bos wahahahahahaa
KIH : koalisi indonesia hancur emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By ice.slight


Nanti di tarik lagi bos wahahahahahaa

Atau ternyata isinya surat pemindahan kekuasaan ke si wowo bray....

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
tanda tangan keppress nggak di baca emoticon-Ngakak setidaknya kalo nggak punya waktu banyak ya tanya dulu surat yg di ttd ini tentang apa ato minta summarynya sama adminnya
Berbeda Dengan PDIP,Menurut Ane Itu Hal Gak Wajar emoticon-Kiss (S)
"Banyaknya kegiatan membuat tidak ada waktu luang buat mencermati"

Ttd dan mencermati dokumen negara itu juga tanggung jawab presiden
Jangan jadikan kesibukan sebagai alasan tidak berjalannya tugas yg lain, itu sangat tidak profesional
... kurangi lah itu kegiatan2 seremonial
Dan jika rakyat nganggap ga becus, wajar...
kekna wkt kuliah males baca nih orangemoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By cekakmat
Pdip emang Kumpulan orang pinter.


emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
mungkin IQ.nya perlu di asah cem batu akik..