alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5523beea9478680f0d8b4571/lima-tahun-lippo-targetkan-punya-120-mal
Lima Tahun, Lippo Targetkan Punya 120 Mal


Jakarta - Lippo Malls Indonesia (LMI) agresif membidik bisnis mal di Indonesia timur. Kawasan tersebut dinilai masih cukup prospektif bagi pengembangan bisnis pusat perbelanjaan.

"Dalam waktu dekat kami akan membuka Lippo Plaza Kupang," ujar PR Manager Lippo Malls Indonesia Nidia N Ichsan di Jakarta, pekan lalu.

Nidia mengatakan, pihaknya menargetkan punya 120 mal dalam lima tahun mendatang terhitung sejak 2014. Mal tersebut akan tersebar di seluruh Indonesia. "Saat ini, kami memiliki 60 mal dengan net lease area sebanyak 3 juta meter persegi," ujarnya.

Ada dua jenis pusat perbelanjaan yang dikelola, yakni Lippo Plaza dan mal. Untuk yang plaza, kata dia, membidik segmen menengah, sedangkan mal membidik menengah atas. "Merek-merek besar dunia kami tempatkan di mal yang membidik segmen b plus," paparnya.

Selain di Manado, sejumlah proyek mal yang akan dibangun oleh kelompok Lippo adalah Lippo Grand Mall seluas 470 ribu meter persegi (m2). Selain itu, mal di proyek Orange County yang luasnya mencapai sekitar 370 ribu m2. "Tahun ini yang akan kami buka juga adalah Lippo Mall Puri dan Lippo Plaza Yogyakarta," kata Nidia.

Menurut Ketua Umum DPP Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Handaka Santosa, pusat ritel atau belanja masih memiliki potensi bisnis yang cukup tinggi. Dia mencontohkan bagaimana pesatnya perkembangan beberapa pusat ritel baru di wilayah Jabodetabek.

Dia mengatakan, potensi investasi bisnis ritel ini terlihat dari selalu penuhnya penyewa yang ada pada sebuah pusat perbelanjaan. "Tingkat keterisiannya selalu mencapai angka 95 persen. Untuk yang tidak terisi paling tinggi sekitar 2 persen," ujarnya.

Handaka menjelaskan, saat ini pasokan pusat belanja yang sudah terisi di Jabodetabek mencapai lebih dari 4,5 juta meter persegi (m2). Saat ini, lanjutnya, untuk pembangunan sebuah pusat belanja di kota besar membutuhkan investasi mencapai Rp 10 juta per m2.

"Untuk kota besar seperti Jakarta, harga tanah untuk pembangunan sebuah pusat perbelanjaan berkisar Rp 8-10 juta meter persegi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta Amran Nukman mengatakan, bisnis mal tetap potensial sepanjang ada wilayah tangkapannya. Dia mencontohkan, wilayah tangkapan itu misalnya perumahan, apartemen, dan perkantoran. Mal bisa sukses jika dibangun dengan kelas yang sesuai dengan wilayah tangkapannya. Keberadaan mal sekarang sudah merupakan kebutuhan masyarakat untuk berbelanja, kuliner, dan rekreasi.

"Mal sewa lebih diminati oleh developer karena sebagai recurring income dan lebih mudah diatur zoning penyewanya (tenancy mixed-nya) dibandingkan dengan mal strata," kata dia.



Investor Daily

Edo Rusyanto/FER

Investor Daily

http://www.beritasatu.com/properti/2...a-120-mal.html

banyak mall gan
di daerah ane dong buat nya....belum ada nihemoticon-Embarrassment