alexa-tracking

Bila Benar, Maka Jokowi-JK Harus Lengser

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5523b419c3cb17e6518b456f/bila-benar-maka-jokowi-jk-harus-lengser
Bila Benar, Maka Jokowi-JK Harus Lengser

RMOL. Pihak kepolisian diminta segera memeriksa kehandalan teknologi IT milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bila benar KPU menggunakan teknologi IT yang abal-abal, maka kepolisian harus menangkap siapa pun yang terlibat dalam proses pengadaan teknologi IT tersebut.

Permintaan ini disampaikan Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA), Sya'roni, dalam pesan elektroniknya kepada redaksi, Selasa (7/4). Hal ini dia sampaikan terkait beredarnya SMS dari Politisi Partai Nasdem Akbar Faizal kepada Deputy Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho yang mengungkapkan adanya teknologi penyedot data IT KPU di Pilpres 2014.

Menurut isi SMS, teknologi penyedot data tersebut dimiliki oleh Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), yang sekarang menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Dituturkan bahwa kecanggihan teknologinya yaitu cukup hanya dengan memarkir mobil di depan kantor KPU, maka data KPU akan tersedot.

"Selanjutnya, hasil penyelidikan kepolisian bisa digunakan untuk menguji keabsahan penuturan Akbar Faizal. Dan bila benar telah terjadi penyedotan suara rakyat di KPU, maka Jokowi-JK harus rela meletakkan jabatannya," kata Sya'roni.

Dia menekankan beredarnya SMS dari Akbar Faizal kepada Yanuar Nugroho yang mengungkapkan adanya teknologi penyedot data IT KPU harus dibongkar secara tuntas. Akbar Faizal juga sudah mengakui kebenaran SMS tersebut adalah miliknya. Sebagai tim sukses relawan Jokowi-JK, informasi dari Akbar Faizal patut dikembangkan untuk dicari kebenarannya.

Menurut Sya'roni, pihak pertama yang harus dimintai pertanggungjawaban adalah KPU sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilpres. KPU telah diberi dana sebesar Rp 13,8 triliun untuk menggelar Pemilu dan Pilpres. Dana sebesar itu diantaranya juga untuk menyediakan teknologi IT yang super canggih agar tidak mudah dicuri orang.

Namun, menyimak penuturan Akbar Faizal bahwa dengan begitu mudahnya teknologi milik LBP bisa menyedot data KPU, maka kecanggihan teknologi IT KPU dipertanyakan.

"Bila benar teknologi yang dimiliki LBP bisa dengan mudah menyedot data KPU, maka sebagai pertanggungjawaban moral, seluruh anggota KPU harus mengundurkan diri. Selain itu, biaya pengadaan teknologi IT KPU juga harus dikembalikan ke kas negara," tukasnya.[dem]

http://m.rmol.co/news.php?id=198316

Setuju...Jokowi hanya menang karena curang sebenarnya sudah bukan rahasia umum...masalahnya buktiin mereka curang walopun kerasa kental banget kecurangan demi kecurangan timses Jokowi. Dgn pengakuan Akbar Faisal ini semua menjadi terbuka.
lengser terus di ganti prabowo hata gitu ya gan ? emoticon-Ngakak
ane pantau dulu emoticon-coffee emoticon-televisi
KASKUS Ads
image-url-apps
Minum kopi nyalakan sebatang rokok sambil nyimak dl
image-url-apps
Emang bisa apa mereka (polisi) kl emang benar... Nasib kita kl dah semua institusi adalah orang kita...
TS ma pengamatnya aja ga ngeti arti ngunduh tuh apa kok.. emoticon-Malu (S)

+1 aja deh..

emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
image-url-apps
mau bener apa nggak yg pasti joko harus lengser
image-url-apps
YTH Bapak Jenderal (Purn) Luhut B Panjaitan, selaku Tokoh Batak

Awalnya berat bagi saya untuk menulis surat terbuka ini, beragam respons akan muncul tidak terkecuali bernada negative,  apalagi Bang Luhut, (saya sapa Bang karena kebiasaan saya menyapa beliau) saat ini sedang begitu fokus dalam mendukung Calon Presiden Joko Widodo.

Surat ini saya tulis berawal dari sebuah pertemuan tokoh-tokoh Batak, (Tempat pertemuan sangaja tidak saya sebut). Dalam pertemuan tersebut Bang Luhut banyak menyampaikan mengenai konstelasi politik saat ini. Terutama peran Warga Kristen Batak dalam Pilpres.

Dengan bersemangatnya Bang Luhut menyampaikan kedekatannya dengan Joko Widodo, bahkan kedekatan itu dimulai sejak Jokowi masih di Solo. Saking dekatnya, Bang Luhut punya kerjasama bisnis dengan anak Jokowi.

“Saya dan Jokowi kawan lama, sejak dari Solo, kami berbisnis Furniture, bersama anaknya Rakabuming Dengan perusahaan RAKABU” Jelas Bang Luhut dengan suara yang begitu lantang.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut bang Luhut juga menyatakan bahwa Jokowi adalah masa yang tepat bagi orang Kristen Batak untuk berkuasa kembali.  “Jika Jokowi menang akan ada dua sampai tiga menteri orang Kristen Batak,” kata Bang Luhut memberi garansi betapa pentingnya kemanangan Jokowi di pilpres ini.

Sejauh itu saya merasa masih biasa-biasa saja, namun hal mengganjal pun muncul saat bang Luhut menyampaikan strategi pemenangan Jokowi yakni dengan menggerakan Isu minoritas.

“Kita harus membangun ketakutan di kalangan etnis tionghoa, menyebarkan informasi jika Prabowo didukung oleh Islam garis keras, sehingga minoritas bisa bersatu, Kristen Batak, di Jawa, di timur Indonesia, Tionghoa,” jelas Bang Luhut saat itu.

Bahkan bang Luhut menegaskan rencana tersebut sudah mendapat persetujuan dari Ephorus HKBP. “semua pendeta-pendeta kita akan bergerak kea rah itu, Aktivis Kristen di PDIP Juga sudah kita gerakkan, ada Maruar Sirait, Adian Napitupulu dan Masinton Pasaribu,” Terang Bang Luhut

Selain itu, Bang Luhut juga menyebut ada nama Sekjen PGI, Gomar, Tokoh-tokoh Batak seperti TB Silalahi. Ruhut Sitompol sudah bersepakat untuk itu. Dan tak kala penting Bang Luhut dari klangan Kharismatik sudah ada James Riady dan dari Tokoh Katolik ada Mantan Direktur  CSIS Harry Tjan Silalahi. Mantan Direktur CSIS

Selain menyebut nama-nama tokoh di atas, Bang Luhut juga menyebut bahwa Jokowi telah memanuhi janjinya saat Gubernur DKI, dimana terbukti menempatkan banyak Kadis dari orang Batak di DKI.

“Hampir 10 Tahun kita tidak berkuasa, hanya dengan cara ini kita orang Batak atau Batak bisa berkuasa kembali, menjadi DIrjen, Menteri dan penguasa di BUMN, bahkan jika Jokowi Presiden orang batak yang akan menjadi salah seorang juru bicara” Kata Bang Luhut lagi.

Bahkan Bang Luhut saat itu menyayangkan sikap Sudi Silalahi yang hanya mementingkan diri sendiri selama berkuasa bersama SBY. Sehingga tidak ada lagi orang Batak yang berkuasa.

Bang Luhut yang saya Hormati

Abang ketika itu menyatakan bahwa kita harus menggerakkan semangat minoritas, sentiment agama harus dinaikkan kepada orang Timur, orang Kristen Tapanuli (Batak), orang Kristen Jawa dan Tionghoa. Sehingga semuanya punya satu pilihan yakni Joko Widodo

Omongan abang tersebut mungkin bagi sebagian orang Batak sangat menarik, tapi bagi saya selaku orang Kristen Batak sangatlah tidak pantas. Karena abang berupaya mendorong isu yang sesungguhnya belum tentu baik dengan orang Kristen sendiri.

Abang meminta kami mengembangkan isu bahwa Prabowo akan memberlakukan Syariat Islam jika terpilih, sehingga memunculkan rasa takut pada minoritas, abang sendiri tentu tahu, bahwa Prabowo memiliki Ibu, Adik dan kakak yang seorang kristiani. Sementara Jokowi? Tentu sangat tidak mungkin Prabowo melakukan hal seperti itu.

Saya sangat sedih abang memanfaatkan isu agama seperti itu untuk kepentingan politik. Abang mungkin lupa, bagaimana abang menyingkirkan Rektor Univesersitas Nomensen Medan. Amudi Pasaribu yang alasannya hingga sekarang tidak jelas selain rasa tidak suka abang. Selain untuk kepentingan diri abang dan klien abang.

Amudi Pasaribu kini menjadi korban ambisi pribadi bang. Menjadi korban kepentingan pribadi abang di Universitas Nomensen.

Saya melihat abang sangat keterlaluan memangfaatkan isu agama, sementara abang sendiri juga bertarung untuk diri abang Pribadi, untuk kepentingan abang yang abang buat seolah-olah untuk kepentingan orang Kristen.

Bang Luhut yang saya Hormati

Isu minoritas yang abang kemas dengan cara kurang tepat ini sangatlah tidak pantas, abang mengemas ini demi kepentingan kekuasaan semata. Agama abang jadikan dalil sebagai jalan untuk memecah belah dan menaikkan Jokowi sebagai Presiden idaman abang.

Sebagai seorang Batak Kristen saya sungguh menyesalkan tindakan dan pilihan abang ini. Karena untuk Jokowi abang membenarkan seluruh cara yang sesungguhnya tidak pantas.

Semoga Surat terbuka ini abang baca. Dan orang-orang memahami seperti apa kepentingan kekuasaan abang saat ini.

http://m.kompasiana.com/post/read/664770/3/surat-terbuka-untuk-luhut-b-panjaitan.html
ini anugrah tuhan...

gak takut kualat lo pada emoticon-Big Grin
image-url-apps
ini yang dibilang kecurangan massive, sistematis dan terstruktur yah? emoticon-Takut
image-url-apps
borok pasti terbongkar apalagi borok macam jongoswi emoticon-Big Grin









anu numpang lewat emoticon-Traveller
ngeri ngeri sedap....emoticon-Big Grin

Bila Benar, Maka Jokowi-JK Harus Lengser
image-url-apps
Sepandai2nya menyimpan bangkai, akhirnya jatuh juga..
emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
image-url-apps
Polisi beraninya lawan KPK yang udah diamputasi. Kalo lawan bos besar, polisi bisa apa?
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


Nastak vs Nastak lagi kah? emoticon-Bingung (S)
Quote:

bisa jadi emoticon-Cape d... (S)
image-url-apps
nasi sudah jadi bubur gan
image-url-apps
Quote:


bentar om ane ambil gorengan dolo emoticon-linux
image-url-apps
Quote:


Apakah hanya dengan pengakuan individu dpt di jadikan bukti yang valid sebg fakta.?