alexa-tracking

Jokowi Batalkan Impor Beras Tahun Ini

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55238a255c7798f90e8b456f/jokowi-batalkan-impor-beras-tahun-ini
Jokowi Batalkan Impor Beras Tahun Ini
Jokowi Batalkan Impor Beras Tahun Ini

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi) tidak akan melakukan impor beras tahun ini. Keputusan ini didapatkan usai rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden sore ini yang disampaikan tiga menteri ekonomi bidang terkait.

"Enggak ada impor beras," tegas Menteri Koordinator bidang Perekonomian Djalil di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/4/2015).

Menurut Sofyan, pada ratas tadi pada intinya Jokowi menanyakan langsung mengenai produktivitas padi kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman. "Mentan laporkan produktivitas padi hingga April. Panen raya mulai April ini," sebut Sofyan.

Senada, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan Indonesia tidak akan impor beras. Hal ini karena Mentan Amran yakin produksi beras akan mencukupi kebutuhan nasional. "Jadi kita enggak akan pernah impor beras impor," tegas Rachmat.

Menurut Rachmat, pemerintah tidak akan impor beras walaupun Jokowi sudah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah memperbolehkan impor beras dengan kondisi tertentu. "Iya, tapi enggak akan ada impor," jelasnya.

sumber : http://economy.okezone.com/read/2015...eras-tahun-ini

kabar gembira buat petani emoticon-Ngakak (S)
sumber nya tolong di benerin yah ganemoticon-shakehand
Quote:Jakarta -Beras impor masih menjadi salah satu sumber untuk mencukup kebutuhan masyarakat Indonesia. Namun, beras yang diimpor adalah dengan kualitas medium dan premium, bukan yang berkualitas rendah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (2/4/2015), impor beras pada Februari 2015 adalah 7.912 ton atau senilai US$ 3,1 juta.

Dibandingkan sebulan sebelumnya, impor beras pada mengalami penurunan signifikan. Pada Januari 2015, volume impor beras yang dilaporkan mencapai 16.600 ton atau US$ 8,3 juta.

Berikut negara pemasok beras ke Indonesia pada Februari 2015:

Thailand 1.030 ton atau US$ 615.000.
Vietnam 550 ton atau US$ 219.000.
Pakistan 6.000 ton atau US$ 2,1 juta.
Tiongkok 32 ton atau US$ 121.000.
Malaysia 300 ton atau US$ 28.000.


http://finance.detik.com/read/2015/0...-februari-2015

emoticon-Ngacir
Jokowi Minta Bulog Serap Beras Petani 4,5 Juta Ton, Naik Hampir 100%

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Perum Bulog menyerap atau melakukan pengadaan beras petani hingga 4-4,5 juta ton di 2015. Angka ini hampir 100% dari target awal yang hanya 2,7 juta ton.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Istana Negara, Senin (6/4/2015)

"Target mereka itu sesuai dengan Inpres 2,7 juta ton, tetapi presiden minta supaya Bulog menyerap lebih dari itu maksimum 4-4,5 juta ton," kata Sofyan.

Sofyan mengatakan saat ini, serapan beras Bulog memang masih rendah. Penyebabnya, selain musim panen masih tahap awal, kini Bulog sedang fokus melakukan pengadaan beras yang lebih berkualitas.

"Pengadaan beras itu tidak tercapai, karena misalnya tingkat gabah kering kadar airnya, karena kadar air tinggi, tidak memenuhi syarat. Kemudian, kedua tingkat broken, tingkat broken dari pada beras itu sendiri, akibatnya Bulog sampai sekarang itu pengadaannya masih terbatas," katanya.

Ia mengakui, penyerapan beras Bulog rendah karena Bulog ketat dengan penyerapan beras yang kualitas. Namun hal ini bisa diatasi dengan cara pengadaan beras melalui pengadaan beras komersial atau di luar anggaran pemerintah.

"Mereka yang akan dibeli ini adalah pengadaan komersial yang lebih fleksibel. tidak terlalu bergantung pada broken," katanya.

Sofyan juga menegaskan tak akan ada impor beras tahun ini, targetnya seluruh pengadaan beras Bulog dari dalam negeri. "Enggak ada impor, dalam negeri semua," katanya.

sumber : http://finance.detik.com/read/2015/0...aik-hampir-100
Quote:Original Posted By gembaladomba13
sumber nya tolong di benerin yah ganemoticon-shakehand


sudah gan
alamat beras sekilo 50 rebu ini mah emoticon-Najis
Semoga aja beneran.
bukti bapak jokowi memperhatikan nasib petani, dan juga negara kita adalah negara agraris, sudah saat aja, di bawah kepemimpinan jokowi, mafia beras import harus diputuskan mata rantainya
moga gak blunder jok emoticon-Big Grin











anu numpang lewat emoticon-Traveller
Sial dah kaum buruh bakalan naik lagi harga beras....

kabar gembira buat tengkulak dan pedagang beras....

Sumpeh lo... emoticon-Big Grin Di liat nanti ImFlementasi nyaah emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By dr.retro26

http://finance.detik.com/read/2015/0...-februari-2015

emoticon-Ngacir


postingan ente mengganggu nastak
emoticon-Cool
Sebagai pengusaha beras, saya bahagia mendengar berita ini...

Semoga engga mengecewakan seperti kasus traktor. Sms tengkulak tengkulak dulu ahhh...hahaha
semoga dari petani langsung negara.. jgn masuk tengkulak deh..
Standar rezim test khasiat aer kobokan.
Bikin sebuah aturan, kalo menuai protes, artinya khasiat aer kobokan kurang maksimal, cabut lagi aturannya.
Beberapa waktu kemudian bikin lagi kebijakan, kalo menuai protes juga, artinya dosis aer kobokan masih kurang, cabut lagi kebijakannya.

Baru akhir bulan kemaren bikin kebijakan soal keran impor, karena menuai protes akhirnya sekarang bilang kaga bakal impor.
Mirip seperti kasus BG, Perpres tunjangan DP mobil, dan kebijakan-kebijakan lainnya.


Quote:Kebijakan Jokowi soal Impor Beras Untungkan Tengkulak

SOLO - Kebijakan Jokowi lewat Inpres nomor 5/2015 tentang izin impor beras menuai banyak kritikan. Kebijakan yang ditandatangani Jokowi tersebut jelas sangat tidak memihak pada para petani.

Pengamat Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Suntoro Wongso Admojo mengatakan kebijakan pemerintah mengeluarkan Inpres Nomor 5/2015 sudah jelas yang dirugikan adalah petani.

"Keluarnya Inpres tersebut timingnya tidak tepat. Apalagi sebentar lagi panen raya," jelas Suntoro saat ditemui Okezone di ruang kerjanya, di UNS, Solo, Jawa Tengah.

Menurut dia, pemerintah seharusnya memikirkan psikologis pasar. Keputusan pemerintah dianggap Suntoro jelas sama sekali tidak memikirkan psikologis para petani. Dia menilai, bila Jokowi memacu produktivitas pertanian, agar Indonesia tidak lagi impor beras.

Sebab, inpres tersebut bukanlah harapan petani dan rakyat Indonesia yang sangat berharap agar Indonesia bisa mandiri dalam hal pangan. Justru keluarnya inpres tersebut merupakan kemenangan buat para tengkulak. "Yang kasihan justru petani dan yang merasa senang dan diuntungkan justru para tengkulak," jelasnya.

http://economy.okezone.com/read/2015...gkan-tengkulak
^^^^

kwkwk terguncahng ni yee,,,

SOP tetep berlaku bray salah bener kebijakan si kowi

tetep yg slah JOKOWI emoticon-shakehand

#salahjokowi#
Untuk para tengkulak beras,siap2 nyinyir emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By inside_uus
Standar rezim test khasiat aer kobokan.
Bikin sebuah aturan, kalo menuai protes, artinya khasiat aer kobokan kurang maksimal, cabut lagi aturannya.
Beberapa waktu kemudian bikin lagi kebijakan, kalo menuai protes juga, artinya dosis aer kobokan masih kurang, cabut lagi kebijakannya.

Baru akhir bulan kemaren bikin kebijakan soal keran impor, karena menuai protes akhirnya sekarang bilang kaga bakal impor.
Mirip seperti kasus BG, Perpres tunjangan DP mobil, dan kebijakan-kebijakan lainnya.




inpres tersebut sudah dicabut gan bapak presiden joko widodo memilih tidak impor karena hasil panen dalam negeri naik emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By hydrocodone
Sial dah kaum buruh bakalan naik lagi harga beras....

kabar gembira buat tengkulak dan pedagang beras....


Naik brp sih, utk dewa kodok hrs rela berkorbanlah emoticon-Big Grin
Halah paling ga lama berubah lgi omongannya...