alexa-tracking

Bocah 6 Tahun Rawat Ibu yang Tunanetra, Bupati Pun Bergerak

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55235640d89b0969098b4567/bocah-6-tahun-rawat-ibu-yang-tunanetra-bupati-pun-bergerak
Bocah 6 Tahun Rawat Ibu yang Tunanetra, Bupati Pun Bergerak
Bocah 6 Tahun Rawat Ibu yang Tunanetra, Bupati Pun Bergerak



POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Lantaran ayahnya meninggal dunia, Ali, seorang bocah berusia 6 tahun, terpaksa harus memanggul beban keluarga. Tak hanya mengurus ibunya yang tunanetra, dia juga harus ikut merawat kakaknya yang menderita tunagrahita serta mengasuh si adik.

Tiap hari, Ali memasak dan mencuci pakaian sekeluarga hingga mencari kayu bakar untuk keperluan memasak. Hal ini dilakukan karena sang ibu, Ammi (55), tak bisa banyak melakukan aktivitas karena tak bisa melihat.

"Ambil kayu sama masak," tutur Ali dengan polos ketika ditanya apa yang biasa ia lakukan untuk membantu ibunya, pada pekan ini.

Ali tiap hari juga membimbing ibunya saat pergi ke pasar untuk berbelanja. Demikian pula saat ibunya berobat ke rumah sakit atau ke puskesmas.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, seperti beras dan lauk-pauk, keluarga ini hanya bisa berharap belas kasih dari sanak keluarga atau tetangga.

Ali akhirnya menjadi tulang punggung keluarga setelah bapaknya meninggal dunia beberapa tahun lalu. "Saya hanya berharap sama Ali sejak ayahnya meninggal. Ali-lah yang membantu memasak, mencuci pakaian, hingga memakaikan baju bagi adik dan kakaknya," ujar Ammi.

Bocah 6 tahun ini seharusnya menikmati masa kanak-kanaknya. Namun, kondisi keluarga memaksa Ali meninggalkan masa-masa cerianya bersama teman-temannya.


Sumber

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Ketulusan Ali, bocah berumur enam tahun yang merawat ibunya yang tuna netra dan tuli, serta adik dan kakaknya yang mengalami keterbelakangan mental, sejak ayahnya meninggal dunia beberapa trahun lalu menuai simpati banyak pihak.

Salah satunya Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar. Bupati bergerak dan mendatangi rumah bocah itu di sebuah kampung di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. “Senang ketemu Bupati, saya minta sepatu dan baju sekolah,” ujar Ali ketika ditanya apa permintaannya kepada Bupati.

Satu hal yang lebih melegakan adalah, Bupati menjamin ketersediaan beras miskin untuk keluarga Ali. Ali dalam perbincangan dengan Bupati mengaku, bekerja serabutan untuk menjadi tulang punggung keluarga. Dia bekerja sebagai kuli petik buah dengan upah Rp 10.000-20.000 per hari.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga telah meminta Kepala Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Polewali Mandar untuk membawa ibu dan kedua kakak Ali agar mendapat perawatan yang selayaknya.

“Kami berharap ibunya masih bisa disembuhkan, makanya saya telah minta petugas kesehatan agar diperiksakan ke rumah sakit, apakah ia masih bisa disembuhkan,” ujar Ibrahim Masdar.

Sebelumnya diberitakan, Ali terpaksa harus memanggul beban keluarga. Tiap hari, Ali memasak dan mencuci pakaian sekeluarga hingga mencari kayu bakar untuk keperluan memasak. Hal ini dilakukan menyusul sang ibu, Ammi (55), tak bisa banyak melakukan aktivitas karena tak bisa melihat.

"Ambil kayu sama masak," tutur Ali dengan polos ketika ditanya apa yang biasa ia lakukan untuk membantu ibunya beberapa waktu lalu.

Ali tiap hari juga membimbing ibunya saat pergi ke pasar untuk berbelanja. Demikian pula saat ibunya berobat ke rumah sakit atau ke puskesmas. (Baca: Bocah 6 Tahun Rawat Ibunya yang Tunanetra dan Kakaknya yang Tunagrahita)


Sumber

Orang orang seperti anak inilah yang harusnya dibantu oleh negara. Bukan malah sibuk memenuhi kantong kantong pejabat yang sudah penuh uang dengan uang.

Terkutuklah rezim berkuasa.
image-url-apps
Reserved
image-url-apps
Reserved
KASKUS Ads
image-url-apps
Terkutuklah rezim berkuasa. emoticon-Shakehand2
image-url-apps
Real Fighter..
Saya Berpikiran seandainya Di Masa Depan Dia yg Memimpin Negri ini, Mungkin saat Itu saya Menangis terharu Melihat Bagaimana seorang yg Miskin total di masa kecilnya Malah Menjadi Presiden Kelak..
image-url-apps
Subhanallah emoticon-Matabelo

Ane bener2 terharu baca kisahnya, diumur segitu dia udah jadi tulang punggung keluarga, lah ane diumur yang udah 20 lebih dikit ini boro2 jadi tulang punggung keluarga buat memenuhi kebutuhan harian aja kadang masih nyusahin orangtua emoticon-Mewek
Gara-gara Jokowi emoticon-Mad (S)
image-url-apps
mensos mane mensos....??
image-url-apps
Ane ga mau ngutuk2 ah gan, dosa emoticon-Malu (S). Tp ane setuju ama agan, seandainya aja uang negara yg dialokasikan utk pejabat2 negara sbagian kecilnya aja dialihkan buat ngebantu masyarakat2 kecil yg mbutuhkan maka tingkat kmiskinan di indonesia hmpr bisa dipastiin bakal turun.
MAU INDONESIA BEBAS DARI PENYAKIT? DAN RAKYATNYA SEHAT TERUS?
PRABOWO FOR RI 2019
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


ga usah nyari mensos ntar malah di sumbang rokok emoticon-Hammer
image-url-apps
"Senang ketemu Bupati, saya minta sepatu dan baju sekolah,” ujar Ali

klo gue jadi ali.. Gue minta duit 500jt cesh... trus bilang sama pak Bupati, Sering2 maen kesini ya pak...emoticon-Peace
image-url-apps
Gak nyalahin kokowi?
image-url-apps
Quote:


Sorry ya Sis kalau terganggu dengan komen ane. Ane benar benar emosi melihat ketidakadilan di sekitar ane.
image-url-apps
Terkutuklah jokowi!
https://www.lapor.go.id/

siapa tahu ada yang perlu ditolong disekitar anda....
image-url-apps
Quote:


woh iyah lupa.......... emoticon-Hammer (S)

menkokesra mane menkokesra....??
coba uang DP mobil pejabat disumbangkan untuk Ali dan keluarganya!!! (Dunia Khayal : mode on)
mudah2an bupatinya membantu secara berkelanjutan....
bupati nya baru turun setelah digembar gembor kan media?

semoga aja ane salah dan bupati bener2 dari hati yang mulia membantu rakyat nya
×