alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5522214f582b2e26608b4571/dewan-pers-22-situs-yang-diblokir-bukan-bagian-pers
Dewan Pers: 22 Situs yang Diblokir Bukan Bagian Pers
Dewan Pers: 22 Situs yang Diblokir Bukan Bagian Pers



Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pers menyatakan 22 situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) karena dianggap berisi konten radikalisme bukanlah pers dan tidak terdaftar di Dewan Pers.

"Saya tekankan mereka bukan bagian pers, saya sudah membuka data pers 2014 dan 22 situs itu tidak ada dalam daftar," kata anggota Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Kantor AJI Jakarta, Jakarta, Minggu (5/4/2015).

Dia menuturkan karya jurnalistik dihasilkan oleh pers yang memiliki penanggungjawab, reporter, produser serta redaktur yang jelas. Sementara 22 situs yang diblokir tersebut tidak memiki struktur tersebut. Untuk itu, pemblokiran 22 situs itu tidak mengganggu dan mengancam kebebasan pers.

Untuk penanganan keberatan dari situs itu, ia mengatakan situs tersebut bukanlah produk jurnalistik sehingga penanganan keberatannya sudah bukan dalam ranah Dewan Pers. "Kalau situs itu ingin menunjukkan keberatannya bisa menggunakan Undang-Undang lain seperti ITE dan hak asasi manusia (HAM) tentang kebebasan bicara. Bukan tugas Dewan Pers untuk menangani itu," ujar dia.

Terkait pemblokiran 22 situs itu, ia menilai Kominfo terburu-buru dalam mengambil tindakan, karena tanpa kajian untuk menentukan sisi negatif sebelum melakukan pemblokiran.

Selain itu, Yosep berpendapat bahwa landasan pemblokiran dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif kurang kuat dan ia mengusulkan untuk dibentuk Undang-Undang.

"Permen tidak cukup, harus Undang-Undang karena permen hanya keputusan menteri saja. Undang-Undangnya belum ada kan, nah ini yang seharusnya dibuat," kata dia.

Dia menambahkan, pihak Dewan Pers pernah memdapat laporan pengaduan dari masyarakat terkait salah satu situs media Islam yang ikut diblokir yaitu Voa-islam.com. Namun Dewan Pers tak dapat berbuat banyak sebab media itu dianggap bukan produk pers. "Yang ditangani Dewan Pers hanya media profesional," tandas Yosep.

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Kominfo hanya menindaklanjuti permintaan dari BNPT untuk memblokir situs-situs tersebut, sementara isi berita dari situs yang dianggap radikal berada di bawah kewenangan Dewan Pers.

Untuk mendapat masukan dan pertimbangan agar proses pemblokiran berjalan lebih baik dan transparan, Kominfo membuat panel yang akan bekerja mulai Senin 6 April beso. Panel tersebut di antaranya terdiri atas Ketua Dewan Pers Bagir Manan, Tokoh PBNU Salahudin Wahid (Gus Solah) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin.
http://m.liputan6.com/news/read/2208004/dewan-pers-22-situs-yang-diblokir-bukan-bagian-pers

kepada siapa kuharus mengadu
emoticon-Turut Berduka

Quote:Original Posted By fad86


kan ada adsense gan, semakin sensasional semakin banyak yg klik emoticon-Ngakak (S)

Tadi malem hasil penelusuran metromini, situs ARR****H itu pas ditelusuri ternyata alamat emak nya. Kata emaknya si anak bukan kerja disitu tp bbrp blok dr sana. Pas disamperin ternyata masih salah. Akhirnya pas ditelp lg, alamat yg dikasih ternyata bener yg rumah emaknya itu emoticon-Ngakak (S)


fix salah jokowi nih emoticon-shakehand
nunggu bikin UU... bakalan lamaaaaaa.... emoticon-Berduka (S)
Dewan pers psti musuh ***** antek mamarika agen wahyudi... emoticon-Ngacir
Dewan pers babu asing, gak perlu didenger emoticon-Big Grin
baguslah... blokir aja situs yg meresahkan...emoticon-thumbsup


kaskus udah terdaftar blm nih ??emoticon-Big Grin
O begitu ....
Situs kaskus kabarnya lagi kaji juga y gan emoticon-Bingung
ya iyalah, bukan situs berita
itu 22 situs ga pernah muji jokowi cs sih..
bisanya nyinyir doank tu situs..

dibredel deh..
emoticon-Blue Guy Peace
Quote:Original Posted By Cukwu
O begitu ....
Situs kaskus kabarnya lagi kaji juga y gan emoticon-Bingung


baru denger ane gan
kaskuskan bukan media tapi forum
kenapa bisa masuk daftar nih?
emoticon-Bingung
njir nih orang-orang sombong
sombong profesi, sombong jabatan, sombong ilmu

kasihanemoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By soeryapaloh


baru denger ane gan
kaskuskan bukan media tapi forum
kenapa bisa masuk daftar nih?
emoticon-Bingung


Mmmm... Nganu gan Soalnye banyak berita 'intelejen'

Katanya si sub forum bnyak yg bermasalah gitu gan

Ane juga dpt info dr sumur intelejen si anu emoticon-Bingung
Bukan media, tp kok sering di forward di BBM & WA ya emoticon-Embarrassment

Seolah2 itu terpercaya emoticon-Embarrassment

Kemaren malem ane liat di metromini, yg dateng komplen ke kominfo, giliran ditanya wartawan dimintain alamat redaksi pada susah ngasih, ujung2nya cuma bilang ntar di email emoticon-Embarrassment

Enak bener nulis seenak perut, tar kalo dimintain pertanggungjawaban atas tulisannya susah n bingung dicari dimana emoticon-Embarrassment

Ane bikin yg model gini ah emoticon-Ngakak (S)
ke 22 situs itu alamat kantor redaksinya mana sih gan??
sumpah nanya. emoticon-Big Grin
o gitu ya
“Mereka mengadu ke kita, tapi semua media yang diblokir itu tidak terdata di data pers nasional. Semuanya tidak ada yang terdaftar,” ujar Ridlo.

“Kalau tak terdaftar apakah punya PT atau punya badan hukum, yayasan, atau koperasi? Lalu ada tidak alamatnya, ada tidak penanggungjawabnya? Nah, sebagian ada sebagaian tak ada,” lanjut Ridlo. “Yang ada itu Hidayatullah, Suaraislam, Salamonline, Aqliislamiccentre, gemaislam, voiceofalislam ada. Sedang kiblat masih bentuknya CV, dan arrahmah mengakunya sih punya juga.”
Quote:Original Posted By fad86
Bukan media, tp kok sering di forward di BBM & WA ya emoticon-Embarrassment

Seolah2 itu terpercaya emoticon-Embarrassment

Kemaren malem ane liat di metromini, yg dateng komplen ke kominfo, giliran ditanya wartawan dimintain alamat redaksi pada susah ngasih, ujung2nya cuma bilang ntar di email emoticon-Embarrassment

Enak bener nulis seenak perut, tar kalo dimintain pertanggungjawaban atas tulisannya susah n bingung dicari dimana emoticon-Embarrassment

Ane bikin yg model gini ah emoticon-Ngakak (S)


ada dana wahyudi kayanya disana gan
masak sih situs itu ga punya pemasukan
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By soeryapaloh
ada dana wahyudi kayanya disana gan
masak sih situs itu ga punya pemasukan
emoticon-Ngakak


kan ada adsense gan, semakin sensasional semakin banyak yg klik emoticon-Ngakak (S)

Tadi malem hasil penelusuran metromini, situs ARR****H itu pas ditelusuri ternyata alamat emak nya. Kata emaknya si anak bukan kerja disitu tp bbrp blok dr sana. Pas disamperin ternyata masih salah. Akhirnya pas ditelp lg, alamat yg dikasih ternyata bener yg rumah emaknya itu emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By soeryapaloh
Dewan Pers: 22 Situs yang Diblokir Bukan Bagian Pers

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pers menyatakan 22 situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) karena dianggap berisi konten radikalisme bukanlah pers dan tidak terdaftar di Dewan Pers.

"Saya tekankan mereka bukan bagian pers, saya sudah membuka data pers 2014 dan 22 situs itu tidak ada dalam daftar," kata anggota Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Kantor AJI Jakarta, Jakarta, Minggu (5/4/2015).

Dia menuturkan karya jurnalistik dihasilkan oleh pers yang memiliki penanggungjawab, reporter, produser serta redaktur yang jelas. Sementara 22 situs yang diblokir tersebut tidak memiki struktur tersebut. Untuk itu, pemblokiran 22 situs itu tidak mengganggu dan mengancam kebebasan pers.

Untuk penanganan keberatan dari situs itu, ia mengatakan situs tersebut bukanlah produk jurnalistik sehingga penanganan keberatannya sudah bukan dalam ranah Dewan Pers. "Kalau situs itu ingin menunjukkan keberatannya bisa menggunakan Undang-Undang lain seperti ITE dan hak asasi manusia (HAM) tentang kebebasan bicara. Bukan tugas Dewan Pers untuk menangani itu," ujar dia.

Terkait pemblokiran 22 situs itu, ia menilai Kominfo terburu-buru dalam mengambil tindakan, karena tanpa kajian untuk menentukan sisi negatif sebelum melakukan pemblokiran.

Selain itu, Yosep berpendapat bahwa landasan pemblokiran dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif kurang kuat dan ia mengusulkan untuk dibentuk Undang-Undang.

"Permen tidak cukup, harus Undang-Undang karena permen hanya keputusan menteri saja. Undang-Undangnya belum ada kan, nah ini yang seharusnya dibuat," kata dia.

Dia menambahkan, pihak Dewan Pers pernah memdapat laporan pengaduan dari masyarakat terkait salah satu situs media Islam yang ikut diblokir yaitu Voa-islam.com. Namun Dewan Pers tak dapat berbuat banyak sebab media itu dianggap bukan produk pers. "Yang ditangani Dewan Pers hanya media profesional," tandas Yosep.

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Kominfo hanya menindaklanjuti permintaan dari BNPT untuk memblokir situs-situs tersebut, sementara isi berita dari situs yang dianggap radikal berada di bawah kewenangan Dewan Pers.

Untuk mendapat masukan dan pertimbangan agar proses pemblokiran berjalan lebih baik dan transparan, Kominfo membuat panel yang akan bekerja mulai Senin 6 April beso. Panel tersebut di antaranya terdiri atas Ketua Dewan Pers Bagir Manan, Tokoh PBNU Salahudin Wahid (Gus Solah) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin.
http://m.liputan6.com/news/read/2208004/dewan-pers-22-situs-yang-diblokir-bukan-bagian-pers

kepada siapa kuharus mengadu
emoticon-Turut Berduka


Kepada rumput yg bergoyang
Quote:Original Posted By fad86


kan ada adsense gan, semakin sensasional semakin banyak yg klik emoticon-Ngakak (S)

Tadi malem hasil penelusuran metromini, situs ARR****H itu pas ditelusuri ternyata alamat emak nya. Kata emaknya si anak bukan kerja disitu tp bbrp blok dr sana. Pas disamperin ternyata masih salah. Akhirnya pas ditelp lg, alamat yg dikasih ternyata bener yg rumah emaknya itu emoticon-Ngakak (S)


bisa minta link videonya kalo ada gan
emoticon-Request