alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55221f4a0e8b4626548b4573/ini-modus-jokowi-di-balik-tunjangan-dp-mobil-pejabat
Thumbs up 
Ini Modus Jokowi di Balik Tunjangan DP Mobil Pejabat
Ini Modus Jokowi di Balik Tunjangan DP Mobil Pejabat

Quote:

JAKARTA - Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan tunjangan down payment (DP) mobil pejabat negara melalui Peraturan Presiden (Perpres) No 39 Tahun 2015 dinilai sebagai upaya untuk mencari dukungan.

"Ini Presiden patut diduga cuma ingin cari teman, sehingga dia mempersiapkan "hadiah" ini bagi para pejabat," ujar pengamat politik asal Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada Okezone.

Hendri menjelaskan, dugaan itu muncul karena saat ini Presiden Jokowi sedang dalam kondisi yang tidak ideal dalam memimpin pemerintahan. Di mana dirinya kerap mendapat rongrongan dari lawan politik termasuk dari koalisi partai pendukungnya.

"Nah Presiden perlu lebih banyak teman yang mendukung secara solid kebijakan dia," ujarnya.

Hendri menambahkan, kebijakan semacam ini sebetulnya sudah dimulai sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Maksud dari kebijakan ini baik karena negara hanya cukup membayar uang muka dan tidak sepenuhnya membelikan mobil kepada pejabat negara.

Hanya saja ketika Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres tersebut tidak tepat waktunya, karena dilakukan ketika harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Elpiji, tarif angkutan umum, serta kebutuhan pokok lainnnya melonjak naik.

"Sebetulnya tunjangan ini sudah dimulai dari zaman SBY, baik maksudnya, sehingga negara hanya cukup bayar DP nya saja tidak perlu membelikan mobil utuh. Hanya saja timing-nya tidak pas," pungkasnya.

Diketahui tunjangan uang muka untuk mobil pejabat negara sebelumnya hanya Rp116.650.000 sesuai Perpres No 68 Tahun 2010. Kemudian dinaikkan oleh Presiden Jokowi melalui Perpres No 39 Tahun 2015 menjadi Rp210.890.000.

Adapun pejabat negara yang akan menikmati tunjangan ini di antaranya, anggota DPR, anggota DPD, hakim Mahkamah Konstitusi, hakim Mahkamah Agung, anggota Komisi Yudisial, anggota Badan Pemeriksa Keuangan.


emoticon-Hammer (S) emoticon-Hammer (S) emoticon-Hammer (S)

Spoiler for klik selengkapnya:

cari teman buat masuk surga bareng2 y gan?
emoticon-Blue Guy Peace
bisa jadi tetep aja salah lo jokemoticon-Cape d... (S)
Laaah katanya gak mudeng
Yg bener yg mana sih
joko kalo mau punya banyak temen, bikin video youtube aja, video-video parody gitu, ato lawak-lawakan,

ato dubbing marah-marahnya arya wiguna, ato bikin parody goyang dumang,

pasti lebih cocok joko jadi youtubers daripada jadi presiden.
Et dah,enak banget kalo gitu kalo mau NEMENIN Jokowi... emoticon-Betty (S)
Ato emang udah kaga ada nyang mau nemenin lagi... emoticon-Hammer (S)
pengamat lagi ya...

Hadiah nya mendingan makan di warteg aja pakde.. ajakin tuh semua Ketua , wakil dan anggota2 makan di warteg... biar rakyat gembira...emoticon-Peace
rusaaaak....rusaaaak....yg begini kok mau revolusi mental...mlah Jokodok merusak moral dpr.

kebiasaan waktu jadi walikota, menyuap DPRD.

eh, pas jadi presiden,lalu berusaha menyuap DPR
naiknya kok sampe 80%, apa patokannya itu dan gede banget itu 80%, memang harga mobil naekknya 80% apa? dasar e-bangshat
cari teman buat ngindari kebusukan jongoswi emoticon-Big Grin












anu numpang lewat emoticon-Traveller

numpang majang trit ane y gan

sekali lagi ini hanya dukungan buat trit ente

http://www.kaskus.co.id/thread/5521f...akpernahsalah/

silahkan lanjutkan diskusi yang bermatabat, bukan martabak