alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
CHANGING !! - Sedikit cerita untuk forum SFTH
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5521ad6e9e74045d7c8b4568/changing----sedikit-cerita-untuk-forum-sfth

CHANGING !! - Sedikit cerita untuk forum SFTH

THREAD CLOSED emoticon-army
Diubah oleh adeknyaeinsten
Urutan Terlama
Bakal keren nih story,
izin nemplok di mari gan,
salken ye. emoticon-Ngakak
Quote:


Hehe Tengkyuu masgan. Salken Juga yaaa... emoticon-Shakehand2
kayaknya akan seru nih story.. salken dulu gan.. emoticon-Shakehand2
wah baca ini ane jadi kaya liat cerminan diri sendiri
kurang bersyukur saya emoticon-Berduka (S)
terima kasih sudah mengingatkan gan emoticon-I Love Indonesia (S)
Bersyukur it's simple word, tapi banyak yang lupa untuk bersyukur
Orang lain mungkin terlihat ceria didepan kita,, nggak tau kalo dibelakang kita (?)
Quote:


Hehehe semoga aja ya gan. Salken juga emoticon-Shakehand2
Quote:


Terkadang kita harus mentelaah sedikit lebih jauh, melihat diri kita dari sisi yang berbeda gan emoticon-Malu (S)

Quote:


Faktor seseorang lupa untuk bersyukur saat dimana dia melihat orang sekelilingnya, mempunyai lebih dari apapun yang dia inginkan. Padahal Tuhan juga sudah menyiapkan hal yang besar.

Quote:


Kadang kita harus menyembunyikan sesuatu dari orang lain, tidak semuanya dapat dijelaskan secara nyata.
Quote:


yaps thats true emoticon-Metal
ini ngomong2 kapan apdetnya?? emoticon-Hammer (S)
Quote:


Jujur aja gan, ane belum tau caranya bikin posting 2/3 halaman gitu wakwkawkak... masih baru dikaskus emoticon-Malu (S) emoticon-Malu (S) emoticon-Malu (S)
ijin nongkrong
ijin nyimak gan, kayaknya bakal rajin update nih tiap jam 8 gan
salken emoticon-Shakehand2
Ayo gan update lagi seru dah kayanya .!
Tentang perubahan nih kayanya . Ayo apdet lagi gan. Ane nunggu nih maklum nubi butuh cerita

Semua perubahan itu dimulai dari 14 tahun yang lalu....

Ketika itu, dirinya hanyalah seorang anak kecil biasa, sama seperti anak kecil pada umumnya yang menangis dan merengek....

Beruntung, satu kata yang tepat untuk anak kecil ini.

Mempunyai keluarga yang serba berkecukupan dan tidak pernah kekurangan, mempunyai orang tua yang sangat sayang kepada anak-anaknya, dan mempunyai kedua kakak perempuan yang sangat menghargai pendapat orang tua dan mencintai keluarganya.

Meskipun serba berkecukupan, orang tua anak kecil ini selalu mengajarkan segala kebaikan dan kebenaran untuk dirinya. Berharap agar anak kecil ini bisa tumbuh menjadi seorang yang mandiri dan bijaksana. Tapi apalah daya, semua nasehat seakan melayang begitu saja diatas kepala anak kecil ini.

Tumbuh menjadi seorang yang sangat manja dan sedikit diktator....

Kedua orang tuanya menyadari akan perubahan dan sifat anaknya... Mereka sadar, dia hanyalah seorang anak kecil yang belum mengerti akan arti kehidupan yang sebenarnya. Dan dia hanyalah seorang anak bungsu yang sangat manja, diktator kepada kedua saudara perempuannya.

Anak bungsu yang hanya bisa meminta dan meminta, terbiasa dengan hidup yang sangat mewah dimasanya. Kesadaran pun tidak pernah terbesit didalam pemikiran seorang anak bungsu ini. Semua pemikiran yang ada didalam kepala, hanyalah untuk kesenangan semata...

Hari berlalu, dan tahun berganti. Seiring perjalanan waktu dan penghabisan masa, si bungsu tumbuh menjadi laki-laki remaja yang mengalami perubahan sikap.
Inikah yang dinamakan usaha?
Hanya iri, melihat orang yang lebih beruntung dari nya..

Tuh kata katanya jleb banget.. Kena sasaran..
Saat itu dia sudah beranjak menjadi seorang anak remaja, dimana dirinya telah menyelesaikan pendidikannya disebuah Sekolah Dasar, ditengah-tengah pedalaman Kalimantan. Dia sangat senang, dia adalah murid kebanggaan yang pernah ada...

Akhirnya....

Dia membuat keputusan yang sangat sulit, ingin pergi meninggalkan kedua orang tuanya dan melanjutkan pendidikannya disebuah kota besar, kota dimana semua orang bisa dengan mudah menggapai impiannya... Sebuah ibu kota provinsi yang ada di Kalimantan, Pontianak.

Alasannya sangat tidak logis, dia ingin melanjutkan pendidikan disana hanya karena kedua kakaknya juga sedang belajar dan mencari ilmu yang baik disana. Dia tidak sadar, betapa besar rasa kehilangan kedua orang tuanya, dikala ketiga dari anak-anaknya memilih untuk melanjutkan pendidikan yang sangat jauh dari kedua orang tuanya.

Rasa takut pun menghampiri kedua orang tua anak remaja itu. Mereka sadar, dia hanyalah seorang anak manja yang tidak pernah bisa lepas dan jauh dari kedua orang tuanya. Tetapi, kenapa dia selalu memaksa untuk melanjutkan pendidikan disana? Dikota besar yang tentunya mempunyai resiko yang sangat besar juga.

Ahhh... mungkin dia hanya bercanda, itu yang dipikirkan oleh kedua orang tua anak remaja ini...

Tetapi, semakin hari, anak remaja ini selalu meminta dan memaksa. Dia harus melanjutkan pendidikannya dikota besar, bersama kedua kakaknya... Perasaan yang sangat berat pun harus dialami oleh kedua orang tuanya, orang tuanya tidak rela jika anak-anaknya pergi meninggalkan mereka berdua, disebuah dusun ditengah hutan dipedalaman pulau Kalimantan.

Tetapi, orang tua selalu mempunyai misi yang sama. Yaitu, memberikan anak-anaknya pendidikan yang tinggi, agar nanti anak-anaknya bisa lebih baik dalam segala hal dari orang tuanya...

Setelah perdebatan yang lumayan panjang, akhirnya anak remaja ini pun berhasil mewujudkan keinginannya untuk bersekolah disebuah kota besar, yang dimana dirinya sendiri belum mengerti akan artinya kehidupan, dan belum mengerti bagaimana rasanya jauh dari orang tua, untuk anak sekecil itu...

Tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk, akhirnya kedua orang tuanya mengijinkan untuk pergi jauh dan menempuh pendidikan disana dengan satu syarat, "Dia harus masuk disebuah sekolah menengah pertama Swasta". Berharap tidak terjadi apa-apa, dan berharap agar pergaulan anaknya tidak terpengaruh dengan pergaulan yang salah...

Perkiraan itupun benar, namun sedikit salah.....
nunggu open gan emoticon-Ngakak (S)


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di