alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55218e48de2cf2182c8b4567/tim-indonesia-juara-kontes-robot-di-amerika
Tim Indonesia Juara Kontes Robot di Amerika
Quote:Tim Indonesia Juara Kontes Robot di Amerika
Quote:Tim Robot Indonesia 2015 yang diwakili oleh Politeknik Negeri Bandung (Polban) meraih dua medali emas, satu perak dan satu perunggu pada "Trinity College International Robot Contest 2015" di Kota Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, akhir Maret.

Salah satu pembimbing dan Pemantau Tim Robot Indonesia 2015 Setiadi Rachmat, dalam siaran persnya, Minggu, menuturkan prestasi tersebut merupakan capaian yang luar biasa mengingat kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang telah diselenggarakan kurang lebih 20 tahun dengan peserta dari berbagai negara seperti Amerika, China, Israel dan lain-lain.

"Tim Robot Pemadam Api Indonesia merupakan tim yang dipilih dari pemenang tingkat nasional Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tahun 2014. Tim mewakili Indonesia untuk tingkat internasional di bawah penugasan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi," kata Setiadi.

Ia mengatakan anggota Tim Robot Pemadam Api Indonesia 2015 berjumlah 13 orang yang terdiri dari mahasiswa, pembimbing, pendamping dan pemantau.

Mahasiswa yang terlibat adalah Harry Gusyanto, Dendi Mahawarman, Zharfan Ghafara Gunawan, Candra Diningrat, Irham Yusra Muhammad dan Hilmy Abdurrahim Kaukaby.

"Sedangkan pembimbing dan ofisial adalah Setiadi Rachmat M Eng, Bambang Wisnuadhi MT Dr Eril Mozef, MS DEA Djoko Purwanto PhD, Dra Victoriana Suhartini, Yudi Harianto ST dan Angki A Rachmat MT," ujarnya.

Perjuangan Tim Robot Pemadam Api Indonesia 2015 ini cukup berliku, mulai dari tahapan kompetisi regional dan nasional yang ketat dengan total peserta mencapai 120 perguruan tinggi, jadwal perkuliahan mahasiswa dan pembimbing yang padat, penelitian teknologi dari berbagai bagian robot seperti sensor dan aktuator, pendanaan, uji coba robot.

"Hingga detik-detik keberangkatan dan pengiriman robot menggunakan pesawat yang mengharuskan tim membongkar ulang kopor karena kelebihan berat dan kelebihan dimensi, akhirnya tim berhasil juga sampai ke tempat tujuan dengan membawa enam robot untuk dipertandingkan," katanya.

Menurut dia, semua perjuangan dan kerja keras tersebut terbayar manis pada hari Minggu 29 Maret 2015 dengan berkibarnya Sang Saka Merah Putih di Trinity College, Hartford Connecticut, USA, di antara jajaran perguruan tinggi dunia.

Ia mengatakan ada dua divisi yang diikuti pada Trinity College International Robot Contest, yaitu Divisi Pemadam Api Senior Beroda ("Fire Fighting Senior Wheeled Division") dan Robot Berkaki ("Fire Fighting Senior Walking Division").

Untuk kategori "Fire Fighting Senior (Wheel) Division", tim memperoleh medali emas diraih untuk Robot BANDUNG WR, dan medali perak untuk Robot NUSANTARA WR.

"Lalu untuk kategori Fire Fighting Senior (Walking) Division memperoleh medali emas diraih oleh Robot PASUNDAN LR, sedangkan medali perunggu diraih oleh Robot CIWARUGA LR," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan teknologi yang digunakan pada robot pemadam api itu beragam, mulai dari komponen yang dapat ditemui di rumah hingga yang mengharuskan untuk impor.

"Semua itu untuk membuat robot dengan tugas yang kompleks, namun dana yang optimal. Pada kategori Fire Fighting, misi robot adalah mencari dan menemukan titik api pada suatu simulasi interior rumah yang memiliki empat ruangan," kata dia.

Titik api ditempatkan acak pada suatu ruangan. Robot harus bisa memadamkan api secepatnya dengan melalui berbagai rintangan, seperti furnitur dan lain-lain. Robot juga diprogram untuk dapat kembali ke "Home" setelah memadamkan api.

Quote:Sumber
Quote:Luar Biasa! Indonesia Juara Kontes Robot di AS
Quote:Tim Indonesia Juara Kontes Robot di Amerika
Quote:Akhirnya, semua perjuangan dan kerja keras Tim Robot Indonesia 2015 terbayar manis pada Minggu, 29 Maret. Dengan berkibarnya sang saka Merah Putih di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, di antara jajaran perguruan tinggi dunia.
Itu karena Tim Robot Indonesia 2015 yang diwakili Politeknik Negeri Bandung (Polban) meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada “Trinity College International Robot Contest 2015″ tersebut.
Setiadi Rachmat, salah satu pembimbing dan pemantau Tim Robot Indonesia 2015, Minggu (5/4), menuturkan prestasi tersebut merupakan capaian luar biasa. Karena kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang telah diselenggarakan 20 tahun dengan peserta dari berbagai negara seperti AS, China, dan sebagainya.
“Tim Robot Pemadam Api Indonesia merupakan tim yang dipilih dari pemenang tingkat nasional Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tahun 2014. Tim mewakili Indonesia untuk tingkat internasional di bawah penugasan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi,” kata Setiadi.
Anggota tim ini berjumlah 13 orang yang terdiri dari mahasiswa, pembimbing, pendamping, dan pemantau. Mahasiswa yang terlibat adalah Harry Gusyanto, Dendi Mahawarman, Zharfan Ghafara Gunawan, Candra Diningrat, Irham Yusra Muhammad, dan Hilmy Abdurrahim Kaukaby. Sedangkan pembimbing dan ofisial adalah Setiadi Rachmat M Eng, Bambang Wisnuadhi MT, Dr Eril Mozef, MS DEA, Djoko Purwanto PhD, Dra Victoriana Suhartini, Yudi Harianto ST, dan Angki A Rachmat MT.
Perjuangan tim ini cukup berliku. Mulai dari tahapan kompetisi regional dan nasional yang ketat dengan total peserta mencapai 120 perguruan tinggi, jadwal perkuliahan mahasiswa dan pembimbing yang padat, penelitian teknologi dari berbagai bagian robot seperti sensor dan aktuator, pendanaan, uji coba robot.
“Hingga detik-detik keberangkatan dan pengiriman robot menggunakan pesawat yang mengharuskan tim membongkar ulang kopor karena kelebihan berat dan kelebihan dimensi. Tim akhirnya berhasil juga sampai ke tempat tujuan dengan membawa enam robot untuk dipertandingkan,” katanya.

Quote:Sumber
Quote:Tim Robot Politeknik Negeri Bandung Menangkan Kontes Robot International di AS
Quote:Tim Indonesia Juara Kontes Robot di Amerika
Quote:Tim Robot Politeknik Negeri Bandung berhasil menggondol medali, masing-masing dua medali emas, perak dan satu perunggu pada ajang Trinity Collages International Robot Contest di Amerika Serikat (AS) akhir Maret 2015 lalu.

“Politeknik Negeri Bandung mengirimkan dua tim. Mereka telah lolos selekti di tingkat lokal dan nasional,” kata Candra Diningrat, salah satu anggota Tim Robot Politeknik Negeri Bandung pada beritatrans.com di Jakarta, Jumat (3/4/2015).

Tim Politeknik Negeri Bandung mewakili Indonesia pada kontest international itu setelah menjadi juara pada ajang Nasional. Mahasiswa asal Kota Kembang itu menjadi juara nasional pada Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI).

Quote:Tim Indonesia Juara Kontes Robot di Amerika
Quote:Nama tim ada dua tim yang dikirim dari Politeknik Negeri Bandung. Pertama, menurut Candra, Tim Fire Fighting Robot Senior Division.
Mereka terdiri dari Dendi Mahawarman, Hilmy A. Kaukaby dan, Zharfan G. Gunawan.

“Tim ini berhasil mendapatkan juara 1 dan juara 2 (medali emas dan medali perak),” jelas Candra.

Sedang nama robot yang berhasil meraih juara 1 (BANDUNG WR), dan nama robot yang juara 2 (NUSANTARA WR).

Menurut Candra, tim kedua adalah Tim Fire Fighting Robot Walking Division.
Tim ini terdiri dari M. Harry Gusyanto, Candra Diningrat, dan Irham Yusra M.

“Tim ini berhasil mendapatkan juara 1 dan juara 3 (medali emas dan medali perunggu),” aku Candra.

Sedang nama robot yang juara 1 (PASUNDAN LR), dan nama robot yang juara 3 adalah (CIWARUGA LR).

Candra menandaskan, keberhasilan Tim Robot Politeknik Bandung tak lepas dari dikungan dan partisipasi semua pihak, baik kampaus, Kemenristek dan PT serta official dan pembimbing.

Terima kasih tak terhingga, tambah Candra, disampaikan pada tim official dan pembimbing, yaitu. Setiadi Rachmat,MT, Bambang Wisnuadhi,MT, Dr.Eril Mozep, Djoko Purwanto,Ph.D, Dra.Victoriani Suhartini, Yudi Harianto,ST dan Angki A.Rachmat,MT.

Quote:Sumber
Quote:Videonya Gan
Spoiler for Video:

Quote:Prestasi membanggakan yg patut diacungi jempolemoticon-2 Jempol...ane berharap ada keberlanjutan dari prestasi tsb...tidak berhenti hanya sampe jadi juara sajaemoticon-Matabelo
Pasti masa depanya cerah..
Beda dengan masa depanya Panastak..
wah mantap nih anak polban..
Indonesia udah sering menang gan, entah kontes robot, lomba sains, matematika, dll.
Tapi perhatian pemerintah selama ini ya begitu deh........
emoticon-Berduka (S)
yang dulu dulu banyak yang juara,trus setelah lulus kuliah sekarang kerjanya apa? ngambil kerjaan diluar robotika atau kerja lainnya?

serius nanya
salutlah buat anak2 polban
jadi kangen main ke ciwaruga lagi emoticon-Malu
Quote:Original Posted By jancokwigagal
yang dulu dulu banyak yang juara,trus setelah lulus kuliah sekarang kerjanya apa? ngambil kerjaan diluar robotika atau kerja lainnya?

serius nanya


dapet beasiswa di Arab sampe S3 FULL
kalo mau jadi dosen di sana langsung dapet rumah
sekarang ambil konsentrasi Quantum Mekanik kalo gak salah emoticon-Embarrassment

tr

Quote:Original Posted By ManoloElDeBombo
salutlah buat anak2 polban
jadi kangen main ke ciwaruga lagi emoticon-Malu


selamat ya, semoga makin sukses, lanjut terus....
Prestasi pak jokowi saudara2emoticon-Angel
Negara Seharusnya merekrut atw merangkul mereka..
.jangan sampai dapet Beasiswa luar negeri, trus Kerja di Luar Negeri...
gak balik-balik lagi ke Indonesia....emoticon-Cape d... (S)

I LOVE INDONESIA, BANGGA JADI ORANG INDONESIA emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Kaskus (S)

Masa' kalah ama Dhaniel...

Spoiler for Jangan Di BukA !!!!:
emoticon-I Love Indonesia
Ini baru keren. Tetep semangat belajarnya.
Pesan: jangan suka main selokkan.
Quote:Original Posted By krupuk.alot
Prestasi pak jokowi saudara2emoticon-Angel


kagak mungkinlah, klo berita kegagalan baru bisa disebut prestasi! emoticon-Mad
wihhh pemadam yah yg menang??keren emang nih ide nya
mantab emoticon-Recommended Seller
Quote:Original Posted By unwell


kagak mungkinlah, klo berita kegagalan baru bisa disebut prestasi! emoticon-Mad


bener juga ganemoticon-Big Grin
anjriiit.... kampus aing juara deui euy...!!! hebatlah persib...
JUARA INI
JUARA ITU

GW JAMIN, NTAR KERJA DILUAR NEGERI SEMUA

MANA ADA YANG MAU KERJA DI DALAM NEGERI emoticon-fuck2

percuma mereka juara, yang mendapatkan keuntungan cuma negara asing yang mampu membayar orang2 cerdas ini.
emoticon-Selamat ya buat para juara