alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5521538d1cbfaaf3458b4576/trimedya-tak-masalah-jika-perpres-39-2015-dievaluasi
Trimedya: Tak Masalah Jika Perpres 39/2015 Dievaluasi
Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan tidak mempermasalahkan apabila Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39/2015 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 68/2010 tentang Pemberian Fasilitas Pemberian Uang Muka bagi Pejabat Negara pada Lembaga Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan. Apalagi, dia menyatakan, tidak mengetahui adanya usulan perpres yang berasal dari Ketua DPR Setya Novanto itu.

"Saya silakan saja kalau (perpres) mau dievaluasi," kata Trimedya di Jakarta, Minggu (5/4).

"Jujur saja, sesunguhnya banyak keputusan diambil (Ketua DPR) yang Anggota DPR enggak tahu. Mungkin niatnya bagus, tapi kita tidak dilibatkan."

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan, kenaikan tunjangan uang muka pembelian kendaraan pejabat negara merupakan usulan Ketua DPR. Pada 5 Januari 2015, lanjutnya, datang sebuah surat dari Setya yang meminta penyesuaian uang muka (down payment) mobil pejabat.

Surat tersebut lantas diproses awal Februari. "Kira-kira pertengahan Februari dapat persetujuan dari Menteri Keuangan. Oleh Ketua DPR uang muka untuk pejabat negara di lembaga-lembaga tinggi itu, di DPR, MA, MK, KY, DPD diusulkan naik Rp 250 juta," kata Andi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kementerian Keuangan, masih kata Andi, membuat kajian dan menetapkan uang muka bisa ditingkatkan dari Rp 161 juta menjadi Rp 210 juta. "Jadi di bawah permintaan Ketua DPR. Kajiannya sudah selesai, lalu kami sampaikan ke Presiden dengan penjelasan bahwa ini rutin dilakukan dan sudah ada permintaan dari Ketua DPR. Setelah itu baru Perpres-nya turun," ujarnya.

Presiden sendiri telah merespon terkait kontroversi perpres yang ditandatanganinya sendiri. "Tidak semua hal itu saya ketahui 100 persen, artinya hal-hal seperti itu harusnya di Kementerian. Kementerian men-screening apakah itu akan berakibat baik atau tidak baik untuk negara ini," kata Presiden di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (5/4).

Dia berjanji akan mengecek kembali perpres tersebut. "Coba saya lihat lagi. Enggak mungkin satu-satu saya cek kalau sudah satu lembar ada 5 sampai 10 orang yang paraf atau tanda tangan apakah harus saya cek satu-satu? Berapa lembar satu Perpres, satu Keppres. Saya tidak tahu, saya cek dulu," imbuhnya

--
sumber

--

Keputusan yang dievaluasi itu hal yang wajar, demi kepentingan bangsa yang lebih besar.

Kalo nasbung bilang Presiden planga plongo, tidak tahu, mencla mencle tidak apa-apa sudah resiko memimpin bangsa yang masih kebanyakan orang idiot.

Emang Perlu Banget Dievaluasi.. emoticon-Big Grin
Jadi Maksud Komen TS Orang Idiot Itu Siapa Ya ? emoticon-Kiss (S)
Mau itu dievaluasi atau tidak, mau ditambah atau dikurangin tu bujet toh yang dapat dia2 juga. Rakyat kebagian sengsaranya aja.
kalo nggak banyak yg nyorakin, ngga bakal di evaluasi emoticon-Malu (S)
tanda tangan tanpa baca sudah pasti lebih parah dari idiot emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By sirmfr
Emang Perlu Banget Dievaluasi.. emoticon-Big Grin
Jadi Maksud Komen TS Orang Idiot Itu Siapa Ya ? emoticon-Kiss (S)


pastinya yg idiot tu nastak kali bray emoticon-Malu












anu numpang lewat emoticon-Traveller
Atas ane ngejang dimana-mana pake post yang sama....emoticon-Cape d... (S)
ngejar geek? emoticon-Bingung (S)
Makanya dibaca duluuu..

Maen paraf aja kayak ketua RW..
jaaahh..

pemimpin kok ga tau apa yg di tanda tangani

memalukan sungguh memalukan braay emoticon-Cape deeehh
Tanda tangan duluan, ntar kalo bermasalah di masyarakat baru ngeles... emoticon-Big Grin
besok2 kasih aja surat resign, tapi bilang aja ama joko itu peraturan pres..
Quote:Original Posted By no.more.drama

Keputusan yang dievaluasi itu hal yang wajar, demi kepentingan bangsa yang lebih besar.

Kalo nasbung bilang Presiden planga plongo, tidak tahu, mencla mencle tidak apa-apa sudah resiko memimpin bangsa yang masih kebanyakan orang idiot.



Bukan masalah di evaluasi atau nggak. Yang jadi masalah adalah itu Perpres, dia yg ttd tapi dia ngomong nya gak tau. Pake segala nyalah2in menkeu. Presiden macam apa kayak gitu ??

Ada berapa ratus perpres emang yg dia ttd tiap hari ampe keteteran gitu ???

Justru kayak begini mesti di usut. Jangan menguap gitu aja.

Saran buat Jokowi : Makanya klo mau kerja jangan lupa minum aer kobokan dulu biar gak ribet gini urusan nya. emoticon-Cape d... (S)
Quote: "Coba saya lihat lagi. Enggak mungkin satu-satu saya cek kalau sudah satu lembar ada 5 sampai 10 orang yang paraf atau tanda tangan apakah harus saya cek satu-satu? Berapa lembar satu Perpres, satu Keppres. Saya tidak tahu, saya cek dulu," imbuhnya

Apakah harus saya cek satu-satu?

A. Harus
B. Wajib
C. Tidak
D. Ragu-ragu
E. Bukan salah satu dari jawaban diatas

Dijadiin soal UN bagus ni emoticon-Malu (S)


UN SD tapi karena jawabannya terlalu mudah emoticon-I Love Indonesia (S)
ane jadi semakin ragu..
Sebenarnya jokowi ini kompeten ndak sih jadi presiden?
Kayaknya dari awal ndak pernah bisa buat putusan hasil dari pemikiran sendiri.
Apa2 kalau rakyat dah heboh baru bilang akan dievaluasi iembali.
tunjangan uang muka pembelian kendaraan pejabat negara emoticon-Mewek

dulu Presiden terpilih Jokowi menolak meggunakan mobil-mobil baru untuk kenderaan dinas para anggota kabinetnya nanti yang sudah dipersiapkan oleh pemerintahan SBY.. Sekarang pake alasan tidak tahu telah menandatangani perpres kenaikan tunjangan uang muka pembelian kendaraan pejabat negara. emoticon-Cape d... (S)
pling plan.. presiden ora mutu
keputusan dievaluasi sih emang wajar, tp lebih bagus kalo sebelum tanda tangan perpres dibaca dulu, jadi gak ada yg perlu dievaluasi kalo emang udah tau apa yg di tanda tangan
andai ahok yg jadi presidenya ...pasti.jawabnya ..taik taik.taik..semua angota dewan yg mengusulkan...taik luhut ...taik menteri keuaangannya...bajingan semua para menteri....nenek loe ..
Quote:Original Posted By grasakgrusuk123


Bukan masalah di evaluasi atau nggak. Yang jadi masalah adalah itu Perpres, dia yg ttd tapi dia ngomong nya gak tau. Pake segala nyalah2in menkeu. Presiden macam apa kayak gitu ??

Ada berapa ratus perpres emang yg dia ttd tiap hari ampe keteteran gitu ???

Justru kayak begini mesti di usut. Jangan menguap gitu aja.

Saran buat Jokowi : Makanya klo mau kerja jangan lupa minum aer kobokan dulu biar gak ribet gini urusan nya. emoticon-Cape d... (S)


kenapa sih harus selalu bawa2 air kobokan? emoticon-Ngakak (S)
kalo gak bawa2 air kobokan serasa ada yang kurang ya kalo posting... kekkekeek

Jokowi hanya ngomong apa adanya koq, dia juga ngaku salah kecolongan.
Terus kalo dia mau mengevaluasi lagi emang salahnya dimana?

Kalo cuma dicap mencla mencle, planga plongo mah udah biasa itu pendapat standar kaum nasbung.emoticon-Ngakak (S)
Ini negara bung!!
Jgn dibuat main2 !!