alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55200869c1cb176e438b4567/kronologi-isi-daya-laptop-bayar-rp-400-ribu-versi-restoran-marche
Kronologi isi daya laptop bayar Rp 400 ribu versi Restoran Marche
Kronologi isi daya laptop bayar Rp 400 ribu versi Restoran Marche

Kronologi isi daya laptop bayar Rp 400 ribu versi Restoran Marche

Merdeka.com - Seorang pelanggan Retoran Marche di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, protes akibat dikenakan tarif mahal saat mengisi baterai laptop. Hal itu terjadi pada tanggal 23 Maret 2015. Namun, karena pelanggan mengaku sebelumnya tidak mendapat pemberitahuan, akhirnya pelanggan terlepas dari tagihan itu.

Berdasarkan setruk pembayaran yang diunggah Leonita Julian dalam akun path @leonisecret, terlihat biaya charger Rp 400.000. Leonita merasa heran dengan tarif yang terbilang tak masuk akal itu.

"Ini serem amat, Ngecharge laptop di Marche PS, tau2 kena biaya listrik gede 400 rb," tulis dia, Sabtu (4/4).

Menanggapi pemberitaan tersebut, pihak Restoran Marche pun akhirnya memberikan tanggapannya. Juru bicara Restoran Marche Plaza Senayan, Stella Clarissa Valerina membenarkan bahwa Leonita Julian beserta teman atau rekan kerjanya yang berjumlah sekitar 10 orang mendatangi Restoran Marche pada tanggal 23 Maret 2015.

"Mereka ingin melakukan meeting sekitar pukul 17.00 WIB. Ibu Leoni beserta teman atau kerabat kerja menanyakan kabel roll listrik agar ibu leoni beserta teman dapat menggunakannya untuk charge laptop," papar Stella dalam rilis yang diterima merdeka.com, Sabtu (4/4).

Atas permintaan tersebut Manajer Restoran Marche Plaza Senayan yang bernama Adhon menemui Leonita untuk membicarakan mengenai pemakaian listrik. "Adapun hal ini dibicarakan dengan alasan yang menggunakan laptop berjumlah lebih dari 5 orang dan kami memberikan fasilitas ruangan. Kami membawa ibu Leoni beserta temantemannya mengelilingi beberapa ruangan yang bisa digunakan untuk meeting. Akhirnya mereka memilih ruangan Hen House yang berletak di lantai 1 restoran kami," papar Stella.

Setelah memilih ruangan, Leonita tak lupa untuk meminta kabel roll listrik. Hal ini pun dipenuhi pihak restoran setelah Leonita dan rekan-rekannya menyetujui perihal biaya yang akan dikenakan pihak restoran.

"Adapun pembicaraan yang telah kami bicarakan, Ibu Leoni beserta teman-temannya menyetujui akan adanya biaya listrik yang berjumlah Rp 400.000 untuk 2 jam pertama dan 1 jam berikutnya dikenakan biaya Rp 150.000 sesuai dengan regulasi yang berjalan untuk penggunaan ruangan private. Untuk ruangan yang digunakan Ibu Leoni pun kami tutup sementara (close for public) selama mereka meeting agar ruangan dapat digunakan secara private," jelas Stella.

Stella berharap tidak ada lagi kesalahpahaman terkait pengenaan tarif listrik di restorannya. "Semoga dengan penjelasan ini diharapkan tidak ada kesalahpahaman lagi mengenai penggunaan charge listrik di Marche Restaurant," tutup Stella.

http://m.merdeka.com/peristiwa/krono...an-marche.html

Ternyata booking ruangan gaaan.. Bukan ngecharge 1 laptop..

Edit:
Nama leonita yg disebut pihak marche bukanlah orang yg makan di restonya (org yg trx/ pegang struk aslinya).. Ini menurut leonita julian d twitternya..

Supaya fair dalam judgment dan komennya ga berlebihan, baiknya baca juga twit leonita julian dan klarifikasinya di page 4 trit ini..

Ane ga ubah isi berita krn ikut sumbernya. Buat leonita baiknya komplain ke merdeka.com juga secara resmi..

Edit:
Pls check jg koreksi dr merdeka di trit ane

http://m.kaskus.co.id/thread/5520ce8a0e8b468b368b456a/leonita-bantah-datang-ke-marche-restaurant-ngecas-laptop

Hindari unsur personal insult dan pelecehan..

Ini ane kutip isinya...

Merdeka.com - Leonita Julian mengklarifikasi pernyataan pihak Marche Restaurant yang menyebut dirinya dan beberapa teman sempat datang lalu menanyakan fasilitas charge laptop. Dia mengaku tidak mendatangi restoran yang berada di Plaza Senayan itu pada 23 Maret 2015.

"Kenapa bawa nama saya di press rilis, itu ngawur. Sebut nama orang salah lagi, harus dipertanggungjawabkan," kata Leonita saat berbincang dengan merdeka.com, Minggu (5/4).

Awal mulanya, Leonita mengaku kaget melihat temannya mengunggah di path soal biaya Rp 400 ribu sebagai kompensasi isi daya laptop. Selanjutnya, dia pun me-repath dan me-retweet dengan harapan kejadian itu bisa menjadi pelajaran bagi siapa saja.

"Saya hanya reetwet, kaget biaya besar itu saja, bukan berpendapat. Sebagai konsumen wajar kayaknya," tuturnya.

Menurutnya, kejadian itu menjadi pengalaman berharga jika konsumen ingin memakai fasilitas di restoran. "Kalau lain kali mau charge di tempat makan nanya dulu bayar atau tidak, berapa biayanya. Harus detail," imbuhnya.

Dalam komentar tersebut, kata Leonita, dirinya hanya terkejut. Dia pun merasa dirugikan dengan kronologi yang dibuat versi Marche. "Saya dirugikan. Yang nge-tweet kan banyak, mungkin punya saya yang paling banyak di-retweet," imbuhnya.

"Kalau saya salah karena berkomentar kaget, salahkan juga jutaan pengguna socmed yang juga kaget karena merasa kemahalan," tandasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Restoran Marche Plaza Senayan, Stella Clarissa Valerina mengatakan Leonita Julian beserta teman atau rekan kerjanya yang berjumlah sekitar 10 orang mendatangi restoran pada 23 Maret 2015.

"Mereka ingin melakukan meeting sekitar pukul 17.00 WIB. Ibu Leoni beserta teman atau kerabat kerja menanyakan kabel roll listrik agar ibu leoni beserta teman dapat menggunakannya untuk charge laptop," papar Stella dalam rilis yang diterima merdeka.com, Sabtu (4/4).
gue kira ngemil sambil browsing internetan make laptop
tarif pln aja naik...masa listriknya gratis
emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
intinya, sudah sesuai kesepakatan. emoticon-Ngacir
Pemakaian daya listrik tp hebohnya ngecharge laptop, sebelumnya udah sepakat pula, kalo ga setuju ya ga usah make. Ibu-ibu ya? Pantes.... emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By Altemecya
Pemakaian daya listrik tp hebohnya ngecharge laptop, sebelumnya udah sepakat pula, kalo ga setuju ya ga usah make. Ibu-ibu ya? Pantes.... emoticon-Ngacir


Ibu2 ga punya duit tp mau exist.. Blagak meeting di PS rame2.. Psen ny mnum doang.. Hehehe..
Salah sendiri nulis biayanya charge laptop emoticon-Nohope


Coba distruk nulisnya biaya sewa ruangan 3 jam...ga akan jadi masalah dan heboh emoticon-Nohope


Manajemennya aja goblok emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By ion06
Salah sendiri nulis biayanya charge laptop emoticon-Nohope


Coba distruk nulisnya biaya sewa ruangan 3 jam...ga akan jadi masalah dan heboh emoticon-Nohope


Manajemennya aja goblok emoticon-Cape d...


Gw malah penasaran ma struknya, aneh juga kalo ada biaya charge laptop. Kalo mesin/program POS pastinya tinggal pilih biaya apa aja yang di charge, mosok sudah ada menu jasa charge laptop di ter-record di program/mesinnya. Entahlah kalo bikin struknya pake excel... emoticon-Ngacir

Update:
Ditulisnya charge listrik bray, dan setau ane memang di tempat penyedia jasa meeting mau di hotel ato restoran pasti ada biaya charge listrik (penggunaan daya listrik). Jadi yang goblok siapa ini emoticon-Big Grin

Kronologi isi daya laptop bayar Rp 400 ribu versi Restoran Marche
ahahaha,meeting di alam aj bu,bawa solar cell buat charge gadget nya.emoticon-Ngakak (S)
Nah, cepet juga udah ada klarifikasinya emoticon-Belo

Kalo begini kan jelas jadinya. Emang udah ada kesepakatan diawal toh kalo 400+150rbnya buat biaya pemakaian ruangan. Tapi udah sepakat diawal kenapa masi ngeluh disocmed ya, pake acara melintir kejadian pula emoticon-Nohope Caper banget dah.

Paling dari pihak restonya juga harusnya distruk nulisnya ya jangan cash listrik juga, jadi ambigu. Harusnya langsung tulis aja sewa ruangan.
wah salah tulis tuh, harusnya biaya sewa ruangan
Sudah ada klarifikasinya emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By deganfan
Kronologi isi daya laptop bayar Rp 400 ribu versi Restoran Marche

Merdeka.com - Seorang pelanggan Retoran Marche di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, protes akibat dikenakan tarif mahal saat mengisi baterai laptop. Hal itu terjadi pada tanggal 23 Maret 2015. Namun, karena pelanggan mengaku sebelumnya tidak mendapat pemberitahuan, akhirnya pelanggan terlepas dari tagihan itu.



brarti sewa ruangan ga bayar dong??
habis itu mau ribut2 di medsos???
fakkkkk!
Quote:Original Posted By zlimmomo


brarti sewa ruangan ga bayar dong??
habis itu mau ribut2 di medsos???


Iya gan.. Mungkin tu ibu2 mencak2 d marche trus di gratisin..
Bener2 gada terima kasihnya..
Ginian aja diramein emoticon-Hammer
wah kalo versi ini mah ane bakal tuntut pencemaran nama baik biar mingkem tu ibu2
heran sama pengguna medsos sekarang, ga tua ga muda pada labil semua, kek orang miskin dapet warisan milyaran, duit nya banyak mentalnya masih kek orang susye.
Quote:Original Posted By Altemecya


Gw malah penasaran ma struknya, aneh juga kalo ada biaya charge laptop. Kalo mesin/program POS pastinya tinggal pilih biaya apa aja yang di charge, mosok sudah ada menu jasa charge laptop di ter-record di program/mesinnya. Entahlah kalo bikin struknya pake excel... emoticon-Ngacir

Update:
Ditulisnya charge listrik bray, dan setau ane memang di tempat penyedia jasa meeting mau di hotel ato restoran pasti ada biaya charge listrik (penggunaan daya listrik). Jadi yang goblok siapa ini emoticon-Big Grin

Kronologi isi daya laptop bayar Rp 400 ribu versi Restoran Marche


Nah makanya yg gw bilang goblok itu manajemennya


Kenapa bukannya yg ditulis sewa tempat meeting dan itu jauh lebih masuk akal daripada yg keluar tulisan biaya charge listrik emoticon-Hammer2
emoticon-Bingung (S)
asal muasalnya di sini: https://mobile.twitter.com/leonisecr...12787196399618