alexa-tracking

HOREEEEEE...Pekan Ini, Sudah 7 Kader PDI-P dan Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/552004ccdc06bd2c438b456a/horeeeeeepekan-ini-sudah-7-kader-pdi-p-dan-relawan-jokowi-jadi-komisaris-bumn
HOREEEEEE...Pekan Ini, Sudah 7 Kader PDI-P dan Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN
Sejumlah BUMN belakangan ini cukup disorot. Hal ini terkait posisi komisaris yang diisi oleh orang-orang yang terafiliasi dengan PDI-P atau setidaknya yang telah berjasa memenangkan Jokowi menjadi presiden.

Bagi-bagi jatah ataukah pertimbangan profesional?

Dari penelusuran Kompas.com, setidaknya sudah ada tujuh orang komisaris BUMN yang terafiliasi dengan PDI-P serta relawan Jokowi yang memenangkan Pemilu Presiden 2014 lalu.

Kader PDI-P dan relawan Jokowi yang sudah dapat jatah komisaris BUMN itu adalah Cahya Dewi Rembulan Sinaga (mantan caleg PDI-P, Komisaris Bank Mandiri), Pataniari Siahaan (mantan caleg PDI-P, Komisaris BNI), Sonny Keraf (mantan anggota DPR F PDI-P, mantan Menteri KLH era Megawati, Komisaris BRI), Refly Harun (tim sukses Jokowi, Komisaris Utama Jasa Marga). Kemudian, ada Sukardi Rinakit (pengamat politik, Komisaris Utama BTN).

Terakhir, pada pekan ini, kembali Kementerian BUMN menunjuk dua orang, masing-masing adalah Roy E Maningkas (kader PDI-P dan anggota Barisan Relawan Jokowi Presiden) dan Hilmar Farid (Ketua Panitia Simposium Seknas Jokowi) sebagai Komisaris PT Krakatau Steel Tbk.

Menarik untuk mencermati komposisi komisaris BUMN itu. Sebut saja Cahaya Dewi Rembulan Sinaga yang berlatar belakang politisi dan pengelola radio, yang mendapatkan jabatan sebagai komisaris di bank terbesar di Indonesia dari sisi aset. Kemudian, Hilmar Farid yang berlatar belakang sejarawan dipercaya menduduki komisaris di produsen baja terbesar di Indonesia, Krakatau Steel.

Sementara itu, Refly Harun yang berlatar belakang hukum tata negara diserahi jabatan sebagai komisaris utama perusahaan pengelola jalan tol terbesar di Indonesia, PT Jasa Marga. Bahkan, Wapres Jusuf Kalla sempat menyatakan tidak tahu saat ditanya pengangkatan Refly Harun sebagai Komisaris Jasa Marga.

(Baca: Wapres Belum Tahu Refly Harun Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Jasa Marga)

Adapun Sukardi Rinakit yang telah ditunjuk sebagai Komisaris Utama BUMN menyatakan tidak menerima jabatan tersebut karena merasa tak memiliki kompetensi. Sebagaimana diketahui, Sukardi Rinakit merupakan pengamat politik yang selama ini disebut-sebut dekat dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo menilai, masuknya para politisi untuk menduduki jabatan komisaris BUMN sebenarnya sah-sah saja sepanjang yang bersangkutan memiliki kemampuan.

"Namun, untuk saat ini, saya melihat ada sesuatu yang aneh dengan Kementerian BUMN dalam penunjukan komisaris di perusahaan milik negara," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Sabtu (4/4/2015).

Agus mengungkapkan bahwa dia telah melakukan sejumlah penelusuran di Kementerian BUMN terkait dengan penunjukan komisaris di perusahaan pelat merah. Hasilnya, ada prosedur yang dilanggar dalam penunjukan komisaris itu.

"Hal lainnya adalah mereka (komisaris yang politisi dan relawan Jokowi) sangat susah diharapkan untuk profesional. Sebetulnya, orang pandai banyak, dan kalau begini caranya, saya nggak yakin BUMN akan maju," ungkapnya.

Ke depan, dia meminta agar Kementerian BUMN bisa lebih jeli dan menempatkan orang-orang yang berkompeten di posisi komisaris perusahaan milik negara.

http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...Komisaris.BUMN

AKHIRNYA DAPET JATAH JUGA...BUAT NASTAK YG LAIN TUNGGU ANTRIAN YA emoticon-Malu (S)
HOREEEEEE...Pekan Ini, Sudah 7 Kader PDI-P dan Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN

HOREEE....pesta lagi. emoticon-Ngakak (S)
hidup jokowi emoticon-Ngacir
KASKUS Ads
Cuma orang tolol yg percaya dalam politik tidak ada bagi2 kekuasaan emoticon-Big Grin
TS udah makan? emoticon-Malu (S)
pemenang yo gitu itu dari dulu..

bagi2 jatah wis pasti...

mosok yo dikasihke ke orang PKS apa Gerindong emoticon-Traveller
Quote:


udah gan udah kenyang, abis makan nasi Aking, abis BBM naik terus emoticon-Cape d... (S)

Quote:


jadi bukan AHLI tapi cukup dengan kenal bisa jadi komisaris..ORDE NEPOTISME
HOREEEEEE...Pekan Ini, Sudah 7 Kader PDI-P dan Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN

oyeeee
Harus BONGKAR kebiasaan lama
Ganti dgn Top Kopi
Iwan Fals yg bilang loh emoticon-Big Grin
Quote:


Yaudah, bersyukur masih bisa makan. emoticon-Big Grin
Quote:


Jauh berbeda ama janji JOKODOK dulu...gak bagi2 kekuasaan...udah jelas Presiden makin dikendaliin ama partai
Quote:


Ya ga harus org partai.. Profesional murni emangnya ga ada?? Udh di jelasin jg di artikel ada sejarawan dkk yg ga nyambung sama posisiny di bumn. Jujur aja gan jaman sby bagi2 jatahnya separah ini ga?
Bedasarkan data dari kemen bumn jumlah perusahaan bumn yang tersebar di seluruh indonesia kalo tidak salah berjumlah 119 perusahaan, artinya masih cukup banyak lowongan ni.
Lalu Bagaimana Dengan Pekan-Pekan Selanjutnya ? emoticon-Betty (S)
Mungkin Kelipatan Berlaku
Quote:


preet.. hari gene masih percaya slogan serahkan pada ahlinya.

wis dari dulu politik mung ngibul semua.. dari jaman orba sampe joko, yg percaya mung wong goblok.

mending pilih dan dekat2 yg menang..

siapa menang yo dia yg dapat.. emoticon-Traveller
Jokowi yes
Pdip no
Quote:


nastak ,,,, udah dapet jatah belum??? klo cmn dapet air kobokan ,sosis dan nasi kotak ya sdh di syukuri saja..... emoticon-Malu (S)
Quote:


makanya Politik bisa bikin kenyang, yg milih aja dijanjiin bisa dapet duit emoticon-I Love Indonesia (S)
pasnastak dimari dapat apa?

HOREEEEEE...Pekan Ini, Sudah 7 Kader PDI-P dan Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN