alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551ffba7de2cf2174c8b4574/politisi-relawan-jadi-komisaris-bumn-silakan-diadu-dengan-profesional
Politisi-Relawan Jadi Komisaris BUMN, Silakan Diadu dengan Profesional...
Politisi-Relawan Jadi Komisaris BUMN, Silakan Diadu dengan Profesional...
Aria Bima

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com – Politisi Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) Aria Bima heran dengan pandangan orang-orang yang mempermasalahkan duduknya sejumlah kader partai politik dalam jajaran dewan komisaris perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Aria, tidak ada larangan untuk menduduki jabatan komisaris, selama orang tersebut sudah tidak aktif di parpol. Sementara itu, relawan Joko Widodo (Jokowi) tidak seluruhnya merupakan politisi, ada juga yang berlatarbelakang profesional.

Aria menilai, orang yang memandang kontra masuknya kader parpol dalam jajaran dekom perusahaan BUMN hanyalah orang-orang yang mindset-nya perlu diubah. Fungsi partai memang salah satunya adalah melakukan kaderisasi para pemimpin bangsa.

“Saya justru menanyakan mindset mereka, apakah fungsi parpol ini dilarang? Perkara dulu BUMN dijadikan sapi perah, terserah. Sekarang ini kan beda, semua sudah transparan,” tegas anggota Komisi VI DPR-RI itu kepada kompas.com, Jumat (20/3/2015).

Aria lebih lanjut menuturkan, pada masa Orde Baru lalu di mana komisaris perusahaan BUMN kebanyakan hanya berisi dari internal, juga tidak menghasilkan kemajuan signifikan.

Aria menegaskan, keberhasilan atau kemajuan perusahaan BUMN bukan ditentukan dari apakah pejabatnya banyak dari orang parpol atau tidak. Yang penting, adalah kompetensinya.

Pengawal Jokowi

Quote:Menurut Aria, masuknya relawan di dalam pemerintahan justru membuktikan bahwa para relawan ini tidak hanya berjuang untuk memenangkan Jokowi-JK saat pemilu presiden. Lebih dari itu, para relawan itu juga turut mengawal jalannya pemerintahan. Malah dia beranggapan bahwa banyak relawan yang belum “tertampung” dalam pemerintahan.
Padahal menurut Aria, figur-figur profesional di relawan Jokowi sangat memiliki kompetensi dan integritas. “Belum semua pada masuk. Menurut saya relawan Jokowi kurang direkrut. Banyak relawan dari partai dan kader partai yang background-nya profesional. Menurut saya perlu diperbanyak, karena tugas mereka tidak selesai hanya memenangkan Jokowi, tapi mengawal,” kata Aria.

Hanya saja, lanjut Aria, dia menyadari munculnya prokontra ini lantaran kader-kader parpol dan relawan yang duduk di jajaran pejabat BUMN terkesan tertutup.

Quote:Aria menyarankan, jabatan-jabatan tersebut dilelang atau dilakukan seleksi terbuka saja. “Dibuka transparan saja. Kalau perlu peserta assesment-nya terbuka. Silakan kader atau relawan yang dari profesional ikut seleksi, silakan diadu, yang mengaku profesional,” tandas Aria.
Sebagaimana diberitakan sejumlah kader partai politik duduk di kursi Dewan Komisaris beberapa bank BUMN. Salah satunya adalah Cahaya Dwi Rembulan Sinaga yang menjadi Komisaris Independen di Bank Mandiri. Cahaya tercatat menjadi caleg pada pemilu 2009 dari PDI Perjuangan di Kalimantan Tengah.

Selain itu, politikus Pataniari Siahaan yang juga menjadi komisaris di BNI. Pataniari tercatat menjadi anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan periode 1999-2004 dan 2004-2009. Ia sempat kembali menjadi caleg di Pileg 2014 namun gagal terpilih.

Quote:Sumber


emoticon-I Love Kaskus (S) Hingga Pekan Ini, Sudah 7 Kader PDI-P dan Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN emoticon-I Love Kaskus (S)
Quote:
Politisi-Relawan Jadi Komisaris BUMN, Silakan Diadu dengan Profesional...
Gedung Kementerian BUMN

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah BUMN belakangan ini cukup disorot. Hal ini terkait posisi komisaris yang diisi oleh orang-orang yang terafiliasi dengan PDI-P atau setidaknya yang telah berjasa memenangkan Jokowi menjadi presiden.

Bagi-bagi jatah ataukah pertimbangan profesional?

Dari penelusuran Kompas.com, setidaknya sudah ada tujuh orang komisaris BUMN yang terafiliasi dengan PDI-P serta relawan Jokowi yang memenangkan Pemilu Presiden 2014 lalu.

Kader PDI-P dan relawan Jokowi yang sudah dapat jatah komisaris BUMN itu adalah Cahya Dewi Rembulan Sinaga (mantan caleg PDI-P, Komisaris Bank Mandiri), Pataniari Siahaan (mantan caleg PDI-P, Komisaris BNI), Sonny Keraf (mantan anggota DPR F PDI-P, mantan Menteri KLH era Megawati, Komisaris BRI), Refly Harun (tim sukses Jokowi, Komisaris Utama Jasa Marga). Kemudian, ada Sukardi Rinakit (pengamat politik, Komisaris Utama BTN).

Terakhir, pada pekan ini, kembali Kementerian BUMN menunjuk dua orang, masing-masing adalah Roy E Maningkas (kader PDI-P dan anggota Barisan Relawan Jokowi Presiden) dan Hilmar Farid (Ketua Panitia Simposium Seknas Jokowi) sebagai Komisaris PT Krakatau Steel Tbk.

Menarik untuk mencermati komposisi komisaris BUMN itu. Sebut saja Cahaya Dewi Rembulan Sinaga yang berlatar belakang politisi dan pengelola radio, yang mendapatkan jabatan sebagai komisaris di bank terbesar di Indonesia dari sisi aset. Kemudian, Hilmar Farid yang berlatar belakang sejarawan dipercaya menduduki komisaris di produsen baja terbesar di Indonesia, Krakatau Steel.

Sementara itu, Refly Harun yang berlatar belakang hukum tata negara diserahi jabatan sebagai komisaris utama perusahaan pengelola jalan tol terbesar di Indonesia, PT Jasa Marga. Bahkan, Wapres Jusuf Kalla sempat menyatakan tidak tahu saat ditanya pengangkatan Refly Harun sebagai Komisaris Jasa Marga.

Adapun Sukardi Rinakit yang telah ditunjuk sebagai Komisaris Utama BUMN menyatakan tidak menerima jabatan tersebut karena merasa tak memiliki kompetensi. Sebagaimana diketahui, Sukardi Rinakit merupakan pengamat politik yang selama ini disebut-sebut dekat dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Quote:Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo menilai, masuknya para politisi untuk menduduki jabatan komisaris BUMN sebenarnya sah-sah saja sepanjang yang bersangkutan memiliki kemampuan.
"Namun, untuk saat ini, saya melihat ada sesuatu yang aneh dengan Kementerian BUMN dalam penunjukan komisaris di perusahaan milik negara," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Sabtu (4/4/2015).

Agus mengungkapkan bahwa dia telah melakukan sejumlah penelusuran di Kementerian BUMN terkait dengan penunjukan komisaris di perusahaan pelat merah. Hasilnya, ada prosedur yang dilanggar dalam penunjukan komisaris itu.

Quote:"Hal lainnya adalah mereka (komisaris yang politisi dan relawan Jokowi) sangat susah diharapkan untuk profesional. Sebetulnya, orang pandai banyak, dan kalau begini caranya, saya nggak yakin BUMN akan maju," ungkapnya.
Ke depan, dia meminta agar Kementerian BUMN bisa lebih jeli dan menempatkan orang-orang yang berkompeten di posisi komisaris perusahaan milik negara.

Quote:Sumber
Harus orang2 profesional kalo dari partai bagi2 jatah, nanti direktur atau ceo ditunjuk atau punya komitmen dengan mereka, anggaran dipermainkan, dan perusahaan amburadul kalo gak ngerti bisnis, otaknya duit2 banyak yg lolos, jadi mafia
kalo sori keraf yg jadi komisaris bumn ok2 aja gan, kecuali macam fajrul atau bimbim slank yg jd komisaris baru bingung emoticon-Hammer (S)

PANASBUNG BOLEH MASUP
Kalo hati kosong maka itulah yg terjadi
duh aduh...kader banteng, akal pikirannya sudah jungkir balik.
kepeduliannya ada di partai bukan untuk rakyat...semua salah benar tinggal dibolak balik sesuai selera.

era sakit mental emoticon-Berduka (S)
Dulu waktu kampanye paling depan gembar gembor tak ada bagi bagi jatah, udah ke pilih semua jabatan tinggi di kasi ke para penjilatnya. Sekarang di tanya kuq malah ngomongin mindset orang. Ini mah sama aja lu malah di marahin ama orang yg udah nipu lu

emoticon-Ngakak

Tpi gag pa pa ding, panastak kan orange pada goblok jdi maklum aja emoticon-Ngacir
monggo diadu emoticon-Malu
ampyun dah....jabatan,jabatab,jabatan emoticon-Frown......ngaca woiiiiiiiii.......
Quote:Original Posted By sadjar
Politisi-Relawan Jadi Komisaris BUMN, Silakan Diadu dengan Profesional...
Aria Bima



emoticon-I Love Kaskus (S) Hingga Pekan Ini, Sudah 7 Kader PDI-P dan Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN emoticon-I Love Kaskus (S)


Menjadi masalah jika ditemukan dgn janji kampanye yg tidak membagi2 jatah kursi (jabatan)

Setuju kalo pejabat bumn diseleksi diadu smackdown, yg kuat yg menang...
Indonesia gak butuh orang pinter2 amat yg penting berani dan kuat malu
Namanya juga partai preman emoticon-Malu


Preman itu emang selalu minta jatah emoticon-Malu
puasa 10 tahun jelas menimbulkan rasa lapar yang amat sangat dan berkurangnya akal sehat..
rasa lapar juga sering mendorang orang berbuat nekat atau bodoh/konyol.
Partai wong licik, 10 tahun kelaparan. emoticon-Big Grin
Katanya revolusi mental, koq masih liat kkn kaya zaman sebelumnya

Ah paling dibilangnya dicari yang dipercaya karena lebih dekat
Quote:Original Posted By virgoaditama
kalo sori keraf yg jadi komisaris bumn ok2 aja gan, kecuali macam fajrul atau bimbim slank yg jd komisaris baru bingung emoticon-Hammer (S)

PANASBUNG BOLEH MASUP


alasannya apa sonny keraf ok2 aja jadi komisaris kak?
kita bicara bukan soal moral aja lho kak, tapi profesionalisme juga.
profesionalisme terkait educational background.
kalo kembali lagi menyoal moral/hati nurani, nanti aku counter.
asal kaka bersedia respon apa alasan sonny dianggap ok.

makasih kaka
asik dapet jatah
era pdip cari uang
emoticon-Big Grin
PANASTAK ANJING MUKA BABI DIMARIH DAPET APA ??

BOOL SI JONGOS UDAH LUMAYAN LAH BUAT BAHAN JILATAN..
sejak kapan kader moncong profesional?
preman profesional ya emoticon-Ngakak
kalau ada yg merasa dirinya profesional, mana ada mau gabung moncong emoticon-Ngakak
Tidak ada itu bagi2 jabatan, beda sama sebelah... wiwi penipu!