alexa-tracking

Kubu Agung Nilai Pandangan Yusril soal Golkar Menyesatkan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551f9c470e8b4612608b4570/kubu-agung-nilai-pandangan-yusril-soal-golkar-menyesatkan
Kubu Agung Nilai Pandangan Yusril soal Golkar Menyesatkan
Jakarta - Kubu Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar (PG) hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol-Jakarta, Agung Laksono (AL) menilai pengacara kubu Aburizal Bakrie (ARB), Yusril Ihza Mahendra memberikan pandangan yang sesat mengenai Golkar. Pasalnya, Yusril mengemukakan kepenggurusan Golkar yang sah saat ini adalah hasil Munas Riau (2009-2015) yang dipimpin ARB dan Sekjen Idrus Marham.

"Itu sesat. Tidak benar kembali ke Munas Riau. Yang sah memimpin Golkar saat ini adalah AL," kata Wakil Ketua bidang Hukum dan HAM dari kubu AL, Yusuf W di Jakarta, Jumat (3/4).

Ia menjelaskan yang diakui negara saat ini adalah Golkar pimpinan AL dan Sekjen Zainuddin Amali. Hal itu dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham). Dengan adanya SK tersebut maka SK lama yaitu Golkar hasil Munas Riau sudah berakhir atau tidak ada lagi. Jadi yang terdaftar di Kemkumham saat ini adalah Golkar pimpinan AL.

Apalagi kubu ARB sudah menggelar Munas di Bali. Dengan adanya Munas tersebut berarti kepenggurusan sebelumnya sudah demisioner atau berakhir.

Dia mengakui bahwa memang ada putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memerintahkan penundaan pemberlakuan SK Kemkumham. Namun penundaan itu bukan berarti membatalkan SK yang ada. SK yang ada tetap berlaku, hanya belum bisa digunakan sebelum ada putusan pengadilan.

"Putusan sela itu bersifat sementara. Berlaku hanya pada proses persidangan. Putusan akhirnya kan belum keluar. Maka sebelum ada putusan akhir, SK Kemhukam tetap berlaku. Bukan kembali lagi ke Munas Riau. Itu sama sekali tidak ada dasarnya," tutur Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur ini.

Dia menambahkan dengan SK yang ada, AL tetap bisa menjalankan roda organisasi. AL pun bisa mengangkat pelaksana tugas (Plt) untuk mengganti para Ketua DPD I (provinsi) dan DPD II (Kabupaten/kota) sebagai persiapan Munas Daerah (Munasda).

sumber

--
pengacara sesat yang selalu jumawa
ah masa emoticon-Big Grin










anu numpang lewat emoticon-Traveller
Mudah mudahan kisruh ini partai makin lama makin bagus, jegal jegalan, saling tuntut yg berakhir nih partai tenggelamemoticon-Ngakak
kuasa hukum AL yg 3 lusin itu mulai brgrakemoticon-Malu
Ini si pengacara tolol, suruh sekolah hukum lagi aja
emoticon-Ngakak
nunggu di pojokan sambil nunggu pakar hukum tata negara debat .emoticon-Ngacir2
Quote:

untuk melawan seorang laksamana cengho kurang itu 3 lusin emoticon-Malu
Quote:


ambigu ye nilai omongan yang muter2.
emoticon-Sundul Gan (S)
cuma MEMANTAU
Quote:


TS GOBLOG.
Quote:


ikut om emoticon-Ngacir
Quote:


Mau gmna lg bray, AL cuma kuat ngebiayai 3 lusin ajaemoticon-Malu
Semoga partai terpecah belah lalu hancur.. Dan disusul oleh pdip
Quote:


iya juga sih ada indikasi AL jadi tumbal. JK aja ogah jadi dewan pembina kubu dia
Pinjam pernyataannya krupuk alot sebelum didahului beliau :

"Terus ini salah Jokowi?" emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Serbu aja pake remannya si yoris emoticon-Big Grin
Urusan selesai kan emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Traveller
Quote:


siapa pengacara tolol?
wogh melawan pembuat undang2

good luck dah emoticon-Ngakak
knp partai2 ikut dagel juga ya?
Quote:


Pasukan SocMed?
Pasukan brutus?

emoticon-Big Grin
×