alexa-tracking

DPR: Sesuai Kesepakatan, Penyesuaian Harga BBM Sekali Sebulan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551f7fee925233d30f8b456f/dpr-sesuai-kesepakatan-penyesuaian-harga-bbm-sekali-sebulan
DPR: Sesuai Kesepakatan, Penyesuaian Harga BBM Sekali Sebulan
DPR: Sesuai Kesepakatan, Penyesuaian Harga BBM Sekali Sebulan
Penjual melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di salah satu kios pengisian BBM Pertamini, Manggarai, Jakarta, Senin (2/2) (Antara Foto/Wahyu Putro A)

Quote:


DPR: Sesuai Kesepakatan, Penyesuaian Harga BBM Sekali Sebulan
Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri, memberikan keterangan terkait rekomendasi kebijakan BBM bersubsidi, di Kementrian ESDM, Jakarta, Minggu, 21 Desember 2014. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

emoticon-I Love Kaskus (S)Perhitungan Harga BBM Tak Jelas, Faisal Cs Minta Formula Baku emoticon-I Love Kaskus (S)

Quote:

Spoiler for Permulusan:
Ingat, baru penyesuaian. Bisa naek bs turun emoticon-Embarrassment
karena nggak ngikutin mekanisme pasar makanya ga bisa 5788 cok, dikasih 7300 wkkwk..
tiap hari surprise...tiap bulan surprise...ga sampe 5 thn rakyat miskin sudah pada modar emoticon-Hammer (S)
liat aj nanti ketika mau turun pasti pada minta cepet2.. klo naik minta d tunda2.. emoticon-Ngakak (S)
Naik turun kek ga pusing gw
Yang penting rakyat seneng n gag dibikin susah.
Selama Petral masih menyewa kilang pengoplosan RON88 di singapura, selama itu pula harga BBM dalam negeri turun-naik kayak yoyo
emoticon-Cape deeehh
mekanisme penetapan harga bbm oleh pemerintah sbnarny sudah sesuai dgn teori sarungnomics.
D naikkan dan d turunkan berdasar nafsu/rakus.
enak ya pejabat, digaji rakyat, bisa seenaknya aja bikin kebijakan emoticon-fuck2

Cerita dari Istana

Oleh: Ridwan Muktar

Istana Presiden akhir-akhir lesu. Jokowi harus menghadapi tekanan sana sini. Kondisi ekonomi tak menentu. Politik adem panas.

Hubungan Jokowi dengan PDIP semakin sulit. Tak banyak pilihan, Akhirnya Jokowi bersandar di bahu Surya Paloh. Tak mengherankan bisnis migas diserahkan ke Paloh. Tentu saja PDIP naik pitam. Makanya mereka meminta audit investigasi terhadap sektor migas. Orang-orang PDIP makin terbuka menyerang Jokowi. Duo batak, Effendi Simbolon dan Masinton Pasaribu, paling keras menggonggongi Jokowi. Keduanya seperti anjing ajak, tajam taringnya ingin melumat Jokowi. Sementara TB Hasanudin mengatakan Jokowi melanggar UU karena mengangkat tentara aktif menjadi Deputi Staf Kepresidenan. Satu semester memerintah, Jokowi justru mendapatkan serangan dari kawan seiring. Untung tak dapat diraih. Sial tak dapat ditampik.

Situasi politik yang panas juga harus dihadapi Jokowi. Kalaupun KMP bisa dilemahkan dengan pecah belah, KIH sendiri sudah mulai main tikam. Yang belum dapat jabatan terus-menerus merongrong Jokowi. Tentu ini membuat risih Jokowi karena tak bisa bekerja. Setiap hari ada saja yang minta ketemu untuk minta jabatan. Sudah pindah ke Bogor pun masih dikuntit. Oleh karena itu, saking sebalnya, sekarang di pintu ruang masuk tempat kerja Jokowi (baik di Istana Merdeka maupun Istana Bogor), dipasangi tulisan: “SELAIN ANJING DILARANG MASUK.” Dan, di sampingnya ditaruh cermin. Paling tidak untuk sementara tulisan ini ampuh. Orang yang masuk terpaksa bercermin dulu. Kalau wajah mereka bukan wajah anjing, berarti tidak bisa masuk.

Hubungan dengan PDIP yang tidak harmonis ini membuat Jokowi putar otak. Ada tiga skenario yang dibuat untuk mengatasi situasi yang tak menguntungkan dirinya. Karena terus-menerus ditempatkan sebagai petugas partai, maka dia mencoba mengkudeta PDIP. Dia pesan ke CSIS untuk melakukan penjajakan dengan melakukan survei. Dari survei tersebut ada beberapa DPC yang akan mencalonkan Jokowi. Tapi jumlahnya masih kecil.

Skenario kedua, bila gagal mengkudeta Megawati, Jokowi berniat membikin partai baru. Adiknya yang dimajukan untuk mempersiapkan partai baru. Sementara untuk memperkuat logistik, dia masukkan orang-orangnya dalam jajaran komisaris BUMN. Trio RAL, Rini-Andi-Luhut, sudah dipersiapkan untuk mengatur rencana ini. Satu-satu mantan relawan Jokowi masuk dalam jajaran komisaris BUMN. Dari sini diharapkan bisa membegal duit BUMN untuk dana pendirian partai baru.

Skenario kedua ini jangka panjang. Walaupun partai sudah berdiri, tapi baru bisa ikut Pemilu di tahun 2019. Oleh sebab itu, diperlukan skenario ketiga sebagai antara. Yaitu, gabung dengan KMP. Paling tidak KMP mempunyai kekuatan di parlemen untuk menghadang KIH. Kalau Jokowi melompat ke KMP, berarti skenario kedua diartikan sudah matang 90 persen. Memang sebuah pembalikan politik yang besar ketika Jokowi pindah ke KMP. Dia harus memecat menteri-menteri dari PDIP dan sekutunya, mengganti dengan orang-orang KMP.

Itu baru urusan dapur dalam negeri Jokowi. Di luar negeri Jokowi juga dipusingkan oleh ulah Australia. Masak data pribadi presiden bisa dengan mudah dibocorkan pemerintah Australia dengan alasan sepele: salah kirim email. Maka Jokowi mencoba minta perlindungan Tiongkok. Tapi di sana ternyata dia tak mendapatkan sambutan semestinya. Masak kedatangan Jokowi cuma disambut oleh Menlu Tiongkok di bandara. Karena sambutan Tiongkok kurang oke, berpalinglah ke Negeri Paman Sam. Maka musuh Washington menjadi musuh Jakarta: Islam. Situs-situs yang konon radikal ditutup dengan alasan menyebarkan terorisme. Tujuannya agar dilirik oleh Paman Sam. Apakah ini berhasil atau tidak, masih harus menunggu perkembangan.

Itulah sedikit cerita dari Istana. Masih ada cerita lain, seperti rencana penggemukan Jokowi yang tak berjalan mulus, istri Jokowi yang masih kaki ketika berhadapan dengan istri kepala negara lain, atau anak Jokowi yang suka bangun siang. Tapi itu hanya cerita kecil. Pernik-pernik.

Sementara itu dulu. Kalau ada cerita lain akan saya tuliskan. Salam. ***
sekali sebulan di sesuaikan harga pasaran, sekali naik sembako juga naik. sadis... emoticon-Nohope