alexa-tracking

KY Tolak Perpres Jokowi Soal Kenaikan Tunjangan Mobil

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551d403996bde62f3b8b4574/ky-tolak-perpres-jokowi-soal-kenaikan-tunjangan-mobil
KY Tolak Perpres Jokowi Soal Kenaikan Tunjangan Mobil
KY Tolak Perpres Jokowi Soal Kenaikan Tunjangan Mobil

KY Tolak Perpres Jokowi Soal Kenaikan Tunjangan Mobil

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Yudisial tak menyambut positif Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 68 tahun 2010 tentang Fasilitas Uang Muka Bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan. Dalam Perpres tersebut, Jokowi menaikan besaran fasilitas dari Rp 116,65 juta menjadi Rp 210,89 juta kepada setiap pejabat negara.

"Sebaiknya pemberian uang muka tersebut ditiadakan saja," kata Ketua KY Bidang Rekrutmen Taufiqurrahman Syahuri melalui pesan singkat, Kamis, 2 April 2015.

Jokowi meneken Perpres Nomor 39 pada 20 Maret 2015 dengan alasan adanya peningkatan harga jual kendaraan setelah kurun lima tahun. Sesuai Pasal 3 ayat (3) alokasi dana bantuan uang muka tersebut dibebankan pada anggaran lembaga negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bantuan uang muka ini hanya diperuntukan bagi pejabat negara yang diartikan Pasal 1 Perpres 68 Tahun 2010, yaitu anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, hakim Mahkamah Agung, hakim Mahkamah Konstitusi, anggota Badan Pemeriksa Keuangan, dan anggota Komisi Yudisial. Kendaraan yang dimaksud di luar mobil dinas yang disediakan juga oleh negara. Fasilitas ini diklaim untuk menunjang kelancaran tugas sehari-hari pada pejabat negara.

"Tak perlu, anggota lembaga negara sudah disewakan mobil dinas," kata Taufiqurrahman.

Penerapannya, fasilitas uang muka ini diberikan per masa jabatan yang diterima sekitar enam bulan setelah pejabat negara tersebut dilantik. Sedangkan untuk Hakim Agung yang tak ada periode jabatan atau hingga pensiun, fasilitas diberikan setiap kurun lima tahun. Fasilitas uang muka lima tahun kedua dan seterusnya dapat diberikan jika sisa masa pensiun lebih dari dua tahun.

ember

ane masih emoticon-Bingung (S)
akhirnya petramax...nyesek...pilih jokowi...maaf yak kawan...
katanya si wiwi ini merakyat, tapi kok sekarang malah pro pejabat emoticon-Mad

makin lama makin gak jelas aja emoticon-Cape d... (S)
bagus lah kalau ditolak, DPR mau nolak juga.. atau tetep mau plus menta dana aspirasi emoticon-Ngakak (S)
Naik bajaj lagi dong jok
Menaikkan tunjangan hewan2 berdasi disaat kenaikan harga BBM, LPG, dan bahan2 pokok. .

Bisa jelaskan merakyatnya dimana ?
jawab tu jok emoticon-Mad


KY Tolak Perpres Jokowi Soal Kenaikan Tunjangan Mobil,







anu numpang lewat emoticon-Traveller

kalo rakyat disuruh berhemat
kenapa pejabat tidak? pejabat kan rakyat juga?
Istana: Kenaikan Uang Muka untuk Beli Mobil Pejabat atas Permintaan Ketua DPR

Kompas.com/SABRINA ASRIL
Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto
Kamis, 2 April 2015 | 18:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengungkapkan bahwa kenaikan subsidi untuk pembelian mobil bagi pejabat negara merupakan permintaan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto. Dia mengatakan, pemerintah hanya memproses permintaan itu karena subsidi uang muka mobil ini sudah ada sejak tahun 2010.

"Waktu itu surat dari Ketua DPR tentang permintaan penyesuaian uang muka itu diterima awal Januari, kalau nggak salah 5 Januari 2015. Kami proses pada Februari, kira-kira pertengahan Februari dapat persetujuan dari Menkeu," ujar Andi di Istana Kepresidenan, Kamis (2/4/2015).

Andi menjelaskan, awalnya, DPR meminta kenaikan menjadi Rp 250 juta. Namun, setelah dikaji oleh Menteri Keuangan, subsidi uang muka yang disepakati adalah Rp 210 juta.

"Jadi, di bawah permintaan Ketua DPR. Kajiannya sudah selesai, lalu kami sampaikan ke Presiden dengan penejalasan bahwa ini rutin dilakukan dan sudah ada permintaan dari Ketua DPR, baru perpresnya turun," kata Andi.

Dia menampik bahwa persetujuan Presiden terhadap permintaan Ketua DPR adalah upaya memperbaiki hubungan dengan parlemen yang meregang. Menurut dia, memang sudah menjadi sebuah kebiasaan anggota Dewan baru mendapatkan tunjangan mobil baru.

Mobil pribadi

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro juga menegaskan bahwa subsidi yang diberikan pemerintah kepada pejabat negara bukanlah mobil dinas. Menurut dia, anggota Dewan tidak memiliki mobil dinas. Mobil dinas, sebut dia, hanya diberikan untuk jajaran pimpinan.

"Ini uang muka, ini bukan mobil dinas, melainkan mobil pribadi. Jadi, kayak DP, beli motor DP, nah ini DP-nya. Karena yang dapat mobil dinas hanya pimpinannya, nah ini secara umum," kata dia.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan, Presiden Jokowi menaikkan uang muka pembelian kendaraan menjadi Rp 210,890 juta. Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, perpres itu merupakan revisi dari Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2010. Perpres ini hanya mengubah Pasal 3 ayat (1) Perpres No 68/2010. (Baca: Jokowi Naikkan Tunjangan Uang Muka Pembelian Kendaraan Pejabat Negara)

Jika pada Perpres Nomor 68 Tahun 2010 disebutkan fasilitas uang muka diberikan kepada pejabat negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp 116.650.000, dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2015, besarannya diubah menjadi sebesar Rp 210.890.000.

Mereka yang mendapat uang muka ini adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, hakim agung, hakim konstitusi, anggota Badan Pemeriksa Keuangan, dan anggota Komisi Yudisial.

Penulis: Sabrina Asril

Padahal KY juga dapet. Salut buat KY. DPR mana suaranya? Mentang2 ikut dapet yah? emoticon-Embarrassment
Quote:


iya dan disetujui jo melalui perpres
sama saja sprt grasi hukuman mati itu lho
tapi kali ini joko setuju dgn kenaikan tunjangan
seru nih biasanya saling support sekarang













hahaha
"Sebaiknya pemberian uang muka tersebut ditiadakan saja," kata Ketua KY Bidang Rekrutmen Taufiqurrahman Syahuri

Ini Ketua KY Bidang Rekrutment minta dimutasi jd kepala OB ya emoticon-Big Grin
Itu wakil rakyat sudah kerja keras loh, tenaga pikirian, wawasan buat RAKYAT..
Tunjangan ini Harus Jebol, kalau perlu naikan Gaji mereka emoticon-Big Grin
Semakin hari pemerintah semakin berpolemik dengan keputusannya yang kontradiktif.
Quote:


Ya. Ternyata gampang bgt nutup congornya DPR emoticon-Big Grin

Quote:


Ndak pa2. Lebih baik kompromi n negosiasi sama DPR, toh msh dlm batas yg bisa diterima. Drpd berantem melulu nanti malah program2ny tambah berantakan....
wow 210 juta,duwit ane ntu tiap tahun bayar pajak emoticon-Mewek
Quote:


Dprd mintanya 12.1 T sih emoticon-Embarrassment

masy disuru berhemat krn bbm, elpiji naek, dia hambur2in uang pajak buat beli mobil baru yg lbh mewah,,pake sono mobil asemka, emg bner2 jongos ni manusiaemoticon-Ngakak
enak aja maen teken perpres...
alesannya : itu permintaan DPR

otak lo dipake dikit ngapa !?
diminta nyungsep ke gorong2 ama DPR mau aja gitu ?

eh lupa ... kalo ke gorong2 gak usah disuruh juga udah ... emoticon-Malu (S)
jokodog otaknya dibawah ketek janda emoticon-Ngakak
×