alexa-tracking

cerita lama penyebab kekalahan timnas indonesia u23 atas korea selatan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551b7918c2cb172d378b4569/cerita-lama-penyebab-kekalahan-timnas-indonesia-u23-atas-korea-selatan
cerita lama penyebab kekalahan timnas indonesia u23 atas korea selatan
maaf sebelumnya kalo trit ane ini agak berantakan, ini karena ngetik pake smartphone butut.

ane sebagai fans berat Timnas Indonesia sejak tahun 90 an, kembali dibuat kecewa gegara kekalahan timnas u23 melawan korea selatan kemaren. Lagi - lagi ane jadi korban PHP timnas indonesia.


berikut beberapa penyebab kekalahan timnas u23 menurut analisa ane sebagai pecinta sepakbola. jangan dibully gan emoticon-Hammer2

1. ane liat yang paling mendasar adalah kualitas rumput lapangan untuk bermain sepakbola yang sangat mengenaskan. mungkin kalo kebutuhannya hanya sepakbola untuk bersenang - senang, lapangan kita sudah cukup. Tapi untuk pembentukan pemain hebat, peningkatan skill kelas dunia dll, kualitas lapangan di Indonesia masih sangat kurang. sering kan kita melihat lapangan di indonesia tidak dikelola dengan baik, berubah jadi sawah kalo ujan deres. lalu bola passing berubah kayak bola ping pong yang lajunya aneh banget. ane agak males nontonnya karena kualitas penayangannya jg blm se entertain liga2 di eropa. gak usah punya tribun yang megah, desain yang mewah, asal kualitas rumput lapangan bagus. kualitas lapangan membuat seorang pemain bisa memaksimalkan kemampuannya (juga untuk mengurangi resiko cedera... pernah liat kan pemain liga indonesia yang jatoh di lapangan kayaknya sakitnya beneran). sebagai perbandingan yang simpel, lihatlah lapangan futsal, meskipun level kabupaten karena kualitas lapangan sudah cukup bagus, permainan pun lebih enak ditonton. Ane tau banyak yang akan protes, karena lapangan yang bagus gak murah, tapi investasi untuk lapangan lebih menjanjikan daripada investasi mengontrak pemain asing yang kualitasnya masih banyak yg meragukan.

2. tetap rendah diri, jangan terlalu cepat puas. level kita masih jauh dari level dunia, dibutuhkan percepatan dan peningkatan level yang lebih untuk menyusulnya. cr7 setiap hari 3000 sit up dan datang paling awal ketika latihan. dibalik kontroversial tapi sikap & attitude mereka tetap profesional. Seringkali pemain indonesia grafiknya menurun justru setelah diekspos media. media kita juga kadang terlaku lebay.

3. jangan pernah merasa sok pintar dan terlalu menyalahkan wasit. seburuk apapun wasitnya dengan permainan sepakbola yang bagus, percaya dengan kekuatan sendiri, bisa yakin akan menang & kemenangan dengan cara yang seperti ini lebih disegani, dan berharga tentunya.

4. we need a football hero / one biggest turning point
dalam 2 dekade terakhir, kemampuan pemain jepang dan korea sangat disegani, karena mulai banyak yang merambah eropa. jepang membuat sosok football hero lewat manga (tsubasa dll) dan kesuksesan bbrp pemain jepang di eropa (hidetoshi nakata jadi pemain asia pertama yg juara liga italia bersama as roma) sedang korea, sejak era guus hiddink lolos jadi semifinalis piala dunia. Setelah kedua negara itu jadi tuan rumah piala dunia, perkembangan mereka sangat pesat. kita sempat mendapat momen ini setelah timnas u19 juara piala AFF, sayang bukannya lebih banyak prestasi & gebrakan yang muncul, tapi seakan tenggelam kembali. ane berharap ada perbaikan di ISL musim depan, secara banyak pemain u19 yang masuk di tim2 ISL. semoga level permainan mereka semakin bagus dan lebih solid

udah segitu aja
intinya timnas Indonesia harus memperbaiki dari dasar sepakbola nya.

good football make good atmosphere

yang mau nambahin silahkan.


ane kangen timnas era 90 an.
salam
*cepet2 soalnya kebelet pipis
Ane sih sebatas penyimak dan penikmat sepakbola gan.
Mungkin terpesona sama pemain Korsel...
kalo menurut ane sih karena kondisi lapangan yang kering gan ..
kalo hujan lebat trus lapangan tergenang air pasti menang .. emoticon-Big Grin
emoticon-Mad (S) permainannya berubah drastis di babak ke dua emoticon-Mad (S) emoticon-Mad (S)

tau dah gan... bingung mau nyalahin siapa dan kenapa.. emang sgini kali kemampuan nyaemoticon-Berduka (S)
Mungkin pemain timnas indonesia bedaknya kurang gan emoticon-Malu (S)
Lapangan yg berkualitas bisa dihitung dengan jari emoticon-Hammer2
ane malah nggan nonton gan pertandingan emoticon-Bola tim kita
udh tau pemain kecil2 semua masih aja main pake skema umpan2 jauh emoticon-Hammer
bisa dicontoh spain yg orangnya jg kecil dan mereka lbh mengandalkan umpan2 pendek dan itu lbh efektif kok emoticon-Smilie
denger2 fisik nya yang letoy...emoticon-Ngakak (S)
Quote:


iya gan... indonesia jago kalo di track basah, kyk rossi
dulu pas jaya-jayanya timnas pakai formasi udik 4-4-2 yang identik menyerang dg berlari dari sayap (eli eboy,budi sudarsono,zaenal arif) penyerang sayap sepak bola indonesia dimasa lalu.
mereka garang banget 2x masuk AFC mulai 1999, 1x nya tuan rumah AFC 2007,
AFF 2010 masih 4-4-2.
sekarang mereka mencoba formasi modern 4-3-3,
dan yang paling baru diplajari timnas 4-2-3-1 dan sejenisnya kayaknya timnas senior kalah semua.
kebanyakan klub ISL pakai formasi 4-4-2, baru-baru ini aja 4-3-3
baru generasi evan dimas dkk benar2 paham formasi 4-3-3 dengan banyak oper, daerek bal, umpan daerah, dan terobosan-terobosan akurat !!!

babyboy
Quote:


pormasi saya kira masalah kesekian gan
saya kira sebagai tim underdog, Indonesia harus punya surprise strategy melawan negara mana aja, apalagi negara yang lebih kuat.
Quote:


iya mungkin saja, jujur saja indonesia memang kalah level, dipertandingan itu mereka lebih disibukkan bertahan tanpa diberi ruang untuk menyerang.
karna sejatinya formasi 4-1-4-1 yg dipakai evan dimas dkk adalah formasi yg sangat menyerang.
tapi percuma juga bila kalah permainan, pemain akan dibuat bertahan juga.
ane liat kemarin ada beberapa saat tertentu dimana lini belakang korea tak bisa antisipasi daerek bal timnas beberapa kali.

Quote:


kalo ane jadi pelatih sih
karena Indonesia melawan tim kuat kalah dari segi apa aja, harus ada strategi kejutan, kayak memperbanyak shot on goal lewat akurasi tendangan jarak jauh, serangan balik cepat ( kayak jaman di piala asia 96, jaman tendangan sakto widodo & tendangan geledek roni wabia) atau pemaksimalan peluang dari free kick.

soalnya kalo mencoba dominan bakalan kalah tehnik, fisik & stamina gan, ujung2nya nglakuin blunder, dan diberondong banyak gol.
karena skill individu di bawah tim korsel
iya gan,, kesian bahu evan dimas cedera gara2 struktur lapangan yang keras setelah dipake konser akbar.... Oiya, seharusnya realistis klo lawannya kuat pke strategi bertahan seperti italia yg juara piala dunia.. Hehe
efek evan dimas gak maen gan emoticon-Big Grin