alexa-tracking

Mawar yang Terlanjur Layu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551a225d98e31bde408b456a/mawar-yang-terlanjur-layu
Mawar yang Terlanjur Layu
cerita ini terinspirasi dari beberapa cerita dan kisah hidup beberapa orang yang ane kenal. ane nyoba nulis seringan mungkin bahasanya biar mudah dicerna.. selamat menikmati.

Quote:


Spoiler for index:



Spoiler for 1. mahasiswi:


maaf jika masih berantakan. suwun emoticon-Malu (S)

2. Hari-hari Orientasi

#1
gue anaknya rajin jadi berangkat dan tiba di tempat kumpul sebelum waktu yang ditentukan, gue gak mau telat mengingat kejadian hari kemarin. seragam hitam putih yang gue pake cuman seadanya. rok gag nyampe mata kaki, baju kemeja yang gue pake pun baju kemeja cowok milik kakak gue. sepatu pantofel pun bukan pantofel paskibra, tapi sepatu bahan ban bekas yang gue beli waktu sma, itu pun kegedean satu nomer jadinya longgar banget pas gue pake. gue sumpal tuh pake kertas ato kain sisa di kosan temen gue.

tiba saatnya untuk berbaris. gue masuk dalam kelompok gue dan tertunduk. gue malu diliatin temen sekelompok gue, soalnya gue gag ada di barisan kemaren. gue cuma mengangkat tangan ketika senior pendamping mulai mengabsen anggota kelompok gue. gue belum punya keberanian bbuat ngobrol sama temen sekelompok gue. alhasil gue cuma diem dengerin senior2 yang ngasih informasi jadwal orientasi di depan.

hari ini jadwalnya informasi akademik di dalam ruangan. 1 ruangan terdiri dari dua kelompok. kelompok gue di jajaan kiri. gue karena gag punya teman akhirnya duduk di depan. dan akhirnya ada juga yang duduk samping gue. namanya Mila. gue cuma bicara ketika dia melontarkan pertanyaan ke gue. gue masih belum buat berakrab2 sama dia. selama sesi ini gue cuma diem dan ngikutin apa yang senior perintahkan. daripada kena sanksi mending gue nurut deh.

sesi demi sesi udah terlaksana. tiba saatnya balik kost. tiba2 pendamping mengumumkan nama2 yang kena sanksi. dari kelompok gue cuma gue yang dipanggil. duh, tambah malu gue hari itu. gue dipanggil karena gak ikut teknikal miting kemaren. akhirnya gue temuin senior yang bertugas ngasih hukuman. gue bilang alasan gue ga ikut karena sakit. itu adalah alasan paling rasional yang bisa gue buat. gue ga mau malu kalo senior tau gue amat menyedihkan. akhirnya gue dapat hukuman bikin esay tentang emansipasi wanita dalam akademik. akhirnya malam itu gue bikin tuh hukuman dan menyelesaikan tugas2 orientasi yang lain. gue gak mau kena hukuman lagi.

#2
hari ini jadwalnya keliling komplek gedung fakultas tempat gue kuliah dan ada juga sesi dalam ruangan dan sesi kerohanian. gue ikutin segala kegiatan dan gue pun gak masuk nama hukuman. hari ini gue mulai sedikit akrab dengan teman2 lain dalam kelompok selain Mila. tapi gue masih canggung buat minta no hp mereka. hari ini gak ada kejadian spesial, kecuali bikin tugas 1001 mimpi. gue gak paham sama sekali apa itu 1001 mimpi. pendamping gue cuma ngasih clue itu keinginan yang pingin gue wujudin. dan apa yang gue tulis bukanlah yang diharapkan. gue nulis keinginan kekanak2an gue dan gue tulis kecil2 membentuk lingkaran2 gak jelas karena pendamping mintanya yang kreatif. entahlah yang penting gue udah buat.

#3 (last)
hari ini gue baru sadar apa yang gue mesti tulis dalam 1001 mimpi. untung aja gag dikumpulin tuh tugas. cuman suruh majang di kamar supaya terwujud. gue remes tuh kertas supaya malu gue sama diri sendiri gue rada teredam. gue sama sekali bodoh.
jadwal terakhir hari ini adalah ngisi krs. awalnya kami diminta bikin akun mahasiswi baru bisa ngisi krs. gue satu komputer sama temen baru lagi. namanya Uut. gue sedikit bercengkrama dengan Uut ttg kostan, soalnya gue belum dapat kost tetep. ternyata dia kos rada jauh dari kampus, tapi tetep gue minta no hp nya kalo2 ada perlu.

hari ini kegiatan orientasi selesai, berganti kegiatan baru yang dimulai besok. seperti biasa ada teknikal miting dulu sebelum kegiatan. kegiatan selanjutnya adalah kegiatan kepramukaan. segala keperluan dan teknis dijelaskan senior serta daftar kelompok dan anggota serta pendamping semuanya dijelaskan. gue nyari data di mading ttg kelompok dan anggota kelompok gue, tak lupa nyatet no hp yang bisa gue hubungi. gue cuma berharap kegiatan itu berjalan lancar. soalnya ini kegiatan terakhir sebelum gue balik ke rumah buat idul fitri dan persiapan matang gue kuliah.


3. awal kuliah

masa2 orientasi dan kegiatan penunjang lain serta malam keakraban sudah terlewati. sengaja gue skip biar ga kepanjangan. gue sekarang masuk awal semster 1. gue udah kenal beberapa teman mahasiswa yang biasa kuliah bareng. kami berlima selain punya NIM berurutan juga satu dosen wali. jadi hampir tiap hari ketemu. akhirnya memutuskan bersahabat.

jujur aja gue gak pernah percaya yang namanya sahabat. bagi gue mereka cuma teman kuliah. gak lebih. gue introvert banget dalam bergaul. tapi tidak sama cowok gue. dia udah gue percaya sebagai pendamping hidup gue. jadi apa2 gue ngadunya ke dia. sama keluarga aja gue ga terlalu akrab.

oke btw gue sama cowok gue uda jadian sekitar 1 tahun. gue sangat dan terlalu percaya sama dia sampai2 gue udah nyerahin perawan gue ke dia. yap gue udah g perawan. entah itu karena suka apa karena udah terlanjur cinta hingga lupa dan buta segalanya. tapi pacar gue orangnya sudah dapat dipercaya untuk mempertahankan gue sampai nikah.

temen2 kuliah gue tahunya gue anak alim yang jarang bergaul jadi mereka ga tau gue udah sejauh itu melangkah. begitu juga keluarga gue. gue sebisa mungkin menutupi hasrat gue di depan mereka. hanya cowok gue yang tahu gimana liarnya gue. hanya cowok gue yang tahu gimana gue sebenarnya. yah, dia tahu segalanya tentang gue. sampai suatu kejadian yang cukup merubah gue 180 derajat.
KASKUS Ads
image-url-apps
Ceritanya lumayan berat ni

kalo bisa dikasih jarak antar paragraf biar yang baca nggak mabok ya sist emoticon-Hammer

nenda dulu ah, baca besok pagi, tiba tiba kebangun dan ngebuka trit ente
Quote:


oke, ane coba perbaiki. thx
selamat menenda emoticon-Smilie

mulai chapter ini ane mulai pake POV diaan (orang ke3). semoga reader menikmati.
wuiiiii
selonjoran dimari ya sis..
emoticon-coffee

4. the perfect man


september 2014. di suatu sekolah di sisi lain kota S. pakaian hitam putih khas trainee terlihat begitu rapi dikenakan gadis itu.
"Selamat pagi, bu Luna" sapa seorang murid.
yup. Luna tumbuh menjadi seorang guru magang setelah melewati 6 semester yang melelahkan. bukan magang sebenarnya, lebih ke pengalaman lapangan. sudah 2 bulan Luna menjalaninya. mengajar siswa memang adalah momen yang paling ditunggu Luna selama hidupnya. selain murid, kesenangan lain Luna selama mengajar adalah dia terpesona. seorang pria tinggi dan good looking telah membuat hati Luna bergetar. tatapan pria itu seolah menumbuhkan rasa rindu Luna pada kekasihnya yang jauh di kota lain. Luna sudah mencoba menepis rasa suka pada pria itu. dia tidak mungkin berpaling begitu saja pada pemuda yang baru satu bulan ia kenal.

tapi hati tidak bisa dibohongi. entah rasa apa itu tapi setiap menatap pria itu, setiap kali mata mereka bertemu, jantung Luna hampir meledak dibuatnya. senyumnya. tatapannya. sikap pria itu mampu membuat Luna jatuh hati. Tapi perasaan Luna hanya bertepuk sebelah tangan. pria itu sudah punya kekasih. kekasih yang sudah ia sayang sejak 4 tahun silam. dan Luna cukup nyaman dalam zona ini.

malam itu Luna tengah berjalan2 di suatu gang sampai sebuah suara menyapanya.
"Luna!!" suara seorang laki2
"emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)"
"malam, ngapain kamu disini sendirian?"
"emoticon-Belo "
"Luna.... hallowww emoticon-Bingung (S) "
"oh, kau emoticon-Malu "
"kamu baik? kok malu gitu emoticon-Big Grin "
"ngga, emoticon-Malu cuma lagi jalan2"
"mau kutemani?"
"emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)"
"ayo naik "

Luna hanya terdiam menatap pemuda itu mempersilahkannya naik motornya. yup. dialah pemuda yang membuat hati Luna bergetar. sepanjang jalan Luna hanya terdiam. dia tak mampu berkata apapun. hatinya bimbang. "apakah yang aku lakukan ini benar??"

Quote:


ehh bang jeki. emoticon-Malu
minta bimbingan nulis ya bang
masih belajar nulis ini emoticon-Malu

Quote:


nulis di sfth mah santai aja, gak usah serius-serius amat
*menurutku loh*
lanjoooooot sis emoticon-Big Grin
cocok banget gan ente jadi penulis.. emoticon-Sundul Gan (S)

5. that night


Hening. Hanya angin malam yang kurasakan menerpa wajahku. Sudah lima menit gue diboncengin dia. Gue heran kenapa dia gak nanya apapun ke gue. Sedangkan gue masih bingung harus ngomong apaan ke dia. Mungkin dia juga bingung mau ngomong apaan. akhirnya...

"kamu ngapain jalan sendirian malem2?"

"emoticon-Malu gak ngapa2in. cuma cari angin" padahal gue tadi mau cari makan, laper emoticon-Hammer

"Ooo, makan yuk??" nah loh kesempatan emoticon-Big Grin

"Mau makan apa?"

"apa aja deh emoticon-Malu"

"tapi makan di kosku yak, sekalian bantuin tugasku buat besok" emoticon-Kagets yaelahhhh ada maunya emoticon-Cape d... (S)

"yak "

"emoticon-Big Grin"

"nyengir, seneng banget keknya emoticon-Mad "

"seneng lah, kan boncengin cewek cantik, emoticon-Big Grin emoticon-Peace"

"emoticon-Shutup emoticon-Malu "

"lah diem emoticon-Big Grin bener kan cantik? emoticon-Big Grin"

"em emoticon-Malu"

kami pun beli nasi goreng dua porsi gak lupa kerupuk dan esteh. abis tu kami langsung meluncur ke kosnya dia. lumayan pelosok dari jalan utama kampus kami, emoticon-Takut (S) benrean nyeremin soalnya sepi bgt emoticon-Takut (S)

nyampe kosnya dia gak ada ruang tamunya, otomatis lah langsung menuju kamar dia. e busett kamarnya di pojok, perasaan gue gak karuan.

"masuk, jangan kaget yak masuk kamar cowok, berantakan emoticon-Big Grin"

"emoticon-Smilie"

kami pun makan sambil ngobrol dikit itu pun tentang kegiatan magang kami di sekolah. yahh sedikit banyak nyinggung pribadi. ceritanya sih dia lagi renggang sama pacarnya. dia katanya sudah bosan sama pacarnya itu. gue sih cuma manggut2, ngasih saran juga, saran yang mainstream lah daripada krik krik. sampai akhirnya kita sudah selesai makan.

"katanya mau dibantu nugas? emoticon-Smilie"

"oiya emoticon-Big Grin minta bantuannya yak, tinggal dikit ko"

dia buka laptop dan gue baca tugasnya. emang tinggal dikit sih, paling kalo tak bantu tinggal ngasih beberapa kalimat doang. kemudian gue pun sibuk sama laptop sampai gak sadar yang punya tugas gak gue tengok. masalahnya bukan suara dia yang ngagetin gue dan nyadarin gue dari kesibukan gue. tapi tangannya yang gede yang nyentuh pinggang gue. reflek tubuh gue rada negang dan dia ngerasa. bukannya ngelepasin, tangan dia justru semakin melingkar di pinggang gue. kejadiannya begitu cepat sampai gue gak sadar kepala dia udah nempel aja di pundak gue. parahnya gue diem ajah diperlakuin gitu.

"aku sayang sama kamu"

apa-apaan ini? kenapa tubuh gue gak mau lepas dari pelukan dia sih? tubuh lepas donk. ngomong apaan juga dia barusan.

"maaf aku kaya gini, mungkin juga ini cuma pelampiasan gara2 tadi cerita soal pacarku.maaf ya"

dia bilang gitu sambil ngelepasin pelukannya. gue pun memutar badan gue ke arah dia. dia terlihat tertunduk dan yang gue katakan adalah..

"gapapa" emoticon-Shutup ngomong apaan gue barusan?

"emoticon-Smilie" senyum manis yang pernah gue lihat yang juga gue balas dengan senyuman "emoticon-Smilie"

yang terjadi selanjutnya bikin feeling gue antara seneng dan bersalah. gue seneng karena cowo yang gue taksir punya perasaan yang sama kaya gue, meskipun Cuma dijadiin pelampiasan (pasrah banget gue emoticon-Hammer). Tapi di sisi lain gue ngerasa bersalah kenapa harus sejauh ini gue ngelakuin ini. Gue bisa aja pergi malam itu minta anter pulang. Tapi setan dalam diri gue haus hasrat nikmat yang biasa dikasih pacar gue. Dan setan sudah menguasai diri gue malam itu. Dan gue pun pulang jam 4 pagi dari kosan dia.

Sampai kosan, gue langsung mandi dan siap2 berangkat ke sekolah. apa yang barusan gue lakuin sama dia? Kenapa gue ngelakuin itu semua? Ngomong apaan gue kalo pacar gue tahu? Mau ditaruh mana muka gue ntar kalo ketemu dia?

ribuan pertanyaan berkecamuk di otak gue. Dan gak kerasa air mata gue ngalir di pipi gue dan gak mau berhenti. Ya, gue salah. Gue berdosa malam ini. Malam ini indah, seindah dosa gue.

Quote:


okeh bang siapp

Quote:


thx gan, beteweh ane sista yah emoticon-Smilie

si eneng ada threadnya ternyata
boleh kali ya ane ikut"an sesak"an disini
tandain dulu ntar di baca dehh
image-url-apps
akhirnya si eneng nulis juga....
ikutan nandai jejak ya sist...
selamat berkarya... cemungud....
Quote:


iya bang, belajar nulis, jangan diketawain yah emoticon-Malu (S)

Quote:


makasih gan, emoticon-Big Grin

image-url-apps
Numpang bikin tenda ya sis emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


iya gan. silahkan
Quote:


Eh maaf sist.. emoticon-Malu (S) emoticon-Malu (S)
gelar tiker lebar2.....hihihi
×