alexa-tracking

[ASK] Kerja di Jepang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5511704012e25786418b456c/ask-kerja-di-jepang
[ASK] Kerja di Jepang
Malem gan, langsung aja ya.

Ane kebetulan minat untuk kerja di luar negeri, dan sekarang tujuan ane kalo enggak Jepang ya Belanda. Motif ane kerja di luar itu karena ane pengen liat dunia yang lebih luas dan nggak terbatas di Indonesia aja gan.

Ane udah ngecek thread sticky diatas, tapi kayaknya terlalu umum jadi ane bikin thread sendiri.

Oh iya, sedikit background dari ane.

Dulu ane lulus SMA berniat ngambil beasiswa monbukagakusho, tapi alhasil enggak diterima. Akhirnya ane masuk Fakultas Hukum di Universitas Indonesia. Masih semester dua sih, cuman ane mau persiapan matang buat memasuki dunia kerja nanti.

Kebetulan dari dosen ane ane tau kalo sekarang di Jepang itu orang dengan usia produktif nya mulai berkurang. Jadi mungkin kesempatannya lebih besar.

Nah yang ane mau diskusikan itu gan:

1. Apa lulusan S1 dari Indonesia punya kesempatan yang adequate untuk kerja di sana? Kalau enggak, perlu ane ngambil S2 di Jepang?

2. Apa perlu bantuan dari organisasi (mungkin seperti agen beasiswa kuliah di luar negeri kalo waktu SMA dulu, ane kurang tau teknisnya) untuk apply kerja di sana? Atau apa ada prosedur khusus untuk penerimaan kerja bagi WNA?

Nah khusus bagi agan yang sebidang sama ane nih.

3. Ane masih bingung dengan pembidangan hukum yang punya kesempatan lebih besar untuk kerja dengan skala internasional. Lebih besar kesempatan di Hukum Bisnis atau Hukum Internasional? (Untuk HI ane minat di Internasional Publik)

Lanjut gan, gak necessary ane mau nyari cewek Jepang juga di sana (menghindari stereotype), lagipula katanya nikah sama orang sana lebih susah. Ane cuma mau menjelajah dunia aja, apa ya istilahnya - pergi ke dunia baru. (kok kayak impian anak TK ya-_-)

Untuk negara tujuan ane yang kedua yaitu Belanda, ane belom sempet research. Mungkin kalo ada yang punya info juga bisa sekalian dishare.

Sekian dan terima kasih bagi agan yang mau menyediakan waktunya untuk menjawab.
Quote:


1. Yang namanya kesempatan ga ada yg tau, yg jadi pertanyaan "Kesempatan itu datang atau tidak", jafi mungkin yg ditanyakan adalah "peluang", kalau peluang itu pasti ada meskipun sempit. untuk itu ente sendiri yg nentuin "bisa ga membuat peluang tsb lebih besar".. nah salah satu cara supaya peluang tsb bisa kebuka semakin besar klo ente ambil S2 di Jepun,,,

2. Jawaban no 2 masih bersenggolan sma no.1 yaitu cari relasi/chanel untuk membuka peluang, entah organisasi maupun beasiswa.
Prosedur khusus udah pasti ada, sangat sulit skali klo fresh graduate s1 lulusan hukum UI sekalipun untuk bisa kerja ksana, ada 2 point utama:
a. Skill, kemampuan atau keahlian. itu juga harus dibuktiin dengan prestasi atau pernah bekerja diperusahaan ternama yg kemudian merekomendasikan ente.
b. Lulus N2, alias lulus ujian bhs Jpn level 2 (Noryouku Shiken 2)

dua point tsb hrs mantab krn masih ada korelasinya, jika anda ahli tp bhs Jpn nya Nol maka sulit untuk bekerja secara team, maklum disono bhs Inggrisnya kurang bagus. bos gw aja blepetan bahasa inggrisnya.
minimal salah satu dari point tsb ente harus menguasai.
atau klo ngebet pengen ksana yaaa S1 UI ente harus setara dgn SMA alias cari krj tanpa pandang ijazah sarjana, jadinya kayak ane dulu Kenshuusei (pemagang)..


__________

No.3 ... ga bisa jawab
tapi yg pasti mau lulusan jurusan HI maupun HB itu lebih baik enak didenger dari pada jualan Kancud di pasar malem emoticon-Ngacir
Quote:


Makasih banyak gan, berarti mungkin untuk sekarang ya target ane untuk ngambil S2 disana ya. Tapi denger denger kalo lulusan S1 mending kerja dulu baru lanjut S2? Biar ada pengalaman katanya. Boleh tau perusahaan yang bergerak di bidang apa yang bisa merekomendasikan ane untuk ke luar?

Wah gan boleh share pengalaman magangnya?
Saran ane

1. kerja aja di belanda
-> karena loe kan belajar hukum , secara logis loe pasti belajar bahasa belanda kan?
-> banyak orang indonesia disana (lebih banyak dibanding jepang)
-> orang Belanda Suka Orang Indonesia (sayang) jadi kesempatan diterima sangat besar

2. kalo mau ke jepang sih terserah anda, tapi disana biaya hidup disana mahal loh,+ apakah anda sudah bisa bahasanya? belum lagi apakah anda akan diterima??? menurut pengalaman sih cari kerja di jepang udah susah (kayak di indonesia cari kerja susah kan)

3. terserah Anda sih mau pilih jurusan yg mana

4. menurutku lebih enak Anda di indonesia aja (kan lebih enak dapat lihat ayah ibu (keluarga))

itu menurut saya.
hmm for info:
negara indonesia mementingkan AGAMA tapi negara maju tidak menormorsatukan AGAMA

Cewek cewek di luar negri (negara maju )(jepang, singapore, malaysia, china(tiongkok), prancis dll) jangan Anda samakan dengan cewek indonesia

harus diingat jangan samakan dengan cewek indonesia

kalo cewek indonesia kan (kalo pintar goda udh jatuh hati) terus cewek indonesia kalau dia rasa loe udh nggak berguna dia tak akan campakan kamu (cewek indonesia setia)

kalo cewek negara maju (susah godanya) + kalau loe udh tidak berguna ya dia tinggal meningalkan dirimu, (THIS IS REAL, TRUST ME)
makanya mengapa banyak cewek di negara maju menjadi perawan tua (this is fact trust me)

untuk info lain
walaupun jepang usia produktif tidak banyak tapi banyak mahasiswa mahasiswa lain belajar kesana

1. CHINA
2. KOREA SELATAN
3.THAILAND
4.VIETNAM
5.TAiWAN
6. negara eropa

sebenarnya peluang orang indonesia dapat kerja disana susah gan apalagi banyak negara luar yg berdatangan jadi banyak saingan.....

ok bye gan
Sayang sekali gan tapi di universitas ane enggak ada pelajaran bahasa belanda-_- untuk bahasa jepang, kebetulan ane udah ngambil dari smp dan sma karena emang mata pelajaran wajib. Makanya ane pikir nanggung dan jadi mau ane lanjutin sampe bener bener fasih. Kalo udah bisa baru mau lanjut bahasa belanda.

Ane yakin kok dengan kemampuan bahasa ane.

Oh iya gan, mungkin ane sedikit meluruskan opini agan. Ane ke sana bukan buat nyari cewek, tapi karena ingin nyari pengalaman baru aja.


1. saat ini jepang menjadikan ASEAN sebagai salah satu fokus bisnis gan, karena gak mau kesaing sama china yang lagi gencar2nya investasi ke ASEAN termasuk indonesia sebagai "leader" ASEANemoticon-Ngakak (S) jadi kalau bicara kesempatan sih sebenarnya banyak sekali gan. tetapi untuk bisa kerja di jepang poin utama nya adalah bahasa gan, dan akan lebih baik kalau agan adalah lulusan universitas/ sekolah kejuruan di jepang karena perusahaan jepang sebagian besar mencari nya lewat jalur ini gan, mereka mencari pekerja dari dalam jepang karena mereka lebih percaya pada penyalur/ biro dari dalam negeri mereka.
atau jika agan tidak bisa bahasa jepang, ada juga perusahaan jepang multinasional, jadi mereka mencari "kader" untuk bisa di tempatin di perusahaan cabang mereka di luar negeri.
intinya sih "kemampuan " dan pinter2nya cari link dan info gan...

2. untuk mencari karyawan sebagian besar perusahaan jepang menggunakan rekomendasi, guarantor, agen, perantara dari dalam negeri (jepang).

3. (menurut ane) jepang itu negara industri dan manufaktur. jadi peluang kerja lebih didominasi di sektor tersebut. katakanlah perusahaan otomotif, elektronik atau atau sektor consumer goods lainnya. jadi untuk bidang hukum kayaknya peluangnya lebih tipis gan.
saran pribadi ane sih di indo aja gan, emoticon-Malu (S) dsini segala sesuatu lebih kompleks dan banyak "crossroads-nya ".

tapi kalau agan emang minat banget jadi "kader orang jepang" asal berusaha psti ada jalan gan,. dan untuk bisa tau lebih detail tentang peluang, situasi kondisi jepang lebih baik agan juga harus masuk negara jepang dulu gan, caranya ya dengan s2 di jepang.
Quote:




emoticon-Mewek emoticon-Mewek
bikin mak-njeb kalimat agan ini emoticon-Berduka (S)
[QUOTE=awyazz;5513243c60e24b903d8b4569]Saran ane

1. kerja aja di belanda
-> karena loe kan belajar hukum , secara logis loe pasti belajar bahasa belanda kan?
-> banyak orang indonesia disana (lebih banyak dibanding jepang)
-> orang Belanda Suka Orang Indonesia (sayang) jadi kesempatan diterima sangat besar

2. kalo mau ke jepang sih terserah anda, tapi disana biaya hidup disana mahal loh,+ apakah anda sudah bisa bahasanya? belum lagi apakah anda akan diterima??? menurut pengalaman sih